Basuki Suhardiman
Tue, 19 Apr 2005 18:37:49 -0700
---------- Forwarded message ---------- Date: Mon, 18 Apr 2005 11:55:51 +0700 (JAVT) From: Basuki Suhardiman <[EMAIL PROTECTED]> To: itb@itb.ac.id Subject: Re: [Itb75] tentang KPU (fwd) ---------- Forwarded message ---------- Date: Sat, 16 Apr 2005 10:33:39 +0800 From: Rhiza S. Sadjad <[EMAIL PROTECTED]> Reply-To: itb75@itb.ac.id To: itb75@itb.ac.id Subject: Re: [Itb75] tentang KPU (fwd) Salam dari Makassar ! Hehehe, ......... kok mirip cerita film-film laga buatan Hong Kong....... tidak jelas siapa yang "the bad guy" dan "the good guy"-nya......... Da, saya pernah ke KPU memang, dan yang saya lihat waktu itu hanya bagian TI-nya. Dari segi integritas personal-nya, tidak ada yang bisa diragukan, termasuk di dalamnya Dimas Basuki dan Bogie Djatmiko, teman sekelas-ku di SMP yang sekarang jadi teman hidupnya Ida........ Saya melihatnya begini. Waktu pelaksanaan PEMILU 2004 lalu itu, KPU kita bisa ibaratkan seperti "sepotong keju besar" senilai trilliunan rupiah, yang so pasti mengundang segala macam tikus, kecoa bahkan sampai semut, yang ada di negeri ini untuk ikutan menikmati keratan-keratan keju besar itu. Tetapi agak sulit bagai berbagai tikus kecoa dan semut itu untuk ikutan menikmati potongan keju besar itu, karena ternyata keju itu dijaga oleh "kucing- kucing manis" anggota KPU yang "polos-polos" dan tidak berpengalaman dalam permainan tikus kwcoa dan semut yang sudah pengalaman 30 tahun menggerogoti negara ...... Tapi namanya tikus, kecoa dan semut, tentu ada saja akal-akalannya, sehingga ada saja keratan-keratan keju yang sempat kebobolan tidak terjaga oleh kucing-kucing manis tersebut. Ini sempat membuat "panik" para kucing manis yang polos dan lugu .........., sehingga tidak bisa berpikir tenang, apalagi tidur nyenyak. Nah, ketika pesta keju telah berlalu, datanglah anjing-anjing herder, bulldog, dan sebagainya mulai mengutak-atik potongan keju yang dijaga kucing-kucing manis......... Kebetulan anjing-anjing ini sudah lama dipertanyakan "kinerja" mereka, kenapa katanya banyak tikus, kecoa dan semut menggerogoti negara kok anjing-anjing ini ndak pernah memergoki tikus kecoa dan semut sedang makan??? Maka diaturlah suatu "proyek" kerjasama antara para anjing dan para tikus kecoa dan semut, untuk menjebak kucing-kucing manis sedang "bermanis-manis" dengan para anjing. Jadi tujuannya adalah untuk menunjukkan kepada publik, bahwa perilaku korup di negeri ini bukan monopoli para tikus, kecoa semut dan anjing saja......... melainkan justru kucing-kucing manis itulah yang bikin masalah .......... Kalo' melihat "kronologis"-nya sih, masalahnya "sederhana". Seandainya yang disediakan KPU untuk BPK tidak cuma 150 juta, tapi misalnya minimal 1M, mungkin orang BPK akan berpikir dua kali untuk melapor ke KPK. Lha, kalo' cuma 150 juta saja ........ lebih baik bikin ribut aja, akan lebih "bernilai tambah", baik untuk KPK mau pun BPK sendiri, ya, 'kan? Kasihan memang, kucing-kucing manis di KPU yang terpaksa jadi korban konspirasi tikus, kecoa, semut dan anjing yang jauh lebih berpengalaman dan "professional"..... Terus-terang, perasaan saya terhadap MWK saat ini yang ada cuma rasa "kasihan", tidak lebih dan tidak kurang ......... Abis mau dibikin apa? Kalo' MWK tidak "selugu" itu, tentu dia akan meng-arrange supaya orang BPK bisa dikasih sekalian minimal 1M, atau sekallian jangan dikasih apa-apa .............. Wassalam, Rhiza [EMAIL PROTECTED] http://www.unhas.ac.id/~rhiza/ _______________________________________________ Itb mailing list Itb@itb.ac.id http://mx1.itb.ac.id/mailman/listinfo/itb