Kiai Gringsing
Mon, 29 Mar 1999 14:27:25 -0500
arsip -- http://nic.itb.ac.id/~arsip/itb/ ----------------------------------------------------------------- "Radio Suara Amerika" <[EMAIL PROTECTED]> menjelajah antariksa MARS LANDER disiarkan: 22 maret, 1999 ------------------------------------------------------------------------ Sebuah pesawat robot Amerika sedang dalam penerbangan menuju Mars. Badan Antariksa Amerika, Nasa meluncurkan pesawat antariksa itu, yang akan mendarat di kutub selatan Mars. Pesawat tersebut akan tiba disana bulan Desember mendatang dan akan menjelajahi permukaan Mars untuk mencari air. Ini adalah rangkaian misi untuk mengetahui sejarah geologi planet merah tersebut dan mencari tanda-tanda kehidupan. Dari semua pesawat antariksa Amerika dan Russia yang telah terbang ke Mars sejak tahun ‘60-an, pesawat inilah yang pertama akan mendarat dekat kutub Selatan planet itu. Pesawat ini, dan sebuah pesawat lainnya yang akan mengorbit Mars - yang disebut Mars Climate Orbiter, diluncurkan bulan Desember tahun lalu. Keduanya merupakan rangkaian program 12 tahun Nasa yang dimulai tahun 1996, untuk mengungkap rahasia planet tetangga kita itu. Pesawat pendarat Pathfinder tiba di Mars tahun 1997. Kendaraan robotnya mengumpulkan dan menganalisis batu-batu di padang pasir planit itu. Kepala Nasa urusan Ilmu Antariksa, Ed Weiler mengatakan, kedua penerbangan pesawat antariksa terbaru ke Mars itu merupakan misi pencari air. Pesawat yang pertama akan mendarat di daerah pinggiran paling utara Kutub Selatan yang tertutup salju, yang diduga terdiri dari air dan karbon dioksida. Pesawat itu akan menggunakan retro-rocket untuk memperlambat gerakannya pada waktu turun. Setelah sampai di tempat yang dituju, akan dipergunakan lengan robot yang menyerupai pacul untuk menggali dan mencari air di bawah permukaannya. Bersama-sama dengan pesawat pengorbit yang sekarang sedang dalam penerbangan menuju Mars, pesawat pendarat itu juga akan mengukur komposisi uap air, dan debu yang ada di atmosfir Mars. Bulan Desember yang akan datang, bila pesawat pendarat kutub Mars itu turun, pesawat itu akan melepaskan dua alat teropong yang masing-masing ukurannya lebih kecil daripada bola basket. Peralatan yang kuat itu akan turun ke permukaan Mars dengan kecepatan 640 kilometer perjam, 100 kilometer dari tempat pendaratan pesawat induknya. Kedua peralatan tersebut akan menyelidiki air yang terdapat dibawah permukaan. Contoh alat seperti itu, yang dibuat khusus untuk dapat menahan benturan di tanah yang keras, telah diuji dengan dijatuhkan dari pesawat terbang dari ketinggian tertentu. Namun menurut pejabat Nasa, Sarah Gavit, yang menangani kedua teropong mikro itu, misi itu akan gagal kalau terkena batu atau tenggelam dalam debu yang lunak. Pesawat pendarat Mars ini akan merupakan misi antar-planet pertama yang dilengkapi dengan alat pendengar. Mikrofonnya dibuat oleh perhimpunan Planetary Society, kelompok swasta yang berkantor di California, yang menaruh perhatian pada riset antariksa. Tujuannya adalah untuk merekam suara-suara alami yang ada di planet Mars. Bagian terakhir dan paling penting dari rangkaian penelitian terhadap planet Mars ini, secara ancer-ancer ditetapkan untuk diluncurkan tahun 2005. Dalam misi itu, contoh tanah dan batu dari planet Mars akan dibawa kembali ke Bumi tiga tahun kemudian. ----------------------------------------------------------------- Unsubscribe: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED] isi e-mail "unsubscribe itb" atau dng mengirim email ke relayer itb-net di tempat masing masing -----------------------------------------------------------------