Ruby Viryanthara
Sat, 08 Apr 2000 04:23:53 -0700
Karena banyak hari kejepit, minggu ini saya mengambil cuti di Bandung. Seperti biasa, saya selalu menyempatkan diri untuk mengambil uang melalui ATM. Pada hari Rabu (5 April 2000) saya pergi ke ATM BNI di NHI. Saat itu antrian sudah cukup panjang. Di depan saya sudah ada 4 orang. Satu per satu mereka masuk ke dalam bilik ATM, lalu keluar lagi. Sejak semula saya sudah agak curiga, kenapa mereka hanya berada sebentar di dalam.... Tapi saya pun diam saja karena orang-orang yang berada di depan saya pun tidak ngomong apa-apa. Akhirnya sampailah giliran saya, dan betapa terkejutnya saya..... Ternyata di layar ATM terpampang tulisan besar: MAAF ATM SEMENTARA TAK DAPAT DIGUNAKAN. Bukan main kesalnya saya. Segera saya berbalik dan berkata kepada orang-orang di belakang saya yang jumlahnya cukup banyak, kalau ATM itu rusak. Maka bubarlah antrian yang seperti ular itu... Lalu, yang jadi pertanyaan saya: orang-orang yang di depan saya tadi kenapa diam saja sih? Karena belum dapat menarik uang, saya pun pergi ke ATM BNI di Tamansari (ITB). Saya ngantri di depan ATM baru yang mengeluarkan pecahan 50.000. Di depan saya ada 3 orang (mahasiswa kelihatannya). Satu per satu mereka masuk lalu keluar lagi. Sesampainya giliran saya, kembali saya terhenyak... Kejadian yang belum sampai setengah jam yang lalu saya alami ternyata terulang lagi.... Jelas sekali di layar terpampang tulisan: MAAF ATM SEMENTARA TAK DAPAT DIGUNAKAN. Sekali lagi saya memberi tahu orang-orang di belakang saya, dan mereka pun bubar.... Saya akhirnya sampai bertanya-tanya. Kenapa sih orang-orang yang tadi ada di depan saya begitu pelitnya sampai sama sekali tak mau membagi barang sedikit informasi? WHAT'S A MATTER WITH THESE PEOPLE? Apa sih susahnya untuk 'ngobrol' barang sebentar? Apa orang Bandung memang mengalami masalah dalam berkomunikasi? Atau mereka sudah kehilangan rasa pekanya dan sudah sedemikian tinggi rasa egonya? Yang jelas, di Jakarta saja yang masyarakatnya super individualis perasaan nggak sampai gitu-gitu amat... Ayolah warga Bandung, tolonglah perbaiki sikap. Sikap warga yang saya temui sampai dua kali dalam sehari itu mungkin remeh tapi, terus terang, benar-benar memalukan.... Ruby Viryanthara ____________________________________________________________________ Get free email and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1 ----------------------------------------------------------------- Unsubscribe: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED] atau dng mengirim email ke relayer itb-net di tempat masing masing ------------------------------------------------------------------