Arief Budiman
Fri, 20 Apr 2001 08:39:17 -0700
betul juga ya.. karena itu saya bisa lulus dari ITB..... ya itu.... gara2 selalu belajar sebelum ujian..... padahal kayaknya sich isi kepala yang sesungguhnya, yang siap pakai secara tepat, bukan akibat doping belajar, kuantitas dan kualitasnya sedang2 saja. ----- Original Message ----- From: "Burung Gagak" <[EMAIL PROTECTED]> To: "Tempat sampah" <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Fri, Apr 20, 2001 6:33 AM Subject: Re: [itb] mhsi itb kalah ama bakul jamu > On Thu, 19 Apr 2001, iscab wrote: > > > Ingat juga bung Nugie, > > > > Banyak belajar banyak lupa, > > Sedikit belajar sedikit lupa, > > Ngga belajar, ngga ada yang lupa > > Jadi inti sari dari belajar adalah melupakan. > > Kalau gitu sekalian aja gini : Kalau mau ujian itu mbok jangan > belajar. Kenapa ? Karena ujian itu khan mengetes apa yang sedang ada di > otak Anda. Demi kejujuran akademis dan kebaikan Anda sendiri, memang > sebelum ujian jangan belajar. Ingatan Anda cukup dengan sekali ketemu > Dosen dalam kuliah dan mendengarkan ceramahnya, dan seberapa persen > Anda mengingatnya, itulah yang harus diujikan, jangan dipaksakan > memasukkan hal2 yang Anda belum ngerti dengan cara membaca buku literatur, > karena setelah ujian, Anda pasti akan melupakannya. Nah berarti ujian > dengan cara belajar dulu sampai ada yang SKS segala itu, jujur nggak > ? valid nggak ? :) > > Sekiyan comment.... > > Nugie :) > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]