Ya aku mengerti maksudnya menjelaskan adanya polemik. Tapi
bagiku polemik itu kurang pantas untuku ikut campur, aku
nyakin adik adik di milis inipun merasa tak pantas masuk
kedalam polemik itu, karena apa.....dalam dunia konsultan
dan kontraktor, sudah ada kompetisi yang jelas, yang
paling murah yang akan unggul. Kalo aku kalah oleh pihak
lain karena aku kurang murah dan kurang baik teknologinya,
aku mundur, sportif aja walopuin, aku perlu duit. Tapi
masih ada cara lain buat cari duit, ngutang dulu bisa
saja, dan berusaha lagi pada tender mendatang.
Aku cukup paham kalo pak Roy ngeyel karena di dunia
akademis ngeyel itu penting. Tetapi baiknya liat, didunia
bisnis apalagi macam dunia tender. Yang paling murah yang
akan menang selama masih sesuai dengan TOR nya.
Fair play competition disana memang tampak jelas, siapa
bisa memberikan harga proyek semurahnya dengan tetap
menjaga kualitas, akan menang. Disitulah diuji
profesionalitas pelakunya dalam berbisnis.
Kalau iklim itu dihambat dg adanya polemik dalam milis
ini, aku hawatir adik adik yang menjadi peserta milis
menjadi kecut hatinya untuk mengikuti fair competition di
masyarakat kelak. Aku tidak menyoal soal teknolohinya,
tetapi menyoal soal cara menyampaikan polemik itu ke milis
dan isi beritanya berisikan sebuah kekecewaan "tidak
mendapat tender" dengan menyalahkan pihak yang menang
tender.
Di dunia kontraktor, kalau kalah tender soal biasa. kalau
mau menang tender memang dituntut untuk tidak mengambil
untung besar dan hasilnya bagus.
wassalam
mt
On Tue, 31 Aug 2004 16:31:34 +0700 (JAVT)
"JPN. Sumarno" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Pak Tole, saya kira pak Roy tidak ngeyel. Hanya
menjelaskan. Begitu pula
Pak Basuki menjelaskan. Kalau tidak jelas bisa
ditanyakan baik kepada pak
Roy maupun kepada Pak Basuki.
Memang sih bagi orang biasa seperti kita ini kadang agak
pusing juga jika
para pakar sudah menuliskan data datanya. Belum lagi
pakar ekonomi dan
politik terus terusan mengumumkan teorinya sedangkan
utang dan perubahan
kondisi kurang tampak jelas.
Eh maaf pak, maksud anda menulis fair play competition
itu bagaimana
sih.
Wassalam
-marno-
On Tue, 31 Aug 2004, Muhamad Tole wrote:
Den Mas Roy udahlah jangan dipepanjang lagi. Kalau
hendak
mendapatkan proyeknya baikan bikin proposal yang lebih
canggih lagi gitu. Itu namanya fair play competition.
Kalau ngeyel ngeyelan di milis sepertinya kurang fair.
salam,
mt
===========================================================================================
"Gabung INSTANIA, dapatkan XENIA. Daftar di www.telkomnetinstan.com, langsung dapat
akses Internet Gratis..
Dan ..ikuti "Instan Smile" berhadiah Xenia,Tour S'pore, Komputer,dll, info hub : TELKOM
Jatim 0-800-1-467826 "
===========================================================================================
_______________________________________________
Itb mailing list
[EMAIL PROTECTED]
http://mx1.itb.ac.id/mailman/listinfo/itb