Frans Thamura
Tue, 31 Aug 2004 18:57:46 -0700
ini menarik
orang di mangga dua, mulai jualan install software, dikarenakan persaingan hardware jelek, jadi dapat tambahan pemasukan dari software, dan ini secara tidak langsung, membuktikan software market bagus.
kalau dibandingkan dengan sistem KPU yang semua sepertinya non software budgeting. dengan asumsi tidak ada software KPU, ini artinya KPU tidak memerlukan softawer, selain pake jadi, seperti yang ada sekarang.
tetapi dengan sistem KPU yang mahal banget, apakah 5 tahun lagi sistem yang sama akan digunakan kembali? atau dibuat ulang.
ini menarik dibahas juga.
Frans
----- Original Message ----- From: "KRMT Roy Suryo Notodiprojo" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Tuesday, August 31, 2004 8:47 PM Subject: [EMAIL PROTECTED] RE: HARTUNGNAS : Solusi tepat TI-KPU
Date: Tue, 31 Aug 2004 09:50:02 +0700 From: "Deriz S. Syarief" <[EMAIL PROTECTED]> Subject: RE: HARTUNGNAS : Solusi tepat TI-KPU Saya kurang tahu persis persentase dari Rp 200miliar. Tapi secara logis saja bukankah sebagian besar dana TI-KPU justru digunakan untuk pengadaan, pengiriman dan instalasi hardware (ribuan PC Pentium IV, server, datacenter, backup storage dan IDS), termasuk software basic seperti sistem operasi. Dana juga abis buat SDM. Sedangkan jatah aplikasi hampir tidak ada (minim). Dana habis untuk infrastruktur. >> Jadi kalo membandingkan, sebaiknya apple-to-apple antara biaya aplikasi, tanpa menghitung infrastruktur dan SDM. Sehingga perbandingannya adalah biaya 29 aplikasi GDSI vs biaya aplikasi SITUNG saja, diluar Hardware. Lebih murah mana ? Dss
----
Date: Tue, 31 Aug 2004 09:57:46 +0700 From: "Muhammad Ichsan" <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: HARTUNGNAS : Solusi tepat TI-KPU Messagekalo mau bener2 apple-to-apple perlu tahu juga bahwa aplikasi yg ada bukan hanya SITUNG. jangan hanya karena hasil dari aplikasi SITUNG yg digunakan utk memproduksi tampilan di web tnp.kpu.go.id maka dianggap hanya ada 1 aplikasi saja. :-) ~br, Muhammad Ichsan
----
Terimakasih pak Deriz dan pak Ichsan, Untuk diketahui bersama, statement perbandingan antara hanya 1 (satu) Aplikasi "SITUNG" senilai 200M++ yang sekarang berjalan di TI-KPU dan 29 (dua puluh sembilan) aplikasi senilai 56-119 ribu US$ tersebut adalah berdasarkan "Surat permintaan klarifikasi resmi" yang ditandatangani oleh 7 (tujuh) pakar TI Indonesia, yakni Prof. Marsudi Kisworo, Zainal A Hasibuan PhD, Alexander Rusli PhD, Budi Rahardjo PhD, Bobby AA Nazief PhD, Dr Bambang Prastowo dan Garin Ganis BSEE tertanggal 15 April 2004 dan sudah dikirimkan kepada KPU. Copy surat ada di saya, bisa sebagai Bukti resmi. Salam hangat dari Jogja,
------------------------------------------ VoIP Merdeka sudah memiliki milis sendiri, yaitu: [EMAIL PROTECTED]
Untuk subcribe silakan kirim mail kosong ke [EMAIL PROTECTED] ------------------------------------------- Untuk berhenti berlangganan dari milis ini, kirim mail kosong ke: [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------
Yahoo! Groups Links
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/9rHolB/TM --------------------------------------------------------------------~->
------------------------------------------ VoIP Merdeka sudah memiliki milis sendiri, yaitu: [EMAIL PROTECTED]
Untuk subcribe silakan kirim mail kosong ke [EMAIL PROTECTED] ------------------------------------------- Untuk berhenti berlangganan dari milis ini, kirim mail kosong ke: [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/genetika/<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]_______________________________________________ Itb mailing list [EMAIL PROTECTED] http://mx1.itb.ac.id/mailman/listinfo/itb