Eko Rusdiyanto
Wed, 01 Sep 2004 18:41:42 -0700
Tetapi masih ada yg ingin saya ketahui.. :)
Apakah "dinamika" perubahan tersebut juga merubah kebijakan dlm pemilihan dan penerapan teknologi utk IT KPU, terutama masalah keamanan dan pemilihan perangkat lunak OS/database sebagaimana yg sudah ditentukan oleh GDSI? Atau kebijakan tersebut juga berubah? Adakah dokumen/catatan yg bisa saya lihat mengenai perubahan kebijakan di Mei 2003?
Jika dilihat disini http://uptime.netcraft.com/up/graph/?host=tnp.kpu.go.id terjadi perubahan OS. Dari situ saya beropini, kenapa tdk dari dulu mempergunakan FreeBSD dengan thhtpd-nya saja?
Saya tdk bermaksud menyudutkan OS yang dipakai sebelumnya, ini semata2 saya utarakan sebagai opini : jika hal ini saja terjadi "perubahan" kebijakan yg besar (dimana semestinya bisa diperhitungkan di Mei 2003), bagaimana dengan pemilihan vendornya? Bagaimana dengan sistem2 lain yg sekarang berjalan? :)
Terimakasih Eko
-----Original Message----- From: Basuki Suhardiman (by way of N e o <[EMAIL PROTECTED]>) [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Rabu, 01 September 2004 11:41 To: [EMAIL PROTECTED] Subject: RE: [Itb] [EMAIL PROTECTED] RE: HARTUNGNAS : Solusi tepat TI-KPU
On Tue, 31 Aug 2004, Eko Rusdiyanto wrote:
> > Selaku rakyat biasa, yg kebetulan sempat membaca hasil tim GDSI, saya mohon > penjelasan, setiap pembangunan sistem pasti ada "blue print" sistem. > Sebetulnya siapa yg membuat "blue print" sistem IT KPU? Apakah GDSI atau Tim > yg disebut oleh Bpk Basuki Suhardiman?
Blue Print dulu dihasilkan oleh team GDSI yang di komandani oleh anggota KPU IMam Prasodjo dan kemudian menghasilkan GDSI yang berharga 119 juta US dollar tersebut. Dan itu tahun 2002 ...
tahun 2003 , tepatnya bulan Mei GDSI tersebut tidak mungkin di implementasikan karena butuh biaya besar , akhirnya tetap diputuskan menggunakan IT oleh KPU melalui rapat pleno dan diputuskan hanya 3 aplikasi saja yang dipergunakan utk Pemilu 2004 yaitu "Sitarli , Situng dan Siperlu"
Jadi , dengan segala dinamika nya ya jadilah IT KPU seperti sekarang bisa juga dilihat tulisan dari Kantor Menko Ekuin di http://it.kpu.go.id/modules.php?op=modload&name=News&file=article&sid=41&mod e=thread&order=0&thold=0
Berikut ini tulisan bapak Hari S Noegroho , staff khusus Menko Perekonomian (beberapa bagian sudah di edit karena utk keperluan Internal KPU)
DAMPAK KEBIJAKAN TERAPAN IT SECARA UMUM
Memperkecil kesempatan rekayasa hasil pemilu Adanya fasilitas yang di dukung dengan proses dan prosedur yang aman dalam pelaksanaan IT KPU dapat menimbulkan kemungkinan rekayasan menjadi sulit, sebagai akiibat dari :
--Cut
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/9rHolB/TM --------------------------------------------------------------------~->
------------------------------------------ VoIP Merdeka sudah memiliki milis sendiri, yaitu: [EMAIL PROTECTED]
Untuk subcribe silakan kirim mail kosong ke [EMAIL PROTECTED] ------------------------------------------- Untuk berhenti berlangganan dari milis ini, kirim mail kosong ke: [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/genetika/<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]_______________________________________________ Itb mailing list [EMAIL PROTECTED] http://mx1.itb.ac.id/mailman/listinfo/itb