Sorry, agak serius dan panjang dikit nih tulisannya :)
Kalau kemaren mas anti viva itb bilang hanya "perempuan2 terpilih" lah
yg rela suaminya berbagi kasih sayang dan cinta dengan perempuan lain,
maka saya juga bilang, hanya "laki2 terpilih" lah yg berhak melakukan
itu, dan dlm pandangan saya, di masa kini "laki2 terpilih" tsb amat
sangat jarang...
Menurut saya, laki2 yg 'berhak' berpoligami itu justru mereka yg tdk
pernah 'berniat' berpoligami, tdk pernah bertanya pada istrinya, "boleh
gak saya menikah lagi?', sebaliknya justru si istri yg berkata, 'mas,
sepertinya akan lebih baik kalau tdk hanya saya yg menikmati keberkahan
mjd istri mas' (agak puitis dikit nih bhsnya... :) ).
Kenapa si istri bisa sampe memberi saran demikian?
Krn dia merasa, suaminya itu org yg banyak memberi syafaat & teladan
bagi dirinya dan anak2nya. Sehingga dia berpikir, kayaknya sayang deh
suami sebaik ini cuma dia yg menikmati, kalau ada lebih banyak istri dan
anak2, tentu lebih banyak pula yg bisa mendapatkan syafaat dan teladan
darinya. Spt dlm puisi kemaren, si suami ingin menebar faedah akan
keberadaannya.
Sedangkan si suami sendiri, meskipun sudah demikian baiknya di mata sang
istri, tetap merasa kurang sempurna shg dia tdk akan dgn PD-nya merasa
bisa mengurus lebih dari satu istri, dia akan khawatir tdk bisa bersikap
adil, tdk bisa memberi teladan yg baik buat anak2nya, tdk bisa
memperhatikan dan mendidik para istri serta anak2.
Ingat, adil thd istri2 itu bukan hanya dari segi materi, dan adil bukan
berarti kpd semua istri dibagi sama rata. Tidak sesimpel itu.
Ya, mungkin analoginya mirip2 perkara pemimpin. Seorang yg layak mjd
pemimpin justru adalah org yg tidak menginginkan kedudukan itu krn tau
beban dan tanggung jawab yg harus dipikulnya akan sangat berat,
sedangkan ia takut tdk mampu. Orang lain lah yg menilai bahwa ia layak
memikul tanggung jawab tsb.
Sebaliknya org yg meminta2 dipilih memegang suatu jabatan, oleh
Rasulullah dulu org spt itu malah tdk diberi jabatan apa2.
Jadi, maaf saja ya, kalau sekarang ada laki2 yg ribut2 pengen
berpoligami, langsung deh, saya nilai laki2 yg begini ini TIDAK LAYAK
berpoligami (jgn pada kesinggung ya... please... :) )
Saya tdk mau dipoligami (ini berarti keinginan berpoligami datang dari
suami), tapi mungkin saya bisa bersedia "memoligamikan" --duh, apa ya
istilahnya, maksudnya "membuat suami berpoligami" gitu-- (ini berarti
ide berpoligami datang dari istri, dan kalau istri bisa sampe ber-ide
spt itu, berarti si suami memang sangat "layak" berpoligami).
Merespon email "Anti Viva-ITB", 12/22/2004 12:29 PM sbb:
diambil dari www.eramuslim.com, buat Vini cs yg 'ogah'
dimadu ;-) buat Dini cs yg pro dimadu, mesti begini
lho 'caranya' ;D
-message truncated-
--
»» Vini ««
_______________________________________________
Itb mailing list
Itb@itb.ac.id
http://mx1.itb.ac.id/mailman/listinfo/itb