itb  

[Itb] sedihnya nasib istri kedua yg diperlakukan semena-mena

Anti Viva ITB
Fri, 24 Dec 2004 06:04:59 -0800

[naahhh...kalo nyang begini, emang suami 'dogol' yg masih ngotot punya istri lebih dari satu...] :p

Sebagai Isteri Kedua, Dituntut Memenuhi Nafkah Suami dan Anak Istri Pertama
Publikasi: 24/12/2004 09:18 WIB


Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

Saya sudah menikah hampir 4 tahun. Selama ini saya membiayai hidup dengan usaha saya sendiri karena saya sebagai isteri kedua dari suami saya. Walau isteri pertama sudah bekerja, tapi suami tetap menuntut saya untuk mencukupi kebutuhan untuk dirinya dan anak dari isteri pertama. Sedangkan saya punya tanggung jawab yang lebih besar yaitu membesarkan anak saya sendiri.

Saya harus bagaimana menghadapi sikap suami yang terus menuntut saya. Saya tidak ingin dia meninggalkan saya dan saya tidak mampu menolak tuntutannya karena takut. Dan saya tidak berani menuntut hak saya sebagai istri. Tolong bantu saya ya. Apa yang harus saya lakukan?

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
D

Jawaban:

Assalamu 'Alaikum Wr. Wb.

Ibu D yang sholehah,

Saya turut merasa prihatin atas perlakuan suami terhadap ibu. Sebagai suami beliau menuntut sesuatu yang seharusnya menjadi kewajibannya yaitu mencari nafkah. Ketika seorang lelaki memutuskan untuk poligami maka konsekuensinya ia harus dapat memenuhi kewajiban kepada semua istrinya tanpa pengecualian. Oleh karena itu tidak dibenarkan jika suami anda membiarkan anda mencari nafkah sendiri bahkan menuntut kebutuhan materi dirinya serta istri pertamanya juga dipenuhi oleh ibu.

Hal tersebut jelas tidak sehat dalam sebuah keluarga, dan sebenarnya ibu berhak untuk menuntut hak sebagai istri untuk terpenuhi kebutuhannya lahir batin dan bukan sebaliknya. Mengapakah sampai suami ibu yang meminta dipenuhi kebutuhan materinya, maka ini perlu dipertanyakan. Apakah itu menjadi komitmen sebelum pernikahan. Jika benar itu pun merupakan komitmen yang batil karena tidak sesuai dengan kaidah dalam agama dan hal tersebut harus diperbaiki.

Saya memahami perasaan takut ibu untuk ditinggalkan suami jika harus menolak tuntutannya. Namun membiarkan beliau melakukan hal yang salah karena itu dan menjadikan batin ibu juga tertekan jelas bukan sebuah penyelesaian. Apa yang ibu lakukan sama dengan menghindari konflik demi menjaga keutuhan rumah tangga dan tidak menyelesaikan permasalahan yang terjadi di dalamnya. Dan menghindari konflik akan membuat permasalahan semakin berkepanjangan bahkan bisa membuatnya semakin kompleks.

Berdasarkan hal tersebut maka sebaiknya ibu menyelesaikan secara baik permasalahan ini. Ibu harus berani mengungkapkan apa yang benar, walaupun memang kebenaran tersebut membawa juga pada konsekuensi. Jika ibu tidak menunjukkan sikap maka kezoliman akan senantiasa ibu terima. Setidaknya harus ada usaha untuk memperbaiki keadaan dan tidak sekedar bersikap pasrah. Sedangkan kepasrahan dalam Islam pun diiringi dengan usaha menuju kepada perubahan.

Banyak cara yang baik yang mungkin bisa ibu lakukan dalam usaha menjadikan rumah tangga ini lebih baik. Antara lain cobalah untuk mengkomunikasikan terlebih dahulu tentang perasaan dan kesulitan ibu untuk bisa memenuhi kebutuhan keluarga seorang diri. Setelah itu ibu juga bisa mengingatkan suami dengan cara yang baik akan peranannya atau kewajibannya dalam sebuah rumah tangga. Mungkin selama ini suami khilaf dan ketika semua itu disampaikan dengan cara yang santun dan pada waktu yang tepat maka diharapkan suami akan dapat menerimanya dengan lapang dada.

Apakah kemudian suami langsung berubah? Belum tentu juga, mungkin akan membutuhkan waktu untuk terjadinya perubahan. Sabar ya, Bu. Namun ibu sudah berupaya untuk melakukan perbaikan yaitu dengan membicarakan masalah itu. Dan membicarakan masalah merupakan awal dari sebuah penyelesaian. Jika dirasa perubahan itu sulit terjadi karena ketidakmampuan suami untuk mencari nafkah lebih, maka diskusikanlah bersama suami apa yang dapat dilakukan bersama untuk bisa terbukanya pintu rizki yang lain. Dengan demikian sikap ibu yang mendukung suami menunjukkan niat ibu yang mengungkapkan semua itu demi kebaikan bersama. Selain itu iringi selalu usaha tersebut dengan doa agar Allah pun memudahkan usaha ibu yang diniatkan untuk kebaikan dalam rumah tangga.

Wassalamu 'Alaikum Wr. Wb.

Rr. Anita W.
========================================================================================

Manfaatkan layanan TelkomNet @ Premium melalui kartu prabayar I-VAS untuk meningkatkan
kecepatan browing anda hingga 10x lipat. Informasi lebih lanjut www.plasa.com atau 
call 147.

======================================================================================== _______________________________________________
Itb mailing list
Itb@itb.ac.id
http://mx1.itb.ac.id/mailman/listinfo/itb