jesus-net  

JNM <*> Semakin sering disebut, semakin....; Asmanipun & MUJIZAT - kah ?

pttwr
Thu, 27 Sep 2007 02:44:11 -0700

From: <[EMAIL PROTECTED]>

SEMAKIN SERING DISEBUT, SEMAKIN BENCI

Ibrani 10:17  dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka."

Sudah empat hari ini, teman saya Doni mengeluh akan teman kerjanya yang sering 
membuatnya sakit hati dan jengkel. Katanya,"aku jengkel banget sama Adi, kalau 
ngomong seenak perutnya",gerutu Doni dengan nada lumayan tinggi.
Walau saya belum kenal baik dengan orang yang membuat Doni  jengkel tapi saya 
cukup tahu karakter orang itu, karena ku pun pernah menjadi korban :)

Dalam hati aku berharap, besok Doni sudah tenang dan hubungannya dengan Adi 
baik kembali seperti semula, tapi  ternyata harapanku tak kunjung tiba, 
besoknya dan besoknya lagi sampai hari ke empat, Doni masih tetap membahas 
kejengkelannya pada Adi.

"Percuma pelayan digereja, tapi kelakuan seperti itu",bela Eko saat aku 
mengingatkan nya untuk mengampuni Adi.

Mungkin karena jengkel, Doni mulai membongkar tabiat dan kebiasaan-kebiasaan  
buruk  Adi, padahal sebagai seorang WorkShip Leader di Gereja, aktif digereja 
seharusnya menjadi contoh, tapi kenyataannya kelakuannya sangat jauh dari 
seorang pelayan.

Aku perhatikan, semakin hari kejengkelan Doni semakin tinggi kepada Adi, 
semakin hari kejelekan-kejelekan Adi semakin menggunung dimata Doni. Semakin 
AKTIF Doni menceritakan kejelekan Adi, maka semakin besar luka yang dia rasakan.

Ternyata sangat sulit untuk mengampuni dan melupakan kesalahan orang lain ya ?

Sahabat,
Kalau mau Jujur, bosan juga selama empat hari berturut-turut mendengar 
keluhan-keluhan Doni, apalagi yang di bahas topiknya itu-itu saja, seputaran 
Adi, padahal belum tentu Adi mengingat-ingat kekasaran yang dia lakukan 
terhadap Doni, bisa jadi orang yang bernama Adi, tidur nyenyak dan makan lahap 
dirumahnya :)

Semakin sering kita membahas kejengkelan kita akan orang lain atau semakin 
sering kita mengungkit-ungkit kesalahan orang lain, yakinlah semakin TEBAL 
KEBENCIAN kita pada orang itu.

Kalau Firman Tuhan, semakin sering kita renungkan, kita pikirkan, kita ucapkan, 
dampaknya sangat POSITIP bagi Roh dan Jiwa kita, TAPI kalau soal KEBENCIAN 
semakin sering kita renungkan, kita pikirkan dan kita ucapkan, maka semakin 
BESAR LUKA yang "MENGANGA" di hati kita.

Dengan kasih saya ingatkan doni,"Daud punya kesempatan untuk membalas kejahatan 
yang dilakukan Saul padanya, bahkan dia punya kesempatan untuk membunuh Saul, 
tapi hal itu tidak dia lakukan". [1 Samuel 26].Mari belajar dari Daud, untuk 
mengampuni orang yang berniat jahat padanya, dan memberikan Hak Penghakiman 
kepada Bapa di Surga.

Mungkin saat ini, pikiran anda  diisi satu atau dua nama yang membuat anda 
jengkel, cemburu, marah dan ingin balas dendam.Hari-hari anda menjadi kelabu, 
mendung hanya gara-gara satu atau dua nama, yang lebih menyedihkan lagi, anda 
hanya mampu ngedumel tapi tidak mampu untuk berbuat apa-apa, akhirnya anda  
mengomel di belakang layar :)

Mari kita serahkan kekesalan kemarahan dan kejengkelan kita dikaki Tuhan, 
karena hanya Yesus yang mampu melegakan hati kita, hanya Yesus yang mampu
membela kelemahan kita.

   Semakin sering kita membahas/memperbincangkan orang yang membuat kita
kesal, YAKINLAH . . KEBENCIAN kita akan semakin MENEBAL.
 Betapa tragisnya, disaat kita pusing memikirkannya, sementara orang yang kita 
pikirkan adem-adem saja.Dari pada pusing, lebih baik bawa orang itu dalam DOA . 
. .  selesai kan ?

Markus 11:26  (Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga
juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.)

Ibrani 8:12  Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka
   dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka."

=============================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>

ASMANIPUN 


Keluaran 20:7
 Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan
    memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

Satu minggu yang lalu, sepanjang hari, pikiranku di penuhi oleh satu kata yang 
tidak aku mengerti maknanya, entah mengapa kata "Asmanipun" menghantui 
pikiranku. Selesai saat teduh pagi, bibirku berkali-kali mengucapkan kata 
"asmanipun", begitupun saat selesai mandi, dan ketika mau berangkat kekantor 
pun kata-kata itu masih terngiang-ngiang dibenakku.
Perasaanku mengatakan bahwa, kata "asmanipun" berasal dari bahasa Jawa.

Setibanya dikantor aku bertanya kepada teman yang berasal dari jawa, apa arti 
dari ASMANIPUN dan aku tidak cukup puas mendengar jawaban dari satu orang, aku 
bertanya ke beberapa orang  dan ternyata arti dari  asmanipun adalah "namanya".

Saya bertanya kepada Tuhan, mengapa Roh Kudus menempatkan kata  ASMANIPUN
pada lidah dan bibir saya ?

Nama bukan saja penunjukan atas identitas seseorang, tapi nama juga punya kuasa 
melebihi pedang yang tajam.Mencari pekerjaan akan lebih mudah, ketika kita 
mencantumkan nama seorang pejabat sebagai referensi kita bukan ? Anda akan  
memenangkan proyek besar, saat menunjukkan nama seorang petinggi di negri ini 
sebagai referensi anda.

Yang patut disayangkan adalah, kita lebih mengagungkan si-M [manusia] sebagai 
penolong kita untuk mencari pekerjaan, untuk mencari jodoh atau mendapatkan 
materi, kita mengandalkan suatu nama yang terkenal di kalangan masyarakat luas 
dibanding Nama Yesus.

Nama Yesus, nama yang sungguh berkuasa ! . . . dan tidak sepantasnya kita
mengucapkan namaNya dengan sembarangan.

   Dalam nama Yesus, DOSA kita diampuni dan menerima karunia Roh Kudus:
Kisah 2:38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu 
masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk 
pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

   Dalam Nama Yesus, orang lumpuh berjalan: 
Kisah 3:6  Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa 
yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, 
berjalanlah!"

   Dalam Nama Yesus, banyak  tanda-tanda mujizat dinyatakan: 
Kisah 4:30  Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah 
tanda-tanda dan mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus."

   Dalam Nama Yesus, semua makhluk akan bertekuk lutut: 
Filipi 2:10  supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit 
dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

Sahabat,
Mari kita renungkan, seberapa jauh kita  mengakui KUASA dan PENGARUH
Nama Tuhan Yesus Kristus dalam kehiduan kita ?
=============================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>

MUJIZAT - kah ? atau hanya berupa KEBETULAN ?


Yohanes 12:37 Dan meskipun Yesus mengadakan begitu banyak mujizat di depan mata 
mereka, namun mereka tidak percaya kepada-Nya,

MUJIZAT identik dengan sesuatu peristiwa yang LUAR BIASA ! Peristiwa
yang membuat banyak lidah berdecak kagum dan membuat dunia geger ! !

Orang yang sembuh dari penyakit kangker ganas, si pasien ini sudah berobat ke 
Singapore, Penang, Amerika atau ke Australia  tapi tak kunjung sembuh dan pada 
akhirnya sembuh saat didoakan oleh Hamba Tuhan dalam Nama Yesus; nah . .. ini 
baru dikategorikan suatu MUJIZAT.

Kalau begitu, orang yang tidak pernah disembuhkan dari penyakit yang parah dan 
akhirnya meninggal karena penyakit yang dia derita, artinya  orang ini tidak 
pernah mendapatkan mujizat donk . . ?

Waktu saya masih kelas enam Sekolah Dasar, saya di gigit  oleh seekor Lipan
yang panjangnya sekitar  12 cm dan besarnya sebesar ibu jari orang dewasa
yang gendut :).  Kala itu baik saya maupun orang tua saya berpikir, Sari
tidak meninggal  karena  kebetulan  kondisi  phisik saya  sedang bagus.

Berdasarkan penjelasan  seorang tetangga, jika melihat ukuran lipan yang begitu 
besar, maka orang yang digigit oleh lipan itu 90%  akan meninggal, apalagi  
rasa sakit dan ngilu  sudah sampai ke pangkal paha, itu  artinya racun sudah  
mulai menjalar.Ibu saya hanya mengompres bekas gigitan lipan yang membengkak 
dengan kacang tanah yang sudah dihancurin dan dicampur minyak urut, itupun 10 
jam setelah saya digigit oleh lipan, sebelumnya hanya ditaburi minyak urut saja.

Setelah saya terima Yesus secara pribadi tahun 2002, saya baru tahu bahwa saya 
masih bisa bernafas hingga saat ini, masih bisa melayani Tuhan, bukan karena 
KEBETULAN tapi karena MUJIZAT dari Tuhan Yesus.

Sahabat,
Sebenarnya, kita masih bisa mengunyah makanan, masih bisa buang air besar
[maaf], buang air kecil, masih bisa lari-lari kesana kemari, masih bisa 
ketawa-ketawa, masih bisa lompat sana -lompat sini, masih bisa melihat 
keindahaan dunia ini,masih bisa berbicara kesana-kemari , bagi orang tua masih 
diberi kesempatan melihat anaknya lahir dan bertumbuh, mengantar ke pernikahan 
semua itu adalah  MUJIZAT.

Kenapa ?

Banyak saudara kita yang untuk makan atau minum harus lewat selang infus, buang 
air harus dibantu dengan obat, harus cukup puas melihat ciptaan Tuhan sambil 
duduk dikursi roda, terlahir bisu, buta,tuli dan cacat mental.

Bayangkan, ibarat mobil, ketika umur mobil  10 tahun keatas sparepartnya sudah 
banyak yang haus, dan harus diganti, tetapi organ tubuh kita walau sudah 20 
tahun, 30 tahun atau ada yang sampai  60 tahun masih berfungsi dengan baik, 
tanpa harus mengganti salah satu organ yang ada.

Apakah itu bukan suatu MUJIZAT ?
Bagaimana bangkrutnya kita, kalau tiap tiga tahun sekali harus ganti jantung 
atau ganti ginjal :)

Kita masih bisa bebas beribadah di Negara kita ini , masih bisa melayani Tuhan, 
ini pun suatu mujizat, karena dibeberapa negara banyak saudara kita yang harus 
sembunyi-sembunyi untuk ketemu Yesus.

Apakah anda masih ragu, bahwa Mujizat senantiasa menaungi anda dan saya ?

Sahabat,
Bangsa Israel banyak mengalami mujizat, mulai Musa meminta Firaun untuk 
melepaskan Bangsa Israel dari Mesir, keluar dari Mesir menuju tanah kanaan, 
tapi bangsa Israel begitu TEGAR TENGKUK, tetap tidak berubah. Mujizat yang 
begitu banyak dan luar biasa dianggap hal yang KEBETULAN, dianggap hal yang 
BIASA-BIASA saja.

Tidak semua orang memberi repon positip ketika melihat  Mujizat, ada 
pertentangan dan hal ini sudah terjadi saat Yesus masih di dunia. Yohanes 9:16  
Maka kata sebagian orang-orang Farisi itu: "Orang ini tidak datang dari Allah, 
sebab Ia tidak memelihara hari Sabat." Sebagian pula berkata: "Bagaimanakah 
seorang berdosa dapat membuat mujizat yang demikian?" Maka timbullah 
pertentangan di antara mereka.

Mujizat tidak akan mampir dalam hidup anda dan saya, jika kita tidak punya 
kerinduan untuk  membuka mata dan hati  kita padaNya, serta  bersyukur kepada 
sipemberi MUJIZAT itu !

Shalom, Peace  be with you
SariHati   Indah  Tarigan
Ph : +62 - 549 - 21152   Ext. :  158
HP : 0812 58 55 302
http://revival.or.id/shtarigan 
  • JNM <*> Semakin sering disebut, semakin....; Asmanipun & MUJIZAT - kah ? pttwr