jug-indonesia  

Re: [JUG-Indonesia] ACTION BASE VS COMPONENT BASE

Ifnu bima
Mon, 09 Nov 2009 19:11:11 -0800

> Dear All JUGERS
> Aku masih mikir nih dari sejak kenal ZK dan WICKET..
> Kenapa Framework berbasis Action(struts & Spring MVC) lebih populer dibanding 
> framework berbasis Component (ZK, WICKET, DWR) ..selain Masalah Speed apalagi 
> yang bisa ditwarkan oleh action base framework...suwun

All or nothing sumbmisson ke server.

Ketika tombol submit ditekan, halaman browser akan direfresh sehingga
user tidak terjebak dengan melakukan double submit. Memang sih di
banyak framework double submit ini tidak akan masalah, karena sudah
dihandle. Tapi masih banyak user yang cukup parno dalam menyikapi
double submit ini, siapa sih user ini? bank ;). kalau saya lihat
rata-rata internet banking masih menggunakan action framework untuk
masalah ini. CMIIW

Issue ke dua dengan component framework adalah fleksibilitas yang
rendah dalam membuat aplikasi web. Coba bayangkan kalau website
seperti facebook menggunakan component framework? lah component yang
dipake facebook semuanya custom loh, jadi whats the point of using
component framework. Pake saja widget2 canggih dan gunakan action
framework untuk menyediakan url yang nantinya akan dipanggil lewat
ajax call. Jadi kalau mau fleksibilitas dan "konservatif user
interface" masih relevan menggunakan action framework.

Trus2 lucunya lagi, framework2 RIA semacam GWT, ExtJS dan Flex malah
repot kalau digunakan bareng2 dengan component framework. Jadi RIA
malah membangkitkan lagi popularitas action framework, terutama
SpringMVC karena fleksibilitasnya dalam memapping URL lewat annotation
@RequestMapping. Semua UI disediakan oleh RIA ini, kemudian action
framework menyediakan URL yang nanti dipanggil RIA framework lewat
ajax call trus return JSON. Nah JSON ini cuma berisi data yang
diperlukan oleh RIA framework ;)

--


http://ifnu.artivisi.com
+62 856 9211 8687
regards