keluarga-islam  

[keluarga-islam] Re: Keikhlasan Seorang Suami

imbuhs
Sun, 07 Feb 2010 21:33:50 -0800

 [:)]  jempol dua untuk kalian..

IS


--- In keluarga-islam@yahoogroups.com, muhamad agus syafii
<agussya...@...> wrote:
>
>
> Keikhlasan Seorang Suami
>
>
>
> By: agussyafii
>
>
>
> Dalam perjalanan hidup saya selalu saja menemukan suami yang penuh
> keikhlasan menjaga dan melindungi anak dan istrinya dengan penuh cinta
> dan kasih sayang. Itulah seorang teman yang saya kenal dan juga
seorang
> bapak yang memiliki tiga putri dan seorang istri yang dicintainya
mampu
> menjalani hidup dengan penuh kebahagiaan.
>
>
>
> Kami suka bertemu di kantor dan beberapa kali kami saling mengunjungi.
> Pada malam itu kebetulan beliau datang berkunjung ke Rumah Amalia.
> Malam itu sahabat bertutur, kebahagiaan keluarga kami seolah tidak ada
> yang menyaingi. Kata teman dan saudara, saya adalah orang yang
> beruntung sebab mendapatkan istri yang sholehah. Sampai suatu ketika
> istriku mengeluh, dia ada yang dirasakan sakit untuk buang air karena
> itulah saya mengajaknya untuk ke dokter, begitu diperiksa dokter
> meminta untuk diopname karena istriku sakit kanker usus. Dan dikatakan
> oleh dokter, istriku tercinta hidupnya tidak lama lagi,
> 'astaghfirullah..'dalam hening saya berdoa, Ya Alloh, cobaan apa yang
> Engkau berikan kepada kami?'
>
>
>
> Dalam kondisi sakit seperti itu istri saya mengatakan bahwa
kebahagiaan
> itu hadir sebab karena sakit inilah malah membuat kami sekeluarga
rajin
> beribadah dan malah dekat kepada Alloh SWT. tuturnya. Sampai akhirnya
> istri saya yang tercinta menjalani operasi, saya menyaksikan langsung
> gumpalan darah yang sebesar telur ayam telah dikeluarkan dalam jumlah
> banyak. Saya berusaha tersenyum ketika wajah istri saya sedang menatap
> dan mengatakan, 'ayah sabar ya..insya alloh nanti saya sembuh.'
> wajahnya begitu tenang dan terlihat cantik.
>
>
>
> Padahal hatinya terasa diiris-iris oleh pisau, sakit dan tidak karuan.
> Dalam kondisi seperti itu istri saya mengatakan ingin pergi umrah
> bersama saya dan ingin pulang kampung. Masya alloh...walaupun hati
> dibuat tegar namun airmata saya tak mampu ditahan, airmata itu
mengalir
> begitu saja dengan derasnya. Setelah operasi dokter hanya mengatakan,
> hanya Allohlah yang akan memberikan keajaiban. Saya bersama-sama
> anak-anak berdoa untuk kesembuhan ibunya.
>
>
>
> Itulah sebabnya saya bersama istri dan anak-anak selalu mengajak ke
> rumah Amalia, berkumpul dan berdoa bersama anak-anak Amalia memohon
> kepada Alloh SWT untuk kesembuhan istri saya, katanya. selain bagi
kami
> kegiatan ini memulihkan kondisi istri saya namun juga membangun
> kebersamaan untuk keluarga kami, lanjutnya.
>
>
>
> Lima bulan setelah operasi, berat tubuhnya menjadi naik. Dokter
> menyarankan agar istri saya mempertahankan berat tubuhnya. dokter yang
> menangani istri saya geleng-geleng kepala, dokter itu mengatakan hal
> ini sungguh keajaiban. Hati kami sekeluarga bahagia, bersyukur
> kehadirat Alloh SWT, anak-anak menangis, istri saya menangis dan saya
> juga menangis karena kami yakin keajaiban hanya akan mungkin terjadi
> karena kehendak Alloh SWT semata.
>
>
>
> 'Iman saya makin kuat, saya jadi tambah yakin dengan KemahabesaranNya,
> hanya mengabdi hidup dan mati saya untuk Alloh SWT. Bagi saya hanya
> satu, doa dapat mengubah yang buruk bisa menjadi baik dan yang salah
> menjadi indah dalam hidup ini.' Begitu tuturnya, tutur seorang suami
> yang penuh keikhlasan menjaga istrinya dikala sakit. Subhanallah..
>
>
>
> --
>
> Barang siapa menggembirakan hati istri, (maka) seakan-akan menangis
> takut kepada Alloh. Barang siapa menangis takut kepada Alloh, maka
> Alloh mengharamkan tubuhnya dari neraka. Sesungguhnya ketika suami
> istri saling memperhatikan, maka Alloh memperhatikan mereka berdua
> dengan penuh rahmat. Manakala suami merengkuh telapak tangan istri
> (diremas-remas), maka berguguranlah dosa-dosa suami & istri itu
> dari sela-sela jarinya. [HR. Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi’
dari Abu
> Sa’id Al-Khudzri].
>
>
>
> Wassalam,
>
> agussyafii
>
>
>
> --
>
> Tulisan ini dalam rangka kampanye program Kegiatan 'Amalia Satukan
Hati
> (SEHATI)' Hari Ahad, Tanggal 14 Februari 2010 Di Rumah Amalia.
Kirimkan
> dukungan dan komentar anda di http://agussyafii.blogspot.com atau
http://www.facebook.com/agussyafii, http://www.twitter.com/agussyafii,
atau sms di 087 8777 12 431
>