Dear sobat,
saya jadi ingat pesan guru saya almarhum (Syekh Abdullah Mubarok bin Nur
Muhammad r.a.), yang berpesan kepada kami para muridnya (dan yakin tertanam
dalam sanubari para muridnya) sbb:
Ulah ngewaka ulama anu sajaman, ulah nyalahkeun kana pangajaran batur,
Ulah mariksa murid batur, ulah medal sila upama kapanah,
Kudu asih ka jalma anu mikangewa kamaneh
artinya:
Jangan membenci kepada Ulama yang sezaman, Jangan menyalahkan pengajaran
orang lain,
Jangan memeriksa murid orang lain, Jangan berhenti berdakwah meskipun hati
disakiti orang,
Harus menyayangi orang yang membenci kepadamu.
Mudah-mudahan bermanfaat.
Wass. Wr.Wb.
Bambang Irawan.
>From: "He-Man" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
>To: <keluarga-sejahtera@yahoogroups.com>
>Subject: [keluarga-sejahtera] Gus Dur dan NU
>Date: Wed, 10 May 2006 02:51:16 +0700
>
>Makanya saya sering muak dengan yang mengaku aktivis
>Islam pada masa sekarang tapi kerjaannya cuma menyerang
>saudara sendiri seagama, seenaknya menuduh kafir, memfitnah
>dll. Media yang dianggap "Islami" isinya lebih banyak pada
>hasutan kebencian pada komponen Islam lain.
>
>Yang cukup lama aktif di pergerakan Islam pasti tau metode
>buat menghantam dan menghancurkan gerakan Islam pada
>masa orba justru dengan memamfaatkan jaringan kelompok
>radikal, organisasi yang isinya orang-orang yang merasa
>dialah yang paling Islam.
>
>Di masa tekanan pada kelompok Islam sedemikian kuatnya
>apa mungkin orang-orang radikal ini gak pernah ditangkapi..?
>kalau menurut logika harusnya kan mereka sudah dilenyapkan
>dari dulu , tapi kenapa mereka tenang-tenang saja gak pernah
>ditangkap dan dipenjara.Tapi tiba-tiba pada masa reformasi
>jadi pahlawan kesiangan lalu mengklaim paling memihak dan
>membela ummat Islam .
_________________________________________________________________
Don't just search. Find. Check out the new MSN Search!
http://search.msn.com/
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS