keluarga-sejahtera  

RE: [keluarga-sejahtera] Tak Perlu Dijelek-jelekkan, Pemerintahan SBY Memang Jelek

Fakih, Ridwan
Mon, 02 Aug 2010 20:50:25 -0700

Tapi MBak Mega ada hasilnya lho….bisa membuat Nurtanio lumpul hampir bubar, 
bisa menual Indosat ke Singapore 

 

From: keluarga-sejahtera@yahoogroups.com 
[mailto:keluarga-sejaht...@yahoogroups.com] On Behalf Of darma.ag...@ymail.com
Sent: Friday, July 30, 2010 3:42 AM
To: keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Subject: RE: [keluarga-sejahtera] Tak Perlu Dijelek-jelekkan, Pemerintahan SBY 
Memang Jelek

 

  

Yang penting lebih baik dari pemerintahan Megawati, yang ga jelas kerja apa.. 
Apalagi Gus Dur yg cuma jalan2 aja. 

-original message- 
Subject: [keluarga-sejahtera] Tak Perlu Dijelek-jelekkan, Pemerintahan SBY 
Memang Jelek 
From: "Al Faqir Ilmi" <alfaqiri...@yahoo.com <mailto:alfaqirilmi%40yahoo.com> > 
Date: 28.07.2010 12:05 

Tak Perlu Dijelek-jelekkan, Pemerintahan SBY Memang Jelek 

Jakarta, RMOL. Gerakan politik yang 
menjelek-jelekkan pemerintahan SBY semestinya tidak perlu dirisaukan. 
Sebaliknya, Presiden SBY menjawab segala kritikan dan kampanye jelek 
dengan cara memperbaiki dan meningkatkan kinerja. 



"Saya tidak tahu kalau ada gerakan yang ingin menjelekkan pemerintah. 
Tapi menurut saya, tidak perlu dijelekkan-jelekkan, pemerintahan ini 
memang sudah jelek. Yang penting adalah bagaimana pemerintah meningkat 
kinerja kepada rakyat. Karena cara terbaik untuk menjawab kritikan 
adalah bekerja. Biarkan ada 2 ribu sehari kritikan, tapi pemerintah 
tetap bekerja," ujar Gurubesar Universitas Indonesia Iberamsyah kepada Rakyat 
Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 28/7). 



Meski tidak mengetahui ada gerakan yang berkampanye menjelek-jelekkan 
pemerintah, namun Iberamsyah yakin saat ini sedang terjadi 
kekecewaan masyarakat di seluruh daerah. 



Dia membeberkan, saat ini mafia masih bergentayangan. Mulai dari mafia 
pajak, hutan, birokrasi. Penanganan mafia pajak untuk Gayus Tambunan 
saja sekarang ini telah menjadi abu-abu. Dia beralasan, karena hanya 
Kompol Arafat saja yang dijadikan korban. Sementara pejabat Kepolisian 
dan Kejaksaan lainnya tidak tersentuh. Paling hanya Komjen Susno Duadj 
dari elit Polri yang kena. 



"Belum lagi masalah Sembako yang mencekik. Bagaimana mungkin ada daerah 
yang menjadi lumbung padi, tapi tidak ada beras. Dan tabung gas yang 
sering meledak dan sebagainya. Lucunya, untuk tabung gas yang meledak, 
ada menteri yang menyalahkan rakyat. Makanya pemerintah jawab saja 
kekecewaan rakyat itu dengan kinerja," tegasnya lagi. 



Sekadar diketahui, kemarin, dalam acara pencanangan Gerakan Indonesia 
Bebas Pemadaman Listrik Bergilir di Mataram, Presiden SBY mengatakan 
ada gerakan politik yang saat ini berkampanye keliling daerah-daerah di 
Indonesia untuk menjelek-jelekkan pemerintahannya. [zul] 
http://www.rakyatmerdeka.co.id/news/2010/07/28/99562/Tak-Perlu-Dijelek-jelekkan,-Pemerintahan-SBY-Memang-Jelek
 




[Non-text portions of this message have been removed] 







[Non-text portions of this message have been removed]