jazuli wrote:
Calon pemake komputer berbahasa indonesia ada 200 jt lebih lho. anggap aja semua orang Indonesia calon pemake :)
Fyi: Hari Sabtu lalu, saya lihat dalam sebuah workshop Linux di Bandung ada 5 ibu ditest menginstal Linux Nusantara. Di luar dugaan saya, semua ibu itu sukses menginstal dan menggunakan Linux, tidak terlihat panik, apalagi bingung. Ketika ibu-ibu itu ditanya bagaimana kesannya? Ternyata ibu-ibu itu merasa lebih mudah dan senang dengan Linux dibanding menggunakan Windows, hanya karena *berbahasa Indonesia*. Dari survey kecil membuktikan bahwa Bahasa Indonesia *masih dibutuhkan* oleh pengguna komputer di Indonesia :-) meskipun tetap ada pro dan kontra-nya. Rus -- Mau DVD berisi "linux-linux" terbaru? Cari majalah InfoLINUX. -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

