madiun-club  

RE: [madiunClub] Video 'Fiona Telanjang' Ada 2 Versi

ronny
Tue, 22 Nov 2005 20:31:16 -0800

Title: Message

Waduh.. yo nyuwunsewu  dek mau aku kirim file kuwi versi sing ngendi aku yo ora weruh.. soale oleh kiriman soko milis sebelah

 

-----Original Message-----
From: madiun-club@yahoogroups.com [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Arochman Yudi Eko Prasetyo
Sent: 23 Nopember 2005 11:08
To: madiun-club@yahoogroups.com; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [madiunClub] Video 'Fiona Telanjang' Ada 2 Versi

 

Video 'Fiona Telanjang' Ada 2 Versi
Eny Kartikawati - detikHot

Fiona (milis)

Jakarta, Video 'Fiona Telanjang' yang diambil dari tayangan Tikam, Lativi, beredar di internet. Menurut Lativi video tersebut direkayasa. Video versi Lativi menggambarkan Fiona tak 'setelanjang' itu. Lho?

Melalui milis-milis, video dengan nama file viona2_tikam beredar. Video tersebut merupakan potongan adegan dari acara kriminal 'Tikam' yang ditayangkan Lativi pada 9 Agustus 2005.

Video diawali dengan perkenalan tokoh. "Fiona, Model Lukisan Telanjang." Begitu tulisan yang muncul di layar. Fiona yang awalnya mengenakan busana hitam lalu menanggalkan pakaiannya satu per satu sampai bugil. Ia pun berpose di atas sebuah sofa.

Video yang sama diterima Pimpinan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Ade Armando. Ketika dihubungi detikhot beberapa waktu lalu, Ade menuturkan jika memang terbukti video tersebut bersifat cabul, KPI akan memberi peringatan pada Lativi.

Belum sampai surat peringatan dibuat, beberapa hari lalu pihak Lativi berinisiatif datang ke KPI untuk menjelaskan soal video tersebut. Menurut mereka, materi video yang beredar di internet itu berbeda dengan versi yang pernah ditayangkan Lativi.

Dalam video yang beredar di internet tubuh telanjang Fiona tetap terlihat jelas meski diberi efek blur. Pihak Lativi mengklaim video tersebut sudah direkayasa. Dalam tayangan versi Lativi seharusnya Fiona tak 'setelanjang' itu.

"Lativi bisa menunjukkan kalau apa yang mereka tayangkan itu sudah melewati proses pembluran yang benar. Versi yang disampaikan Lativi pada kami itu benar-benar blur," kata Ade saat dihubungi detikhot, Selasa (22/11/2005).

Penjelasan Lativi itu membuat KPI urung menyampaikan surat peringatan. "Dalam kasus ini kami tidak akan menegur, hanya mengingatkan. Lativi harus hati-hati agar materi seks seperti itu tidak disiarkan," ujar Ade.

Ade menambahkan, "Bagi pihak yang menyebar video tersebut, bicara pada KPI dari mana asalnya. Supaya kita tahu apakah yang beredar itu sama dengan yang ditayangkan Lativi pada 9 Agustus".(eny)

 

Arochman Yudi Eko Prasetyo.Ltd

"Spongebob Square Pants"  Fans Club

JeR BaSuKi MoWo BeA, RaWe RaWe RaNtAs MaLaNg MaLaNg PuTuNg... LeBuR DeNiNg PaNgAsTuTi

 




"menjalin persudaraan dan kebersamaan warga madiun"
motto : lebih dekat dengan kampung halaman
untuk gabung : [EMAIL PROTECTED]
untuk keluar : [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Indonesia visa Indonesia phone card Indonesia calling card
Indonesia travel Bali indonesia Indonesia


YAHOO! GROUPS LINKS