Syamsul Ariefin
Fri, 23 Nov 2007 15:53:43 -0800
Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh, Afwan sekedar menambahkan.
Dulu ketika ana sering mencari artikel yang nyunnah, dari Google akan memberikan link-link tersebut. Namun sekarang kalau mencari artikel tersebut, malah nyasar ke situs-situs yang seolah-olah salafy, walhasil isinya adalah caci maki terhadap manhaj ini. Ana lihat segolongan orang yang 'gerah' dengan dakwah ini saat ini sedang beramai-ramai mengaburkan manhaj yang sah ini dan kembali kepada tafsiran ahlussunnah wal jamaah versi lama mereka. Wallahu a'lam Syamsul On Nov 23, 2007 10:19 AM, Abu Haekal <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Assalamu'alaikum wa rahmatullah wa barakaatuh > > > > Beberapa hari yang lalu, ana mendapatkan brosur / selebaran "Kajian & > Bedah Buku Beda Salaf Dengan Salafi" (terlampir scan copy) yang disebarkan > di beberapa tempat di Bekasi, termasuk di Masjid perumahan ana, yang > rencananya akan diadakan Ahad 25 November 2007 Pukul 10.15 – Dhuhur di > Masjid Islamic Centre Bekasi. > > > > Dari brosur / selebaran acara ini walaupun dikatakan tidak untuk menghujat > Manhaj Ahlus Sunnah Wal Jamaah, tampak dengan sangat kasat mata (menurut ana > yang awam ini), acara ini bermaksud membidik Salafi dan Manhaj Salaf sebagai > sesuatu yang buruk untuk diikuti, yang ana simpulkan dalam beberapa poin > berikut: > > > > · Judul terjemahannya "Beda Salaf Dengan Salafi" berbeda dengan isi > buku yang ternyata isinya membahas Beda Salaf / Salafi dengan "Yang > 'ngaku-ngaku Salaf / Salafi". Dalam hal judul terjemahan ini sangat jelas > aspek pembidikannya. > > > > · Dengan menghadirkan Fauzy Agus Cik sebagai pembicara yang ditulis > dengan huruf besar " PEMERHATI ALIRAN SEMPALAN". > > > > · Mengutip perkataan dari Ulama-Ulama Salaf seperti Syaikh Bin > Bazz, Syaikh Al Jibrin bahwa Hasan Al Banna, Abul A'la Al Maududi, Abul > Hasan An Nadwi, Sayyid Quthub, Aidh Al Qorni sebagai ulama yang Sayr'i yang > benar. Sumber pengambilan informasi dari www.islamgold.com (Mohon bantuan > dari ikhwan sekalian untuk memeriksa website berbahasa Arab ini apakah > website ini dapat dijadikan rujukan atau tidak). > > > > · Mengatakan bahwa Salafi adalah Hizb, ternyata setelah diperiksa > di halaman buku yang dimaksud ternyata yang tertulis Hizbullah. Satu lagi > alasan pembidikan terhadap Salafi dengan memenggal "Hizbullah" menjadi > "Hizb" saja. > > > > · Mempertanyakan kontribusi apa saja yang telah diberikan Salafi > pada ummat Islam dan kaum muslimin. > > > > · Menuduh Salafi menitik beratkan targetnya kepada generasi muda. > > > > · Mempertanyakan apakah penamaan Salafi itu Syar'i kah. > > > > · Menuduh Salafi selalu sibuk menyesatkan dai-dai dan ulama yang > tidak satu kelompok. > > > > · Dalam fatwa lampiran buku ini juga dilampirkan fatwa dari Lembaga > Fatwa Saudi Arabia tentang buku Syaikh Ali Hasan Al Halabi yang beberapa > waktu lalu pernah dikategorikan membawa pemahaman Murji'ah. Hal ini tampak > jelas sangat dibesar-besarkan oleh penterjemah buku ini karena ana yakin > dalam buku aslinya fatwa ini tidak dimasukkan. Fatwanya juga diambil dari > internet. Sesuatu yang tidak wajar karena si penterjemah tidak memasukkan > secara lengkap perkataan-perkataan dari beberapa ulama yang lain yang > meredakan 'khilaf' ini seperti perkataan Syaikh Al Ustaimin dan Imam Masjid > Madinah (Syaikh Hussain?). > > > > Menurut ana, ada baiknya ikhwan sekalian yang lebih mendalam ilmu nya dari > ana, jika mempunyai kesempatan dan keluangan waktu di hari Ahad nanti untuk > hadir dan melakukan klarifikasi dan memberikan informasi yang benar tentang > Manhaj Salaf dalam acara ini nanti. Afwan, jika pendapat ana ini salah. > > > > Untuk Al Akh Moderator, Jazakumullah Khair atas dimuatnya email ana ini. > > > > Wassalamu'alaikum wa rahmatullah wa barakaatuh > > Abu Haekal > > > > > > > > > > > > > > > > > >