Assalamu'alaikum WW
Walau sadang bajalan di ateh aia di kawasan sunter jkt...., namun barito
kampuang InsyaALlah tetap akan di posting.....
ZRCh
http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0402/20/daerah/868016.htm
Korban Gempa Terancam Kelaparan
* Bantuan Baru Enam Bungkus Mi
Batusangkar, Kompas - Memasuki hari ketiga pascagempa berkekuatan 5,6 skala
Richter yang terjadi di lima kecamatan di Kabupaten Tanahdatar, Sumatera
Barat, ratusan keluarga korban gempa terancam kelaparan. Hingga Kamis
(19/2), para korban gempa di jorong (lingkungan) Gantiang dan jorong Gunuang
Raja Utara, Nagari Gunung Rajo, Kecamatan Batipuah, mengaku baru menerima
bantuan enam bungkus mi instan per keluarga. Sedangkan beras sebagai bahan
pokok, sampai kini belum diterima para korban.
Wartawan Kompas yang berada di lokasi gempa, Kamis kemarin, menyaksikan
kondisi yang memprihatinkan para korban gempa tersebut. Beberapa korban yang
memiliki simpanan padi, tampak menumbuk sendiri padinya agar bisa dapat
beras, karena penggilingan padi terdekat rusak dihantam gempa.
Bagi yang tidak mempunyai simpanan padi, terpaksa mengutang ke warga lain.
Yang paling memprihatinkan, untuk kebutuhan makan sehari-hari, sejumlah
warga tampak menaruh kotak amal di pinggir jalan di depan rumahnya yang
hancur.
"Karena tak ada jalan lain, kami terpaksa menaruh kotak sumbangan untuk bisa
makan. Sejak gempa yang terjadi Senin (16/2) malam sampai Kamis ini, kami
belum dapat bantuan beras, kecuali enam bungkus mi. Selain itu, sebuah tenda
plastik ukuran 4 x 5 meter," ungkap Nurnalis (40) dan Cun Sidi Kayo (51),
warga korban gempa.
Sejumlah warga lain yang ditemui secara terpisah juga mengakui hal serupa.
Bahkan, masyarakat jorong Gantiang berharap, pemerintah menyediakan air
bersih untuk minum dan kebutuhan memasak.
Bantuan simbolik
Sebelumnya, ratusan korban gempa yang sempat dikumpulkan di sebuah lapangan,
saat acara penyerahan bantuan dari Korem 032/Wirabraja kepada Pemerintah
Kabupaten Tanahdatar, juga melaporkan belum menerima bantuan apa-apa dari
pemerintah setempat.
"Kami dengar bantuan sudah mengalir. Tetapi, ternyata baru sekadar omongan,
karena bantuan belum ada. Kendati sudah tiga hari sejak gempa, ternyata kami
sama sekali belum terima bantuan," tutur warga.
Warga menyayangkan, bantuan dari Komandan Korem 032 Kolonel CZI Karsidi
berupa satu ton beras dan 40 dus mi instan, hanya diserahkan secara simbolik
kepada Wakil Bupati Tanahdatar Masnefi.
Warga semula berharap, bantuan akan diserahkan langsung. Tetapi karena
simbolik, warga yang sudah datang dari lokasi yang jauh ke situ, akhirnya
pulang dengan tangan hampa.
Karsidi kepada wartawan menjelaskan, pihaknya sejak hari pertama sudah
menyiapkan tim rehabilitasi.
"Tahap pertama, pihak TNI sudah menyingkirkan material longsoran yang
menutup badan jalan. Hasilnya, jalan yang dua hari terakhir tertutup, sejak
Kamis sudah dibuka. Arus kendaraan sudah lancar," katanya.
Bupati Tanahdatar Masriadi Martunus yang dihubungi di Batusangkar
menyatakan, kalau ada keluhan dari para korban gempa, pihaknya bisa
memaklumi. Itu bukan disengaja, namun karena lokasinya yang tersebar.
====
Dompet RN untuak Gampo Gn Tandikek
BCA KCU Jkt Sudirman Rek No. 0350154469
Mandiri KCP Jkt RS Jakarta Rek No. 1220093036567
Kaduaanno ateh namo Darul Makmur.
Untuak mamudahakan identifikasi mohon kiriman ditigo angko
terakhir adolah 764 (RNG), jadi kalau Rp 100 rb dikirim
jumlah Rp. 100,764 atau Rp. 250 rb jadi Rp. 250,764.
Z Chaniago - Palai Rinuak -http://photos.yahoo.com/bada_masiak/
======================================================================
Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================
_________________________________________________________________
Say “good-bye” to spam, viruses and pop-ups with MSN Premium -- free trial
offer! http://click.atdmt.com/AVE/go/onm00200359ave/direct/01/
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________