Cysca
Fri, 07 Nov 2003 02:53:16 -0800
|
Penonton boleh aja tepuk tangan. (apalagi yang udah lama
ngincer).
Menurut saya justeru email seperti Mak Mul ini yang
cenderung memprovokasi keadaan dan bukannya memoderasi.
Padahal keadaannya biasa2 aja. Kompeni
udah balik ke negerinya dan kita udah proklamasi sejak 1945.
Diskusi emang sarana untuk setuju ato nggak setuju. Kan kita
hidup di negara demokratis. Musyawarah untuk mufakat. Bhinneka Tunggal Ika.
Berbeda2 tetapi tetap satu.
Demo nggak seneng dengan kepala negara juga boleh
kok.
Jadi biasa aja. (ini BUKAN masalah menang atau
kalah)
Yang nggak biasa adalah ketika kita mengatakan nggak
setuju terus titik aja.
Padahal dalam diskusi yang baik, setuju dan tidak setuju harus
diikuti oleh alasan yang masuk akal.
"C"
|