Server mailing list RantauNet berjalan atas sumbangan para anggota, simpatisan dan
semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik:
http://www.rantaunet.com/sumbangan.php
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
http://www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?id=2003112101243907
'Pulang Basamo', Waspadai 51 Titik Rawan
PARA perantau yang pulang basamo untuk berlebaran di kampung, diingatkan
supaya mewaspadai sedikitnya 51 titik rawan kecelakaan dan bencana alam
tanah longsor di seluruh Sumatra Barat (Sumbar).
"Kami mengingatkan para pemudik supaya berhati-hati melewati sejumlah ruas
jalan yang rawan kecelakaan dan bahaya tanah longsor," kata Kapolda Sumbar
Brigjen Herman Hidayat kepada Media usai gelar operasi Ketupat Singgalang
2003, kemarin.
Menurut Kapolda Sumbar, titik rawan tersebut tersebar di ruas Jalan Lintas
Tengah perbatasan Sumbar-Jambi, Lintas Utara Sumbar-Riau, Lintas Barat
Sumbar-Sumut dan Lintas Selatan Sumbar-Bengkulu-Kerinci (Jambi).
Peringatan itu disampaikan Kapolda Sumbar, sehubungan dengan sejumlah daerah
di Sumbar saat ini sedang diguyur hujan lebat, sementara arus mudik
diperkirakan akan meningkat dibanding tahun lalu, karena adanya libur
panjang sembilan hari pada lebaran tahun ini.
"Untuk pengamanan arus mudik pada H-7 sampai H+7 telah didirikan 54 posko di
seluruh Sumbar dengan melibatkan 1.036 aparat polisi dan 368 orang petugas
instansi terkait," kata Herman Hidayat.
Selain tugas utama mengamankan arus mudik, menurut Herman Hidayat, para
kapolres dan kapoltabes di wilayah hukum Polda Sumbar juga diinstruksikan
untuk mewaspadai kemungkinan adanya penyelundupan ganja maupun pelarian
anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM), yang menyusup dari arah perbatasan Sumut
atau Riau.
Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Syafrizal dalam keterangannya kepada Media
kemarin, berdasarkan laporan petugasnya di lapangan di Jalan Lintas Sumatra
(Jalinsum) Lintas Tengah yaitu Lampung-Baturaja-Lahat-Tebing Tinggi sampai
Lubuk Linggau, ruas jalannya sangat jelek. Para pemudik diingatkan, jika
melalui jalur sebaiknya pada siang hari secara konvoi.
"Kalau ingin menghindari jalur ini, pemudik dari Pulau Jawa dapat mengambil
rute Lintas Barat via Manna (Bengkulu). Dari Bukit Kemuning ambil jalur kiri
melalui jalan kecil yang relatif mulus. Kemudian terus ke
Liwa-Manna-Muko-muko," katanya.
Sedangkan di Lintas Utara arah perbatasan Riau-Sumbar daerah yang rawan
kecelakaan terdapat di KM 155-165. "Di sana sedang ada perbaikan jalan,
mulai dari daerah panorama Selat Malaka sampai penurunan Kelok 9 hingga ke
Koto Alam," kata Syafrizal.
Pemudik yang melintasai jalur ini harus mewaspadai bahaya tanah longsor dari
bukit yang terdapat di kiri-kanan jalan.
Bila terjadi bencana tanah longsor, bisa diambil jalur alternatif ke arah
Lipat Kain (Riau) terus menuju Logas (Teluk Kuantan) dan keluar di Kiliran
Jao (Sumbar).
Menurut Syafrizal, meski jarak tempuhnya menjadi dua kali lipat dari jarak
normal Pekanbaru-Padang, jalannya cukup aman untuk dilewati.
Sementara di perbatasan Sumbar-Sumut (Lintas Sumatra Bagian Utara) daerah
yang rawan longsor terdapat di Palupuh (Agam) dan Lurah Barangin (Pasaman).
Jalan alternatif untuk menghindari bahaya longsor adalah jalur
Manggopoh-Simpang Empat-Pariaman-Padang.
Untuk mengantisipasi kemungkian terjadinya bencana tanah longsor, pihak
Dinas Perhubungan dan Dinas Prasarana Jalan Sumbar sudah berkoordinasi
menempatkan alat-alat berat di sejumlah titik rawan.
Menurut Wakil Kepala Dinas Prasarana Jalan Sumbar Dody Ruswandi, berdasar
peta wilayah bencana di seluruh wilayah Sumbar, terdapat 51 daerah rawan
bencana alam, yaitu 19 lokasi rawan longsor dan 22 lokasi rawan banjir.
"Guna menanggulangi setiap kemungkinan bencana alam selama H-7 sampai H+7
telah disiapkan sejumlah alat di setiap titik rawan dengan petugas yang
siaga 24 jam," kata Dody.
Di jalur Padang-Bukittinggi, daerah yang rawan macet adalah kawasan di
sekitar Lembah Anai. Pada H-3 dan H+3 kemacetan biasanya bisa mencapai
sekitar 5 km
Assalamu'alaikum wW
Taqabbalallahu minnaa wa minkum
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1424 H
Mohon Ma'af Atas segala khilaf
dan kurang santun kami
dalam bertutur sapa dan bertulis kata
dengan adidunsanak sekalian
wal'afwu minkum .. jazakallaha khairan katsiiran
Wassalamu'alaikum WW
Z Chaniago - Palai Rinuak -http://photos.yahoo.com/bada_masiak/
======================================================================
Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================
_________________________________________________________________
Set yourself up for fun at home! Get tips on home entertainment equipment,
video game reviews, and more here.
http://special.msn.com/home/homeent.armx
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com
Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
----------------------------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
========================================