Rumah Ilmu Indonesia
Mon, 21 Jan 2008 19:12:22 -0800
REVITALISASI RUMAH ILMU INDONESIA : MENUJU YAYASAN MEI 2008 (versi pdf dapat diunduh pula di http://arsip.rezaervani.com/revitalisasi_rii.pdf) Tak terasa hampir satu tahun milis rezaervani@yahoogroups.com berdiri. Alhamdulillah banyak pula yang telah terjadi lewat jalan keberadaan milis ini. Yang paling utama adalah lahirnya Rumah Ilmu Indonesia sebagai wujud misi milis untuk tidak sekedar menjadi tempat diskusi dan berdebat, tapi harus pula menghasilkan kerja nyata di lapangan kehidupan. Ada yang berbeda pada penyelenggaraan Forum Ilmu 3 Sebagai brand gathering milis, Forum Ilmu sudah direncanakan dari awal untuk menjadi sebuah produk media berbagi ilmu yang memiliki standarisasi tersendiri. Jika FI 1 dan FI 2 direncanakan sepenuhnya oleh komunitas maya, tidak demikian halnya dengan FI 3. Ada kristalisasi team yang merupakan efek dari FI 2 untuk menjadikan Forum Ilmu 3 sebagai momentum untuk mewujudkan FI sebagai sebuah ajang bergengsi bagi edukator Indonesia. Bukan hanya itu, team inilah yang nantinya diharapkan menjadi bentuk legal dari Rumah Ilmu Indonesia. Pertemuan-pertemuan yang secara estafet dilakukan oleh team ini menjelang FI 3, tidak hanya membahas FI 3, tapi juga rencana jangka pendek, menengah dan panjang yang harus dilakukan oleh Rumah Ilmu Indonesia untuk bisa menjadi penyumbang penting bagi pengembangan pendidikan Indonesia. Termasuk merapihkan apa yang sudah dimulai, membuat skala prioritas hingga membuat rencana-rencana strategis baru. Penulis sendiri mengambil posisi minimalis dalam team, agar tidak terjadi identifikasi Rumah Ilmu Indonesia dengan Reza Ervani, sesuatu yang sangat tidak sehat dampaknya di kemudian hari. Kini Forum Ilmu 3 sebagai kristalisasi komunitas milis dipimpin seorang anak muda energik bernama Novi Rizal Umam, mahasiswa Biologi Universitas Pendidikan Indonesia, yang akan segera lulus tahun ini. Di posisi Kesekretariatan ada Novi Widyaningsih, juga Mahasiswa Biologi Pendidikan Indonesia yang akan segera lulus, di jajaran team ada Yanik ,yang bertanggung jawab terhadap format acara Forum Ilmu ke depan, team kreatif dipimpin oleh Acep Abdurrahman dan Guntur, di team ini ada dua orang lagi yakni Hendi dan Siti Telah dibentuk pula team yang akan menjadi penggerak penerbitan Rumah Ilmu Indonesia, sebagai proyek fund raiser. Dipimpin oleh Aditya Purana dan Siti Nadiroh, saat ini team ini sudah sampai pada tahap seleksi naskah dan pemantapan team redaksi. Bersama-sama penulis, team ini kemudian disebut Team 10. Selain itu ada pula anggota baru team, yang akan turut serta memperbaiki dan mengelola website rezaervani.com sebagai media lapis kedua komunitas Rumah Ilmu Indonesia setelah mailing list. Tergabung dalam team ini adalah Esa Puspita Agustina. Dalam jajaran stake-holder Rumah Ilmu Indonesia hingga hari ini, ada beberapa nama yang kami masukkan ke jajaran penasehat dan stake holder Rumah Ilmu Indonesia (mohon maaf jika ada kekurangan atau kesalahan penulisan gelar) : 1. Bapak Prof. Eky Soeria Soemantri, drg.Sp Orth (Dekan Fakultas Kedokteran Gigi UNPAD) 2. Bapak DR. Ari Widodo, M.Ed (Dosen Universitas Pendidikan Indonesia) 3. Ibu Endah Sri Redjeki, MP (Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Gresik) 4. Ibu drg. Gilang Yubiliana (Dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran) 5. Ibu Helmi Purwanti (Pustakawan Politeknik Negeri Bandung) 6. Ibu Dra. Ai Andaniah Setiadi, Sertf.Lib., M.Pd (Pustakawan Senior) 7. Ibu Yusi Riksa, M.Pd (Dosen Universitas Pendidikan Indonesia) 8. Bapak Beni Rio Hermanto (Knowledge Management Research Group ITB) 9. Bapak Dedi (Dinas Pendidikan Menengah dan Kejuruan kota Bandung) 10. Bapak Deni Danasenjaya, MM (Islamic Relief Indonesia) 11. Bapak Prana Tanjudin, MM (Persaudaraan Iman Tauhid Indonesia [PITI]) 12. Ibu Sally Sety (Irene Cente) 13. Bapak Ferry Wong (Persadaindo, Akupuntur Indonesia) 14. Bapak Nugroho Laison (Profesional IT) 15. Ibu Shofiyyah Mazaya Zainal (Dokter, Profesional) 16. Ibu Ummu Yusuf (Profesional, Pengasuh Muslimah) 17. Bapak Faiq Abdurrahman, Lc (Profesional, Pengasuh Konsultasi KeIslaman) Ada pula sahabat-sahabat dari Luar Negeri yang turut menyemangati hingga memberikan donasi bagi perkembangan proyek Rumah Ilmu Indonesia ini yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu di ruang yang sempit ini. Sebagai sebuah media, mailing list ini cukup ampuh mengambil peran menginformasikan dan mengajak para anggotanya untuk berperan serta dalam program-program Rumah Ilmu Indonesia. Kami akui, ada beberapa program yang tertunda karena terkendala dana dan teknis, seperti Jurnal Gratis dan Radio Streaming. Tapi ini adalah daftar pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh team Rumah Ilmu Indonesia ini nantinya. Potensi, Tantangan, Kesempatan dan Kelemahan yang ada pada Rumah Ilmu Indonesia itulah yang saat ini secara estafet dibicarakan di Team 10, hingga mulai terkristal menjadi rencana untuk menjadikan Rumah Ilmu Indonesia sebagai Lembaga Legal Formal dalam bentuk Yayasan mulai Mei 2008 nanti (tepat 1 tahun rezaervani.com) Secara jaringan personal, Rumah Ilmu Indonesia sudah merambah dari Aceh hingga Biak. Jaringan ini tidak bisa dibiarkan menganggur tanpa digarap secara lebih serius dan profesional. Untuk itulah diperlukan sebuah landasan gerak yang kuat secara legal dan memiliki struktur formal organisasi untuk mulai membangunkan potensi edukasi di daerah-daerah tersebut. Forum Ilmu, Radio Edukasi Online dan Penerbitan, adalah pilot project yang dikerjakan di Bandung untuk menemukan formulasi dasar yang tepat untuk mulai membawa proyek Rumah Ilmu Indonesia ini ke daerah-daerah. Pelatihan guru dan pustakawan di daerah mungkin adalah target berikutnya setelah lembaga ini menjadi Yayasan. Bentuknya bisa swadaya hingga kemitraan dengan Departemen Pendidikan Nasional, atau Perguruan Tinggi Lokal. Kami menyadari sepenuhnya, bahwa untuk mengelola sebuah lembaga yang menangani pendidikan, tidaklah bisa dijalankan dengan paruh waktu. Mengelola lembaga yang berupaya meningkatkan kualitas guru dan pustakawan sekolah haruslah dilakukan dengan sepenuh hati dan sepenuh waktu. Mudah-mudahan inilah yang disadari pula oleh Team 10 dan sahabat-sahabat lain yang nanti bergabung dengan Rumah Ilmu Indonesia. Masih panjang jalan yang harus ditempuh, masih banyak pekerjaan yang harus dikerjakan. Kita sudah memulainya hampir satu tahun terakhir, bibit mulai kelihatan benihnya, mari jaga dan rawat bersama agar nanti ia dapat berbuah manfaat yang banyak bagi ummat. Insya Allah, Salam, Al Faqir ila Robbihi Reza Ervani --------------------------------- Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.