saham  

[saham] 15 Broker Terancam Disuspensi

Newsmaster
Thu, 30 Oct 2008 16:02:50 -0700

15 Broker Terancam Disuspensi

Pemegang Saham Tambah Modal
Kamis, 30 Oktober 2008 | 01:41 WIB

Jakarta, Kompas - Aktivitas perantara pedagang efek 15 perusahaan
sekuritas terancam dihentikan sementara atau suspensi. Gejolak yang
terjadi di pasar modal belakangan ini telah mengakibatkan modal kerja
bersih disesuaikan perusahaan sekuritas tersebut mendekati batas minimal
yang ditetapkan otoritas bursa.

Berdasarkan data yang dimiliki Bursa Efek Indonesia (BEI) per 29 Oktober
2008, dari 121 perusahaan sekuritas yang terdaftar sebagai anggota bursa
(AB), terdapat 33 perusahaan sekuritas yang memiliki modal kerja bersih
disesuaikan (MKBD) di bawah Rp 30 miliar. Dari 33 perusahaan sekuritas
itu, sebanyak 15 perusahaan hanya memiliki MKBD Rp 25 miliar-Rp 26
miliar.

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan serta BEI menetapkan
bahwa perusahaan sekuritas yang memiliki izin sebagai perantara pedagang
efek (PPE) wajib memiliki MKBD minimal Rp 25 miliar. Jika di bawah itu,
BEI akan menghentikan sementara kegiatan PPE perusahaan sekuritas
tersebut sampai MKBD minimal dipenuhi kembali.

Ke-15 perusahaan sekuritas itu adalah: PT Sekuritas Indo Pasifik
Investasi, PT Makindo Securities, PT First Asia Capital, PT Anugerah
Securindo Indah, PT NC Securities, PT Signature Capital Indonesia, PT
Pratama Capital Indonesia, PT Millenium Atlantic Securities, PT
Financorpindo Nusa, PT Paramitra Alfa Sekuritas, PT Brent Securities, PT
Redialindo Mandiri, PT Eurocapital Peregrine Securities, PT Mahastra
Capital Indonesia, dan PT Millenium Danatama Sekuritas.

Direktur Utama BEI Erry Firmansyah menyatakan, pihaknya akan
menghentikan sementara aktivitas PPE perusahaan sekuritas tadi jika
MKBD-nya terus merosot hingga di bawah Rp 25 miliar.

Untuk itu, perusahaan-perusahaan sekuritas yang memiliki MKBD mendekati
Rp 25 miliar disarankan untuk menambah modal. ”Beberapa perusahaan
sekuritas ada yang sudah melakukan rapat umum pemegang saham luar biasa
(RUPS-LB) untuk menambah modal,” katanya.

Tambah modal

Direktur Utama PT Financorpindo Nusa Edwin Sinaga menyatakan, pihaknya
juga akan segera melakukan RUPS-LB dengan agenda menambah MKBD
perseroan. ”Kami akan meminta pemegang saham untuk menambah modal,” kata
Edwin.

Menurut Edwin, sekalipun MKBD Financorpindo Nusa telah mendekati batas
minimal yang ditetapkan otoritas, aktivitas PPE atau broker saham
perseroan tetap berjalan lancar.

MKDB sejumlah perusahaan sekuritas makin merosot diduga karena mengalami
kerugian akibat tidak kembalinya dana (margin) yang dipinjamkan kepada
nasabah untuk membeli saham. Akibat anjloknya harga saham ke titik
terendah, diperkirakan banyak nasabah yang kerap menggunakan fasilitas
margin bangkrut sehingga tidak mampu mengembalikan pinjamannya.(REI)


-- 
Get latest Canadian immigration rules for professionals and 
investor opportunities. Everyday 9:00-17:00 Visi IndoCanada 
021-830 6715, 0852 3008 3510 or [EMAIL PROTECTED]


------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [EMAIL PROTECTED] 
    [EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

  • [saham] 15 Broker Terancam Disuspensi Newsmaster