Newsmaster
Thu, 30 Oct 2008 16:39:17 -0700
Penjualan Saham Bakrie Berlarut-larut Kamis, 30 Oktober 2008 | 01:41 WIB
Jakarta, Kompas - Meski telah mendapat waktu hampir satu bulan, PT Bakrie & Brothers Tbk belum bisa menyelesaikan proses rasionalisasi atau penjualan saham perseroan di PT Bumi Resources Tbk dan PT Energi Mega Persada Tbk. Lambannya proses negosiasi itu mengakibatkan otoritas Bursa Efek Indonesia belum dapat membuka suspensi tiga saham perusahaan kelompok usaha Bakrie tersebut. Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bakrie & Brothers (BNBR) Sri Dharmayanti, dalam keterbukaan informasinya kepada BEI, Rabu (29/10), mengatakan, proses negosiasi penjualan saham perseroan di Bumi Resources (BUMI) dan Energi Mega Persada (ENRG) dengan sejumlah calon pembeli masih berlangsung atau belum selesai. Hal ini karena banyaknya calon pembeli yang berasal dari Australia, India, Filipina, dan Malaysia, bahkan bertambah dari Timur Tengah dan China. BNBR sama sekali tidak menyebutkan siapa saja calon pembeli maupun pokok-pokok kesepakatan, baik harga maupun jumlah saham yang akan dijual. BNBR justru menyatakan bahwa calon pembeli masih mensyaratkan hal-hal seperti yang telah disampaikan BNBR kepada BEI sebelumnya. Dalam suratnya kepada BEI, 18 Oktober 2008, BNBR meminta perpanjangan suspensi sahamnya, BUMI, dan ENRG 7-10 hari ke depan karena disyaratkan pembeli. Dalam kurun waktu itu, BNBR memperkirakan kesepakatan dengan calon pembeli telah tercapai. Namun, sampai kemarin, kesepakatan itu tidak kunjung tercapai dan secara tidak langsung BNBR kembali meminta agar suspensi diperpanjang lagi. Padahal, ketiga saham itu telah disuspensi sejak 7 Oktober lalu. Menanggapi hal itu, Direktur Utama BEI Erry Firmansyah menyatakan, pihaknya berada pada posisi yang serba sulit karena sebagian pihak ingin agar tiga saham Bakrie itu kembali diperdagangkan dan sebagian pihak lainnya ingin tetap disuspensi. Kalau kami buka sekarang dengan informasi yang tidak jelas sehingga mengakibatkan harga saham itu anjlok, kami akan diprotes. Kalau tetap disuspen, kami juga diprotes oleh investor yang sedang butuh likuiditas, kata Erry. Sekalipun demikian, Erry mengatakan, BEI telah menetapkan batas waktu suspensi ketiga saham itu. Jika BNBR belum juga menyelesaikan proses penjualan sahamnya sampai batas waktu itu, BEI akan tetap membuka suspensinya. Kami tidak bisa publikasikan kapan batas waktunya. Ini untuk menghindari berbagai spekulasi, ujarnya. (REI) -- Get latest Canadian immigration rules for professionals and investor opportunities. Everyday 9:00-17:00 Visi IndoCanada 021-830 6715, 0852 3008 3510 or [EMAIL PROTECTED] ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI. Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham [EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/