saham  

Re: [saham] AR Asimetris , good or bad?

stock trader
Mon, 03 Nov 2008 20:03:16 -0800

Saya juga belum belanja karena memang tidak punya kas, uang saya  banyak 
nyangkut di bumi yg sekarang di suspensi, tetapi sy tidak merasakan ketidak 
fair'an AR Asymetris tsb, bukankah itu bagus karena para investor jadi 
bergairah lagi investasi di saham. Sy malah merasa tidak fair kalau bumi 
disuspensi terlalu lama.  Siapa yg tahu kapan suspensi bumi dibuka, bukankah 
bumi sudah dijual?
  ----- Original Message ----- 
  From: XXX 
  To: saham@yahoogroups.com 
  Sent: Tuesday, November 04, 2008 10:21 AM
  Subject: Re: [saham] AR Asimetris , good or bad?


  Ketidak fair'an ada pada pihak yg belum belanja. Yang sudah belanja banyak 
dan kenyang, pasti berpendapat AR asimetris adalah FAIR. Karena yg belum 
belanja, merasa dipaksa untuk beli di harga yg jauh lebih mahal.
  Bila AR asimetris dirasa fair, mengapa tidak dibuat sekalian 5% AR kiri dan 
25% AR kanan ? atau kalau perlu 0% AR kiri, 30% AR kanan. Karena yang niatnya 
jualan pasti lebih happy, bisa jual di harga lebih mahal.
  Yang menjadi masalah adalah..apakah AR asimetris yg dikatakan FAIR ini sehat 
???



  2008/10/31 Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>

    Menurut saya, semua tergantung situasinya, Pak.
    Tidak ada yg bisa memastikan sesuatu yang sifatnya
    masih masa mendatang. Tidak ada yg bisa memastikan
    kalau nantinya asimetris ini dicabut, pasti loyo. Karena,
    bisa saja setelah dicabut, malah makin ngejos. Semua
    tergantung situasinya.

    Kebijakan asimetris ini lebih ditujukan untuk melindungi
    bursa dari kepanikan bila turun, dan memberi kesempatan
    cukup lebar bila mau naik. Tujuan turunnya dipagari,
    karena menyangkut juga masalah kepentingan ekonomi
    nasional, supaya memberikan kesempatan BI untuk
    secara bertahap menyerap dana yg mau nyerah dari bursa.

    Yang jelas, pihak otoritas bursa tidak melarang saham
    mau turun, hanya dibatasi saja per harinya 10%.
    Saham tetap saja bisa turun dengan pemberlakukan asimetris
    ini. Ruang untuk turun tetap diberikan oleh otoritas bursa,
    hanya dibatasi saja besaran perharinya.

    Yang membuat saya bingung adalah adanya keluhan2 yg
    merasakan tidak fair. Saya tidak mengerti, dimana tidak
    fairnya antara AR 10 persen kiri dan 10% kanan vs
    AR 10 persen kiri dan 20% kanan. Toh, AR kirinya tidak
    diutak-atik, tidak dirubah2. Fasilitas short sudah tidak
    diperbolehkan. Jadi, kenapa masih pada mengeluh bagi
    yg mau jualan saham padahal tidak ada yg dirubah
    batas AR kiri 10% nya. Kalau AR kiri dirubah jadi 5%,
    barulah boleh mengeluh.

    Saya pribadi malah melihat batasan AR kanan 20% itu
    masih kurang. Karena dulu2 pas jatuhnya ke level sekarang
    khan tiap harinya bisa sampai 30% atau bahkan lebih.
    Turunnya bisa cepat, giliran naiknya sekarang tertahan
    karena dibatasi.

    jabat erat,
    Irwan Ariston Napitupulu

    2008/10/31 priareiki <[EMAIL PROTECTED]>:


    >
    > Efek mid-long term - nya adalah ...
    >
    > - Memperlihatkan pada dunia internasional bahwa pemerintah cemas /
    > desperate , kredibilitas
    > - AR asimetris ini ibarat obat kuat yg harus terus menerus dikonsumsi
    > .. (ketergantungan) begitu asimetris ini dicabut pasti langsung loyo ,
    > bakan bisa lebih loyo dr sebelumnya .....
    >
    > Kalau jangka pendek sekali sih mungkin bullish,mid-term ...not sure
    >
    >