Lt_Trader
Tue, 04 Nov 2008 03:44:01 -0800
sebetulnya yg sy tanya kenapa ada orang mau jual diharga 1525 padahal bisa
laku diharga 2300-2500 pada saat itu. Apakah dia tidak mau lebih untung.
----- Original Message -----
From: James Arifin
To: saham@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, November 04, 2008 5:17 PM
Subject: Re: [saham] AR Asimetris , good or bad?
tadi bilangnya bid di 2100 ada 2500 lot terus kok sekarang ada lagi bid di
2500, pokoknya kalau mau jual semua barang mesti pasang di bawah sehingga semua
bid kena, jadi kalau pas buka ada bid 2500 sebanyak 18025 lot tentunya akan
langsung terjual di 2500 dan jadinya yang mau jualan cuan dong. Anyway, yang
jadi pertanyaan anda tuh soal orangnya jual atau beli?
On 11/4/08, stock trader <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Yg mengherankan pada waktu itu yg bid 2500 ada 18023 lot, 2475 12502lot,
2450 14996lot, jadi di 2100 atau 2175 akan cepat terjual habis, malahan karena
keburu disuspen di 2175 maka kemungkinan 1525 belum terjual sampai sekarang.
----- Original Message -----
From: James Arifin
To: saham@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, November 04, 2008 2:56 PM
Subject: Re: [saham] AR Asimetris , good or bad?
kalau cuma jual di 2100 yah cuma terjual 2500lot doang gimana dengan 7500
lot sisanya. Kalau pasang jual di 1525 maka otomatis harga 2100 ke bawah hingga
1525 akan terisi semua dan semua sahamnya akan terjual semua kecuali sudah ngak
ada bidnya lagi. Jangan diartikan kl mau jual 1525 maka akan langsung jadi di
1525 padahal ada bid di 2100. Dia akan otomatis isi semua bid sampai seluruh
sahamnya terjual
On 11/4/08, stock trader <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Pada waktu itu IHSG masih di 1732 ( -5.44%) dibandingkan dg hari ini
1345. sebetulnya kalau jual di 2100 pasti laku karena bidnya msih sekitar 2500
>kalau itu sih tujuannya saham dia terjual semua di semua level harga
yang ada bidnya,
>jadi selama yang ngebid di atas 1525 ada 10000lot maka sahamnya pasti
terjual semua.
>Itu saja tujuannya, tinggal kita2 melongok lihat bidnya hilang