Re: [linux-aktivis] masalah terjemahan
On 5/5/07, Yanmarshus <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Masalah terjemahan ini bukan hanya masalah konsistensi, atau juga masalah standarisasi istilah. Faktor lain yang berpengaruh ya seperti yang ditulis di atas, yaitu perdebatan tentang kata. Apakah mencari kata yang sepadan, membuat kata baru, atau melalui proses penyerapan. Dan ini sebuah wilayah yang cukup panas. Santai saja... :-) Yang dibuat kompleks atau sulit, tentu akan menjadi tambah rumit. Sebaliknya, yang dimudahkan akan jadi mudah juga. :-) Pengalaman saya selama ini memilih ikut saja yang sudah disusun oleh para ahli bahasa adalah berdasarkan pertimbangan karena hal ini domain mereka. Saya menghormati mereka dan berusaha ajeg dalam berbahasa sebagai pelaksana. Ada baiknya juga kita tidak "malas" mencari padanan tersebut dari kamus dan fora kebahasaan, seperti milis penerjemah. Hal ini supaya kita tidak "menuntut" terus melainkan juga aktif mencari, jika perlu membantu melakukan sosialisasi. Memang pekerjaan tidak mudah, sekalipun terkesan "hanya mengumpulkan". Saya sendiri masih belum berhasil berkomitmen lebih banyak lagi untuk wiki Senarai Padanan Istilah tersebut. Nah, terus bagaimana dengan banyak wacana? Saran saya pada penggagas awal ulir diskusi ini: jika memang berencana memulai proyek penerjemahan, jalan saja. Pilih salah satu metode yang dianggap baik dan jalankan dengan konsisten. Jika berhasil baik, nanti dapat pahala skala 2; jika dianggap gagal pun dapat pahala skala 1. Elok, kan? -- amal -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
Re: [linux-aktivis] masalah terjemahan
Donny Kurnia wrote: Himura wrote: *biasanya setelah baca senarai tersebut, respon yang lazim muncul: kok aneh/janggal, ya? hehehe... pertamanya memang akan terasa janggal, tapi klo tim penerjemah secara konsisten pake itu padanan istilah, lama2 orang2 bakal nyaman juga makenya. kasusnya saya pas liat Harddisk jadi Cakram... koq bingung, tapi lama kelamaan biasa juga. mari budayakan berbahasa Indonesia yang baik, benar dan gaul :-p buat di majalah kira2 gimana? Salam. Jika istilah Indonesia yang digunakan konnsisten, tidak akan ada masalah. Masalah akan timbul jika di satu pihak ngotot pake istilah Cakram, pihak lain memutuskan menyerap kata harddisk menjadi kata bahasa Indonesia dan menggunakannya. Implikasinya pengguna akan kebingungan, akhirnya ujug2 minta dalam bahasa Inggis saja. Pengalaman pribadi saya, lebih suka baca manual telepon genggam, printer, dan manual lain dalam bahasa Inggris. Semua karena masalah konsistensi tadi. Manual bahasa Indonesia sering menggunakan istilah yang asing, bahkan bagi orang Indonesia sendiri. Jika tidak diseragamkan, saya pesimis bahasa Indonesia bisa digunakan secara luas pada aplikasi komputer dan dokumentasi lainnya. Tentang jepang, ada yang punya informasi bagaimana mereka disana menyepakati penamaan istilah asing? Apakah kata tersebut dicari padanan atau diserap menjadi kata baru? Lagu First Love-nya Utada Hikaru dan banyak judul anime dari jepang mencampurkan kata bahasa inggis dengan bahasa jepang. -- Donny Kurnia http://hantulab.blogspot.com http://hantulab.multiply.com Masalah terjemahan ini bukan hanya masalah konsistensi, atau juga masalah standarisasi istilah. Faktor lain yang berpengaruh ya seperti yang ditulis di atas, yaitu perdebatan tentang kata. Apakah mencari kata yang sepadan, membuat kata baru, atau melalui proses penyerapan. Dan ini sebuah wilayah yang cukup panas. -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
Re: [linux-aktivis] masalah terjemahan
Himura wrote: >> *biasanya setelah baca senarai tersebut, respon yang lazim muncul: kok >> aneh/janggal, ya? hehehe... >> > > pertamanya memang akan terasa janggal, tapi klo tim penerjemah secara > konsisten pake itu padanan istilah, lama2 orang2 bakal nyaman juga makenya. > > kasusnya saya pas liat Harddisk jadi Cakram... koq bingung, tapi lama > kelamaan biasa juga. > mari budayakan berbahasa Indonesia yang baik, benar dan gaul :-p > > buat di majalah kira2 gimana? > > Salam. Jika istilah Indonesia yang digunakan konnsisten, tidak akan ada masalah. Masalah akan timbul jika di satu pihak ngotot pake istilah Cakram, pihak lain memutuskan menyerap kata harddisk menjadi kata bahasa Indonesia dan menggunakannya. Implikasinya pengguna akan kebingungan, akhirnya ujug2 minta dalam bahasa Inggis saja. Pengalaman pribadi saya, lebih suka baca manual telepon genggam, printer, dan manual lain dalam bahasa Inggris. Semua karena masalah konsistensi tadi. Manual bahasa Indonesia sering menggunakan istilah yang asing, bahkan bagi orang Indonesia sendiri. Jika tidak diseragamkan, saya pesimis bahasa Indonesia bisa digunakan secara luas pada aplikasi komputer dan dokumentasi lainnya. Tentang jepang, ada yang punya informasi bagaimana mereka disana menyepakati penamaan istilah asing? Apakah kata tersebut dicari padanan atau diserap menjadi kata baru? Lagu First Love-nya Utada Hikaru dan banyak judul anime dari jepang mencampurkan kata bahasa inggis dengan bahasa jepang. -- Donny Kurnia http://hantulab.blogspot.com http://hantulab.multiply.com -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
Re: [linux-aktivis] masalah terjemahan
> *biasanya setelah baca senarai tersebut, respon yang lazim muncul: kok > aneh/janggal, ya? hehehe... > pertamanya memang akan terasa janggal, tapi klo tim penerjemah secara konsisten pake itu padanan istilah, lama2 orang2 bakal nyaman juga makenya. kasusnya saya pas liat Harddisk jadi Cakram... koq bingung, tapi lama kelamaan biasa juga. mari budayakan berbahasa Indonesia yang baik, benar dan gaul :-p buat di majalah kira2 gimana? Salam. -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
Re: [linux-aktivis] masalah terjemahan
On 5/4/07, Ikhlasul Amal <[EMAIL PROTECTED]> wrote: On 5/3/07, Himura <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > contohnya menterjemahkan `Harddisk` sebahgai `Harddisk` (sebagai kata > serapan sebagaimana aslinya) biasanya ada di majalah2, dan ada yang > menterjemahkan `Harddisk` sebagai `Cakram` misalnya di menu gnome > Sistem->Administrasi di ubuntu. Sayangnya, saya masih sering "sedih" melihat perkembangan di majalah atau buku. "Database" masih dipakai, padahal dari zaman dBase III+ sudah tersedia padanannya, "basisdata". Demikian juga "hardware" dan "software", mengapa masih ogah juga ditulis dengan benar, "perangkat keras" dan "perangkat lunak"? Majalah teknologi informasi pun tidak banyak membantu. Malah menuliskannya dengan fonta normal (bukan miring sebagai istilah asing) pun sudah biasa. > menurut saya mungkin yang diperlukan adalah kamus serapan istilah ICT. > dan guide buat para penerjemah. dan yang lebih penting dari itu adalah > bagaimana caranya agar kamus dan guide itu dibuat semudah mungkin, http://senaraipadananistilah.web.id Terima Kasih om Amal, web di atas ini nih yang saya cari-cari dari kapan hari, soalnya saya pengen bantu menerjemahkan di salah satu distro, tapi kok masih ragu dan takut salah gitu ya. Padanan dari Om Amal akan sangat membantu. Sekarang tinggal semangatnya aja nih :-) atau dalam bentuk satu halaman, http://direktif.web.id/arc/2004/02/senarai-padanan-istilah *biasanya setelah baca senarai tersebut, respon yang lazim muncul: kok aneh/janggal, ya? hehehe... -- amal -- http://john.chendra.net -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
Re: [linux-aktivis] masalah terjemahan
On 5/3/07, Rusmanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Dari survey kecil membuktikan bahwa Bahasa Indonesia *masih dibutuhkan* oleh pengguna komputer di Indonesia :-) meskipun tetap ada pro dan kontra-nya. Rus Betul. Jalan saja: nanti yang perlu akan menggunakan edisi bahasa Indonesia, yang tidak pun sila ganti edisi bahasa lain. Keduanya punya ceruk pemakai yang besar. -- amal -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
Re: [linux-aktivis] masalah terjemahan
On 5/3/07, Himura <[EMAIL PROTECTED]> wrote: contohnya menterjemahkan `Harddisk` sebahgai `Harddisk` (sebagai kata serapan sebagaimana aslinya) biasanya ada di majalah2, dan ada yang menterjemahkan `Harddisk` sebagai `Cakram` misalnya di menu gnome Sistem->Administrasi di ubuntu. Sayangnya, saya masih sering "sedih" melihat perkembangan di majalah atau buku. "Database" masih dipakai, padahal dari zaman dBase III+ sudah tersedia padanannya, "basisdata". Demikian juga "hardware" dan "software", mengapa masih ogah juga ditulis dengan benar, "perangkat keras" dan "perangkat lunak"? Majalah teknologi informasi pun tidak banyak membantu. Malah menuliskannya dengan fonta normal (bukan miring sebagai istilah asing) pun sudah biasa. menurut saya mungkin yang diperlukan adalah kamus serapan istilah ICT. dan guide buat para penerjemah. dan yang lebih penting dari itu adalah bagaimana caranya agar kamus dan guide itu dibuat semudah mungkin, http://senaraipadananistilah.web.id atau dalam bentuk satu halaman, http://direktif.web.id/arc/2004/02/senarai-padanan-istilah *biasanya setelah baca senarai tersebut, respon yang lazim muncul: kok aneh/janggal, ya? hehehe... -- amal -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
Re: [linux-aktivis] masalah terjemahan
[EMAIL PROTECTED] wrote: Saya sendiri belum berhasil menterjemahkan satu sopwer pun. Salah satu alasannya ya itu tadi saking maunya ake Ejaan bahasa indonesia yang baik dan benar, kadang bingung mau diterjemahkan apa, akhirnya stop. Tapi kalau semua penakut seperti saya, penterjemahan tidak jalan jalan. Saya sendiri berterima kasih pada yang rela menterjemahkan, walau dengan resiko, kadang kadang kalau pas bingung atau suntuk, bahasa Indonesianya tidak benar benar benar (uh, mana yang benar? benar benar betul? betul betul benar? benar benar benar? betul betul betul?) bagi pengalaman dikt. ketika akan menterjemahkan sebuah software, cari software yang hanya sedikit kata/kalimat yang perlu diterjemahkan. kalau banyak, tampaknya akan memutuskan harapan :) jika tidak menemukan terjemahan yang dirasa cocok dengan selera, gunakan saja bahasa asli-nya. dengan sedikit tips ini, barangkali bisa menambah semangat untuk menterjemahkan software ke bahasa indonesia. -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
Re: [linux-aktivis] masalah terjemahan
> tapi bagaimana agar translasi tersebut mempunyai `standar` > > contohnya menterjemahkan `Harddisk` sebahgai `Harddisk` (sebagai kata > serapan sebagaimana aslinya) biasanya ada di majalah2, dan ada yang > menterjemahkan `Harddisk` sebagai `Cakram` misalnya di menu gnome > Sistem->Administrasi di ubuntu. > > Tentu perbedaan tersebut kadang membuat kebingungan pada pengguna akhir. > Saya juga menemukan perbedaan penterjemahan di aplikasi dengan di > dokumentasi aplikasi tsb. > > menurut saya mungkin yang diperlukan adalah kamus serapan istilah ICT. Wah, saya jadi teringat usaha Pak Made Wiryana di akhir tahun 90-an :-) Mudah mudahan banyak yang mendukung upaya menstandarkan penterjemahan ini. Btw, sekarang kita punya kementrian kominfo yang selalu siap membantu perkembangan Linux. Ada yang punya akses ke sana? Siapa tahu malah bisa mengucurkan tenaga, peralatan dan dana :-) -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
Re: [linux-aktivis] masalah terjemahan
> Fyi: > Hari Sabtu lalu, saya lihat dalam sebuah workshop Linux di Bandung > ada 5 ibu ditest menginstal Linux Nusantara. Di luar dugaan saya, > semua ibu itu sukses menginstal dan menggunakan Linux, > tidak terlihat panik, apalagi bingung. > > Ketika ibu-ibu itu ditanya bagaimana kesannya? > Ternyata ibu-ibu itu merasa lebih mudah dan senang dengan Linux > dibanding menggunakan Windows, hanya karena *berbahasa Indonesia*. > > Dari survey kecil membuktikan bahwa Bahasa Indonesia > *masih dibutuhkan* oleh pengguna komputer di Indonesia :-) > meskipun tetap ada pro dan kontra-nya. > > Rus yap, bahasa indonesia memang penting sekali... karena itu adalah salah satu identitas bangsa ini. mungkin yang jadi masalah sekarang bukan `apakah perlu translasi ke bahasa indonesia...?` tapi bagaimana agar translasi tersebut mempunyai `standar` contohnya menterjemahkan `Harddisk` sebahgai `Harddisk` (sebagai kata serapan sebagaimana aslinya) biasanya ada di majalah2, dan ada yang menterjemahkan `Harddisk` sebagai `Cakram` misalnya di menu gnome Sistem->Administrasi di ubuntu. Tentu perbedaan tersebut kadang membuat kebingungan pada pengguna akhir. Saya juga menemukan perbedaan penterjemahan di aplikasi dengan di dokumentasi aplikasi tsb. menurut saya mungkin yang diperlukan adalah kamus serapan istilah ICT. dan guide buat para penerjemah. dan yang lebih penting dari itu adalah bagaimana caranya agar kamus dan guide itu dibuat semudah mungkin, jadi buat yang mau coba2 menterjemahkan nggak harus berlama2 baca dokumen puluhan ato bahkan ratusan halaman guide tsb *ngobrolin bahasa jadi inget sumpah pemuda* Salam -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
Re: [linux-aktivis] masalah terjemahan
jazuli wrote: Calon pemake komputer berbahasa indonesia ada 200 jt lebih lho. anggap aja semua orang Indonesia calon pemake :) Fyi: Hari Sabtu lalu, saya lihat dalam sebuah workshop Linux di Bandung ada 5 ibu ditest menginstal Linux Nusantara. Di luar dugaan saya, semua ibu itu sukses menginstal dan menggunakan Linux, tidak terlihat panik, apalagi bingung. Ketika ibu-ibu itu ditanya bagaimana kesannya? Ternyata ibu-ibu itu merasa lebih mudah dan senang dengan Linux dibanding menggunakan Windows, hanya karena *berbahasa Indonesia*. Dari survey kecil membuktikan bahwa Bahasa Indonesia *masih dibutuhkan* oleh pengguna komputer di Indonesia :-) meskipun tetap ada pro dan kontra-nya. Rus -- Mau DVD berisi "linux-linux" terbaru? Cari majalah InfoLINUX. -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
Re: [linux-aktivis] masalah terjemahan
Ikhlasul Amal wrote:
On 4/24/07, Adi Nugroho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Note: Ada sedikit anomali. Beberapa orang bilang, sudah terbiasa
dengan bahasa
> inggris, dan menurut mereka, komputer berbahasa indonesia justru
> membingungkan. Tapi pas buka "help", ternyata sulit mengerti dari
situ, dan
> kembali ke buku buku komputer yang berbahasa Indonesia, hehehe
>
Untuk teks yang panjang, seperti di bantuan ("help"), orang lebih
senang menggunakan bahasa Indonesia dibanding bahasa Inggris. Untuk
menu atau deskripsi navigasi ringkas, orang lebih terbiasa menggunakan
bahasa Inggris dibanding padanan bahasa Indonesianya.
imho:
Saya rasa kondisi di atas berlaku untuk mereka yang sudah terbiasa
menggunakan komputer. lha bagi mereka yang masih mulai? bahasa
Indonesia akan sangat membantu. O/S bahasa jepang ada kenapa bahasa
Indonesia nggak ada? :)
Calon pemake komputer berbahasa indonesia ada 200 jt lebih lho.
anggap aja semua orang Indonesia calon pemake :)
cmiiw,
--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
Re: [linux-aktivis] masalah terjemahan
> On 4/24/07, Adi Nugroho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Untuk teks yang panjang, seperti di bantuan ("help"), orang lebih
> senang menggunakan bahasa Indonesia dibanding bahasa Inggris.
>
> Yang saya rasakan tidak nyaman dengan beberapa terjemahan adalah
> seringkali masih belum benar juga dari sisi bahasa Indonesia,
> misalnya: mengupdate, keluar??? (tiga "?").
Cocok.
Menurut saya, jalan keluarnya adalah:
* Teruskan penterjemahan software ke bahasa indonesia
* Perbaiki terjemahan yang belum tepat.
Saya sendiri belum berhasil menterjemahkan satu sopwer pun. Salah satu
alasannya ya itu tadi saking maunya ake Ejaan bahasa indonesia yang
baik dan benar, kadang bingung mau diterjemahkan apa, akhirnya stop. Tapi
kalau semua penakut seperti saya, penterjemahan tidak jalan jalan. Saya
sendiri berterima kasih pada yang rela menterjemahkan, walau dengan
resiko, kadang kadang kalau pas bingung atau suntuk, bahasa Indonesianya
tidak benar benar benar (uh, mana yang benar? benar benar betul? betul
betul benar? benar benar benar? betul betul betul?)
Salam
Adi Nugroho
--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
Re: [linux-aktivis] masalah terjemahan
On 4/24/07, Adi Nugroho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Note: Ada sedikit anomali. Beberapa orang bilang, sudah terbiasa dengan bahasa
inggris, dan menurut mereka, komputer berbahasa indonesia justru
membingungkan. Tapi pas buka "help", ternyata sulit mengerti dari situ, dan
kembali ke buku buku komputer yang berbahasa Indonesia, hehehe
Untuk teks yang panjang, seperti di bantuan ("help"), orang lebih
senang menggunakan bahasa Indonesia dibanding bahasa Inggris. Untuk
menu atau deskripsi navigasi ringkas, orang lebih terbiasa menggunakan
bahasa Inggris dibanding padanan bahasa Indonesianya.
Sebenarnya ini juga wajar-wajar saja jika dilihat pola masyarakat kita
pada umumnya: pasang spanduk/poster/judul pakai bahasa Inggris tapi di
penjelasan lebih rinci pakai bahasa Indonesia karena sebenarnya belum
lancar juga berbahasa Inggris.
Sampai di salah satu iklan disebut:
"Order now for only tujuh puluh lima ribu rupiah." (hehehe...)
Yang saya rasakan tidak nyaman dengan beberapa terjemahan adalah
seringkali masih belum benar juga dari sisi bahasa Indonesia,
misalnya: mengupdate, keluar??? (tiga "?").
--
amal
--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
Re: [linux-aktivis] masalah terjemahan
On Monday 23 April 2007 11:48, Andika Triwidada wrote: > Seberapa terpakai sih terjemahan aplikasi Linux ke Bahasa Indonesia? > Apakah sudah ada penelitian/survey/whatever tentang ini? Yang pasti, saya bangga memamerkannya ke teman teman saya. Kalau ditanya, mayoritas akan menjawab, "tidak perlu, karena saya sudah terbiasa dengan bahasa inggris". namun, menurut saya pribadi, bagi para pemula yang baru belajar komputer, tentu akan lebih mudah untuk menggunakan komputer berbahasa indonesia. Note: Ada sedikit anomali. Beberapa orang bilang, sudah terbiasa dengan bahasa inggris, dan menurut mereka, komputer berbahasa indonesia justru membingungkan. Tapi pas buka "help", ternyata sulit mengerti dari situ, dan kembali ke buku buku komputer yang berbahasa Indonesia, hehehe Kalau Pak AT bersedia untuk membantu menterjemahkan, lupakan orang orang yang tidak perlu. Banyak sekali orang lain yang membutuhkan dan sangat bersyukur dengan jasa tersebut. -- Salam, Adi Nugroho PT. iNterNUX - Internet Service Provider Jalan Dr. Sam Ratulangi No. 53J Makassar Tel. +62-411-834690 Fax. +62-411-834691 -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
[linux-aktivis] masalah terjemahan
Seberapa terpakai sih terjemahan aplikasi Linux ke Bahasa Indonesia? Apakah sudah ada penelitian/survey/whatever tentang ini? Koordinasi aktivitas penterjemahan sekarang dimana? Milis? Milis apa? Dokumentasi terpusat tentang aktivitas penterjemahan yang up-to-date dimana? Saya tertarik (lagi) ke penterjemahan setelah memakai (lagi) launchpad.net (Ubuntu). Sayang isinya kurang up-to-date. Di launchpad, terjemahan network-manager-gnome belum ada, jadi saya coba isi. Tapi belakangan ketika saya cek ke Debian Sid, kok sudah diterjemahkan oleh MDAMT & Riza NST? Jadi bingung. Sayang buang waktu sekian jam. -- andika -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

