Re: [sma1bks] Noon Coffee Break : You Pay Peanuts, You Get Monkey!

2013-05-06 Terurut Topik Morry Infra
Tulisan yang baik... terima kasih sharingnya Mbak 'Vita.
So far, kiatnya untuk pegawai saja mudah2an tidak menginspirasi
pengusaha untuk berlaku negatif...

Mudah2an tulisan di bawah tidak menggugah para pengusaha untuk selalu bayar
"peanuts"...
Takutnya mereka (para pengusaha) berprinsip, mending bayar lebih hiring
consultant... namun dapat pegawai "bagus" dengan cukup membayar "peanuts".
Dan takutnya... kita para pegawai.. juga tidak bisa menghargai diri sendiri
dengan asal bisa kerja dengan gaji berapapun... ini yang negatif...
Nanti kalau dah ketangkap korupsi.. langsung nyalahin karena C&B yang
didapat itu "peanuts" sementara kebutuhan jauh lebih besar
Sekali lagi, mudah2an itu tidak terjadi amiin

Salam,
Morry Infra

PS.
Perusahaan pembuatan kuali dari aluminium bekas malah sudah
mempraktekkannya kelewat malah
2013/5/6 Lusiana M. Hevita 

> **
>
>
>  Pertama baca ungkapan ini dari salah satu buku manajemen organisasi,
> saya terkesan sekali. Bukan karena pada masa itu gaji saya kecil (tahun
> 1997 masih bisa hidup sebulan dengan 250.000 rupiah), tapi filosofi di
> balik ungkapan itu (eh, sok tau ya…)
> ** **
> Perhargaan akan disesuaikan dengan apa yang diperoleh. Atau sebaliknya,
> usaha yang dilakukan akan sesuai dengan penghargaan. Ini sudah hukum alam.
> Tapi gimana kalau kita memiliki cara pandang yang berbeda?
> ** **
> Sejak memahami bahwa tidak ada pekerjaan yang REMEH jika kita niatkan baik
> karena pengabdian kita kepada Tuhan, saya selalu merasa (dan harus merasa
> serta mengkondisikan) bahwa saya sedang mengerjakan pekerjaan BESAR.
> Apalagi sebagai makhluk paling sempurna, pekerjaan apa yang terbaik selain
> pekerjaan itu bernilai besar karena dikerjakan oleh makhluk yang sempurna.
> Sejak tahu itu saya tidak pernah menempatkan diri sebagai MONKEY meski
> dibayar dengan PEANUTS atau bahkan tidak dibayar sama sekali…:D
> (hehehemasak sih??? ;)
> ** **
> Saya malah berpikir, banyak sekali orang bekerja dengan ‘bayaran’ peanuts
> tapi mereka tetap semangat seolah akan memperoleh diamonds (dan sebaliknya
> banyak orang bekerja asal-asalan padahal mereka dibayar senilai dengan
> ‘DIAMONDS’ – ini nggak amanah dan nggak bertanggung jawab namanya :p).
> Karena mereka menghargai diri mereka sendiri, siapa yang bisa menghargai
> diri kita selain diri kita sendiri.
>
> Di tempat kerja yang lama saya memiliki rekan kerja yang selalu siap
> dengan performa terbaik, baik dalam penampilan maupun kinerja/sikap. Dia
> selalu datang pagi, mengerjakan banyak pekerjaan, ceria dan memberikan
> senyum,  bahkan tidak lelah dari pagi sampai malam. Saya sering bertanya,
> kenapa dia bertahan dengan sikap seperti itu padahal kami semua sama-sama
> digaji dengan gaji yang ‘biasa’, tapi dia memberikan performa yang luar
> biasa?
> 
> ** **
> Rekan kerja saya itu selalu bilang, bahwa memberikan performa yang terbaik
> adalah merupakan kebutuhan diri dia sendiri dalam rangka memberikan
> penghargaan pada diri sendiri – bukan tuntutan perusahaan/tempat kerja.
> Alhasil, pekerjaan dia pun selalu baik dalam kualitas dan semua orang
> senang bekerja dengannya. Tidak heran dia memiliki jaringan pertemanan yang
> begitu banyak dan hampir semua teman mengenalnya sebagai pribadi yang
> excellent.
> ** **
> Sudah banyak kisah sukses dilakukan oleh pribadi-pribadi seperti ini.
> Mereka bekerja dengan prima tanpa memerhatikan PEANUTS ataukah DIAMONDS
> yang mereka peroleh. Tapi mereka yakin, pekerjaan mereka adalah pekerjaan
> besar dan mimpi-mimpi mereka segera akan menjadi kenyataan di depan sana.*
> ***
> ** **
> Happy Monday!
>
> 
>


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break : Kita dan anak kita

2013-04-23 Terurut Topik Didit Rahardi
 
Kalau saya "hanya" membayangkan bahwa saya, istri saya, anak2 saya, orang tua 
saya, orang2 yang saya kasihi bisa berkumpul kembali di surgaNya kelak...
 
Jadi, usaha saya+istri+anak adalah usaha untuk berkumpul lagi sebagai mana 
Allah mengumpulkan dan menyatukan kita di dunia... kita sama-sama 
berusaha+berdoa dan membayangkan berkumpulnya kita kembali di surgaNya, insya 
Allah... Amiin yaa Allah
 
 
 


From: Lusiana M. Hevita 
To: Jip 92 ; "[email protected]" 
; sma satu  
Sent: Tuesday, April 23, 2013 4:15 PM
Subject: [sma1bks] Noon Coffee Break : Kita dan anak kita

  
Kalau ada yang tanya bagaimana rasanya punya anak, saya suka bingung 
menjawabnya. Sebagai perempuan yang dikarunia anak di usia akhir 30-an, tentu 
itu sebuah anugerah yang besar yang bahkan tidak pernah terpikirkan sebelumnya. 
Maksud saya, memiliki anak setelah menikah di usia di atas 35 tahun tidak 
menjadi target utama saya mengingat begitu banyak orang di usia lebih muda, 
sulit mendapatkan anak.

Tapi itu bukan berarti putus asa. Saya selalu ingat dengan surat Maryam yang 
berisi doa Nabi Ayub yang bahkan di usia senjanya tak putus-putus berdoa 
mengharapkan keturunan sementara istrinya adalah seorang yang mandul. Itu 
sebuah sikap yang dahsyat menurut saya, dan sejak usia makin bertambah saya 
semakin menyukai Doa Nabi Ayub tersebut. Toh jika Allah tidak mengabulkan, Ia 
akan menggantinya dengan hal lain yang lebih baik. Dan bukankah doa bisa 
menjadi simpanan amal kita? Konon kelak, ada seorang hamba di hari pengadilan 
menghadap Allah dengan muka sedih mengingat amal ibadahnya yang sedikit. Tetapi 
Allah kemudian memperlihatkan ‘tabungan’ doanya yang begitu banyak….dan selamat 
lah sang hamba..

Kembali lagi ke persoalan di atas, yang saya dapat katakan bagaimana rasanya 
memiliki anak adalah, ibarat menggantungkan nyawa pada seutas benang yang 
ditiup angin, kadang kencang kadang lembut. Ya, jiwa ibu dan anak adalah 
menyatu, sehingga apapun yang terjadi pada anak, ia akan terus mengawasi dengan 
mata terjaga. Makanya tidak heran jika banyak pemberitaan yang memperlihatkan 
betapa jiwa seorang ibu akan selalu melindungi anaknya, apapun yang terjadi, 
bahkan nyawa taruhannya.

Anak saya baru 1 tahun kemarin. Saya sudah mulai merasakan ‘nyawa tergantung 
pada seutas benang’, tapi tentunya kita juga diingatkan, secinta apapun seorang 
ibu pada anaknya, masih besar cinta Tuhan buat hamba-Nya. Jadi, saya berusaha 
untuk tetap menjaga logika dan rasa agar seimbang dan bahwa akan ada selalu Zat 
Maha Penjaga tanpa sedikit pun tertidur. Kehadiran anak selain sebuah anugrah, 
juga ujian. Saya teringat perkataan ustadzah suatu hari ketika menceritakan 
anak-anak yang sangat disayanginya, “setiap kali melihat mereka yang begitu 
menyenangkan, saya juga membayangkan bahwa mereka kelak bisa jadi musuh besar 
kita – mungkin kita akan berbantah-bantahan saat pengadilan Allah…karena pada 
hari itu, manusia akan sekuat tenaga berupaya mencari keselamatan….”

“kenapa kamu tidak shalat?”
“ibu saya tidak mengajarkan saya shalat!”
“SUDAH, saya SUDAH mengajarkannya wahai Tuhanku…berulang kali”
“Tapi Ibu tidak mencontohkan!”
dst..dst…

Menjelang tidur, biasanya saya usap kepala Falika sambil berdoa, semoga kelak 
kami bisa saling menolong….

Have a nice day!


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break :

2013-04-12 Terurut Topik Morry Infra
He...he.e.e.e.
Sudah bukan rahasia lagi...

Waktu muda ... punya waktu dan tenaga... tapi gak punya duit... cuma
bisa minta ortu...
Waktu masa kerja punya tenaga dan uang... tapi gak punya waktu...
abis digadaikan untuk perusahaan/instansi tempat bekerja...
Dan pada masa tua punya banyak waktu dan mungkin punya uang
cukup... tapi gak punya cukup tenaga untuk ngisi waktu dan menggunakan
uang...
He...he.e..e.e.

So, pinter2 atur waktu...
Kapan harus mulain pensiun... sehingga saat pensiun... tetep sehat,
bertenaga... punya banyak waktu, punya uang dan berkontribusi besar
kepada sesama...

Salam,
Morry Infra

On 4/12/13, Lusiana M. Hevita  wrote:
> Apa yang paling sulit dimiliki orang sekarang ini?
>
> Waktu. Paling sulit punya waktu, padahal dari dulu waktu
> tidak pernah berubah. Tetap 24 jam sehari semalam. Tetap 60 menit dalam 1
> jam
> dan 60 detik dalam 1 menit. Apa perlu dilakukan perubahan? Misalnya jadi 90
> menit untuk 1 jam dan sehari jadi 36 jam? Nggak kebayang….:D
>
> Tapi apa sih maksud dari nggak ada waktu, nggak sempat,
> nggak keburu dll itu? Menurut saya itu berhubungan dengan prioritas. Nggak
> ada
> waktu karena memang kita tidak memprioritaskannya. Nggak sempat karena kita
> lebih condong melakukan yang lain, dan nggak keburu karena kita hal
> tersebut
> tidak sedang kita kejar. Kita sedang mengejar yang lain, memprioritaskan
> yang
> lain.
>
> Kalaupun bukan karena hal yang lain, alasan tidak ada waktu,
> atau tidak sempat atau tidak keburu juga disebabkan karena dampak langsung
> dari
> prioritas utama. Misalnya, kita tidak sempat makan pagi karena kita harus
> segera berangkat ke kantor dan bekerja merupakan prioritas.
>
> Dulu saya pikir, kalau kita punya mobil super cepat, kita
> bisa menyelesaikan banyak hal karena mobil super cepat itu membuat kita
> sangat mobile. Namun ternyata pikiran saya itu
> tidak sepenuhnya benar. Boro-boro bisa melaju cepat, sekedar tidak kejebak
> macet saja udah untung. Punya mobil super cepat tidak lantas membuat kita
> mobile di kota Jakarta ini.
>
> Lalu bagaimana persoalan waktu ini?
> Akhirnya, meski bukan satu-satunya cara, menyusun kembali
> prioritas adalah sangat diperlukan. Apa pedomannya? Kalau sudah begini saya
> selalu teringat perkataan Nabi mengenai waktu, intinya, kita diminta untuk
> membagi waktu dengan seimbang. Untuk diri sendiri, keluarga, orang-orang di
> sekitar kita dan juga untuk Tuhan. Coba deh, berapa prosentase masing-masing
> ya?
> Hiks, bisa jadi kita tercengang-cengang dengan hitungan hasil akhirnya….
>
> Saya juga sedang menyusun kembali prioritas, membuat to do
> list harian dan.. menjadi time keeper untuk diri sendiri. Berusaha
> mengawali
> pagi sendini mungkin, sampai kantor tepat waktu (lewat-lewat dikit gpp kali
> yee
> :D), pulang tepat waktu (penting nih) sehingga berharap banyak hal dapat
> dilakukan (termasuk menyempatan diri mengantar kue pesanan ke rumah teman
> berharap bisa menjalin silaturahmi atau ke pasar ketemu sama tukang-tukang
> sayur…hehe).
>
> so, apa saja prioritas dalam hidup anda?
>
> Have a lovely weekend with your lovely family guys… and
> happy weekend!




--
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [email protected]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[email protected]! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
[email protected] 
[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/



Re: [sma1bks] Noon Coffee Break : Foto narsis

2013-04-05 Terurut Topik Erwin
Untungnya gw masih jauh tuh dr 40 jd boleh dong narsesss

♡"̮ώκώκώκώκ"̮♡ 



.~®~.

-Original Message-
From: "Lusiana M. Hevita" 
Sender: [email protected]
Date: Fri, 5 Apr 2013 00:28:09 
To: Jip 92; sma satu; 
[email protected]
Reply-To: [email protected]
Subject: [sma1bks] Noon Coffee Break : Foto narsis

Apakah anda masih butuh berfoto narsis untuk menunjukkan
eksistensi diri? Hehehee.. jangan marah dulu, yang saya maksud foto narsis ini
adalah foto dengan gaya berlebihan dan sok dimanis-manisin atau sok
dijelek-jelekin or sok dilucu-lucuin, alias nggak alami dan bikin yang liat
pengen nyambit….uuups!
 
Kalau banyak berteman dengan ABG baik di FB maupun media
lain (eh apa ya media yang lain ini), pasti deh ga asing dengan foto dengan
kriteria tersebut. Beberapa teman usia belia yang jadi kontak BB saya juga
DP-nya foto seperti itu, dan hebohnya selalu ganti DP tiap 10 menit, walah!
 
Sebagai orang yang hampir memasuki usia kepala 4, lama-lama
suka risih kalau melihat teman sebaya (atau lebih tua dari saya..hehe) berfoto
pose lebay. Kalau masih usia ABG sih masih dimaklumi, tapi ini kan udah 40an
gitu loh, masak sih nggak mau kalaah dalam berpose? :p Maaf lho tidak bermaksud
menyinggung siapapun, sweaaar!
 
Etapi, adalah hak setiap orang mau berpose gimana dalam
berfoto ya, saya aja mungkin yang rada usil komentar – padahal ada juga
foto-foto saya yang lebay *tutupmuka* Tapi ini juga hanya sekedar
unek-unek siapa tau ada yang punya unek-unek serupa..hehe ga penting ya.
 
Ya daripada liat foto-foto lebay seperti itu mendingan liat
foto-foto cute hewan liar maupun peliharaan 
(http://www.facebook.com/AmazingGodsCreature/photos_stream). Wajah mereka lebih 
polos, innocence
dan membuat kita jadi suka malu sendiri sebagai makhluk yang katanya paling
tinggi derajadnya….
 
 
Happy Friday!


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break : ada di zona mana anda?

2013-03-19 Terurut Topik Morry Infra
Tanya dan diskusi sejenak...

Kalau orang dengan gaji 400 juta rupiah sebulan, kerja kantoran mostly di
depan komputer, *tanpa anak buah tapi banyak boss*, 8 jam kerja per hari
dengan libur akhir pekan plus kadang2 ditelpon di luar jam kantor.
Udah berada di Zona mana orang itu?
So far.. orang2 yang begituan... tetep aja terus pindah2... dan kalau
ngobrol senengnya complaint... he..e.e.e.

Salam,
Morry Infra

2013/3/20 Lusiana M. Hevita 

> **
>
>
>  Sedang berada di zona yang mana anda sekarang?
> ** **
> Saya sendiri merasa sedang berada di zona yang tidak nyaman. Banyak sekali
> perubahan yang harus disikapi dan juga dikerjakan. Saya harus menyesuaikan
> diri dengan banyak hal, dan dari banyak hal itu tidak semuanya
> menyenangkan. Rasanya pengin lari, kembali ke masa dimana kita begitu damai
> sejahtera.
> ** **
> Ya, perubahan selalu dekat pada hal yang tidak menyenangkan – pada
> awalnya. Tapi sampai berapa lama kita bisa kembali merasa damai dan
> sejahtera?
> ** **
> Dua tahun lalu saya adalah kepala Perpustakaan Fakultas dengan 30 (hanya 2
> yang perempuan) orang anak buah yang sudah saya kenal sejak 13 tahun yang
> lalu. Orang-orang yang telah begitu saya kenali senyumannya, kemarahannya,
> atau bahkan diamnya. Orang-orang yang bersama mereka saya merasa berada di
> rumah sendiri.
> ** **
> Tapi kini saya adalah seorang staf, dengan rekan kerja sebanyak 63 orang…
> oke, saya masih membawahi anak buah, 3 orang saja yang semuanya perempuan
> yang senyum, kemarahan atau diamnya sama sekali belum saya kenali. Lalu,
> pekerjaan saya begitu banyak. Saya harus mengkoordinir kegiatan
> kesekretariatan, diberi tugas juga menangani kegiatan Perencanaan dan
> Pengembangan, plus mengelola SDM DN pengelolaan keuangan internal.
> Pfuiih, kepala saya berdenyut-denyut setiap hari.
> ** **
> Pada waktu yang sama, saya adalah ibu dari anak perempuan berusia 11 bulan
> yang tiap hari ke kantor dan menempuh jarak 40KM plus kemacetan yang kadang
> irasional. Dunia saya seperti terbalik karena saya sampai pada suatu titik
> kewalahan atas semuanya. 
> ** **
> Dan hari itu, dalam perjalanan pulang ke rumah, saat kepenatan datang,
> sisi diri saya yang lain berkata menghibur, “sabaar, segala sesuatu yang
> kamu hadapi adalah proses belajar. Semakin banyak yang kamu kerjakan
> berarti semakin banyak yang kamu pelajari kan?”
> ** **
> Saya tertegun sendiri, menatap keluar jendela, pada titik-titik air akibat
> hujan gerimis sore itu… Hei, bukankah dul sekali saya pernah bilang
> bahwa saya ingin belajar banyak hal selagi saya masih memiliki kemampuan?*
> ***
> ** **
> Kesekretariatan, SDM, Renbang, Keuangan plus segala hal yang berputar di
> sana…..
> ** **
> “Pengelolaan SDM itu menarik….” Ferry, teman lama yang sering mengajak
> kongkow di gerai kopi yang pintunya sebelahan dengan kantor saya, banyak
> berbagi cerita tentang training-training SDM yang ia kelola di usaha
> konsultasinya. Ferry begitu antusias dan berbagi banyak cerita menarik.***
> *
> Seorang dosen yang juga trainer ngetop memberikan komentar saat tahu saya
> menangani Renbang, “banyak yang bisa dilakukan di sana Bu Vita, jauh lebih
> banyak daripada saat bu Vita masih di Fakultas”
> ** **
> Ya, saya tahu semua itu. Tapi saya tetap harus berdamai dengan zona tidak
> nyaman ini dan berdamai juga dengan diri sendiri, itu yang paling penting.
> 
> ** **
> Beberapa waktu lalu ada kesempatan untuk menyelenggarakan training
> pengembangan SDM, saya sebagai PIC kegiatan itu cuma bisa ‘ngaca’ saat
> ditanya, tema apa yang akan disampaikan dalam 3 hari itu?
> ** **
> ‘CHANGE IN ME!’ tema itu harus ada, bukan sekadar untuk teman-teman staf
> yang lain, tapi lebih untuk diri saya sendiri….:D
> ** **
> ** **
> Have a nice Wednesday guys!
> ** **
> ** **
> ~ygmasihberusahauntukterusberdamaidengandirisendiri
>
> 
>


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: Prosiding $100

2008-11-26 Terurut Topik kurniawan iswanto
kalo mau googling sedikit dapet deh alamat
http://www.beacukai.go.id/peraturan ada, nomor telpon ada.
seperti nasihat kepala kantor "jika rasa peduli timbul, maka kita akan
berusaha mencari tau"


2008/11/26 Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>

>PROSIDING $100
>
>
> "Prosiding ketahan di bea cukai," cetus teman saya,"Aku sama Ibu (bos)
> sampe nggak bisa tidur mikirin gimana cara ngeluarinnya…." secara tinggal
> menghitung hari.
>
> Sekali lagi masalah menimpa. Luar biasa deh gawean kali ini, ada saja
> hal-hal yang bisa bikin sport jantung. Kemarin masalah itu, kemudian yang
> satunya lagi, lalu sekarang di hari H minus enam kok ya masih ada aja
> masalah serius.
>
>
>
> Dalam rangka menjadi tuan rumah yang baik, dan memegang kepercayaan sebagai
> local arrangements, tentu berusaha bekerja seprofesional mungkin dong. Para
> steering committee (SC) kegiatan ini orang-orang hebat, dari berbagai
> belahan dunia, dan orang-orang terbaik di bidangnya. Lagi pula demi
> menunjukkan bahwa kami, BANGSA INDONESIA, juga memiliki sikap, perilaku dan
> kemampuan yang tak kalah dengan orang dari negara maju, segala hal
> diantisipasi dan diminimalisir semampu dan seserius kami bisa. Tapi, kok ya
> ndilalah ada saja.
>
>
>
> Prosiding adalah salah satu barang paling penting bagi kegiatan konferensi
> yang akan dibagikan ke para peserta di hari pertama. Sebuah penerbit Jerman
> (yang logonya kepala kuda, kayak kuda catur – Springer ) telah menjadi
> rekanan (sponsor) selama bertahun-tahun untuk menerbitkan prosiding kegiatan
> ini. Kalau dijual harga per eksemplarnya tak tanggung-tanggung. 100 dolar!
> Maklum saja, kumpulan paper hasil penelitian terbaru di bidang komputer,
> informasi dan perpustakaan. Penulis yang papernya masuk di situ, langsung
> punya gengsi Internasional.  Wuiiih….
>
>
>
> "Tenang saja, Bu. Biar nanti saya yang ngurus…" tiba-tiba seorang Bapak
> yang juga bos salah satu penerbitan dan vendor buku di Indonesia mengajukan
> diri membantu begitu tahu ada masalah itu, "saya biasa ngadepin kayak
> ginian… mudah-mudahan sore ini bisa beres…" Wadyuh, serasa bertemu oase
> setelah berhari-hari terlunta di padang pasir, atau ketemu unta pembawa
> perbekalan sebulan yang berhari-hari hilang  :-D
>
>
>
> Konon masalahnya adalah, prosiding yang langsung dikirim dari Jerman itu
> bobotnya lebih dari 100 kilogram (110 kg). Peraturannya, lebih dari 100 kg
> harus dilengkapi dengan surat ijin impor. Nah perusahaan jasa pengirimannya
> tidak punya ijin impor (kok bisa sih??). So barang tertahan sejak beberapa
> waktu yang lalu. Dan contact person di Bali pun lengah ketika dikonfirm
> masalah barang ini. Jadilah tu prosiding terkatung-katung. Yah, kira-kira
> begitu lah ceritanya. Ketahuan banget ya panitianya nggak pengalaman,
> hehehe… mana tahu kalau bobot tu barang lebih dari 100 kg, dan mana tahu
> soal peraturan itu. Kalau tahu gitu kan prosiding dipecah jadi dua bagian,
> jadi nggak nyampe melebihi 100 kg. Bahkan kami dengan lugunya bilang,
> gimana kalau kita ngambil 100 kg aja, sisanya yang 10 kg ditinggal di bea
> cukai aja gapapa deh. Eh, ternyata nggak bisa :-)
>
>
>
> "Sepertinya, kalian ada masalah dengan prosiding?" tanya SC Chair, Mr Peng
> via telpon dari Singapura. Pertanyaannya merupakan teguran halus, dan diduga
> Springer mengontak beliau.
>
> "Sedang kami urus, tak perlu kuatir sebentar lagi beres…" sambil
> harap-harap cemas tentunya. Soal urusan ngeless orang Indonesia kan emang
> jagonya hehehe. Sampai menjelang sore, belum ada juga kabar dari bea cukai.
> Tapi ada titik terang setelah dijelaskan barang tersebut untuk keperluan
> seminar dan tidak untuk komersial.
>
>
> "Akhirnya, tu prosiding bisa keluar dan sekarang udah dikirim ke
> Denpasar…." SMS teman saya semalam. Wuah legaaa, akhirnya….
>
>
> Pelajaran yang bisa diambil:
>
>1. Jangan sampai tidak tahu bobot barang kiriman orang ke kita kalau
>nggak mau kena masalah di bea cukai…*aneh juga ;-p
>2. Perlu tahu peraturan pengiriman dan penerimaan barang di bea cukai
>*cari tau dimana yak?*
>3. Saat-saat genting dan panik biasanya selalu ada orang-orang baik dan
>tulus yang bersedia membantu, yang penting jangan lupa terus berdoa :-)
>
>
>
> Have a nice day!
>
>  
>



-- 
Kurniawan


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: Spirit of the day...

2008-11-10 Terurut Topik kurniawan iswanto
masalahnya sudah meminta belum, trus yg diterima dilepasin gak? *halah apaan
seh*

2008/11/10 Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>

>   Aku meminta kepada Allah, setangkai bunga segar
> Tapi Allah memberi kaktus berduri...
>
> Aku meminta kepada Allah, binatang mungil cantik
> Tapi Allah memberi ulat berbulu...
>
> Aku sedih, protes dan kecewa
> betapa tidak adilnya Allah
>
> Namun kemudian
> Kaktus itu berbunga indah
> ulat itu pun tumbuh menjadi kupu-kupu yang cantik
>
> Itulah jalan Allah
> Indah pada waktunya
> Allah tidak memberi apa yang kita harapkan
> tapi, Allah memberi apa yang kita perlukan
> Kadang kita sedih, kecewa dan terluka
> tapi, jauh di atas segalanya, Allah sedang merajut yang terbaik untuk
> kehidupan manusia
>
>
> Have a nice Monday!
>
>
> sumber: anonim
>
>  
>



-- 
Kurniawan


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: The Power of Web

2008-11-07 Terurut Topik komarudin ibnu mikam
Setujuh Vita.
Dunia virtual jadi sarana ampuh. Dengan jitu dimanfaatkan sebagai
infrastruktur kampanye.
..[?][?]kalo kita pake buat kampanye CALON BUPATI BEKASI INDEPENDEN ada
yang mau bantu gak ya?
[?]

2008/11/7 Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>

> Dibalik kesuksesan Obama, ada dua orang yang berperan besar. Ahli
> strategi dan manajer kampanye. Selain itu, disebut-sebut juga seorang bocah
> imut, Chris Hughes (24) yang masih duduk di bangku Universitas Harvard.
> Hughes menangani kampanye web Obama. Ia bersama timnya menggunakan situs
> jejaring social macam facebook, myspace, Twitter dan Plurk, menyebarkan
> pesan-pesan ampuh. Dari sini juga dana kampanye Obama terkumpul dalam jumlah
> yang sangat fantastik.
>
>
>
> Kekuatan dunia Web memang tak terbantahkan. Pusing rasanya memikirkan,
> inovasi apa lagi dua, tiga bahkan lima tahun ke depan setelah situs-situs
> jejaring sosial marak dalam berbagai bentuk, asal dan cara kerjanya. Ide apa
> lagi ya yang keluar, kayaknya udah habis deh…hehehe *nyadar betapa minimnya
> kreatifitas otak ini* :D. Ukuran-ukuran yang ditetapkan dan dirumuskan orang
> di dunia nyata jadi basi rasanya. Web kini jadi semacam 'dewa'. Bersamanya,
> apa yang tidak mungkin menjadi mungkin, apa yang tidak bisa menjadi bisa.
>
>
>
> Gara-gara Web, tim SDM perusahaan bisa memutuskan untuk
> mempekerjaan/merekrut seseorang atau tidak. Web juga, bahkan, yang bisa
> menggerakan orang untuk berubah: cara kerja, cara berpikir, memaknai sesuai,
> merasai sesuatu… 'Gara-gara' Web juga institusi tempat saya bekerja
> 'kebakaran jenggot' karena kalah dalam 'persaiangan' Webometric. Namanya
> tidak masuk dalam "Ranking Web of World Universities". 100 besar tingkat
> Asia saja tidak…hehehe. (sabar ya Pak Rektor :p, nanti kita kejar
> ketinggalan itu :)
>
>
>
> So guys… ingin sukses? Mungkin dunia web perlu juga dilirik, kali-kali aja
> ada peluang mengikuti sukses Obama…
>
>
>
> Have a nice weekend!
>
> 
>



-- 
Komarudin Ibnu Mikam
WTS - Writer Trainer Speaker
komarmikam.multiply.com
0818721014
karya-karya ;
sekuntum cinta untuk istriku (GIP)
prahara buddenovsky (GIP)
dinda izinkan aku melamarmu (KBP)
sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat)
nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat)
merit yuk! (qultum media)
rahasia dan keutamaan jumat (qultum media)
<><<32B.gif>>

RE: [sma1bks] Noon Coffee Break: Guruku Tersayang

2008-10-28 Terurut Topik vanda.vandhana
Saya pikir SDN bekasi timur 1. he..he.he..

 

Ada juga pajkIdat (almarhum), pak Oka, kalau bu Zun fisika terkenal dengan
kalimat 'ya ngga..?'  He..he..he..

 

with best regards 
Vanda 

  _  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Morry Infra
Sent: Wednesday, 29 October, 2008 10:55 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: Guruku Tersayang

 

Saya di Selatan

Bukan dari Bekasi Timur...

 

Kan saya tinggal di Perum 2 , Kayuringin Jaya...

Dulu namanya SDN Trijaya 2... sekarang dah Jadi SDN Kayuringin Jaya XXIII
(bener gak yach)...he..e.e.

 

SMP juga di SMP-1...

Bu Ida, Bu Uning, Bu Zun, Pak Karmawan, Pak Rosyidin banyak dech guru
favorit...

Saking favoritnya... ampe lupa sama nama2nya...he..e.ee..

 

Salam,

Morry Infra / Fis 2 '93

+966-533214840

2008/10/29 mailto:[EMAIL PROTECTED]>
almega.co.id>

Morry SDN 1 juga yah..

 

with best regards 
Vanda 

  _  

From: [EMAIL PROTECTED] <mailto:[email protected]> .com
[mailto:[EMAIL PROTECTED] <mailto:[email protected]> .com] On Behalf
Of Morry Infra
Sent: Tuesday, 28 October, 2008 5:19 PM
To: [EMAIL PROTECTED] <mailto:[email protected]> .com
Subject: Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: Guruku Tersayang

 

Wah enak juga nich Mbak Vita sejak SD udah ada guru per-pelajaran...

Waktu saya SD dulu... SD Negeri di Bekasi... 1 SD,  wali kelas sekaligus
guru semua mata pelajaran selain Olahraga dan Agama.he..he.e.e.

Baru dapat guru per mata pelajaran ya di SMP.

 

Soal Bu Heni

Wah saya awal datang ke Bandung, anak2 '89 yang kebetulan tetangga kost
saya... juga ngomongnya juga Bu Heni.he...he..e.e..

 

Bang Tiar, terima kasih lagunya...

Itu lagu anak saya waktu TK... ternyata yang dia nyanyiin selama ini salah
toch.he.e..e..e

 

Salam,

Morry Infra

+966-533214840

On Tue, Oct 28, 2008 at 11:30 AM, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> com> wrote:

GURUKU TERSAYANG

 

Punya guru favorit? Guru waktu SD, SMP atau SMA? Siapa gerangan kah beliau? 

 

Dulu pernah ada voting di milis SMA, pemenang guru favoritnya adalah Bu
Heni. Beliau guru matematika, hebat euy. ada guru matematika jadi favorit.
Mengapa jadi favorit? Karena Bu Heni ini enak kalau ngajar (kayaknya
matematik jadi lebih gampang deh), nggak galak, cantik, dan paling hobi
menyemangati dan memotivasi murid-muridnya. Bersyukur kelas saya dulu sempat
diajar beliau, jadi begitu nama bu Heni disebut-sebut dalam bursa guru
favorit, langsung kebayang gimana saat dulu dia mengajar.

 

Waktu SMP guru favorit saya guru matematika juga. Pak Handono namanya.
Belajar matematika jadi menarik, seru, karena beliau juga hobi bercerita.
Macam-macam ceritanya. Saking suka bercerita, saya sampai nggak terlalu
inget sebenarnya kalau dia ini guru matematika atau apa :D. Gara-gara kedua
guru matematik yang seru ini, pelajaran matematika bukan lagi momok yang
menakutkan (meski nilai matematik saya tetep standar-standar saja.hehehe).

 

Waktu SD, guru favorit saya adalah guru IPS dan guru IPA. Dua-duanya
laki-laki, dan sama-sama menyenangkan. Mereka bagai seorang Bapak di
sekolah. Tidak pernah marah, cuma menasehati. Kalau pun marah, marahnya
nggak beneran. Guru IPS saya ini (yang pernah jadi wali kelas waktu kelas
2?) juga senang bercerita. Semua disampaikan dengan cara seperti mendongeng.
Soal sejarah Indonesia sampai ASEAN. Dari peta buta sampai menghapal
singkatan. Dari dia kami belajar mengenal nama-nama negara, dan
tempat-tempat bersejarah di dunia.

 

Guru IPS ini juga yang sempat memboncengkan saya di sepeda onthelnya.
Menempuh jarak belasan kilometer, ke arena pertandingan PORSENI tingkat SD.
Beruntung kami menang, pulang membawa piala dan bahagia rasanya melihat
beliau bangga.

 

Guru IPA beda lagi. Ia memperlakukan kami tidak seperti anak-anak (padahal
anak SD), jadi kami merasa dihargai. Orangnya serius, tapi santai. Jarang
becanda, tapi tidak pernah membuat kami suntuk. Nggak tau tuh gimana
caranya. Pendekatan personalnya bagus, semua murid jadi merasa istimewa.
Kendaraan beliau bukan sepeda onthel, melainkan sekuter. Saat kami mengikuti
lomba cerdas cermat tingkat propinsi, beliau salah satu guru yang mengantar
ke lokasi lomba menempuh jarak puluhan kilometer. Sayangnya kalah. Habis
'jagoan'nya mabok, masuk angin sih.:p Meski kalah kami ditraktir,
makan-makan di restoran. Tak tersirat sedikitpun kekecewaan dari wajah
beliau  (beliau ini satu-satuya guru yang menggembleng kami mati-matian
mempersiapkan lomba), padahal kami (yang waktu itu bertiga) sedih banget
rasanya. Hiks...

 

Hmm, begitu denger lagu "Guruku tersayang" - yang pernah mengiringi episode
Laskar Pelangi di Kick Andy (yang menghadirkan Bu Muslimah), rasanya memang
tidak berlebihan puja dan pujian itu.

 

 ***

Pagiku cerahku

Matahari bersinar

Kugendong tas merahku

Di pundak.

 

Slamat pagi semua

Kunantikan dirimu

Di depan

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: Guruku Tersayang

2008-10-28 Terurut Topik Morry Infra
Saya di Selatan
Bukan dari Bekasi Timur...

Kan saya tinggal di Perum 2 , Kayuringin Jaya...
Dulu namanya SDN Trijaya 2... sekarang dah Jadi SDN Kayuringin Jaya XXIII
(bener gak yach)...he..e.e.

SMP juga di SMP-1...
Bu Ida, Bu Uning, Bu Zun, Pak Karmawan, Pak Rosyidin banyak dech guru
favorit...
Saking favoritnya... ampe lupa sama nama2nya...he..e.ee..

Salam,
Morry Infra / Fis 2 '93
+966-533214840

2008/10/29 <[EMAIL PROTECTED]>

>Morry SDN 1 juga yah….
>
>
>
> with best regards
> Vanda
>  --
>
> *From:* [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] *On
> Behalf Of *Morry Infra
> *Sent:* Tuesday, 28 October, 2008 5:19 PM
> *To:* [email protected]
> *Subject:* Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: Guruku Tersayang
>
>
>
> Wah enak juga nich Mbak Vita sejak SD udah ada guru per-pelajaran...
>
> Waktu saya SD dulu... SD Negeri di Bekasi... 1 SD,  wali kelas sekaligus
> guru semua mata pelajaran selain Olahraga dan Agama.he..he.e.e.
>
> Baru dapat guru per mata pelajaran ya di SMP.
>
>
>
> Soal Bu Heni
>
> Wah saya awal datang ke Bandung, anak2 '89 yang kebetulan tetangga kost
> saya... juga ngomongnya juga Bu Heni.he...he..e.e..
>
>
>
> Bang Tiar, terima kasih lagunya...
>
> Itu lagu anak saya waktu TK... ternyata yang dia nyanyiin selama ini salah
> toch.he.e..e..e
>
>
>
> Salam,
>
> Morry Infra
>
> +966-533214840
>
> On Tue, Oct 28, 2008 at 11:30 AM, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
>
> GURUKU TERSAYANG
>
>
>
> Punya guru favorit? Guru waktu SD, SMP atau SMA? Siapa gerangan kah beliau?
>
>
>
>
> Dulu pernah ada voting di milis SMA, pemenang guru favoritnya adalah Bu
> Heni. Beliau guru matematika, hebat euy… ada guru matematika jadi favorit.
> Mengapa jadi favorit? Karena Bu Heni ini enak kalau ngajar (kayaknya
> matematik jadi lebih gampang deh), nggak galak, cantik, dan paling hobi
> menyemangati dan memotivasi murid-muridnya. Bersyukur kelas saya dulu sempat
> diajar beliau, jadi begitu nama bu Heni disebut-sebut dalam bursa guru
> favorit, langsung kebayang gimana saat dulu dia mengajar…
>
>
>
> Waktu SMP guru favorit saya guru matematika juga. Pak Handono namanya.
> Belajar matematika jadi menarik, seru, karena beliau juga hobi bercerita.
> Macam-macam ceritanya. Saking suka bercerita, saya sampai nggak terlalu
> inget sebenarnya kalau dia ini guru matematika atau apa :D. Gara-gara kedua
> guru matematik yang seru ini, pelajaran matematika bukan lagi momok yang
> menakutkan (meski nilai matematik saya tetep standar-standar saja…hehehe).
>
>
>
> Waktu SD, guru favorit saya adalah guru IPS dan guru IPA. Dua-duanya
> laki-laki, dan sama-sama menyenangkan. Mereka bagai seorang Bapak di
> sekolah. Tidak pernah marah, cuma menasehati. Kalau pun marah, marahnya
> nggak beneran. Guru IPS saya ini (yang pernah jadi wali kelas waktu kelas
> 2?) juga senang bercerita. Semua disampaikan dengan cara seperti mendongeng.
> Soal sejarah Indonesia sampai ASEAN. Dari peta buta sampai menghapal
> singkatan. Dari dia kami belajar mengenal nama-nama negara, dan
> tempat-tempat bersejarah di dunia.
>
>
>
> Guru IPS ini juga yang sempat memboncengkan saya di sepeda onthelnya.
> Menempuh jarak belasan kilometer, ke arena pertandingan PORSENI tingkat SD.
> Beruntung kami menang, pulang membawa piala dan bahagia rasanya melihat
> beliau bangga.
>
>
>
> Guru IPA beda lagi. Ia memperlakukan kami tidak seperti anak-anak (padahal
> anak SD), jadi kami merasa dihargai. Orangnya serius, tapi santai. Jarang
> becanda, tapi tidak pernah membuat kami suntuk. Nggak tau tuh gimana
> caranya. Pendekatan personalnya bagus, semua murid jadi merasa istimewa.
> Kendaraan beliau bukan sepeda onthel, melainkan sekuter. Saat kami mengikuti
> lomba cerdas cermat tingkat propinsi, beliau salah satu guru yang mengantar
> ke lokasi lomba menempuh jarak puluhan kilometer. Sayangnya kalah. Habis
> 'jagoan'nya mabok, masuk angin sih…:p Meski kalah kami ditraktir,
> makan-makan di restoran. Tak tersirat sedikitpun kekecewaan dari wajah
> beliau  (beliau ini satu-satuya guru yang menggembleng kami mati-matian
> mempersiapkan lomba), padahal kami (yang waktu itu bertiga) sedih banget
> rasanya. Hiks...
>
>
>
> Hmm, begitu denger lagu "Guruku tersayang" – yang pernah mengiringi episode
> Laskar Pelangi di Kick Andy (yang menghadirkan Bu Muslimah), rasanya memang
> tidak berlebihan puja dan pujian itu.
>
>
>
>  ***
>
> Pagiku cerahku
>
> Matahari bersinar
>
> Kugendong tas merahku
>
> Di pundak…
>
>
>
> Slamat pagi semua
>
> Kunantikan dirimu
>
>

RE: [sma1bks] Noon Coffee Break: Guruku Tersayang

2008-10-28 Terurut Topik vanda.vandhana
Morry SDN 1 juga yah..

 

with best regards 
Vanda 

  _  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Morry Infra
Sent: Tuesday, 28 October, 2008 5:19 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: Guruku Tersayang

 

Wah enak juga nich Mbak Vita sejak SD udah ada guru per-pelajaran...

Waktu saya SD dulu... SD Negeri di Bekasi... 1 SD,  wali kelas sekaligus
guru semua mata pelajaran selain Olahraga dan Agama.he..he.e.e.

Baru dapat guru per mata pelajaran ya di SMP.

 

Soal Bu Heni

Wah saya awal datang ke Bandung, anak2 '89 yang kebetulan tetangga kost
saya... juga ngomongnya juga Bu Heni.he...he..e.e..

 

Bang Tiar, terima kasih lagunya...

Itu lagu anak saya waktu TK... ternyata yang dia nyanyiin selama ini salah
toch.he.e..e..e

 

Salam,

Morry Infra

+966-533214840

On Tue, Oct 28, 2008 at 11:30 AM, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> com> wrote:

GURUKU TERSAYANG

 

Punya guru favorit? Guru waktu SD, SMP atau SMA? Siapa gerangan kah beliau? 

 

Dulu pernah ada voting di milis SMA, pemenang guru favoritnya adalah Bu
Heni. Beliau guru matematika, hebat euy. ada guru matematika jadi favorit.
Mengapa jadi favorit? Karena Bu Heni ini enak kalau ngajar (kayaknya
matematik jadi lebih gampang deh), nggak galak, cantik, dan paling hobi
menyemangati dan memotivasi murid-muridnya. Bersyukur kelas saya dulu sempat
diajar beliau, jadi begitu nama bu Heni disebut-sebut dalam bursa guru
favorit, langsung kebayang gimana saat dulu dia mengajar.

 

Waktu SMP guru favorit saya guru matematika juga. Pak Handono namanya.
Belajar matematika jadi menarik, seru, karena beliau juga hobi bercerita.
Macam-macam ceritanya. Saking suka bercerita, saya sampai nggak terlalu
inget sebenarnya kalau dia ini guru matematika atau apa :D. Gara-gara kedua
guru matematik yang seru ini, pelajaran matematika bukan lagi momok yang
menakutkan (meski nilai matematik saya tetep standar-standar saja.hehehe).

 

Waktu SD, guru favorit saya adalah guru IPS dan guru IPA. Dua-duanya
laki-laki, dan sama-sama menyenangkan. Mereka bagai seorang Bapak di
sekolah. Tidak pernah marah, cuma menasehati. Kalau pun marah, marahnya
nggak beneran. Guru IPS saya ini (yang pernah jadi wali kelas waktu kelas
2?) juga senang bercerita. Semua disampaikan dengan cara seperti mendongeng.
Soal sejarah Indonesia sampai ASEAN. Dari peta buta sampai menghapal
singkatan. Dari dia kami belajar mengenal nama-nama negara, dan
tempat-tempat bersejarah di dunia.

 

Guru IPS ini juga yang sempat memboncengkan saya di sepeda onthelnya.
Menempuh jarak belasan kilometer, ke arena pertandingan PORSENI tingkat SD.
Beruntung kami menang, pulang membawa piala dan bahagia rasanya melihat
beliau bangga.

 

Guru IPA beda lagi. Ia memperlakukan kami tidak seperti anak-anak (padahal
anak SD), jadi kami merasa dihargai. Orangnya serius, tapi santai. Jarang
becanda, tapi tidak pernah membuat kami suntuk. Nggak tau tuh gimana
caranya. Pendekatan personalnya bagus, semua murid jadi merasa istimewa.
Kendaraan beliau bukan sepeda onthel, melainkan sekuter. Saat kami mengikuti
lomba cerdas cermat tingkat propinsi, beliau salah satu guru yang mengantar
ke lokasi lomba menempuh jarak puluhan kilometer. Sayangnya kalah. Habis
'jagoan'nya mabok, masuk angin sih.:p Meski kalah kami ditraktir,
makan-makan di restoran. Tak tersirat sedikitpun kekecewaan dari wajah
beliau  (beliau ini satu-satuya guru yang menggembleng kami mati-matian
mempersiapkan lomba), padahal kami (yang waktu itu bertiga) sedih banget
rasanya. Hiks...

 

Hmm, begitu denger lagu "Guruku tersayang" - yang pernah mengiringi episode
Laskar Pelangi di Kick Andy (yang menghadirkan Bu Muslimah), rasanya memang
tidak berlebihan puja dan pujian itu.

 

 ***

Pagiku cerahku

Matahari bersinar

Kugendong tas merahku

Di pundak.

 

Slamat pagi semua

Kunantikan dirimu

Di depan kelasmu

Menantikan kami

 

Guruku tersayang

Guruku tercinta

Tanpamu apa jadinya aku

Tak bisa baca tulis

Mengerti banyak hal

Guruku, terima kasihku

 

Nyatanya diriku, kadang buatmu marah

Namun segala maaf kau berikan.

 

***

 

Kalau mau tau lagunya kayak apa, bisa di dengar di blog ini
http://mywritten. <http://mywritten.multiply.com/reviews/item/183>
multiply.com/reviews/item/183 siapa tau mau mengajari si kecil menyanyi? ;)

 

Have a nice day!

 

 

 

 



RE: [sma1bks] Noon Coffee Break: Guruku Tersayang

2008-10-28 Terurut Topik vanda.vandhana
Kalau di SMP 1 ada bu Ida biologi, bu uning PMP. Kalau di SMA 1 ya bu heni
termasuk favorit juga tuch

 

with best regards 
Vanda 

  _  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Lusiana M. Hevita
Sent: Tuesday, 28 October, 2008 3:30 PM
To: [email protected]; sma satu; Jip 92
Subject: [sma1bks] Noon Coffee Break: Guruku Tersayang

 

GURUKU TERSAYANG

 

Punya guru favorit? Guru waktu SD, SMP atau SMA? Siapa gerangan kah beliau? 

 

Dulu pernah ada voting di milis SMA, pemenang guru favoritnya adalah Bu
Heni. Beliau guru matematika, hebat euy. ada guru matematika jadi favorit.
Mengapa jadi favorit? Karena Bu Heni ini enak kalau ngajar (kayaknya
matematik jadi lebih gampang deh), nggak galak, cantik, dan paling hobi
menyemangati dan memotivasi murid-muridnya. Bersyukur kelas saya dulu sempat
diajar beliau, jadi begitu nama bu Heni disebut-sebut dalam bursa guru
favorit, langsung kebayang gimana saat dulu dia mengajar.

 

Waktu SMP guru favorit saya guru matematika juga. Pak Handono namanya.
Belajar matematika jadi menarik, seru, karena beliau juga hobi bercerita.
Macam-macam ceritanya. Saking suka bercerita, saya sampai nggak terlalu
inget sebenarnya kalau dia ini guru matematika atau apa :D. Gara-gara kedua
guru matematik yang seru ini, pelajaran matematika bukan lagi momok yang
menakutkan (meski nilai matematik saya tetep standar-standar saja.hehehe).

 

Waktu SD, guru favorit saya adalah guru IPS dan guru IPA. Dua-duanya
laki-laki, dan sama-sama menyenangkan. Mereka bagai seorang Bapak di
sekolah. Tidak pernah marah, cuma menasehati. Kalau pun marah, marahnya
nggak beneran. Guru IPS saya ini (yang pernah jadi wali kelas waktu kelas
2?) juga senang bercerita. Semua disampaikan dengan cara seperti mendongeng.
Soal sejarah Indonesia sampai ASEAN. Dari peta buta sampai menghapal
singkatan. Dari dia kami belajar mengenal nama-nama negara, dan
tempat-tempat bersejarah di dunia.

 

Guru IPS ini juga yang sempat memboncengkan saya di sepeda onthelnya.
Menempuh jarak belasan kilometer, ke arena pertandingan PORSENI tingkat SD.
Beruntung kami menang, pulang membawa piala dan bahagia rasanya melihat
beliau bangga.

 

Guru IPA beda lagi. Ia memperlakukan kami tidak seperti anak-anak (padahal
anak SD), jadi kami merasa dihargai. Orangnya serius, tapi santai. Jarang
becanda, tapi tidak pernah membuat kami suntuk. Nggak tau tuh gimana
caranya. Pendekatan personalnya bagus, semua murid jadi merasa istimewa.
Kendaraan beliau bukan sepeda onthel, melainkan sekuter. Saat kami mengikuti
lomba cerdas cermat tingkat propinsi, beliau salah satu guru yang mengantar
ke lokasi lomba menempuh jarak puluhan kilometer. Sayangnya kalah. Habis
'jagoan'nya mabok, masuk angin sih.:p Meski kalah kami ditraktir,
makan-makan di restoran. Tak tersirat sedikitpun kekecewaan dari wajah
beliau  (beliau ini satu-satuya guru yang menggembleng kami mati-matian
mempersiapkan lomba), padahal kami (yang waktu itu bertiga) sedih banget
rasanya. Hiks...

 

Hmm, begitu denger lagu "Guruku tersayang" - yang pernah mengiringi episode
Laskar Pelangi di Kick Andy (yang menghadirkan Bu Muslimah), rasanya memang
tidak berlebihan puja dan pujian itu.

 

 ***

Pagiku cerahku

Matahari bersinar

Kugendong tas merahku

Di pundak.

 

Slamat pagi semua

Kunantikan dirimu

Di depan kelasmu

Menantikan kami

 

Guruku tersayang

Guruku tercinta

Tanpamu apa jadinya aku

Tak bisa baca tulis

Mengerti banyak hal

Guruku, terima kasihku

 

Nyatanya diriku, kadang buatmu marah

Namun segala maaf kau berikan.

 

***

 

Kalau mau tau lagunya kayak apa, bisa di dengar di blog ini
http://mywritten. 
multiply.com/reviews/item/183 siapa tau mau mengajari si kecil menyanyi? ;)

 

Have a nice day!

 

 

 



Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: Guruku Tersayang

2008-10-28 Terurut Topik kurniawan iswanto
ngomong2 tentang bu heny, anak2 cowok kelas gw sering ngebandingin mana yg
lebih indah antara betis doi ama betis bu lucy (guru ekonomi) hehehehe

On Tue, Oct 28, 2008 at 6:18 PM, Morry Infra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   Wah enak juga nich Mbak Vita sejak SD udah ada guru per-pelajaran...
> Waktu saya SD dulu... SD Negeri di Bekasi... 1 SD,  wali kelas sekaligus
> guru semua mata pelajaran selain Olahraga dan Agama.he..he.e.e.
> Baru dapat guru per mata pelajaran ya di SMP.
>
> Soal Bu Heni
> Wah saya awal datang ke Bandung, anak2 '89 yang kebetulan tetangga kost
> saya... juga ngomongnya juga Bu Heni.he...he..e.e..
>
> Bang Tiar, terima kasih lagunya...
> Itu lagu anak saya waktu TK... ternyata yang dia nyanyiin selama ini salah
> toch.he.e..e..e
>
> Salam,
> Morry Infra
> +966-533214840
>
> On Tue, Oct 28, 2008 at 11:30 AM, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>wrote:
>
>> GURUKU TERSAYANG
>>
>>
>>
>> Punya guru favorit? Guru waktu SD, SMP atau SMA? Siapa gerangan kah
>> beliau?
>>
>>
>>
>> Dulu pernah ada voting di milis SMA, pemenang guru favoritnya adalah Bu
>> Heni. Beliau guru matematika, hebat euy… ada guru matematika jadi favorit.
>> Mengapa jadi favorit? Karena Bu Heni ini enak kalau ngajar (kayaknya
>> matematik jadi lebih gampang deh), nggak galak, cantik, dan paling hobi
>> menyemangati dan memotivasi murid-muridnya. Bersyukur kelas saya dulu sempat
>> diajar beliau, jadi begitu nama bu Heni disebut-sebut dalam bursa guru
>> favorit, langsung kebayang gimana saat dulu dia mengajar…
>>
>>
>>
>> Waktu SMP guru favorit saya guru matematika juga. Pak Handono namanya.
>> Belajar matematika jadi menarik, seru, karena beliau juga hobi bercerita.
>> Macam-macam ceritanya. Saking suka bercerita, saya sampai nggak terlalu
>> inget sebenarnya kalau dia ini guru matematika atau apa :D. Gara-gara kedua
>> guru matematik yang seru ini, pelajaran matematika bukan lagi momok yang
>> menakutkan (meski nilai matematik saya tetep standar-standar saja…hehehe).
>>
>>
>>
>> Waktu SD, guru favorit saya adalah guru IPS dan guru IPA. Dua-duanya
>> laki-laki, dan sama-sama menyenangkan. Mereka bagai seorang Bapak di
>> sekolah. Tidak pernah marah, cuma menasehati. Kalau pun marah, marahnya
>> nggak beneran. Guru IPS saya ini (yang pernah jadi wali kelas waktu kelas
>> 2?) juga senang bercerita. Semua disampaikan dengan cara seperti mendongeng.
>> Soal sejarah Indonesia sampai ASEAN. Dari peta buta sampai menghapal
>> singkatan. Dari dia kami belajar mengenal nama-nama negara, dan
>> tempat-tempat bersejarah di dunia.
>>
>>
>>
>> Guru IPS ini juga yang sempat memboncengkan saya di sepeda onthelnya.
>> Menempuh jarak belasan kilometer, ke arena pertandingan PORSENI tingkat SD.
>> Beruntung kami menang, pulang membawa piala dan bahagia rasanya melihat
>> beliau bangga.
>>
>>
>>
>> Guru IPA beda lagi. Ia memperlakukan kami tidak seperti anak-anak (padahal
>> anak SD), jadi kami merasa dihargai. Orangnya serius, tapi santai. Jarang
>> becanda, tapi tidak pernah membuat kami suntuk. Nggak tau tuh gimana
>> caranya. Pendekatan personalnya bagus, semua murid jadi merasa istimewa.
>> Kendaraan beliau bukan sepeda onthel, melainkan sekuter. Saat kami mengikuti
>> lomba cerdas cermat tingkat propinsi, beliau salah satu guru yang mengantar
>> ke lokasi lomba menempuh jarak puluhan kilometer. Sayangnya kalah. Habis
>> 'jagoan'nya mabok, masuk angin sih…:p Meski kalah kami ditraktir,
>> makan-makan di restoran. Tak tersirat sedikitpun kekecewaan dari wajah
>> beliau  (beliau ini satu-satuya guru yang menggembleng kami mati-matian
>> mempersiapkan lomba), padahal kami (yang waktu itu bertiga) sedih banget
>> rasanya. Hiks...
>>
>>
>>
>> Hmm, begitu denger lagu "Guruku tersayang" – yang pernah mengiringi
>> episode Laskar Pelangi di Kick Andy (yang menghadirkan Bu Muslimah), rasanya
>> memang tidak berlebihan puja dan pujian itu.
>>
>>
>>
>>  ***
>>
>> Pagiku cerahku
>>
>> Matahari bersinar
>>
>> Kugendong tas merahku
>>
>> Di pundak…
>>
>>
>>
>> Slamat pagi semua
>>
>> Kunantikan dirimu
>>
>> Di depan kelasmu
>>
>> Menantikan kami
>>
>>
>>
>> Guruku tersayang
>>
>> Guruku tercinta
>>
>> Tanpamu apa jadinya aku
>>
>> Tak bisa baca tulis
>>
>> Mengerti banyak hal
>>
>> Guruku, terima kasihku
>>
>>
>>
>> Nyatanya diriku, kadang buatmu marah
>>
>> Namun segala maaf kau berikan…
>>
>>
>>
>> ***
>>
>>
>>
>> Kalau mau tau lagunya kayak apa, bisa di dengar di blog ini
>> http://mywritten.multiply.com/reviews/item/183 siapa tau mau mengajari si
>> kecil menyanyi? ;)
>>
>>
>>
>> Have a nice day!
>>
>>
>>
>>
>  
>



-- 
Kurniawan
http://www.ptc-vaganza.info


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: Guruku Tersayang

2008-10-28 Terurut Topik Morry Infra
Wah enak juga nich Mbak Vita sejak SD udah ada guru per-pelajaran...
Waktu saya SD dulu... SD Negeri di Bekasi... 1 SD,  wali kelas sekaligus
guru semua mata pelajaran selain Olahraga dan Agama.he..he.e.e.
Baru dapat guru per mata pelajaran ya di SMP.

Soal Bu Heni
Wah saya awal datang ke Bandung, anak2 '89 yang kebetulan tetangga kost
saya... juga ngomongnya juga Bu Heni.he...he..e.e..

Bang Tiar, terima kasih lagunya...
Itu lagu anak saya waktu TK... ternyata yang dia nyanyiin selama ini salah
toch.he.e..e..e

Salam,
Morry Infra
+966-533214840

On Tue, Oct 28, 2008 at 11:30 AM, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>wrote:

> GURUKU TERSAYANG
>
>
>
> Punya guru favorit? Guru waktu SD, SMP atau SMA? Siapa gerangan kah beliau?
>
>
>
>
> Dulu pernah ada voting di milis SMA, pemenang guru favoritnya adalah Bu
> Heni. Beliau guru matematika, hebat euy… ada guru matematika jadi favorit.
> Mengapa jadi favorit? Karena Bu Heni ini enak kalau ngajar (kayaknya
> matematik jadi lebih gampang deh), nggak galak, cantik, dan paling hobi
> menyemangati dan memotivasi murid-muridnya. Bersyukur kelas saya dulu sempat
> diajar beliau, jadi begitu nama bu Heni disebut-sebut dalam bursa guru
> favorit, langsung kebayang gimana saat dulu dia mengajar…
>
>
>
> Waktu SMP guru favorit saya guru matematika juga. Pak Handono namanya.
> Belajar matematika jadi menarik, seru, karena beliau juga hobi bercerita.
> Macam-macam ceritanya. Saking suka bercerita, saya sampai nggak terlalu
> inget sebenarnya kalau dia ini guru matematika atau apa :D. Gara-gara kedua
> guru matematik yang seru ini, pelajaran matematika bukan lagi momok yang
> menakutkan (meski nilai matematik saya tetep standar-standar saja…hehehe).
>
>
>
> Waktu SD, guru favorit saya adalah guru IPS dan guru IPA. Dua-duanya
> laki-laki, dan sama-sama menyenangkan. Mereka bagai seorang Bapak di
> sekolah. Tidak pernah marah, cuma menasehati. Kalau pun marah, marahnya
> nggak beneran. Guru IPS saya ini (yang pernah jadi wali kelas waktu kelas
> 2?) juga senang bercerita. Semua disampaikan dengan cara seperti mendongeng.
> Soal sejarah Indonesia sampai ASEAN. Dari peta buta sampai menghapal
> singkatan. Dari dia kami belajar mengenal nama-nama negara, dan
> tempat-tempat bersejarah di dunia.
>
>
>
> Guru IPS ini juga yang sempat memboncengkan saya di sepeda onthelnya.
> Menempuh jarak belasan kilometer, ke arena pertandingan PORSENI tingkat SD.
> Beruntung kami menang, pulang membawa piala dan bahagia rasanya melihat
> beliau bangga.
>
>
>
> Guru IPA beda lagi. Ia memperlakukan kami tidak seperti anak-anak (padahal
> anak SD), jadi kami merasa dihargai. Orangnya serius, tapi santai. Jarang
> becanda, tapi tidak pernah membuat kami suntuk. Nggak tau tuh gimana
> caranya. Pendekatan personalnya bagus, semua murid jadi merasa istimewa.
> Kendaraan beliau bukan sepeda onthel, melainkan sekuter. Saat kami mengikuti
> lomba cerdas cermat tingkat propinsi, beliau salah satu guru yang mengantar
> ke lokasi lomba menempuh jarak puluhan kilometer. Sayangnya kalah. Habis
> 'jagoan'nya mabok, masuk angin sih…:p Meski kalah kami ditraktir,
> makan-makan di restoran. Tak tersirat sedikitpun kekecewaan dari wajah
> beliau  (beliau ini satu-satuya guru yang menggembleng kami mati-matian
> mempersiapkan lomba), padahal kami (yang waktu itu bertiga) sedih banget
> rasanya. Hiks...
>
>
>
> Hmm, begitu denger lagu "Guruku tersayang" – yang pernah mengiringi episode
> Laskar Pelangi di Kick Andy (yang menghadirkan Bu Muslimah), rasanya memang
> tidak berlebihan puja dan pujian itu.
>
>
>
>  ***
>
> Pagiku cerahku
>
> Matahari bersinar
>
> Kugendong tas merahku
>
> Di pundak…
>
>
>
> Slamat pagi semua
>
> Kunantikan dirimu
>
> Di depan kelasmu
>
> Menantikan kami
>
>
>
> Guruku tersayang
>
> Guruku tercinta
>
> Tanpamu apa jadinya aku
>
> Tak bisa baca tulis
>
> Mengerti banyak hal
>
> Guruku, terima kasihku
>
>
>
> Nyatanya diriku, kadang buatmu marah
>
> Namun segala maaf kau berikan…
>
>
>
> ***
>
>
>
> Kalau mau tau lagunya kayak apa, bisa di dengar di blog ini
> http://mywritten.multiply.com/reviews/item/183 siapa tau mau mengajari si
> kecil menyanyi? ;)
>
>
>
> Have a nice day!
>
>
>
> 
>


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: Guruku Tersayang

2008-10-28 Terurut Topik vivi fajar
Sebelumnya,  mohon maap,..Mbak Vit skolahnya dimana
ya..sampe' kalo lomba puluhan kilometer
gitu..hehe...:)

Saya, semasa SMA sempet nge fans sama Pak Otoy
(sutoyo) almarhum..beliau guru yang tegas..entah
gimana selalu berhasil menertibkan kelas kami yang
super heboh ..

sewaktu SMP saya sangat suka biologi karena gurunya Bu
Ida,..adalah guru paling menyenangkan..beliau
cuek..suka banget bergaul bareng anak2 didiknya..dan
caranya memotivasi luarrr biasaaabahkan kami tetap
bersahabat hingga sekarang...

Untuk penghargaan?..saya setuju..beliau - beliau yang
sempat menularkan ilmunya pada saya sepanjang hayat
layak saya ingat ..

vivifajar/fis3-93


--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> GURUKU TERSAYANG
>  
> Punya guru favorit? Guru waktu SD, SMP atau SMA?
> Siapa
> gerangan kah beliau? 
>  
> Dulu pernah ada voting di milis SMA, pemenang guru
> favoritnya adalah Bu Heni. Beliau guru matematika,
> hebat euy… ada guru
> matematika jadi favorit. Mengapa jadi favorit?
> Karena Bu Heni ini enak kalau
> ngajar (kayaknya matematik jadi lebih gampang deh),
> nggak galak, cantik, dan
> paling hobi menyemangati dan memotivasi
> murid-muridnya. Bersyukur kelas saya
> dulu sempat diajar beliau, jadi begitu nama bu Heni
> disebut-sebut dalam bursa
> guru favorit, langsung kebayang gimana saat dulu dia
> mengajar…
>  
> Waktu SMP guru favorit saya guru matematika juga.
> Pak
> Handono namanya. Belajar matematika jadi menarik,
> seru, karena beliau juga hobi
> bercerita. Macam-macam ceritanya. Saking suka
> bercerita, saya sampai nggak
> terlalu inget sebenarnya kalau dia ini guru
> matematika atau apa :D. Gara-gara kedua guru
> matematik yang seru ini, pelajaran matematika bukan
> lagi momok yang menakutkan
> (meski nilai matematik saya tetep standar-standar
> saja…hehehe).
>  
> Waktu SD, guru favorit saya adalah guru IPS dan guru
> IPA.
> Dua-duanya laki-laki, dan sama-sama menyenangkan.
> Mereka bagai seorang Bapak di
> sekolah. Tidak pernah marah, cuma menasehati. Kalau
> pun marah, marahnya nggak
> beneran. Guru IPS saya ini (yang pernah jadi wali
> kelas waktu kelas 2?) juga
> senang bercerita. Semua disampaikan dengan cara
> seperti mendongeng. Soal
> sejarah Indonesia sampai ASEAN. Dari peta buta
> sampai menghapal singkatan. Dari
> dia kami belajar mengenal nama-nama negara, dan
> tempat-tempat bersejarah di
> dunia.
>  
> Guru IPS ini juga yang sempat memboncengkan saya di
> sepeda
> onthelnya. Menempuh jarak belasan kilometer, ke
> arena pertandingan PORSENI
> tingkat SD. Beruntung kami menang, pulang membawa
> piala dan bahagia rasanya
> melihat beliau bangga.
>  
> Guru IPA beda lagi. Ia memperlakukan kami tidak
> seperti
> anak-anak (padahal anak SD), jadi kami merasa
> dihargai. Orangnya serius, tapi
> santai. Jarang becanda, tapi tidak pernah membuat
> kami suntuk. Nggak tau tuh
> gimana caranya. Pendekatan personalnya bagus, semua
> murid jadi merasa istimewa.
> Kendaraan beliau bukan sepeda onthel, melainkan
> sekuter. Saat kami mengikuti
> lomba cerdas cermat tingkat propinsi, beliau salah
> satu guru yang mengantar ke
> lokasi lomba menempuh jarak puluhan kilometer.
> Sayangnya kalah. Habis ‘jagoan’nya
> mabok, masuk angin sih…:p Meski kalah kami
> ditraktir, makan-makan di restoran.
> Tak tersirat sedikitpun kekecewaan dari wajah beliau
>  (beliau ini satu-satuya guru yang menggembleng kami
> mati-matian mempersiapkan lomba), padahal kami (yang
> waktu
> itu bertiga) sedih banget rasanya. Hiks...
>  
> Hmm, begitu denger lagu “Guruku tersayang” – yang
> pernah
> mengiringi episode Laskar Pelangi di Kick Andy (yang
> menghadirkan Bu Muslimah),
> rasanya memang tidak berlebihan puja dan pujian itu.
>  
>  ***
> Pagiku cerahku
> Matahari bersinar
> Kugendong tas merahku
> Di pundak…
>  
> Slamat pagi semua
> Kunantikan dirimu
> Di depan kelasmu
> Menantikan kami
>  
> Guruku tersayang
> Guruku tercinta
> Tanpamu apa jadinya aku
> Tak bisa baca tulis
> Mengerti banyak hal
> Guruku, terima kasihku
>  
> Nyatanya diriku, kadang buatmu marah
> Namun segala maaf kau berikan…
>  
> ***
>  
> Kalau mau tau lagunya kayak apa, bisa di dengar di
> blog
> ini http://mywritten.multiply.com/reviews/item/183
> siapa tau mau mengajari si kecil menyanyi? ;)
>  
> Have a nice day!
> 
> 
> 
>   



  



--
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED] 
mailto:[EMAIL PROTECTED]


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: Nyai dan Lebaran

2008-10-16 Terurut Topik Taura

cerita tentang lebaran saya dah saya tulis di blog saya,
ada 3 seri cerita berlebaran plus cerita ttg silaturahim
klg besar Kaidan

pls click ya di

http://taufikurahman.wordpress.com

siapa tahu ceritanya nyambung.

salam,
TfR




--- On Thu, 10/16/08, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [sma1bks] Noon Coffee Break: Nyai dan Lebaran
To: [email protected], "sma satu" <[EMAIL PROTECTED]>, "Jip 92" <[EMAIL 
PROTECTED]>
Date: Thursday, October 16, 2008, 2:37 AM













Lebaran ke mana aja? Nggak mudik? Pasti gitu deh pertanyaan
orang-orang. Apakah memang harus mudik? 

  

Seperti lebaran-lebaran sebelumnya, lebaran kali ini juga
nggak mudik. Kebetulan kampung saya banyak penduduk aslinya, so lebaran selalu
meriah. Gang-gang sempit kami penuh dengan berjejal-jejal orang yang saling
bermaaf-maafan. Biasanya berkelompok- kelompok sepulang shalat Ied. Tiap
kelompok terdiri para anggota keluarganya. Seru karena rata-rata penduduk sini
keluarganya besar-besar alias banyak anak. Udah banyak anak, nambah cucu-cucu
pula….:)

  

Karena penduduk asli, tidak sedikit yang saling ada ikatan
darah. So lebaran nggak sekedar basa-basi salaman doang. Tapi pakai acara
saling peluk bahkan saling bertangisan. Pertama kali lihat orang saling
bertangisan, saya takjub juga, secara segitu menghayatinya kah mereka atas
dosa-dosa selama ini? Tapi lama-lama biasa juga, rupanya sebagai orang kampung,
kami punya ikatan emosi yang cukup dalam. Tidak seperti orang-orang ‘komplek’
kali ya… yang biasanya satu sama lain tidak akrab.

  

Soal ikatan darah sekampung, konon mereka berasal dari
‘induk’ yang sama. Kami biasa menyebutnya Nyai. Beliau meninggal akhir tahun
90an kemarin. Konon usianya mencapai 100 tahun. Menurut cerita banyak orang,
dia salah satu selir komandan Nippon yang bermarkas di Gedung Tinggi (sekarang
namanya gedung juang, Tambun Selatan kabupaten Bekasi). Nyai ini orang hebat,
bukan sakti, tapi hebat. Perempuan perkasa, segala bisa. Waktu jaman Jepang,
wanita ini biasa naik turun mobil dan tinggal ya di Gedong Tinggi itu tadi.
Nggak heran tanahnya lebar, soalnya dia kaya raya. Salah satu tanahnya adalah
yang sekarang jadi tempat tinggal kami.

  

Saya masih ingat, Nyai sering ngajak ngobrol saat saya masih
orang baru di situ. Waktu itu menjelang akhir tahun 80an, di atas bale-bale
bambunya, Nyai cerita panjang lebar dengan bahasa Bekasi yang khas. Saya
menangkap setiap kalimatnya, tapi nggak ngerti hehehe… Sayang, di usia tuanya,
hidup Nyai tidak seenak masa mudanya. Karena tidak berpendidikan, meter demi 
meter
tanahnya berpindah tangan. Uangnya habis untuk hidup sehari-hari. Bahkan untuk
menyambung hidupnya dan hidup anak cucunya, Nyai ngebela-belain jualan bacang
(sejenis lontong yang dibungkus dengan daun bambu).

  

Tapi Nyai orang yang tegas dan keras. Dia pasti telah
melalui kehidupan yang beragam, dan tetap bisa bertahan sampai sekarang meski
tidak punya suami (lagi) Nyai jarang tersenyum, tapi hatinya baik. Terutama
sama anak-anak. Kalau lebaran, tak jarang dia bagi-bagi uang ke anak tetangga
di situ yang jumlahnya banyak (dan mungkin masih cucunya juga). Lucunya, para
orang tua mereka yang gantian memberi uang ke Nyai.. jadi kayak barteran
dong..:D Begitu saya sudah mulai bekerja, saya juga suka ikut-ikutan kasih uang
ke Nyai.

  

Nyai selalu memanggil saya kalau kebetulan lewat depan
rumahnya, “Neng..” lalu wajah seriusnya yang sudah sangat keriput memandang
saya, “Nyai doaian rejekinya makin banyak, makin pinter dan cepet dapet
jodoh….” Hehehehe… doa yang juga selalu saya dapatkan saat Lebaran setiap 
‘sungkem’
ke Nyai. Di kampung saya, orang-orang sepuh, terutama Nyai, adalah pihak yang
wajib didatangi duluan. Dan selain anak-anak, para orang lanjut usia termasuk
yang panen rejeki. 

  

Meski lebaran selanjutnya dan selanjutnya tidak ada Nyai,
suasana kampung tidak berubah. Masih saling berjejal-jejal di gang yang sempit
untuk maaf-maafan, berpelukan dan bertangisan. Suasana yang selalu ngangeni
setiap lebaran tiba. Meski kami warga pendatang, tapi jadi ikut merasa seperti
satu keluarga juga lhoo…

  

So guys, gimana dengan lebaranmu kemarin?

  

Have a nice day!









  
  




 

















  

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: Doktor Penjual Bakmi

2008-10-15 Terurut Topik komarudin ibnu mikam
WAHYU SAIDI tokoh yang menarik.

tapi, alumni sma 1 yang bapaknya petani atau perajin tempe tahu, tapi
dua-duanya gak nerusin jadi IR tempe,
ia malah ambil kimia UI dan kerja di Epson...

Saya kebalikannya, ayah PNS. Ogah jadi PNS. pengenya jadi petani bisnis...

2008/10/15 Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>:
> Sore menjelang buka puasa, warung waralaba bakmi di dekat rumah saya lumayan
> ramai. Tapi kali ini bukan ramai oleh orang yang lagi makan, tapi ramai oleh
> pesanan. Karena antrian cukup panjang, dan berhubung 'batere' tinggal 10%
> menjelang maghrib ini, saya coba leyeh-leyeh di sofa yang disediakan sambil
> memerhatikan lalu lalang pelayan yang sibuk mencatat dan mengantar makanan.
>
>
>
> Karena warung ini tidak begitu besar, pelayannya juga cuma bisa diitung lima
> jari (kalau kokinya saya nggak tau, abis ada di dalam nggak pernah keluar
> :D) Pantesan aja jadi sibuk banget. Coba pelayannya ditambah, pastinya
> pesanan sebanyak itu bisa cepat ditangani, pikir saya. Di antara mereka ada
> seorang bapak yang sedari tadi sibuk kasih saran dan instruksi.
> Penampilannya santai. Dilehernya dikalungkan tali hape. Dengan hape itu juga
> dia sibuk nelpon sana-sini sampai akhirnya duduklah dia di sofa, persis di
> depan saya.
>
>
>
> "Wah mbak, kalau lagi bulan puasa trus udara panas begini saya jadi suka
> emosian," katanya mengawali obrolan. Saya tidak menjawab, cuma senyum dikit
> sambil nunggu kelanjutan omongannya.
>
> "Bener mbak, saya sih kalo lapar kuat deh nahannya, saya udah biasa. Tapi
> kalau yang namanya haus…wah susah…" ujarnya kali ini sambil terkekeh
> menertawakan dirinya sendiri.
>
> "Dulu mbak, saya biasa idup susah. Nggak makan sih biasa, yang penting saya
> bisa minum…. Wah kalau inget jaman dulu rasanya prihatin banget… saya dulu
> pernah jualan keliling lho mbak.. di daerah anu (saya lupa). Udah ngider
> seharian, dapatnya nggak seberapa. Tapi yah, itulah.. namanya cari makan."
>
>
>
> Hmm, kisah yang menarik dan bikin saya jadi sedikit penasaran. Lalu si bapak
> asyik cerita waktu dia masih muda dulu (padahal sekarang juga masih muda,
> paling umurnya lewat 40an gitu). Sesekali dia tertawa, dan saya juga ikutan
> ketawa. Begonya saya, tetep nggak ngeh juga, sampai dia bilang.."yah gini
> lah mbak, doktor tapi cuma bisa jualan bakmi… tapi lumayan lah, gini-gini
> saya suka ditanya-tanya sama mahasiswa. Suka diundang
> seminar…bla..bla..bla…" Ealah, si bapak ini rupanya pemiliknya.
>
>
>
> Warung ini adalah warung waralaba (sukses) yang sering saya tongkrongi
> sekedar nunggu hujan reda setelah turun dari angkot. Atau di saat saya cuma
> pengen santai sebentar setelah melewati kemacetan jalan Kalimalang di pukul
> enam sore, pas jam ribuan buruh pabrik tekstil keluar. Cabangnya di
> mana-mana. Tapi siapa sangka sore ini bos besarnya ada di sini. Di depan
> saya sejak lima belas menit yang lalu. Hihi kalau tau dari awal kan bisa
> saya tanya-tanyain dan mintain kiat suksesnya membangun bisnis…hehehe…
>
>
>
> Sayangnya, pesanan saya keburu diantar oleh mas pelayan yang hobi tersenyum
> ramah. Keramahan yang hampir sama seperti keramahan petugas SPBU Pertamina
> Pasti Pas di iklan selama bulan Ramadhan kemarin. Jadi obrolan mengasyikan
> dengan bapak Dr. Ir. H. Wahyu Saidi, MSc (belakangan saya baru tahu nama
> aslinya, pemilik waralaba Bakmi Tebet/Bakmi Langgara, lulusan ITB, tapi
> selalu ngaku jualan bakmi) itu terpaksa berhenti. Udah gitu sebentar lagi
> adzan maghrib. Met buka puasa ya, Pak. Moga-moga bisa ketemu dan
> ngobrol-ngobrol lagi….:)
>
> 



-- 
Komarudin Ibnu Mikam
WTS - Writer Trainer Speaker
komarmikam.multiply.com
0818721014
karya-karya ;
sekuntum cinta untuk istriku (GIP)
prahara buddenovsky (GIP)
dinda izinkan aku melamarmu (KBP)
sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat)
nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat)
merit yuk! (qultum media)
rahasia dan keutamaan jumat (qultum media)



--
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED] 
mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/



Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: Laskar Menoreh

2008-10-08 Terurut Topik kurniawan iswanto
jadi bertanya-tanya, knapa cerita2 masa lalu jadi laku ya? apa karena
kehidupan masa kini membosankan untuk diceritakan? atau mungkin ada hal-hal
yang waktu kecil sering dirasakan namun memudar/hilang ketika beranjak
dewasa, sehingga perlu mengenang kembali? :p

2008/10/9 Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>

>"Laskar Menoreh"
>
>
>
> Sebenarnya maksud hati pengin nyaingi Laskar Pelangi, tapi berhubung nanti
> dibilang latah terpaksa rencana penulisan novel masa kecil yang nggak cuma
> tetralogi tapi saptalogi ini jadi urung dilakukan…hehehe..bo'ong ding :p
>
>
>
> Sepertinya, orang terinspirasi mengingat-ingat masa kecilnya gara-gara
> novel LP. Terutama mereka yang kebetulan memiliki kenangan yang hampir sama
> seperti misalnya: anak kampung, sekolah di SD impres (yaaa..sekolah yang
> kurang keren gitu deh), dan punya guru-guru yang menyenangkan.
>
>
>
> Saya sendiri waktu kecil menghabiskan waktu di daerah asal kakek, di
> wilayah Yogyakarta, tepatnya di kabupaten Kulon Progo. Tapi meski begitu
> saya tinggal di kota kabupatennya: Wates. Kota kecil yang dulu saya hapal
> banget liku-likunya. Disuruh bikin petanya mungkin bisa. Maklum, siapa sih
> anak kampung yang bukan tukang main? Badan sampe keling (sekarang juga
> masih…:p)
>
>
>
> Kota kecil itu memiliki 'taman bermain' yang lengkap. Ada kali (sungai)
> Serang yang berbatu-batu, jernih dan masih banyak ikan dan udang
> berjengkelitan di dalamnya (kalau main di kali, pastinya jangan sampe
> ketauan nyokap). Ada sawah yang berundak-undak (istilah kerennya
> Terasering), ada berhektar-hektar perkebunan tebu dan palawija (setan mana
> yang suka memengaruhi anak kecil buat maling ya.. biar dikejar-kejar mandor,
> tetep nggak kapok juga maling tebu…:)), ada situs-situs bersejarah seperti
> gua-gua yang konon pernah jadi tempat persembunyian Pangeran Diponegoro, ada
> laut (pantai Glagah) yang ombaknya bergulung-gulung, tinggi wajarnya aja 3
> meter (soalnya ini laut selatan yang angker dan tempat bersemayamnya Nyi
> Roro Kidul ;p), dan yang paling saya suka…ada perpustakaan tempat saya
> meminjam buku-buku cerita, dan ada perbukitan Menoreh yang sebenarnya
> letaknya cukup jauh, tapi menghiasi pemandangan setiap saya bersepeda
> memutar dari sekolah. (Sekarang 'taman bermainnya' nambah dengan dibangunnya
> waduk di akhir tahun 80an sampai awal 90an).
>
>
>
> Seorang pengarang lokal yang kesohor, SH Mintardja, pernah membuat cerita
> (silat) berseri mengenai para jagoan bukit Menoreh. Judulnya: Api di Bukit
> Menoreh (cerita ini kemudian menasional). Saya nggak suka bukunya, nggak
> keren, gambarnya juga nggak bagus (dibanding Tintin hehehe). Tapi gara-gara
> cerita itu dibuat bersambung di koran lokal (Kedaulatan Rakyat – Jogja), dan
> kalau nggak salah pernah juga dibuat drama radionya (lagi-lagi di radio
> lokal), jadi beberapa ceritanya saya tahu. Gara-gara itu, setiap memandang
> perbukitan yang berjajar di arah Barat (Laut?), saya membayangkan banyak
> jagoan sedang bertarung di dalamnya. Hihihi…seru sendiri. Tapi di dalam
> imajinasi temen-temen SD saya yang cowok, cerita ini populer banget dan
> memberikan pengaruh yang dahsyat. Suka pada niru-niru gerakan tarung para
> tokohnya. (Sekarang baru kepengen baca, kebetulan nemu 'harta karun' ini.
> Terjilid rapi semua serinya. Numpuk di lemari besi kantor milik seorang
> Bapak yang sudah pensiun (tiga tahun lalu)…hehe rejeki :D
>
>
>
> Guru-guru pengajar waktu itu juga tidak sedikit yang memiliki dedikasi yang
> tinggi. Dalam sebuah acara lomba deklamasi antar SD, dan kebetulan lokasi
> lombanya beberapa kilometer dari kota Wates, guru saya dengan semangat
> mengantar berlomba dengan memboncengi saya di sepeda 'kumbang' miliknya.
> Saya masih ingat, kami sempat berhenti sebentar melepas lelah dan panas ke
> warung kecil milik pedagang dawet (cendol) beberapa kilometer (lagi) sebelum
> sampai ke lokasi. Untungnya juara dua. Saya masih menyimpan foto beliau saat
> menunggui kami berlomba (dan piagam penghargaannya tentunya :)
>
>
> Soal lomba cerdas cermat, siapa sih di jaman itu yang nggak ikut hiruk
> pikuknya yang emang lagi ngetren. Meski teman saya tidak secerdas Lintang,
> dia anak paling cerdas di sekolah. Ahli mencongak, dan hapal sejarah
> Indonesia. Tapi anaknya bandelnya minta ampun, waktu itu, meski kami satu
> tim dalam cerdas cermat, saya sebel setengah mati..apalagi kalah sama
> anak-anak SD dari kota (Propinsi Yogyakarta, yang ini beda sama cerita LP
> hehehe…. sekarang teman saya itu jadi 'petinggi' Telkom di wilayah
> Kalimantan dan kami masih saling kontak).
>
>
> So guys, punya pengalaman masa kecil yang indah, dan tidak ingin dilupakan?
> Apalagi kalau mau dibagi ke anak cucu nanti, ke generasi penerus kemudian,
> nggak ada salahnya dibukukan. Nggak mesti sehebat bukunya Andrea, tapi
> paling tidak masih enak dibaca oleh kerabat dan teman-teman.  Kecuali
> sampai ada editor yang bilang, "kayaknya ini bisa dilaku di pasaran…" Yah,
> pasrah aja deh…:D
>
>
>
>
>
> Have a nice 

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: The Apple Way

2008-10-08 Terurut Topik boy eliza

Sekedar nambahin buat tambah bahan bacaan dan tontonan yang asyik :

1. "Pirates of Silicon Valley" -- film tentang kisah asal mula berdirinya 
perusahaan Microsoft dan Apple, yang menceritakan juga kisah Steve Jobs dan 
Bill Gates, Paul Allen, Steve Ballmer.

2. "iCon - Steve Jobs - the greatest second act in the history of business" by 
William L. Simon & Jeffrey S. Young --- buku biografi Steve Jobs yang "seru" 
mulai dari bikin perusahaan Apple, dipecat dari Apple, bikin perusahaan animasi 
PIXAR juga sampai sifat 'bajingan'nya Steve. Seru deh! 

--- On Wed, 10/8/08, Morry Infra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: Morry Infra <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: The Apple Way
> To: [email protected]
> Date: Wednesday, October 8, 2008, 2:15 AM
> Bolehlah
> 
> Kalau fikiran temen saya.yang seneng banget dengan
> gadget dan
> computer... dan masih bujang walau dah mau kepala 4... Dia
> punya Laptop
> 4
> 3 Windows base... 1 yang Mac tetep yang di Mac bisa
> di-switch ke
> Windows... karena cuma alasan dah familiar/get used dan
> 'nggak semua
> software bisa compatible the Mac...
> 
> Dia bilang:
> "So far semua yang berbasis Windows banyak di-incer
> virus
> Dari Outlooknya... Internet explorer... even MS Officepun
> kena
> 
> Tapi Mac he.e.e.e.e..
> 
> Orang bilang makin tinggi kita... makin keras
> anginnya
> Dengan makin ngetop Windows... makin banyak yang pengen
> nyaingin...baik
> dengan cara positif.. maupun negatif...(kayak bikin virus
> buat barang2
> MS..he..e.e.)
> 
> Nah Mac kenapa sebagian bilang anti virushe.e.e.e.e
> Karena masih belum tinggi amat kalau udah ada yang bisa
> ngejangkitin
> virus di Mac baru artinya Mac itu dah tinggi.dan
> nyaingin
> MS.he.e..e.e.e."
> Kayaknya omongan temen saya masuk akalcukup logis...
> 
> Dan suatu ketika... kejadian juga Mac kena virus... belum
> aja
> 
> So anda yang nentuin.
> 
> Salam,
> Morry Infra
> +966-533214840
> 2008/10/8 Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> > *Kata orang bijak, perbedaan antara orang yang
> sukses dengan orang
> > yang gagal adalah: orang yang sukses mengalami
> kegagalan jauh lebih banyak
> > dari orang yang gagal. Benarkah?***
> >
> >
> >
> > Jawabannya: benar (sekali). Paling tidak itu yang
> didapat ketika membaca
> > buku The Apple Way. Buku ini memang bukan buku baru,
> tapi di Indonesia baru
> > diterjemahkan oleh group penerbit Erlangga, Esensi.
> Kesan pertama ketika
> > melihat buku ini hampir sama ketika melihat buku The
> IBM Way, The Trump Way,
> > The Toyota Way, The Google Story.., The Starbuck
> Experience.  Pasti soal
> > kisah suksesnya, biasa ah... Tapi karena belakangan
> lagi tertarik dengan
> > perseteruan 'abadi' antara Bill (Gates) dan
> Steve (Jobs) akhirnya jadilah
> > buku itu menemani perjalanan Bekasi-Depok... :D
> >
> >
> >
> > Orang banyak terkagum-kagum dengan Apple. Ternyata
> dibalik kesuksesannya
> > siapa yang menyangka kalau otak di dalamnya adalah
> seorang perfectionist
> > sekaligus visioner sejati yang demi memuaskan
> pelanggan harus keluar masuk
> > pasar, survai berbagai produk rumah tangga yang ramah,
> efisien sekaligus
> > cantik dilihat. Tujuannya untuk ditiru
> (prinsip-prinsipnya) menjadi produk
> > Apple berteknologi tinggi. Yah, kira-kira kasarnya
> begitu. Pantas saja ya…
> > menggunakan Mac, sama mudahnya seperti menjalankan
> mesin pemanggang roti :p
> > (kira-kira inilah harapan Steve Jobs).
> >
> >
> >
> > Buat seorang perempuan yang lebih sering kena tuduhan
> gatek (padahal nggak
> > bener lho…;), sering merepotkan orang lain karena
> serangan virus mendadak di
> > PC, dan lain sebagainya masalah tipikal para pengguna
> Win OS; beralih ke Mac
> > memang jalan keluar yang gampang (selagi ada anggaran
> lumayan atau promo,
> > bahkan sukur-sukur suntikan dana dari pihak luar :p).
> Ungkapan hiperbolanya
> > adalah: komputer Mac ini seperti kado terindah (untuk
> para pengguna (dan
> > penggemar)nya, lebih-lebih yang merasa dirinya gatek )
> yang dikirim lengkap
> > dengan kartu cantik bertuliskan: from Cupertino* with
> love…. Hehehe…
> >
> >
> >
> > Petunjuknya grafis sekali, penuh warna, cara kerja
> yang cuma drag and drop
> > plus… tidak perlu install hard drive ini itu,
> seperti kata penulisnya
> > (Jeffrey L. Cruikshank): isi komputer mac dilengkapi
> dengan hantu 'Casper'
> 

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: The Apple Way

2008-10-08 Terurut Topik Risman Rais
Usulan aja ... coba dech nonton "Pirates of silicon Valley" keluaran tahun 
1999. Difilm itu bener2 cerita jadul dan cupunya Bill Gates dan Steve Jobs, 
yang saling contek dan curi ide. Ternyata orang sukses bukan melulu orang yang 
inspiratif, akan tetapi bisa juga orang yang tukang copy dan penjiplak ide 
orang lain. Akan tetapi yang jelas adalah orang sukses adalah orang -orang yang 
punya visi dan buka pisi (PC) maksudnya:P serta bekerja keras

--- On Wed, 10/8/08, Morry Infra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Morry Infra <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: The Apple Way
To: [email protected]
Date: Wednesday, October 8, 2008, 5:15 AM










 







Bolehlah
 
Kalau fikiran temen saya.yang seneng banget dengan gadget dan computer... 
dan masih bujang walau dah mau kepala 4... 
Dia punya Laptop 4
3 Windows base... 1 yang Mac tetep yang di Mac bisa di-switch ke Windows... 
karena cuma alasan dah familiar/get used dan 'nggak semua software bisa 
compatible the Mac...
 
Dia bilang:
"So far semua yang berbasis Windows banyak di-incer virus
Dari Outlooknya.. . Internet explorer... even MS Officepun kena
 
Tapi Mac he.e.e.e.e..
 
Orang bilang makin tinggi kita... makin keras anginnya
Dengan makin ngetop Windows... makin banyak yang pengen nyaingin...baik dengan 
cara positif.. maupun negatif...(kayak bikin virus buat barang2 MS..he..e.e. )
 
Nah Mac kenapa sebagian bilang anti virushe. e.e.e.e
Karena masih belum tinggi amat kalau udah ada yang bisa ngejangkitin virus 
di Mac baru artinya Mac itu dah tinggi.dan nyaingin MS.he.e. 
.e.e.e."

Kayaknya omongan temen saya masuk akalcukup logis...
 
Dan suatu ketika... kejadian juga Mac kena virus... belum aja
 
So anda yang nentuin.
 
Salam,
Morry Infra
+966-533214840

2008/10/8 Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED] com>









Kata orang bijak, perbedaan antara orang yang sukses dengan orang yang gagal 
adalah: orang yang sukses mengalami kegagalan jauh lebih banyak dari orang yang 
gagal. Benarkah?

 
Jawabannya: benar (sekali). Paling tidak itu yang didapat ketika membaca buku 
The Apple Way. Buku ini memang bukan buku baru, tapi di Indonesia baru 
diterjemahkan oleh group penerbit Erlangga, Esensi. Kesan pertama ketika 
melihat buku ini hampir sama ketika melihat buku The IBM Way, The Trump Way, 
The Toyota Way, The Google Story.., The Starbuck Experience.  Pasti soal kisah 
suksesnya, biasa ah... Tapi karena belakangan lagi tertarik dengan perseteruan 
'abadi' antara Bill (Gates) dan Steve (Jobs) akhirnya jadilah buku itu menemani 
perjalanan Bekasi-Depok. .. :D

 
Orang banyak terkagum-kagum dengan Apple. Ternyata dibalik kesuksesannya siapa 
yang menyangka kalau otak di dalamnya adalah seorang perfectionist sekaligus 
visioner sejati yang demi memuaskan pelanggan harus keluar masuk pasar, survai 
berbagai produk rumah tangga yang ramah, efisien sekaligus cantik dilihat. 
Tujuannya untuk ditiru (prinsip-prinsipnya ) menjadi produk Apple berteknologi 
tinggi. Yah, kira-kira kasarnya begitu. Pantas saja ya… menggunakan Mac, sama 
mudahnya seperti menjalankan mesin pemanggang roti :p (kira-kira inilah harapan 
Steve Jobs).

 
Buat seorang perempuan yang lebih sering kena tuduhan gatek (padahal nggak 
bener lho…;), sering merepotkan orang lain karena serangan virus mendadak di 
PC, dan lain sebagainya masalah tipikal para pengguna Win OS; beralih ke Mac 
memang jalan keluar yang gampang (selagi ada anggaran lumayan atau promo, 
bahkan sukur-sukur suntikan dana dari pihak luar :p). Ungkapan hiperbolanya 
adalah: komputer Mac ini seperti kado terindah (untuk para pengguna (dan 
penggemar)nya, lebih-lebih yang merasa dirinya gatek ) yang dikirim lengkap 
dengan kartu cantik bertuliskan: from Cupertino* with love…. Hehehe…

 
Petunjuknya grafis sekali, penuh warna, cara kerja yang cuma drag and drop 
plus… tidak perlu install hard drive ini itu, seperti kata penulisnya (Jeffrey 
L. Cruikshank): isi komputer mac dilengkapi dengan hantu 'Casper' dan 'Aladdin' 
(kok bukan Jin-nya ya?). Alias, apa mau kita biarkan komputer ini melakukan dan 
memikirkannya sendiri (segampang itu??)

 
Untuk menciptakan produk sangat ramah ini, pastinya nggak gampang. Saya selalu 
merasa bersalah tiap kali meminta kemudahan ini itu ke programmer pengembang 
software untuk urusan kantor – "kalau bisa, ada menu ini dan itu ya...";  "Bisa 
ini dan itu, nggak?"; "Bisa terhubung langsung dengan sistem ini, biar 
memudahkan pekerjaan itu…" Sang programmer, meski nggak sampe manyun, pastinya 
rada sebel karena itu artinya pekerjaan itu akan sulit dan makan waktu lama 
sementara pastinya ada deadline yang musti dikejar. (software/aplikasi komputer 
yang semakin 'ramah' dan mudah digunakan, semakin sulit dibuat, kan?)

 
Sebagai perusahaan paling inovat

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: The Apple Way

2008-10-08 Terurut Topik Morry Infra
Bolehlah

Kalau fikiran temen saya.yang seneng banget dengan gadget dan
computer... dan masih bujang walau dah mau kepala 4... Dia punya Laptop
4
3 Windows base... 1 yang Mac tetep yang di Mac bisa di-switch ke
Windows... karena cuma alasan dah familiar/get used dan 'nggak semua
software bisa compatible the Mac...

Dia bilang:
"So far semua yang berbasis Windows banyak di-incer virus
Dari Outlooknya... Internet explorer... even MS Officepun kena

Tapi Mac he.e.e.e.e..

Orang bilang makin tinggi kita... makin keras anginnya
Dengan makin ngetop Windows... makin banyak yang pengen nyaingin...baik
dengan cara positif.. maupun negatif...(kayak bikin virus buat barang2
MS..he..e.e.)

Nah Mac kenapa sebagian bilang anti virushe.e.e.e.e
Karena masih belum tinggi amat kalau udah ada yang bisa ngejangkitin
virus di Mac baru artinya Mac itu dah tinggi.dan nyaingin
MS.he.e..e.e.e."
Kayaknya omongan temen saya masuk akalcukup logis...

Dan suatu ketika... kejadian juga Mac kena virus... belum aja

So anda yang nentuin.

Salam,
Morry Infra
+966-533214840
2008/10/8 Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>

> *Kata orang bijak, perbedaan antara orang yang sukses dengan orang
> yang gagal adalah: orang yang sukses mengalami kegagalan jauh lebih banyak
> dari orang yang gagal. Benarkah?***
>
>
>
> Jawabannya: benar (sekali). Paling tidak itu yang didapat ketika membaca
> buku The Apple Way. Buku ini memang bukan buku baru, tapi di Indonesia baru
> diterjemahkan oleh group penerbit Erlangga, Esensi. Kesan pertama ketika
> melihat buku ini hampir sama ketika melihat buku The IBM Way, The Trump Way,
> The Toyota Way, The Google Story.., The Starbuck Experience.  Pasti soal
> kisah suksesnya, biasa ah... Tapi karena belakangan lagi tertarik dengan
> perseteruan 'abadi' antara Bill (Gates) dan Steve (Jobs) akhirnya jadilah
> buku itu menemani perjalanan Bekasi-Depok... :D
>
>
>
> Orang banyak terkagum-kagum dengan Apple. Ternyata dibalik kesuksesannya
> siapa yang menyangka kalau otak di dalamnya adalah seorang perfectionist
> sekaligus visioner sejati yang demi memuaskan pelanggan harus keluar masuk
> pasar, survai berbagai produk rumah tangga yang ramah, efisien sekaligus
> cantik dilihat. Tujuannya untuk ditiru (prinsip-prinsipnya) menjadi produk
> Apple berteknologi tinggi. Yah, kira-kira kasarnya begitu. Pantas saja ya…
> menggunakan Mac, sama mudahnya seperti menjalankan mesin pemanggang roti :p
> (kira-kira inilah harapan Steve Jobs).
>
>
>
> Buat seorang perempuan yang lebih sering kena tuduhan gatek (padahal nggak
> bener lho…;), sering merepotkan orang lain karena serangan virus mendadak di
> PC, dan lain sebagainya masalah tipikal para pengguna Win OS; beralih ke Mac
> memang jalan keluar yang gampang (selagi ada anggaran lumayan atau promo,
> bahkan sukur-sukur suntikan dana dari pihak luar :p). Ungkapan hiperbolanya
> adalah: komputer Mac ini seperti kado terindah (untuk para pengguna (dan
> penggemar)nya, lebih-lebih yang merasa dirinya gatek ) yang dikirim lengkap
> dengan kartu cantik bertuliskan: from Cupertino* with love…. Hehehe…
>
>
>
> Petunjuknya grafis sekali, penuh warna, cara kerja yang cuma drag and drop
> plus… tidak perlu install hard drive ini itu, seperti kata penulisnya
> (Jeffrey L. Cruikshank): isi komputer mac dilengkapi dengan hantu 'Casper'
> dan 'Aladdin' (kok bukan Jin-nya ya?). Alias, apa mau kita biarkan komputer
> ini melakukan dan memikirkannya sendiri (segampang itu??)
>
>
>
> Untuk menciptakan produk sangat ramah ini, pastinya nggak gampang. Saya
> selalu merasa bersalah tiap kali meminta kemudahan ini itu ke programmer
> pengembang software untuk urusan kantor – "kalau bisa, ada menu ini dan itu
> ya...";  "Bisa ini dan itu, nggak?"; "Bisa terhubung langsung dengan
> sistem ini, biar memudahkan pekerjaan itu…" Sang programmer, meski nggak
> sampe manyun, pastinya rada sebel karena itu artinya pekerjaan itu akan
> sulit dan makan waktu lama sementara pastinya ada deadline yang musti
> dikejar. (software/aplikasi komputer yang semakin 'ramah' dan mudah
> digunakan, semakin sulit dibuat, kan?)
>
>
>
> Sebagai perusahaan paling inovatif di dunia, menurut penulis, Apple
> berkomitmen memberikan yang terbaik dan terdepan bagi para penggunanya. Dana
> ratusan juta dolar mengalir ke litbangnya, angka yang fantastic untuk
> perusahaan komputer saat itu karena berkali lipat angkanya dibanding dengan
> perusahaan sejenis lainnya. Saya pikir, kok segitu 'gila'nya Apple dengan
> riset ya? Tapi ya memang sih, untuk sebuah temuan baru, inovasi baru,
> pastinya butuh dana yang besar untuk riset. (btw, riset itu seperti candu,
> sekali kita melakukannya dan berhasil, rasanya pengen terus-terusan deh…:p)
>
>
>
> Jangankan untuk produk berteknologi tinggi macam Apple, menulis fiksi aja
> butuh riset. Dan Brown perlu 'berkelana' di Eropa sebelum menuliskan Da
> Vinci Code. Dan meski lulusan SD reyot, Andrea perlu kuliah di Perancis 

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-09-08 Terurut Topik komarudin ibnu mikam
wah, sorry mbak VIta...
saya gak mau jadi kelinci apalagi monyet

karena bagaimana pun mereka berteman hanya mengandalkan feeling...
kita bangsa manusia lebih kompleks

berteman dengan sebuah mekanisme manusiawi. Bukan hewani. Walaupun
mecontoh sisi mau bertemanya seh bagus-bagus saja, persoalanya
kayaknya gak semudah itu...

human is a mysteri..

2008/9/8 Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>:
> What a friend you are
>
>
>
> Pernah melihat ada kucing berteman dengan anjing? Atau bajing berteman
> dengan sekumpulan anak-anak anjing? Atau ayam dengan bebek?
>
>
>
> Dalam alam bebas, kita sering menemukan hal-hal yang tidak biasa seperti
> itu. Bagaimana dua makhluk Tuhan berbeda jenis bisa hidup rukun bersama. Nah
> yang tadi pagi saya lihat juga begitu. Anda juga mungkin bisa melihat, ada
> pertemanan seekor kera dengan kelinci (terjadi di Bangkok). Fotonya dimuat
> di koran Media Indonesia. Seekor kera digambar itu kelihatan sedang mencium
> si kelinci. Kelinci ini adalah teman setianya. Dia selalu menemani si kera
> yang sedang dalam perawatan. Ya, kera ini buntung kedua kali belakangnya,
> dan satu kaki depannya karena diserang anjing. Otomatis dia hanya punya satu
> tangan (atau kaki?), yang otomatis juga tidak bisa memanjat pohon. Wah,
> pastinya si kera bahagia ya punya teman setia yang selalu menemaninya di
> kandang.
>
>
>
> Di dunia ini memang tidak semua makhluk 'beruntung' memiliki fisik yang
> sempurna. Tidak hewan, tidak manusia. Tapi berapa banyak yang peduli dengan
> mereka ya. Kehidupan ini seolah-olah hanya diperuntukkan untuk orang yang
> sehat dan utuh jasmaninya. Tangga penyeberangan, lift, jalan raya, bus,
> kereta, kantor-kantor dan gedung pencakar langit, mall, kafe, toko buku,
> perpustakaan… Pembangunan (apalagi di negara kita ini) belum banyak berpihak
> kepada saudara-saudara kita yang mempunyai kekurangan fisik. Kalau di
> negara-negara maju, mungkin lebih lumayan. Tangga, lift, toilet, angkutan
> umum, buku-buku dalam huruf Braille, bahkan juga kemasan produk sudah mulai
> ada huruf Braille-nya.
>
>
>
> Bagi kita yang sehat, mungkin sulit memposisikan diri kalau jadi mereka.
> Nggak kebayang kalau hidup dalam kegelapan yang pekat (karena kebutaan sejak
> lahir). Nggak kebayang tidak bisa berlari kencang, berayun dengan dua
> tangan, menikmati musik yang merdu… Tapi ada orang-orang seperti itu di
> sekitar kita. Yang mungkin tidak pernah kita perhatikan, tidak jadi pusat
> perhatian umum, hidup dalam 'dunia' yang berbeda di dunia yang sama kita
> tinggali juga.
>
>
>
> Guys, apakah anda ingin menjadi seperti si kelinci itu?
>
>
>
> Have a nice day!
>
> 



-- 
Komarudin Ibnu Mikam
WTS - Writer Trainer Speaker
komarmikam.multiply.com
0818721014
karya-karya ;
sekuntum cinta untuk istriku (GIP)
prahara buddenovsky (GIP)
dinda izinkan aku melamarmu (KBP)
sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat)
nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat)
merit yuk! (qultum media)
rahasia dan keutamaan jumat (qultum media)



--
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED] 
mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/



RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-08-01 Terurut Topik vanda.vandhana
Kalau jama SMA istilahnya PMP.prend makan prend.:-)

 

with best regards 
Vanda 

  _  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Lusiana M. Hevita
Sent: Thursday, 31 July, 2008 4:16 PM
To: [email protected]; sma satu; Jip 92
Subject: [sma1bks] Noon Coffee Break

 

Friends are Forever

 

"Teman makan teman." salah satu judul sinetron teranyar yang dikhususkan
buat penonton ABG. Mungkin berkisah tentang cinta-cintaan diantara sesama
teman kali ya.. Kalau sasarannya ABG, apalagi kalau bukan itu. Jadi ingat
juga lagunya Yovie & The Nuno - Dia Milikku. Isinya hampir sama, 'rebutan'
temen. 

 

Orang bijak dalam tulisan-tulisan mereka yang melegenda menyatakan teman
adalah kado terindah dari Tuhan. Coba iseng search di google, cari
kutipan-kutipan 'emas' tentang teman, pasti puluhan bahkan ratusan
jumlahnya. Isinya bagus-bagus, bikin kita jadi mengingat-ingat sejumlah
teman yang telah mendampingi hidup dari waktu ke waktu.

 

Ada teman TK, SD, SMP, SMA, Kuliah, kerja, club, milis, organisasi. dan yang
lebih menakjubkan adalah teman yang selalu ada sejak kita TK misalnya, atau
sejak SD sampe sekarang, SMA sampai sekarang, kuliah sampe sekarang, dari
belum sukses sampe sekarang (yang belum sukses juga hehehe)..dst. Ada yang
baru kenal sebulan, setahun, sepuluh tahun, dua puluh. Pertemanan terlama
saya sendiri dengan teman TK, sudah berjalan 30 tahun. Apriyani, ibu satu
anak yang tinggal di Yogyakarta. Terakhir kontak setahun yang lalu. Yang
baru aja kenalan, barusan, tiga jam yang lalu. Staf keuangan (baru) dari
salah satu unit di kantor saya, Risma namanya. Waktu meeting pagi tadi,
duduk di sebelah saya.

 

Panjang memang jika bicara soal teman, penuh suka duka. Ada yang kalau
diingat-ingat rasanya indah, ketawa-tawa karena lucu, ada yang justru malah
sakit hati dan nyebelin. Parahnya lagi, bahkan ada yang sama sekali udah
males nyebut nama teman yang bermasalah itu...:D

 

Yah, namanya hidup memang banyak lika-likunya. Maunya sih berteman untuk
selamanya, sepanjang usia kita.. tapi ada aja teman yang sepertinya justru
bersikap sebaliknya. Malah ogah kalau dikontak, dan kita juga males ketemu
sama dia.:D Tapi, kalau dihitung-hitung yang 'beneran' teman cuma sedikit
kali ya. Bisa dihitung pake jari tangan. Teman yang udah tau bagus dan
jelek-jeleknya kita. Yang kayak gini biasanya bisa awet puluhan tahun,
bahkan seumur hidup. Bisa jadi kelak kita menghadiri pemakamannya sambil
menangis karena merasa sangat kehilangan. Atau justru, teman kita itu yang
datang ke pemakaman kita, dan menaburkan bunga..

 

Kata ustadz, dalam berteman bahkan bisa sampai di dunia sana. Kehidupan
setelah kematian. Konon, kita bisa saling menyapa, ngobrol bahkan
tertawa-tawa sambil mengenang saat-saat di dunia dulu. Hmm, jadi
membayangkan, siapa saja ya yang bisa saya temui lagi nantinya:) 

 

Have a nice day!

 

 

 

 

 

 



Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-05-27 Terurut Topik vivi fajar
Saya 'jatuh cinta' pada Andrea Hirata dan karyanya
sejak pertama kali mendapatkan novel Laskar Pelangi
sebagai kado ulang tahun dari suami...plus plus..dua
novel turutannya tak lama berselang..dalam waktu
kurang dari tiga hari saya 'melahap'nya..(ga' bisa
brenti ...bene)

Sebelumnya,..saya cuma 'anteng' ketika menikmati
tulisan Pramoedya..awalnya underestimate juga ketika
di satu resensi di surat kabar ada yang bilang tulisan
Andrea 'luar biasa menyihir'...tapi ketika mulai
membaca bab pertama 'Laskar Pelangi' , saya tau nggak
bisa berhenti membacanya sampai selesai..

Andrea jujur banget...sangat-sangat membumi...siapa
sangka dalam kehidupannya yang begitu bersahaja
tersimpat semangat yang begitu besar untuk menjadi
'besar'...dan dengan segala usaha dia berhasil
mewujudkan mimpinya..benar2 menginspirasi ..
paling nggak buat orang2 di kehidupan sekarang yang
sebagian (besar) terlanjur melihat kesuksesan sebagai
turunan dari nama besar dan keberlimpahan
dukungan..(moril dan materil)..kisah dalam tetralogi
Andrea bisa memberi wawasan lain..bahwa untuk 'orang2'
yang merasa minim dukungan..kesuksesan juga bisa
menjadi milik mereka, dengan satu kata kunci.."fokus
pada tujuan, kerja keras dan semangat hidup"

Nggak sabar nunggu "maryamah karpov" nih...(kt Andrea
ini kisah tentang perempuan..) inspirasi apa lagi ya
yang bisa saya dapat? 


--- "Rahman, Tiar" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Belum sempet beli and baca. Bisa pinjem dong...
> 
> Semoga filmnya bisa lebih segar dari bukunya...
> 
>  
> 
> 
> 
> From: [EMAIL PROTECTED]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
> Behalf Of Lusiana M. Hevita
> Sent: Monday, May 26, 2008 12:31 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]; Jip 92;
> [EMAIL PROTECTED];
> [email protected]
> Subject: [smansabks] Noon Coffee Break
> 
>  
> 
> LASKAR PELANGI, ANDREA DAN ANDY F. NOYA
> 
> "Baca ini Vit, kali aja terinspirasi menuliskan hal
> yang sama..." lalu dia, teman saya, menyodorkan buku
> Laskar Pelangi. Hari itu, 1 Desember 2005 di pameran
> buku plaza Diknas Senayan, saya berkenalan dengan
> Andrea Hirata lewat bukunya, hampir duasetengah
> tahun
> yang lalu. Eh kok ya bisa-bisanya baru kemarin saya
> berhasil menyelesaikan buku kedua dan ketiga dari
> tetralogi-nya. Keterlaluan. Kemana aja lu, Vit?
> Antara
> nyesel dan seneng. Nyesel karena kok baru sekarang
> baca Sang Pemimpi dan Edensor. Seneng karena pada
> akhirnya saya bisa menikmati bacaan dalam negeri
> yang
> luar biasa. Kite Runner atau A Thousand Splendid
> Sun..lewat deh..hehehe.
> 
> Tetralogi itu memoar sang penulis. Hanyut saya
> ketika
> membacanya. Seakan-akan hadir di setiap peristiwa
> yang
> terjalin di sana. Jadi ingat ulasan seorang teman
> diblognya. Malu karena selama ini dia hanya tertarik
> menulis kisah cinta-cintaan melulu (hihi saya juga
> ;p). Nyatanya tidak semua cerita harus sarat dengan
> bumbu cinta. Dalam novel Andrea, cinta hanya
> sebagian
> kecil, tidak terlalu dominan, tapi cukup
> kuat...(lho,
> teuteup ternyata :))
> 
> Bintang lima saya berikan buatnya. Ada yang tidak
> setuju? Silakan saja. Untuk sebuah karya orang
> 'lokal', Andrea menurut saya layak mendapatkannya.
> Kualitas karyanya sejajar dengan novel best seller
> dunia. Tidak sabar rasanya melihat tetralogi itu
> terpampang dalam edisi bahasa inggris. Siapa tahu
> ya?
> Toh negara tetangga sudah ikut demam Laskar Pelangi.
> 
> Sejak kabar Laskar Pelangi akan diangkat ke layar
> lebar, orang-orang berspekulasi pada nama-nama
> bintang
> yang akan main di sana.
> "Jangan libatkan Tora, nggak cocok..."
> "Please, jangan (lagi) Nicolas Saputra..."
> "Cut Mini jadi ibu Muslimah??" Ck..ck.. begitu
> dekatnya para tokoh buku itu di hati para
> pembacanya. 
> 
> Beberapa waktu lalu, Andrea di undang di acara Kick
> Andy Off Air di Balairung UI Depok. Saya merinding
> melihat antusiasme peserta yang hadir. Seluruh
> tribun
> penuh, lantai bawah pun juga. Ribuan orang
> mengelu-elukan idola baru mereka yang hadir saat
> itu.
> Pahlawan lingkungan - Pak Sariban dan Mang Iding -
> dan
> Sang Penulis Laskar Pelangi - Andrea Hirata. Gegap
> gempita sekali. Saya sempat berpikir kalau
> antusiasme
> yang luar biasa ini agak berlebihan sepertinya. Tapi
> begitu menyelesaikan dua bukunya kemarin, saya jadi
> mengerti kenapa masyarakat tergila-gila.
> 
> "Orang ini sok terkenal," cetus Andi F Noya yang
> 'iri'
> melihat Andrea diserbu seribu kilatan blitz, "tapi
> coba kita tanya ke Pak Sariban" Andi F. Noya
> melirik
> Bapak Tua yang sore itu tampil lengkap dengan
> seragam
> PU dan sepedanya.
> "Pak Sariban kenal orang ini?" Andi menunjuk Andrea
> yang sedari tadi cengar-cengir. Penonton riuh. Pak
> Sariban mengamati sesaat.
> "Mungkin karena saya terlalu sibuk menyapu, saya
> jadi
> tidak tahu dia"
> Hahaha..Tawa meledak. Pak Sariban yang satu panggung
> dengan Andrea mengaku tidak kenal, sementara seluruh
> hadirin di balairung sejak setengah jam yang lalu
> sibuk bersorak mengelu-elukan kedatangannya. Sore

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-05-02 Terurut Topik kurniawan iswanto
mungkin masalah timingnya kali mbak

On Fri, May 2, 2008 at 12:55 AM, vivi fajar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   Saya percaya betul sama resep yang satu ini
> Mbak,..sayangnya ternyata nggak semua orang bisa
> menerima..jadi inget pengalaman pribadi ..menurut
> teman2 satu ruangan di kantor,..saya termasuk orang
> yang paling jarang terlihat punya masalah..dan hobi
> banget tersenyum...buat saya..'senyum' jadi obat
> dikala hati dan pikiran saya ruwet..selebihnya tentu
> pengajewantahan rasa bahagia murni..masalahnya ada
> sebagian teman yang malah merasa tertekan saat
> kebagian senyum saya...kata mereka..."kok bisa sih
> ya..lo senyum2 saat kita lagi stress ngurusin
> kerjaan.." (wa...jangan2 senyum gw jelek banget
> sampe mreka merasa tertekan gitu..haha )..itu baru
> senyum loh..gimana kalo mreka saya ajak ketawa2
> ya?..yang ada tu resep bukannya manjur
> mengobati..malah jadi symptom penyakit baru...
>
> jadi,..kaya'nya resep itu nggak universal juga ya?..
>
>
> --- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED] > wrote:
>
> > Humor adalah jarak terdekat di antara dua manusia –
> > Viktor Borge
> >
> > Sudahkah anda tertawa hari ini?
> > Siapakah orang yang anda ajak tertawa?
> > Tertawa adalah obat yang paling manjur katanya. So
> > rajin-rajinlah tertawa, karena dengan itu konon jiwa
> > anda akan sehat, selama nggak berlebihan lho ya dan
> > harus selalu ada alasannya kenapa tertawa :)
> >
> > Saat kita masuk ke dunia kerja, dunia orang dewasa
> > yang cenderung lebih serius dan sedikit menegangkan,
> > perkara tertawa pasti bukan persoalan yang mudah.
> > Malah bisa jadi dalam sehari anda sama sekali tidak
> > tertawa. Bahkan, jangankan tertawa, tersenyum saja
> > mungkin juga tidak. Wuah…gimana rasanya ya…
> >
> > Tapi setiap kita pasti punya cara supaya jiwa ini
> > selalu sehat. Cuman satu-satunya gitu lho, nggak ada
> > serepnya :p Nah sekali lagi, cara yang paling mudah
> > dan murah adalah dengan tertawa. Apalagi kalau bisa
> > lepas dan – sedikit- terbahak-bahak. Dan kalau anda
> > sedang merasa tidak enak dengan seseorang, atau
> > mengalami miskomunikasi, dan sejenisnya, kenapa
> > tidak
> > ajak dia tertawa. Karena dengan tertawa, selain jiwa
> > menjadi sehat, anda juga bisa kembali dekat
> > dengannya
> > ;)
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> __
> > Be a better friend, newshound, and
> > know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
> >
> http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
> >
>
> __
> Be a better friend, newshound, and
> know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
> http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
>  
>



-- 
Kurniawan I
Kanwil DJP Kaltim


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-05-02 Terurut Topik vivi fajar
Saya percaya betul sama resep yang satu ini
Mbak,..sayangnya ternyata nggak semua orang bisa
menerima..jadi inget pengalaman pribadi ..menurut
teman2 satu ruangan di kantor,..saya termasuk orang
yang paling jarang terlihat punya masalah..dan hobi
banget tersenyum...buat saya..'senyum' jadi obat
dikala hati dan pikiran saya ruwet..selebihnya tentu
pengajewantahan rasa bahagia murni..masalahnya ada
sebagian teman yang malah merasa tertekan saat
kebagian senyum saya...kata mereka..."kok bisa sih
ya..lo senyum2 saat kita lagi stress ngurusin
kerjaan.." (wa...jangan2 senyum gw jelek banget
sampe mreka merasa tertekan gitu..haha )..itu baru
senyum loh..gimana kalo mreka saya ajak ketawa2
ya?..yang ada tu resep bukannya manjur
mengobati..malah jadi symptom penyakit baru...

jadi,..kaya'nya resep itu nggak universal juga ya?..
 
--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Humor adalah jarak terdekat di antara dua manusia –
> Viktor Borge
> 
> Sudahkah anda tertawa hari ini?
> Siapakah orang yang anda ajak tertawa?
> Tertawa adalah obat yang paling manjur katanya. So
> rajin-rajinlah tertawa, karena dengan itu konon jiwa
> anda akan sehat, selama nggak berlebihan lho ya dan
> harus selalu ada alasannya kenapa tertawa :)
> 
> Saat kita masuk ke dunia kerja, dunia orang dewasa
> yang cenderung lebih serius dan sedikit menegangkan,
> perkara tertawa pasti bukan persoalan yang mudah.
> Malah bisa jadi dalam sehari anda sama sekali tidak
> tertawa. Bahkan, jangankan tertawa, tersenyum saja
> mungkin juga tidak. Wuah…gimana rasanya ya…
> 
> Tapi setiap kita pasti punya cara supaya jiwa ini
> selalu sehat. Cuman satu-satunya gitu lho, nggak ada
> serepnya :p Nah sekali lagi, cara yang paling mudah
> dan murah adalah dengan tertawa. Apalagi kalau bisa
> lepas dan – sedikit- terbahak-bahak. Dan kalau anda
> sedang merasa tidak enak dengan seseorang, atau
> mengalami miskomunikasi, dan sejenisnya, kenapa
> tidak
> ajak dia tertawa. Karena dengan tertawa, selain jiwa
> menjadi sehat, anda juga bisa kembali dekat
> dengannya
> ;)
>   
> 
> 
> 
>  
>

> Be a better friend, newshound, and 
> know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now. 
>
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
> 



  

Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-05-02 Terurut Topik kurniawan iswanto
kalo kata Warkop "Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang"
btw, ada humor terbaru neh

"Dalam 1-2 hari ini akan ada Inpres tentang pembatasan konsumsi BBM.
> Penghematan nantinya akan lebih tegas. Setiap kantor baik itu swasta maupun
> pemerintah akan diawasi. Selain itu, jam buka mal-mal akan dikurangi," ujar
> Kalla.


selanjutnya apalagi yg dihemat? istana kepresidenan dan rumah dinas anggota
DPR?

http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl/02/time/135011/idnews/932907/idkanal/4

On Fri, May 2, 2008 at 12:16 AM, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

>   Humor adalah jarak terdekat di antara dua manusia –
> Viktor Borge
>
> Sudahkah anda tertawa hari ini?
> Siapakah orang yang anda ajak tertawa?
> Tertawa adalah obat yang paling manjur katanya. So
> rajin-rajinlah tertawa, karena dengan itu konon jiwa
> anda akan sehat, selama nggak berlebihan lho ya dan
> harus selalu ada alasannya kenapa tertawa :)
>
> Saat kita masuk ke dunia kerja, dunia orang dewasa
> yang cenderung lebih serius dan sedikit menegangkan,
> perkara tertawa pasti bukan persoalan yang mudah.
> Malah bisa jadi dalam sehari anda sama sekali tidak
> tertawa. Bahkan, jangankan tertawa, tersenyum saja
> mungkin juga tidak. Wuah…gimana rasanya ya…
>
> Tapi setiap kita pasti punya cara supaya jiwa ini
> selalu sehat. Cuman satu-satunya gitu lho, nggak ada
> serepnya :p Nah sekali lagi, cara yang paling mudah
> dan murah adalah dengan tertawa. Apalagi kalau bisa
> lepas dan – sedikit- terbahak-bahak. Dan kalau anda
> sedang merasa tidak enak dengan seseorang, atau
> mengalami miskomunikasi, dan sejenisnya, kenapa tidak
> ajak dia tertawa. Karena dengan tertawa, selain jiwa
> menjadi sehat, anda juga bisa kembali dekat dengannya
> ;)
>
>
> __
> Be a better friend, newshound, and
> know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
> http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
>  
>



-- 
Kurniawan I
Kanwil DJP Kaltim


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-04-20 Terurut Topik Morry Infra
Case-nya Celine Dion karena Suaminya dah kaya berat
Nah kalau miskin... mungkin lain cerita
Sometimes memang orang bekerja gak semata2 uang...katanya pleasure, status,
kebahagian, dll.
Tapi most of people believe that uang bisa bikin orang bahagia...
Dan motivasi terbesar orang untuk bekerja (dari hasil survey karyawan di
kantor saya sekarang dan sebelumnya) adalah uang.
Walau sebenarnya gak selalunya betul
karena yang banyak belum tentu betul... dan sedikit juga belum tentu
betul...
Dalam hal ini Celine Dion adalah yang sedikit...

Salam,
Morry Infra
+966-533214840


On 4/21/08, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   "Please don't make your career your life. Let it be
> your passion, let it bring you pleasure, but don't let
> it become your identity. You are so much more valuable
> than that. Learn to build your foundations. Figure out
> your like and dislike, and don't be afraid to
> express…" (Celine Dion)
>
> Kisah Celine Dion menarik diri dari dunia panggung
> hiburan saat karirnya tengah melejit, untuk mengurus
> keluarga, terutama suaminya saat terkena kanker
> menjadi contoh nyata tentang bagaimana seharusnya
> perempuan mengambil sikap. Kutipan di atas bukan
> sekedar isapan jempol semata. Celine Dion sudah
> membuktikannya, betapa karirnya yang memuncak bukanlah
> identitas yang sesungguhnya. Perempuan (dan juga pria)
> memiliki nilai yang jauh lebih tinggi dari sekedar
> karir atau jabatannya sekarang. Ia bisa menjadi Ibu
> (atau Ayah) yang luar biasa bagi anak-anaknya.
> Anak-anak yang kelak akan tumbuh menjadi manusia
> berguna di dunia, siapa tahu anak Anda jadi Sekjen
> PBB, peraih Nobel Perdamaian, Presiden, Menteri atau
> paling tidak jadi pemimpin yang adil dan dicintai anak
> buahnya? :)
>
> Ia juga bisa menjadi pasangan yang luar biasa bagi
> suami (atau istrinya). Ingatkan kalau dibalik
> perempuan hebat ada pria yang hebat (atau di balik
> ya?) ? ;) Siapa tahu Anda bisa membuat pasangan Anda
> berpikir dua tiga kali saat memutuskan sebuah perkara
> besar di kantor. Karena Anda sangat berarti buatnya
> dan bahkan ikut menentukan nilai-nilai yang
> dijalankannya di kantor. Siapa tahu Anda juga bisa
> menjadi pendorong suami (istri) Anda untuk selalu
> jujur dan melakukan hal-hal yang baik dalam hidupnya.
> Karena Anda ia inginkan menjadi pendamping selamanya
> baik di dunia maupun di kehidupan setelahnya. Anda
> bisa membuatnya benar-benar menyadari hal-hal yang
> paling berharga dalam hidupnya.
>
> Berkarir tentu hal yang penting, sama pentingnya
> dengan dimensi hidup Anda yang lain. Tapi jangan
> sampai menjadi segala-galanya. Karena sekali lagi,
> kita bukan jabatan atau karir apa yang sedang kita
> pegang sekarang. Tapi lebih pada: ibu macam apa,
> sahabat macam apa, teman macam apa, anak macam apa,
> istri macam apa, tetangga macam apa, warga negara
> macam apa dan manusia macam apa….. di hadapan Tuhan.
>
> Selamat Hari Kartini!
>
> (psssttulisan NCB ini kayak bukan tulisan gue
> deh…hehehe…)
>
>
> __
> Be a better friend, newshound, and
> know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
> http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
> 
>


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-04-05 Terurut Topik kurniawan iswanto
teman di saat senang dan selalu ada di saat susah bukannya jodoh? :p

On Fri, Apr 4, 2008 at 9:47 AM, Risman Rais <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   wah keren banget mba...
> cuma pengalaman dalam 2 bulan ini, adalah apakah
> memang ada teman sejati? secara teman sejati harusnya
> adalah teman disaat senang dan selalu ada disaat
> susah... Apakah pernah dikhianati oleh seseorang yang
> dianggap teman oleh kita atau apakah seseorang yang
> kita teman itu selalu melindungi (back up) kita disaat
> ada sesuatu...
> Fuih... teman sejati ibarat cinta yang kadang susah
> ditebak namun bisa dirasakan...
>
>
> --- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED] > wrote:
>
> > "Friends know, friends always know…" Oprah
> >
> > Punya teman yang seolah-olah tahu apa yang sedang
> > kita
> > pikirkan sebelum kita bercerita? Atau tahu apa yang
> > sedang kita butuhkan sebelum kita meminta? Bisa jadi
> > anda bersama dengan teman sejati, karena teman
> > seperti
> > ini tahu keadaan kita, selalu tahu, meski ia tidak
> > mengatakannya.
> >
> > Benarkan makin lama kita makin sulit menemukan teman
> > yang sejati? Khususnya teman baru? Teman yang masih
> > kita anggap teman yang sebenar-benarnya biasanya
> > teman-teman lama, yang sudah bertahun-tahun bersama
> > kita. Meski tidak setiap kesempatan bisa bertemu,
> > tapi
> > mereka masih terasa dekat.
> >
> > Kayak apa teman yang sebenar-benarnya teman itu?
> > Apakah kita mau berteman dengannya hanya karena apa
> > yang kita inginkan selalu dituruti? Atau karena kita
> > merasa 'dipuja' olehnya? Atau karena apa yang kita
> > katakan selalu didengar? Lalu apa yang terjadi saat
> > kita tidak sepaham dengannya? Tidak mendengarkan
> > omongannya? Atau apa yang kita lakukan saat teman
> > kita
> > merasa 'diatas' kita dan seolah-olah membuat harga
> > diri kita lebih rendah? Akankah kita tetap mau
> > menganggapnya teman dan berteman dengannya?
> >
> > Atau siapa tahu kita yang melakukan itu. Kita selalu
> > menurutinya, mengikuti kata-katanya, memujinya dan
> > berbuat agar ia selalu senang. Kalau memang iya
> > begitu, bisa jadi itu hanya sebuah pertemanan yang
> > palsu. Karena dalam berteman, kedua belah pihak
> > harus
> > ada dalam posisi yang sama. Kadang kita yang
> > menghubunginya duluan, kadang ia duluan yang
> > mengajak
> > ketemuan. Kadang kita yang nraktir, kadang dia
> > (meski
> > harus ditagih-tagih hehehe). Kadang kita menanyakan
> > kabarnya, kadang dia yang melakukannya lebih dulu.
> > Kita sering memberinya kado saat ultah, dan saat ia
> > memberi hal yang sama bahkan lupa ulang tahun kita,
> > kita nggak marah…:)
> >
> > So guys, jangan sia-siakan anugerah berharga itu ya…
> > Teman adalah kado terindah dari-Nya yang akan
> > menemani
> > hari-hari kita hidup di dunia yang fana ini…*halah
> > ngomong apa sih…
> >
> > "Teman cahaya hati… teman sayap kakimu….teman selalu
> > memberi…hidup akan lebih berarti…" – syair lagunya
> > siapa ya lupa :D
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> __
> > You rock. That's why Blockbuster's offering you one
> > month of Blockbuster Total Access, No Cost.
> > http://tc.deals.yahoo.com/tc/blockbuster/text5.com
> >
>
> __
> You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster
> Total Access, No Cost.
> http://tc.deals.yahoo.com/tc/blockbuster/text5.com
>  
>



-- 
Kurniawan I
Kanwil DJP Kaltim


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-04-04 Terurut Topik Risman Rais
wah keren banget mba...
cuma pengalaman dalam 2 bulan ini, adalah apakah
memang ada teman sejati? secara teman sejati harusnya
adalah teman disaat senang dan selalu ada disaat
susah... Apakah pernah dikhianati oleh seseorang yang
dianggap teman oleh kita atau apakah seseorang yang
kita teman itu selalu melindungi (back up) kita disaat
ada sesuatu...
Fuih... teman sejati ibarat cinta yang kadang susah
ditebak namun bisa dirasakan...

--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> “Friends know, friends always know…” Oprah
> 
> Punya teman yang seolah-olah tahu apa yang sedang
> kita
> pikirkan sebelum kita bercerita? Atau tahu apa yang
> sedang kita butuhkan sebelum kita meminta? Bisa jadi
> anda bersama dengan teman sejati, karena teman
> seperti
> ini tahu keadaan kita, selalu tahu, meski ia tidak
> mengatakannya.
> 
> Benarkan makin lama kita makin sulit menemukan teman
> yang sejati? Khususnya teman baru? Teman yang masih
> kita anggap teman yang sebenar-benarnya biasanya
> teman-teman lama, yang sudah bertahun-tahun bersama
> kita. Meski tidak setiap kesempatan bisa bertemu,
> tapi
> mereka masih terasa dekat.
> 
> Kayak apa teman yang sebenar-benarnya teman itu?
> Apakah kita mau berteman dengannya hanya karena apa
> yang kita inginkan selalu dituruti? Atau karena kita
> merasa ‘dipuja’ olehnya? Atau karena apa yang kita
> katakan selalu didengar? Lalu apa yang terjadi saat
> kita tidak sepaham dengannya? Tidak mendengarkan
> omongannya? Atau apa yang kita lakukan saat teman
> kita
> merasa ‘diatas’ kita dan seolah-olah membuat  harga
> diri kita lebih rendah? Akankah kita tetap mau
> menganggapnya teman dan berteman dengannya? 
> 
> Atau siapa tahu kita yang melakukan itu. Kita selalu
> menurutinya, mengikuti kata-katanya, memujinya dan
> berbuat agar ia selalu senang. Kalau memang iya
> begitu, bisa jadi itu hanya sebuah pertemanan yang
> palsu. Karena dalam berteman, kedua belah pihak
> harus
> ada dalam posisi yang sama. Kadang kita yang
> menghubunginya duluan, kadang ia duluan yang
> mengajak
> ketemuan. Kadang kita yang nraktir, kadang dia
> (meski
> harus ditagih-tagih hehehe). Kadang kita menanyakan
> kabarnya, kadang dia yang melakukannya lebih dulu.
> Kita sering memberinya kado saat ultah, dan saat ia
> memberi hal yang sama bahkan lupa ulang tahun kita,
> kita nggak marah…:)
> 
> So guys, jangan sia-siakan anugerah berharga itu ya…
> Teman adalah kado terindah dari-Nya yang akan
> menemani
> hari-hari kita hidup di dunia yang fana ini…*halah
> ngomong apa sih…
> 
> “Teman cahaya hati… teman sayap kakimu….teman selalu
> memberi…hidup akan lebih berarti…” – syair lagunya
> siapa ya lupa :D
>   
> 
> 
> 
>  
>

> You rock. That's why Blockbuster's offering you one
> month of Blockbuster Total Access, No Cost.  
> http://tc.deals.yahoo.com/tc/blockbuster/text5.com
> 



  

You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total 
Access, No Cost.  
http://tc.deals.yahoo.com/tc/blockbuster/text5.com


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break---ssttt mbak vita ultah lhoooo...=)

2008-03-27 Terurut Topik vivi fajar
Wakalo gw mah cuma pake feeling aja
chi...soalnya beliau kan emang suka banget nulis
sesuatu yang terjadi disekitarnya...nah kalo hari itu
dia nulis tentang 'birthday' mestinya...mang ada yang
ultah...inget kan tulisan2 beliau tentang
'resolusi'...she really mean it, i guess
anyway,...bener2 "Met Ultah ya Mbak Vit"
--- Sri Wahyuningsih <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


-


Ternyata Mba Vita emang ultah tgl 25 Mar maren Vi
(berdasarkan remindernya Friendster niy)

Happy belated birthday Mba, 

moga selalu MENJADI YANG TERBAIK dan MENDAPATKAN YANG
TERBAIK dari Allah SWT, amiiin Keep posting NCB
ya!!!

 

Tetep semangat!

Ichi/SOs93

--- On Tue, 3/25/08, vivi fajar <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

From: vivi fajar <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [sma1bks] Noon Coffee Break---ssttt mbak
vita ultah lh...=)
To: [email protected]
Date: Tuesday, March 25, 2008, 8:56 PM


btw,..mbak.. hepi birtdei yaaa.
(hihi..sok teu nih...abis saya mang ga' tau kapan
yarigh-nya mbak vit)...
--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

> 
> “The most effective way to remember your honey’s
> birthday is to forget it once.”
> -- Unknown
> 
> Uh, dulu tiap ultah suka ngitung udah ada berapa
> sms,
> email, message dan telepon yang masuk. Dan rasanya
> girang banget kalo banyak temen-temen yang inget,
> bahkan kalau perlu orang dari seluruh dunia..hehehe.
> Nggak ding, nggak gitu-gitu amat sih. Tapi pokoknya
> seneng aja kalau ternyata teman-teman tercinta ingat
> hari ultah saya. 
> 
> Sekarang sedikit ada perbedaan. Rasanya udah nggak
> terlalu penting lagi ucapan itu, meski tetep seneng
> lah kalau ada yang mengucapkan selamat dan
> mendoakan.
> Tapi seperti ada kebutuhan yang lain, yang lebih
> bersifat ke dalam. Ke diri sendiri, jauh ke dalam
> lubuk hati. Mungkin jawaban dari pertanyaan “Udah
> ngapain aja hidup selama ini?”
> 
> Bagi sebagian orang, hari ulang tahun bisa jadi
> tidak
> begitu istimewa. Bahkan tidak sedikit yang lupa, dan
> kalaupun ingat ya biasa aja karena pada dasarnya mau
> hari ultah kek, maupun enggak, tetap nggak ada beda.
> Tapi ada juga yang memberikan warna yang beda di
> hari
> jadinya dengan kegiatan yang tidak terlupakan.
> Misalnya saja, dulu nggak tahu kenapa saya sering
> mengisinya dengan melukis seharian. Dan begitu jadi,
> dikasih tanggal dan tanda tangan di pojok kiri
> kertasnya. Keliatannya kan keren tuh. Atau pernah
> juga
> ngejabanin kegiatan yang ‘bukan gue banget’.
> Misalnya
> mencoba ikut lomba gerak jalan yang diadakan
> organisasi pecinta alam sekolah. Wuih capeknya
> setengah mati, tapi tetep bela-belain dalam rangka
> mencetak rekor bagi diri sendiri di hari jadi *halah
> gaya banget yak (masih inget deh ikutan lomba lintas
> alam-nya Iwepe alias Inswapala tea…;)
> 
> Meski tidak semuanya selalu merayakan ultah, hari
> kelahiran kita itu sering menjadi pengingat sudah
> berapa lama kita hidup, apa yang kita kerjakan, ada
> di
> mana kita sekarang, siapa yang ada di sekeliling
> kita,
> orang-orang yang kita cintai dan segala sesuatu
> mulai
> dari yang paling penting yang kita miliki sampai
> yang
> paling tidak penting.
> 
> Ah, tapi ultah itu kan ada dalam dimensi ruang
> waktu,
> sejatinya jiwa kita sendiri tidak mengenal bilangan
> usia. Bukankah semua orang akan tetap belia di
> 'dunia
> sana'?
> 
> Have a nice day!
> 
> 
> 
> 
> 
>
 _ _ _ _
_ _
> Never miss a thing. Make Yahoo your home page. 
> http://www.yahoo. com/r/hs
> 

 _ _ _ _
_ _
Looking for last minute shopping deals? 
Find them fast with Yahoo! Search. http://tools.
search.yahoo. com/newsearch/ category. php?category=
shopping




  
-
Be a better friend, newshound, and know-it-all with
Yahoo! Mobile.  Try it now.






  

Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break---ssttt mbak vita ultah lhoooo...=)

2008-03-25 Terurut Topik vivi fajar
btw,..mbak..hepi birtdei yaaa.
(hihi..sok teu nih...abis saya mang ga' tau kapan
yarigh-nya mbak vit)...
--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   
> “The most effective way to remember your  honey’s
> birthday is to forget it once.”
> -- Unknown
> 
> Uh, dulu tiap ultah suka ngitung udah ada berapa
> sms,
> email, message dan telepon yang masuk. Dan rasanya
> girang banget kalo banyak temen-temen yang inget,
> bahkan kalau perlu orang dari seluruh dunia..hehehe.
> Nggak ding, nggak gitu-gitu amat sih. Tapi pokoknya
> seneng aja kalau ternyata teman-teman tercinta ingat
> hari ultah saya. 
> 
> Sekarang sedikit ada perbedaan. Rasanya udah nggak
> terlalu penting lagi ucapan itu, meski tetep seneng
> lah kalau ada yang mengucapkan selamat dan
> mendoakan.
> Tapi seperti ada kebutuhan yang lain, yang lebih
> bersifat ke dalam. Ke diri sendiri, jauh ke dalam
> lubuk hati. Mungkin jawaban dari pertanyaan “Udah
> ngapain aja hidup selama ini?”
> 
> Bagi sebagian orang, hari ulang tahun bisa jadi
> tidak
> begitu istimewa. Bahkan tidak sedikit yang lupa, dan
> kalaupun ingat ya biasa aja karena pada dasarnya mau
> hari ultah kek, maupun enggak, tetap nggak ada beda.
> Tapi ada juga yang memberikan warna yang beda di
> hari
> jadinya dengan kegiatan yang tidak terlupakan.
> Misalnya saja,  dulu nggak tahu kenapa saya sering
> mengisinya dengan melukis seharian. Dan begitu jadi,
> dikasih tanggal dan tanda tangan di pojok kiri
> kertasnya. Keliatannya kan keren tuh. Atau pernah
> juga
> ngejabanin kegiatan yang ‘bukan gue banget’.
> Misalnya
> mencoba ikut lomba gerak jalan yang diadakan
> organisasi pecinta alam sekolah. Wuih capeknya
> setengah mati, tapi tetep bela-belain dalam rangka
> mencetak rekor bagi diri sendiri di hari jadi *halah
> gaya banget yak (masih inget deh ikutan lomba lintas
> alam-nya Iwepe alias Inswapala tea…;)
> 
> Meski tidak semuanya selalu merayakan ultah, hari
> kelahiran kita itu sering menjadi pengingat sudah
> berapa lama kita hidup, apa yang kita kerjakan, ada
> di
> mana kita sekarang, siapa yang ada di sekeliling
> kita,
> orang-orang yang kita cintai dan segala sesuatu
> mulai
> dari yang paling penting yang kita miliki sampai
> yang
> paling tidak penting.
> 
> Ah, tapi ultah itu kan ada dalam dimensi ruang
> waktu,
> sejatinya jiwa kita sendiri tidak mengenal bilangan
> usia. Bukankah semua orang akan tetap belia di
> 'dunia
> sana'?
> 
> Have a nice day!
> 
> 
> 
> 
>  
>

> Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
> http://www.yahoo.com/r/hs
> 



  

Looking for last minute shopping deals?  
Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-02-20 Terurut Topik vivi fajar
Merinding saya mbaca tulisannya Mbak Vita sore
ini..sambil sibuk mikir2.jangan2 pernah sekali dua
saya melontarkan 'ancaman' super serem macam
begitu..seingat saya sih pernah juga waktu si sulung
mogok masuk kelas kalau saya nggak menemani..saya
bilang sama dia waktu itu.."kalau kaka' nggak mau
masuk kelas  kaka' boleh pulang..nggak usah sekolah
biar mama aja yang sekolah dan seneng2 sama temen2
kaka'.." saya kategorikan itu ancaman juga sih
meskipun nggak ada gambaran kekerasan fisik..cuma
stimulasi biar anak sulung saya itu berpikir kalau di
kelasnya itu yang ada adalah berbagai kesenangan
bersama teman2nya..so far..'ancaman' saya berhasil
buat dia..sejak itu yang dia tau kalau dia mengancam
mogok sekolah maka yang hilang darinya adalah
'kesenangan'...
Nggak enak sih ngancem2 anak..wong mereka itu faktanya
masih belum bisa apa2..berpikir aja masih harus
diajari dan diarahkan..kalau suami saya bilang
..mestinya orang tua itu nggak perlu menghardik atau
mengancam anak2 mereka..itu menjadikan mereka sama
'kurang' nya dengan anak2 kecil itu..(lagian kalo mau
ngancem2 mah mending sama yang se level..preman
misalnya ;) )
Anyway,..makasih sudah mengingatkan saya lagi..serem
juga ngebayangin kalau suatu ketika dimasa tua
saya..si sulung balas menghardik dan mengancam karena
saya tidak bisa memenuhi harapan dan keinginannya...
Mudah2an itu nggak terjadi...
--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> “Diem nggak?! Diem atau mama kunciin di kamar mandi
> terus lampunya dimatiin!”
> Kalimat ancaman itu sempet bikin kaget sekaligus
> miris, bagaimana mungkin seorang ibu yang cantik dan
> anggun ini bersikap begitu ke putrinya? Saya cuma
> bisa
> diam, tanpa bermaksud menguping pembicaraan mereka.
> Tapi kok ya kuping ini tetap bisa menangkap tiap
> detail pembicaraan dua orang ibu yang berdiri tepat
> di
> samping saya.
> “Sekarang dia ngga sekolah?”
> “Enggak, emang beda dia sama kakaknya. Untung HP
> saya
> terus bunyi, Bu. Jadi ngomelnya nggak sampe
> diterusin,
> kalo enggak abis dia saya cubitin…” Dst..
> 
> Guys, mungkin ada di antara kita yang waktu masih
> kecil punya nyokap or ortu yang super disiplin.
> Mungkin ada di antara kita ada yang dulu sering
> diomelin plus dicubitin nyokap. Tapi setelah
> sekarang
> jadi orang tua, bagus nggak sih kalau maen tangan
> dalam mendidik anak? Saat sang ibu mengancam seperti
> di kalimat pertama di atas, saya cuma bisa
> membayangkan andai saya anak perempuan itu, pastinya
> hukuman itu horror banget. Di dalam kamar mandi,
> dikunciin, dimatikan pula lampunya?? Mendingan
> dikunciin di kamar kalee, bisa tidur, baca buku or
> maenan. Tapi di kamar mandi??
> 
> Rasanya udah sering kita dengar cerita dan berita
> anak-anak ‘korban’ kekerasan ortunya. Mungkin memang
> pada batas-batas tertentu ada anak yang dalam
> mendidiknya sampai harus pake kontak fisik. Tapi
> itupun rambu-rambunya ketat. Karena sekali saja anak
> diperlakukan kasar, maka dampaknya konon bisa
> membekas
> terus sampai ia dewasa. 
> 
> Saya jadi ingat Mbak Ati, Ibu dari empat orang anak,
> pernah bilang ke saya. “Bisa jadi doa yang
> dipanjatkan
> seorang anak kepada orang tua (Allahummaghfirli wali
> walidaya..dst), tidak sampai pada orang tuanya. Tapi
> justru sampai ke orang lain yang bukan orang tuanya
> seperti, kakek, nenek, om, tante bahkan pembantunya
> karena doa itu sebenarnya ditujukan pada mereka yang
> telah menyayanginya semasa kecil. Jadi kalau ortu
> tidak bersikap penyayang, dan orang lain yang
> memberikan, maka orang lain itulah yang mendapat hak
> doa dari si anak.” 
> 
> So Guys, gimana kabar anak-anak di rumah? Apakah
> kita
> sudah memberikan rasa sayang yang sebenar-benarnya
> buat mereka?
> 
> Have a nice day!
> 
>   
> 
> 
> 
>  
>

> Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
> http://www.yahoo.com/r/hs
> 



  

Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 



--
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED] 
mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-02-19 Terurut Topik komarudin ibnu mikam
Wah, malam ini  kagak ada bola. Apalagi, kalo ada
live-football-nya.makin sore!


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-02-19 Terurut Topik Fitri Septiani
ini mah bukan terinspirasi hujan...
ngeleee aja.

telat bangun kalee, abis ronda yak...
wakakakakkakakk

Piiss Jii.

2008/2/19 Adji Pratomo <[EMAIL PROTECTED]>:

>halo mba vita, maap ya gara2 kita2 one liner oini edisi NCB nya jd
> kesorean hehehee, pasti mba vita nunggu kiat sepi baru posting ya
>
> terispirasi hujan juga neh,  2 hari ini gw ampir telad terus sampe absen
> ampir ktinggalan..
>  On 2/19/08, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >   Tadi pagi, dari kaca jendela bus Patas, saya
> > memandangi titik-titik air hujan yang turun.
> > Memandangi cipratan air dari roda-roda kendaraan yang
> > melaju kencang di jalan tol, juga luapannya di saluran
> > air pinggir jalan. Setiap malam, irama hujan kian
> > akrab menemani kita sesaat sebelum tertidur. Suaranya
> > mirip konser tanpa nada, bergemuruh yang kadang
> > terdengar jelas maupun samar.
> >
> > Hujan selalu mendatangkan banyak inspirasi, termasuk
> > untuk seorang penyair sekaliber Sapardi Djoko Damono.
> > Dibawah ini cuplikan salah satunya..
> >
> > aku ingin mencintaimu dengan sederhana:

> > dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu
> > kepada api yang menjadikannya abu
> > aku ingin mencintaimu dengan sederhana:

> > dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan
> > kepada hujan yang menjadikannya tiada
> > (1989)
> >
> > ("Aku Ingin", Sapardi Djoko Damono dalam Hujan Bulan
> > Juni)
> >
> > __
> > Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
> > http://www.yahoo.com/r/hs
> >
>
>
>
> --
> regards,
> Adji Pratomo
> KPP Pratama Jakarta Kelapa Gading
>
> 
>


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-02-19 Terurut Topik Adji Pratomo
halo mba vita, maap ya gara2 kita2 one liner oini edisi NCB nya jd kesorean
hehehee, pasti mba vita nunggu kiat sepi baru posting ya

terispirasi hujan juga neh,  2 hari ini gw ampir telad terus sampe absen
ampir ktinggalan..
On 2/19/08, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Tadi pagi, dari kaca jendela bus Patas, saya
> memandangi titik-titik air hujan yang turun.
> Memandangi cipratan air dari roda-roda kendaraan yang
> melaju kencang di jalan tol, juga luapannya di saluran
> air pinggir jalan. Setiap malam, irama hujan kian
> akrab menemani kita sesaat sebelum tertidur. Suaranya
> mirip konser tanpa nada, bergemuruh yang kadang
> terdengar jelas maupun samar.
>
> Hujan selalu mendatangkan banyak inspirasi, termasuk
> untuk seorang penyair sekaliber Sapardi Djoko Damono.
> Dibawah ini cuplikan salah satunya..
>
> aku ingin mencintaimu dengan sederhana:

> dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu
> kepada api yang menjadikannya abu
> aku ingin mencintaimu dengan sederhana:

> dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan
> kepada hujan yang menjadikannya tiada
> (1989)
>
> ("Aku Ingin", Sapardi Djoko Damono dalam Hujan Bulan
> Juni)
>
> __
> Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
> http://www.yahoo.com/r/hs
>  
>



-- 
regards,
Adji Pratomo
KPP Pratama Jakarta Kelapa Gading


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-02-19 Terurut Topik Fitri Septiani
Hoalahhh.

Itu syairr lagu thoo...???
Selama ini ta' kira memang phrase bikinan Hallmark

W.

Saluutt buat pak Djoko

Pasti udh ada yg pernah pake syairnya buat 'membina' calon2 istri/suami
kaaa
Ngakuuu..????!!!

Huehuehehehhe


-Fifi-



On Feb 19, 2008 9:27 AM, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   Tadi pagi, dari kaca jendela bus Patas, saya
> memandangi titik-titik air hujan yang turun.
> Memandangi cipratan air dari roda-roda kendaraan yang
> melaju kencang di jalan tol, juga luapannya di saluran
> air pinggir jalan. Setiap malam, irama hujan kian
> akrab menemani kita sesaat sebelum tertidur. Suaranya
> mirip konser tanpa nada, bergemuruh yang kadang
> terdengar jelas maupun samar.
>
> Hujan selalu mendatangkan banyak inspirasi, termasuk
> untuk seorang penyair sekaliber Sapardi Djoko Damono.
> Dibawah ini cuplikan salah satunya..
>
> aku ingin mencintaimu dengan sederhana:

> dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu
> kepada api yang menjadikannya abu
> aku ingin mencintaimu dengan sederhana:

> dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan
> kepada hujan yang menjadikannya tiada
> (1989)
>
> ("Aku Ingin", Sapardi Djoko Damono dalam Hujan Bulan
> Juni)
>
> __
> Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
> http://www.yahoo.com/r/hs
> 
>


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-02-05 Terurut Topik Ochep
dari dulu dah naksir hp yg udah touch screen.. tapi harganya ga ketulungan 
mehongnyaa..
sampe2 yg paling murah waktu itu SE M600 juga harganya masih di atas 3 jeti 
barunya..
untung bisa jadi orang sabar akhirnya dapet juga tuh M600 dengan harga 
dibawah 2 jeti..
ga butuh kamera karena dah punya digicam, yg penting bisa jadi modem buat 
kompi dirumah
trus bisa buka gmail pas dikereta api, dengerin music pas nunggu antrian 
dokter

Ochep

- Original Message - 
From: "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; "Jip 92" <[EMAIL PROTECTED]>; 
<[EMAIL PROTECTED]>; 
Sent: Tuesday, February 05, 2008 3:14 PM
Subject: [sma1bks] Noon Coffee Break


> Hai guys. pernah kehilangan HP? Wiih banyak yang pada
> nunjuk tangan :) Ilangnya kenapa? Karena kecopetan,
> dibanting anak, kecebur di air? Banyak suka duka orang
> memiliki HP. Mulai dari HP error sampai di copet.
> "Ini nomer baruku." begitulah salah satu tanda ada
> something happen dengan HP-nya. Tapi jangan salah juga
> kalau ternyata ada orang yang hobi mengoleksi nomor
> HP. Teman kuliah saya dulu ada tuh yang gitu. Punya
> empat kali.
> "Yang ini buat urusan kantor. Yang ini buat nelp temen
> kuliah, yang satu ini sih emang dari dulu udah punya
> nah yang ini buat nelp or sms pacar." weleh.. Saya
> suka rada ribet liat dia tiap saat harus mencopot sim
> card-nya demi untuk menelepon berbagai urusan yang
> berbeda.
>
> Ada juga teman yang 'hobi' kecopetan. Gimana enggak,
> udah lebih dari lima kali kalee. Jadi begitu dia
> kehilangan HP yang terakhir kemarin, temen-temennya
> udah nggak heran. Pertanyaannya justru malah begini,
> "merek HP apa lagi yang mau dibeli?" secara setiap
> kali dia kehilangan, selalu beli HP baru dengan merek
> yang lain. Pertama beli Motorola (kecopetan di
> Rawamangun), terus Sonny Ericsson, trus Siemen,
> selanjutnya apa ya lupa, terus yang terakhir kemarin
> Nokia. Pas yang terakhir ilang sampe sekarang dia
> belum punya lagi. Lagi males punya HP katanya. Lets
> see, seberapa tahan dia hidup tanpa HP hehehe..secara
> sebagai pemred sebuah majalah, banyak yang nyari dia
> tentunya.
>
> Belakangan orang banyak membicarakan HP canggih
> keluaran Apple. iPhone. Meski belum resmi masuk sini,
> beberapa orang udah punya. Udah nggak sabar kali ya.
> Beberapa waktu lalu seorang teman cerita ke saya, dia
> dapet iPhone dari suaminya begitu sang suami kembali
> habis tugas belajar di Amrik. Katanya sebagai ungkapan
> rasa bersalah sudah begitu lama meninggalkan
> keluarganya kuliah di luar.
> "Tapi sampe sekarang belum bisa aku pake. mana
> harganya mahal, tau gitu mending buat beli yang laen
> aja ya." Hehehe, dasar ibu-ibu ya, kebutuhan rumah dan
> anak adalah utama dibanding gadget, secanggih apapun
> :)
>
> So, HP macam apa yang ada di tangan anda? Apapun merek
> dan serinya, seharusnya kita juga memerhatikan
> fungsinya ya. Jangan sampai terlena dengan model dan
> kecanggihan tapi lupa sama kondisi kantong (bisa
> bangkrut, pan :p). Soalnya setiap kita membeli yang
> paling canggih, nggak sampai sebulan selalu keluar
> yang lebih canggih lagi. Oh.teknologi. NGgak ada
> berentinya :(
>
>
>
>
> 
> 
> Be a better friend, newshound, and
> know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now. 
> http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
>
>
>
> --
> Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk
> menambah teman, saudara, sahabat, dan [.].
>
> Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks,
> kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
>
> Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
> [EMAIL PROTECTED]
> Yahoo! Groups Links
>
>
>



--
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED] 
mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-02-04 Terurut Topik komarudin ibnu mikam
Gila apa gak ukuranya gampang.
...ngaca aza!
...tapi cerminnyahati nurani dan Ilahikalo pas nah itu dia
'manusia super'
sebodo teing itu Leonardo, Ronaldo atawa di si Edo.

gitu aza koq repot..

On 2/5/08, vivi fajar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Wah,..
> jadi kangen niy ma performance nya Koma,..sejak si
> bayi lahir sampe' skarang, saya belum sempet lagi
> ngintip pementasan mreka,..
>
> Btw,..kalo yang pernah saya baca tentang Leonardo..kok
> rada beda ya Mbak Vit,..
> Leonardo (Da Vinci)..sangat manusiawi..dia dianugerahi
> perasaan yang sangat halus hingga sebagai seniman dia
> menjadi salah satu 'yang besar'..
> Kategori 'super' yang disandangnya salah satu nya
> adalah karena kecerdasannya yang dianggap lebih
> dibanding kebanyakan manusia yang terlahir
> dijamannya..padahal menurut riset2 ilmiah (seperti
> juga pada penelitian tentang seberapa besar otak
> Einstein) terbukti volume otaknya biasa2 saja..yang
> hebat dari seorang Leonardo adalah interkoneksi sel2
> kelabunya yang menjadikan ia mampu menemukan koneksi
> dari berbagai ilmu yang ia pelajari..sementara
> sebagian besar orang hidup yang belajar lebih menjadi
> 'text booker'..alias pede aje ngeliat ilmu dari satu
> kaca mata teori..sehingga kadang buta bahwa sebenarnya
> apa yang tercipta di atas bumi ini saling berkaitan..
>
> Leonardo menjadi 'super' karena dianggap bisa melihat
> sesuatu dari berbagai sisi (keilmuan)..plus memadu
> padankan dengan prasaan halusnya yang terkenal
> itu..dan pengalaman ini memang jarang ditemukan pada
> manusia 'biasa'..
>
> So, kalo' Koma mengangkat tema manusia super yang 'tak
> berperasaan'..wah,..gejala 'penyakit gila nomer ke
> sekian' (merujuk Hirata) keliatannya memang sudah
> makin kronis diantara kita ya?
>
>
> --- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > Kenapa Leonardo?
> >
> > Konon Leonardo adalah manusia super, seniman serba
> > bisa. Dan hidup di masa sekarang, manusia dituntut
> > untuk serba bisa, tahan banting dan kalau perlu
> > 'mati
> > rasa' hehehe…
> >
> > Tidak mudah memahami pementasan Koma kali ini.
> > Sedikit
> > tidak biasa. Tidak ada hingar bingar musik yang
> > biasa
> > mengiringi sepanjang pertunjukkan. Tidak ada
> > lagu-lagu, permainan lampu, layar, setting panggung
> > bahkan kostum yang biasanya selalu spektakuler dan
> > mencuri perhatian. Kali ini penonton, setidaknya
> > saya,
> > harus mengerutkan kening mencerna dialog, jalan
> > cerita
> > termasuk perilaku yang diperankan para pemainnya.
> > Kisahnya sarat dengan metafor tapi hebatnya nyaris
> > tidak ada yang membosankan. Padahal dialognya
> > panjang-panjang.
> >
> > Kisahnya dimulai dari sekelompok pasien di sebuah
> > lembaga syaraf. Masing-masing menunjukkan beragam
> > perilaku aneh. Mewakili persoalannya masing-masing.
> > Ironis, tragis namun kocak. Sampai pada akhirnya
> > Dokter Dasilva (Cornelia Agatha), bereksperimen
> > untuk
> > tesis Ph.D-nya. Ia memilih satu dari para pasien itu
> > untuk dijadikan kelinci percobaan, membuat sosok
> > manusia super. Berhasilkan? Lumayan berhasil. Hanya
> > saja manusia ini bergerak sangat mekanis, seperti
> > mesin. Tidak bisa merasa sebagaimana manusia, walau
> > dia hebat dan menjadi 'sangat sempurna'. Alih-alih
> > menjadi manusia terhebat, makhluk ini jadi tega
> > 'membunuh' sesama.
> >
> > Dokter Hopman (N. Riantiarno) sebagai ketua dan
> > dokter
> > di lembaga syaraf itu punya anggapan berbeda.
> > Manusia
> > super tanpa perasaan bukanlah manusia. Manusia yang
> > utuh adalah manusia yang mampu menentukan nasibnya
> > sendiri untuk mencapai kebahagiaan. Manusia yang
> > bisa
> > tertawa, menangis, merasaakan cinta, sakit hati dan
> > lain-lain. Dia memanfaatkan sajak-sajak Shakespeare
> > untuk melatih rasa para pasien itu. Singkat cerita,
> > manusia super itu mencapai titik 'jenuh'nya yang
> > membuat ia berbalik dan kembali menjadi manusia.
> > Tiba-tiba saja suasana panggung seolah kembali pada
> > kehidupan normal yang biasa. Penontonpun seolah
> > dibangunkan dari mimpi, atau diturunkan kembali ke
> > bumi setelah selama sekian jam dibawa ke alam khayal
> > para pasien lembaga syaraf itu.
> >
> > Penonton jadi ikutan 'gila' karena hanyut pada
> > perilaku aneh para pasien yang selalu mengundang
> > tawa.
> > Ada Bu Risah yang selalu melontarkan lelocon garing,
> > ada Profesor yang otaknya penuh dengan hafalan nggak
> > penting (seperti misalnya tanggal 23 April 3456 akan
> > jatuh pada hari Jumat!), ada Pak Ndus yang mengalami
> > delusi sehingga memercayai adanya sinar kosmis yang
> > berkekuatan jahat, ada Pak Miring yang mengalami
> > gangguan secara katatonik sehingga selalu miring ke
> > kanan (dan butuh kaca mata lengkap dengan pendulum
> > di
> > ujung kanan-kiri frame-nya sekedar membantu Pak
> > Miring
> > berjalan tegak), serta Pak Martin dan Rebeka (ia
> > terobsesi menari dengan sepatu mungil-nya).
> >
> > So guys, kalau ada yang mengalami salah satu dari
> > sekian contoh gangguan jiwa yang diwakili 

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-02-04 Terurut Topik vivi fajar
Wah,..
jadi kangen niy ma performance nya Koma,..sejak si
bayi lahir sampe' skarang, saya belum sempet lagi
ngintip pementasan mreka,..

Btw,..kalo yang pernah saya baca tentang Leonardo..kok
rada beda ya Mbak Vit,..
Leonardo (Da Vinci)..sangat manusiawi..dia dianugerahi
perasaan yang sangat halus hingga sebagai seniman dia
menjadi salah satu 'yang besar'..
Kategori 'super' yang disandangnya salah satu nya
adalah karena kecerdasannya yang dianggap lebih
dibanding kebanyakan manusia yang terlahir
dijamannya..padahal menurut riset2 ilmiah (seperti
juga pada penelitian tentang seberapa besar otak
Einstein) terbukti volume otaknya biasa2 saja..yang
hebat dari seorang Leonardo adalah interkoneksi sel2
kelabunya yang menjadikan ia mampu menemukan koneksi
dari berbagai ilmu yang ia pelajari..sementara
sebagian besar orang hidup yang belajar lebih menjadi
'text booker'..alias pede aje ngeliat ilmu dari satu
kaca mata teori..sehingga kadang buta bahwa sebenarnya
apa yang tercipta di atas bumi ini saling berkaitan..

Leonardo menjadi 'super' karena dianggap bisa melihat
sesuatu dari berbagai sisi (keilmuan)..plus memadu
padankan dengan prasaan halusnya yang terkenal
itu..dan pengalaman ini memang jarang ditemukan pada
manusia 'biasa'..

So, kalo' Koma mengangkat tema manusia super yang 'tak
berperasaan'..wah,..gejala 'penyakit gila nomer ke
sekian' (merujuk Hirata) keliatannya memang sudah
makin kronis diantara kita ya?


--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Kenapa Leonardo?
> 
> Konon Leonardo adalah manusia super, seniman serba
> bisa. Dan hidup di masa sekarang, manusia dituntut
> untuk serba bisa, tahan banting dan kalau perlu
> ‘mati
> rasa’ hehehe…
> 
> Tidak mudah memahami pementasan Koma kali ini.
> Sedikit
> tidak biasa. Tidak ada hingar bingar musik yang
> biasa
> mengiringi sepanjang pertunjukkan. Tidak ada
> lagu-lagu, permainan lampu, layar, setting panggung
> bahkan kostum yang biasanya selalu spektakuler dan 
> mencuri perhatian. Kali ini penonton, setidaknya
> saya,
> harus mengerutkan kening mencerna dialog, jalan
> cerita
> termasuk perilaku yang diperankan para pemainnya.
> Kisahnya sarat dengan metafor tapi hebatnya nyaris
> tidak ada yang membosankan. Padahal dialognya
> panjang-panjang.
> 
> Kisahnya dimulai dari sekelompok pasien di sebuah
> lembaga syaraf. Masing-masing menunjukkan beragam
> perilaku aneh. Mewakili persoalannya masing-masing.
> Ironis, tragis namun kocak. Sampai pada akhirnya
> Dokter Dasilva (Cornelia Agatha), bereksperimen
> untuk
> tesis Ph.D-nya. Ia memilih satu dari para pasien itu
> untuk dijadikan kelinci percobaan, membuat sosok
> manusia super. Berhasilkan? Lumayan berhasil. Hanya
> saja manusia ini bergerak sangat mekanis, seperti
> mesin. Tidak bisa merasa sebagaimana manusia, walau
> dia hebat dan menjadi ‘sangat sempurna’. Alih-alih
> menjadi manusia terhebat, makhluk ini jadi tega
> ‘membunuh’ sesama.
> 
> Dokter Hopman (N. Riantiarno) sebagai ketua dan
> dokter
> di lembaga syaraf itu punya anggapan berbeda.
> Manusia
> super tanpa perasaan bukanlah manusia. Manusia yang
> utuh adalah manusia yang mampu menentukan nasibnya
> sendiri untuk mencapai kebahagiaan. Manusia yang
> bisa
> tertawa, menangis, merasaakan cinta, sakit hati dan
> lain-lain. Dia memanfaatkan sajak-sajak Shakespeare
> untuk melatih rasa para pasien itu. Singkat cerita,
> manusia super itu mencapai titik ‘jenuh’nya yang
> membuat ia berbalik dan kembali menjadi manusia.
> Tiba-tiba saja suasana panggung seolah kembali pada
> kehidupan normal yang biasa. Penontonpun seolah
> dibangunkan dari mimpi, atau diturunkan kembali ke
> bumi setelah selama sekian jam dibawa ke alam khayal
> para pasien lembaga syaraf itu.
> 
> Penonton jadi ikutan ‘gila’ karena hanyut pada
> perilaku aneh para pasien yang selalu mengundang
> tawa.
> Ada Bu Risah yang selalu melontarkan lelocon garing,
> ada Profesor yang otaknya penuh dengan hafalan nggak
> penting (seperti misalnya tanggal 23 April 3456 akan
> jatuh pada hari Jumat!), ada Pak Ndus yang mengalami
> delusi sehingga memercayai adanya sinar kosmis yang
> berkekuatan jahat, ada Pak Miring yang mengalami
> gangguan secara katatonik sehingga selalu miring ke
> kanan (dan butuh kaca mata lengkap dengan pendulum
> di
> ujung kanan-kiri frame-nya sekedar membantu Pak
> Miring
> berjalan tegak), serta Pak Martin dan Rebeka (ia
> terobsesi menari dengan sepatu mungil-nya).
> 
> So guys, kalau ada yang mengalami salah satu dari
> sekian contoh gangguan jiwa yang diwakili karakter
> tokoh Kenapa Leonardo? di atas, jangan-jangan kita
> kena gangguan jiwa juga..hii..:)) :))
> 
> Have a nice Monday!
>   
> 
> 
> 
>  
>

> Be a better friend, newshound, and 
> know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now. 
>
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
> 
> 
> 



  

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-01-31 Terurut Topik vivi fajar
Bertemu pasangan hidup (jodoh) adalah karunia..kalau
ada yang bilang..menikah menyempurnakan agama ...betul
banget lah..wong dengan menikah ladang amal kita jadi
meluas kemana2..bukan lagi diri sendiri yang harus
dijaga dan dikembangkan lebih baik..tapi ada
suami/istri,..anak2,..keluarga besar di kiri dan kanan
yang juga harus 'disempurnakan' hidupnya..

Tapi bagi yang belum bertemu 'jodoh'nya..bukan berarti
'tidak sempurna' ..saya setuju dengan mbak Vit,..Alloh
selalu punya rencana dibalik segala
sesuatu..so..mungkin yang perlu disempurnakan semata2
diri sendiri dahulu..atau kalau saja si pribadi sudah
mendekati sempurna..maka jodoh yang sepadan memang
layak ditunggu lebih lama...

So,..sabar2 aja ya kan Mbak?..Alloh lah yang Maha tahu
apa yang terbaik bagi setiap diri manusia... 
--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> “Menikah bukan hanya mencari orang yang tepat ,
> tetapi
> juga berusaha menjadi orang yang tepat..” (Before
> Wedding, Munira Lekovich Ezzeldine, 2003)
> 
> “Cari yang kayak gimana sih?”
> “Pilih-pilih, kali…”
> Sering sekali orang menanyakan itu begitu tahu kita
> belum juga ‘mau’ menikah. 
> Sebel? Bosen? Atau jadi pengen marah? Ya enggak lah.
> Orang nanyanya baik-baik kok. Saya sih malah seneng
> kalau ditanya begitu, justru heran kalau ada orang
> yang nggak nanya-nanya hehehe…bener lho.
> 
> Menikah adalah agenda dalam hidup saya. Berusaha
> menemukan pasangan, apalagi :) Saya dan teman-teman
> seusia yang masih jomblo sepakat, bahwa kami bukan
> sedang menunggu jodoh. Menunggu itu kesannya pasif,
> dan kayak nggak ada kerjaan aja. Yang kami lakukan
> adalah dengan berjalan…kalau perlu berlari hehehe..
> bukan lari ngejar jodoh, emangnya jodoh semacam
> sesuatu yang perlu dikejar-kejar. 
> “Buat apa sih mengejar sesuatu yang jelas-jelas ia
> diciptakan buat kita…” deu.
> 
> Kami tetap meneruskan hidup meski belum memiliki
> pasangan. Tetap melakukan sesuatu dan mewujudkan
> mimpi-mimpi meski masih sendiri. Pendek kata, tetap
> mengejar menjadi manusia utuh dan sempurna di saat
> para perempuan lain juga merasa lengkap dengan
> hadirnya suami dan anak-anak.
> “Tapi orang yang sudah menikah kan sudah sempurna
> agamanya, bahkan orang menikah lebih utama di mata
> Tuhan…” kata seorang teman yang religius suatu hari
> menasehati, “(Apalagi) menikah kan sunah Nabi.”
> 
> Hmm, lalu apa karena belum menikah kami jadi tidak
> bisa jadi manusia yang ‘sempurna’?
> Ah, saya pikir Tuhan kan Maha Adil. Tidak mungkin
> para
> jomblo seperti kami disikapi tidak adil oleh Tuhan.
> Mustahil. So, tanpa memungkiri bahwa menikah adalah
> sunah Nabi, yakin dong bahwa Tuhan pasti memiliki
> rencana di balik kejombloan kita plus…ujian
> kesabaran
> dalam berproses menjadi hamba yang baik… plus
> kesabaran mendapatkan orang-nya ;)
>   
> 
> 
> 
>  
>

> Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
> http://www.yahoo.com/r/hs
> 



  

Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-01-31 Terurut Topik kurniawan iswanto
masalah ngebantuin sih hal yang mudah, anggota milis yg lain pasti mau juga
ikut ngebantuin, tapi apa doi mau dibantuin? hehehe

2008/1/31 Adji Pratomo <[EMAIL PROTECTED]>:

>   bukannya ngebantuin lo
>
> ya gak Bu Kepala Perpus FE UI
>
> hehehehee
> bukannay ngebantuin lo
> On 1/31/08, kurniawan iswanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> >   bukan berarti menjadi alasan pembenaran kan mbak? hehehe *peace*
> >
> > 2008/1/31 Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>:
> >
> > >   "Menikah bukan hanya mencari orang yang tepat , tetapi
> > > juga berusaha menjadi orang yang tepat.." (Before
> > > Wedding, Munira Lekovich Ezzeldine, 2003)
> > >
> > > "Cari yang kayak gimana sih?"
> > > "Pilih-pilih, kali…"
> > > Sering sekali orang menanyakan itu begitu tahu kita
> > > belum juga 'mau' menikah.
> > > Sebel? Bosen? Atau jadi pengen marah? Ya enggak lah.
> > > Orang nanyanya baik-baik kok. Saya sih malah seneng
> > > kalau ditanya begitu, justru heran kalau ada orang
> > > yang nggak nanya-nanya hehehe…bener lho.
> > >
> > > Menikah adalah agenda dalam hidup saya. Berusaha
> > > menemukan pasangan, apalagi :) Saya dan teman-teman
> > > seusia yang masih jomblo sepakat, bahwa kami bukan
> > > sedang menunggu jodoh. Menunggu itu kesannya pasif,
> > > dan kayak nggak ada kerjaan aja. Yang kami lakukan
> > > adalah dengan berjalan…kalau perlu berlari hehehe..
> > > bukan lari ngejar jodoh, emangnya jodoh semacam
> > > sesuatu yang perlu dikejar-kejar.
> > > "Buat apa sih mengejar sesuatu yang jelas-jelas ia
> > > diciptakan buat kita…" deu.
> > >
> > > Kami tetap meneruskan hidup meski belum memiliki
> > > pasangan. Tetap melakukan sesuatu dan mewujudkan
> > > mimpi-mimpi meski masih sendiri. Pendek kata, tetap
> > > mengejar menjadi manusia utuh dan sempurna di saat
> > > para perempuan lain juga merasa lengkap dengan
> > > hadirnya suami dan anak-anak.
> > > "Tapi orang yang sudah menikah kan sudah sempurna
> > > agamanya, bahkan orang menikah lebih utama di mata
> > > Tuhan…" kata seorang teman yang religius suatu hari
> > > menasehati, "(Apalagi) menikah kan sunah Nabi."
> > >
> > > Hmm, lalu apa karena belum menikah kami jadi tidak
> > > bisa jadi manusia yang 'sempurna'?
> > > Ah, saya pikir Tuhan kan Maha Adil. Tidak mungkin para
> > > jomblo seperti kami disikapi tidak adil oleh Tuhan.
> > > Mustahil. So, tanpa memungkiri bahwa menikah adalah
> > > sunah Nabi, yakin dong bahwa Tuhan pasti memiliki
> > > rencana di balik kejombloan kita plus…ujian kesabaran
> > > dalam berproses menjadi hamba yang baik… plus
> > > kesabaran mendapatkan orang-nya ;)
> > >
> > >
> > > __
> > > Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
> > > http://www.yahoo.com/r/hs
> > >
> >
> >
> >
> > --
> > Kurniawan I
> > Kanwil DJP Kaltim
> > www.kurniawan.co.nr
> >
>
>
>
> --
> regards,
> Adji Pratomo
> KPP Pratama Jakarta Kelapa Gading
> 
>



-- 
Kurniawan I
Kanwil DJP Kaltim
www.kurniawan.co.nr


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-01-31 Terurut Topik Adji Pratomo
bukannya ngebantuin lo

ya gak Bu Kepala Perpus FE UI

hehehehee
bukannay ngebantuin lo
On 1/31/08, kurniawan iswanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   bukan berarti menjadi alasan pembenaran kan mbak? hehehe *peace*
>
> 2008/1/31 Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>:
>
> >   "Menikah bukan hanya mencari orang yang tepat , tetapi
> > juga berusaha menjadi orang yang tepat.." (Before
> > Wedding, Munira Lekovich Ezzeldine, 2003)
> >
> > "Cari yang kayak gimana sih?"
> > "Pilih-pilih, kali…"
> > Sering sekali orang menanyakan itu begitu tahu kita
> > belum juga 'mau' menikah.
> > Sebel? Bosen? Atau jadi pengen marah? Ya enggak lah.
> > Orang nanyanya baik-baik kok. Saya sih malah seneng
> > kalau ditanya begitu, justru heran kalau ada orang
> > yang nggak nanya-nanya hehehe…bener lho.
> >
> > Menikah adalah agenda dalam hidup saya. Berusaha
> > menemukan pasangan, apalagi :) Saya dan teman-teman
> > seusia yang masih jomblo sepakat, bahwa kami bukan
> > sedang menunggu jodoh. Menunggu itu kesannya pasif,
> > dan kayak nggak ada kerjaan aja. Yang kami lakukan
> > adalah dengan berjalan…kalau perlu berlari hehehe..
> > bukan lari ngejar jodoh, emangnya jodoh semacam
> > sesuatu yang perlu dikejar-kejar.
> > "Buat apa sih mengejar sesuatu yang jelas-jelas ia
> > diciptakan buat kita…" deu.
> >
> > Kami tetap meneruskan hidup meski belum memiliki
> > pasangan. Tetap melakukan sesuatu dan mewujudkan
> > mimpi-mimpi meski masih sendiri. Pendek kata, tetap
> > mengejar menjadi manusia utuh dan sempurna di saat
> > para perempuan lain juga merasa lengkap dengan
> > hadirnya suami dan anak-anak.
> > "Tapi orang yang sudah menikah kan sudah sempurna
> > agamanya, bahkan orang menikah lebih utama di mata
> > Tuhan…" kata seorang teman yang religius suatu hari
> > menasehati, "(Apalagi) menikah kan sunah Nabi."
> >
> > Hmm, lalu apa karena belum menikah kami jadi tidak
> > bisa jadi manusia yang 'sempurna'?
> > Ah, saya pikir Tuhan kan Maha Adil. Tidak mungkin para
> > jomblo seperti kami disikapi tidak adil oleh Tuhan.
> > Mustahil. So, tanpa memungkiri bahwa menikah adalah
> > sunah Nabi, yakin dong bahwa Tuhan pasti memiliki
> > rencana di balik kejombloan kita plus…ujian kesabaran
> > dalam berproses menjadi hamba yang baik… plus
> > kesabaran mendapatkan orang-nya ;)
> >
> >
> > __
> > Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
> > http://www.yahoo.com/r/hs
> >
>
>
>
> --
> Kurniawan I
> Kanwil DJP Kaltim
> www.kurniawan.co.nr
> 
>



-- 
regards,
Adji Pratomo
KPP Pratama Jakarta Kelapa Gading


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-01-31 Terurut Topik kurniawan iswanto
bukan berarti menjadi alasan pembenaran kan mbak? hehehe *peace*

2008/1/31 Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>:

>   "Menikah bukan hanya mencari orang yang tepat , tetapi
> juga berusaha menjadi orang yang tepat.." (Before
> Wedding, Munira Lekovich Ezzeldine, 2003)
>
> "Cari yang kayak gimana sih?"
> "Pilih-pilih, kali…"
> Sering sekali orang menanyakan itu begitu tahu kita
> belum juga 'mau' menikah.
> Sebel? Bosen? Atau jadi pengen marah? Ya enggak lah.
> Orang nanyanya baik-baik kok. Saya sih malah seneng
> kalau ditanya begitu, justru heran kalau ada orang
> yang nggak nanya-nanya hehehe…bener lho.
>
> Menikah adalah agenda dalam hidup saya. Berusaha
> menemukan pasangan, apalagi :) Saya dan teman-teman
> seusia yang masih jomblo sepakat, bahwa kami bukan
> sedang menunggu jodoh. Menunggu itu kesannya pasif,
> dan kayak nggak ada kerjaan aja. Yang kami lakukan
> adalah dengan berjalan…kalau perlu berlari hehehe..
> bukan lari ngejar jodoh, emangnya jodoh semacam
> sesuatu yang perlu dikejar-kejar.
> "Buat apa sih mengejar sesuatu yang jelas-jelas ia
> diciptakan buat kita…" deu.
>
> Kami tetap meneruskan hidup meski belum memiliki
> pasangan. Tetap melakukan sesuatu dan mewujudkan
> mimpi-mimpi meski masih sendiri. Pendek kata, tetap
> mengejar menjadi manusia utuh dan sempurna di saat
> para perempuan lain juga merasa lengkap dengan
> hadirnya suami dan anak-anak.
> "Tapi orang yang sudah menikah kan sudah sempurna
> agamanya, bahkan orang menikah lebih utama di mata
> Tuhan…" kata seorang teman yang religius suatu hari
> menasehati, "(Apalagi) menikah kan sunah Nabi."
>
> Hmm, lalu apa karena belum menikah kami jadi tidak
> bisa jadi manusia yang 'sempurna'?
> Ah, saya pikir Tuhan kan Maha Adil. Tidak mungkin para
> jomblo seperti kami disikapi tidak adil oleh Tuhan.
> Mustahil. So, tanpa memungkiri bahwa menikah adalah
> sunah Nabi, yakin dong bahwa Tuhan pasti memiliki
> rencana di balik kejombloan kita plus…ujian kesabaran
> dalam berproses menjadi hamba yang baik… plus
> kesabaran mendapatkan orang-nya ;)
>
>
> __
> Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
> http://www.yahoo.com/r/hs
>  
>



-- 
Kurniawan I
Kanwil DJP Kaltim
www.kurniawan.co.nr


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-01-24 Terurut Topik tesa
Bener banget mba vit..

Jd inget pengalaman sakit gigi.:) Waktu nyut-nyutan, br berasa deh punya
gigi.
Sumpah deh.. syair lagu dangdut: daripada sakit hati, lbh baik sakit di
gigi-- itu boong banget..

*thanks dah ngingetin*

*rgrds,*
*tesa


* On 1/24/08, Lusian

Kayaknya enak nih jadi kucing. Meski nyusruk or jatuh dari ketinggian,
nggak bakalan keseleo apalagi patah tulang. Tubuhnya begitu lentur,
dan konon kucing punya sembilan nyawa!

Secara diri ini bukan kucing, sesuatu dan lain hal membuat jari-jari
dan lengan kanan saya tidak bisa digerakkan seperti biasanya. Ngilu
dan kaku. Yah beginilah kalau jalan tidak hati-hati. Dan sepertinya
mata kaki saya memang sudah lama tidak berfungsi, wong sering banget
deh ada lubang atau halangan nggak keliatan hehehe.. atau
jangan-jangan sudah minus juga? :)

Keadaan ini bikin harus melatih tangan kiri biar sama terampilnya
dengan tangan kanan. Ketika si kanan harus cuti sebentar, si kiri
harus ambil peran nih. Nggak gampang ternyata. Baru terasa deh betapa
pentingnya tangan kanan, dan betapa harus bersyukurnya orang memiliki
tangan yang lengkap kanan dan kiri. Baru beberapa hari saja, dengan
satu tangan yang berfungsi, banyak pekerjaan yang terbengkalai. Hiks..

Mau tak mau, untuk makan dan menyuap makanan pakai tangan kiri juga.
Kalau sudah begini jadi ingat kalau sebenarnya menyuap dengan tangan
kanan adalah sunah Nabi. Padahal giliran nggak sakit, kadang nggak
nyadar tadi nyuap pake tangan apa karena makan disambi mengerjakan
yang lain. Alhamdulillah sekarang udah mendingan. Dalem ati berjanji,
kalau sembuh nanti akan lebih hati-hati dan nggak lupa untuk memulai
pekerjaan dengan tangan kanan seperti yang dicontohkan Nabi (kalau
lupa lagi nggak apa-apa ya, namanya juga manusia...hehehe).

Have a nice day!

 --
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it
now.


>


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-01-16 Terurut Topik boy eliza
Heheheeh, aneh juga ya. Aku juga sering mikir gitu kalo ketemu sesuatu yg ga 
disukai dari seseorang. Paling ga berusaha nge-'review' lagi tuh pikiran 
seperti dibawah kalo pas lagi sendiri dan lagi inget ( pasti ). Supaya adem 
lagi hati ini Hahahaha...

"Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:   Oh 
SDM...
 
 Apakah ada diantara pembaca yang bekerja sebagai
 personalia? Atau staf di SDM atau menggeluti persoalan
 pengembangan SDM? Atau whatever SDM? Bagaimana
 kesan-kesannya? Seru? 
 
 Mengurusi manusia memang gampang-gampang susah.
 Gampang Karena kita manusia juga gitu loh, susah
 karena manusia kepala boleh hitam tapi hati bisa
 berbagai rupa, singkatnya so complicated. Tapi nggak
 apa-apa, itulah konsekuensinya jadi manusia, harus
 unik, berbeda dan complicated :) Bukan manusia kalau
 datar-datar saja kan? Berangkat dari kesadaran itu,
 harusnya, kita pun nggak boleh ngeluh kalau pada
 kenyataannya menghadapi manusia lebih sulit dari yang
 dibayangkan. Butuh ketekunan dan kesabaran alias
 berusaha mengerti dan memahami.
 
 Kalau kebetulan bertemu dengan yang tidak
 menyenangkan, misalnya, saya suka (berusaha) berpikir
 kalau siapa tahu saya juga pernah bersikap tidak
 menyenangkan ke orang lain. Kalau ketemu yang
 nyebelin, lagi-lagi berpikir siapa tahu tanpa sadar
 saya juga pada saat yang sama sangat-sangat
 menyebalkan bagi orang lain.
 
 Kalau ketemu yang menyenangkan, Alhamdulillah jadi
 lebih ringan dan gampang semua pekerjaan. Kalau ketemu
 yang keras kepala dan sulit diatur…kembali
 ‘ngaca’kalau kadang kita juga bisa begitu juga, bahkan
 jangan-jangan lebih parah hehehe… Kalau kebetulan
 ngaca di kaca toilet, suara-suara dari kejauhan suka
 terdengar, “emangnya lu siapa, kok maunya orang lain
 nurut sama semua keinginan lu!”  huhuh…
 
 Begitulah manusia sering banget liat kejelekan orang,
 sangat narsis pada diri sendiri, dan suka menyalahkan
 keadaan. Iya nggak sih?
 
 Happy working!
   
 
 __
 Looking for last minute shopping deals?  
 Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
 
 
   

   
-
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-01-15 Terurut Topik vanda.vandhana
Ehm. saya tunggu resolusinya mbak Vita.. It's interesting to read

 

Hope I could have been of service for you and remain 
with best regards 
Vanda 

  _  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Lusiana M. Hevita
Sent: Tuesday, 15 January, 2008 3:24 PM
To: [EMAIL PROTECTED]; Jip 92; [EMAIL PROTECTED];
[email protected]
Subject: [sma1bks] Noon Coffee Break

 


Tepat di awal tahun 2008, ustadzah menawari saya
kerjaan untuk membedah buku pada pengajian pekanan.
Alih-alih membedah, saya jadi seperti diingatkan
kembali pada sesuatu yang sangat esensial yang musti
diperbaiki di tahun ini. Sebuah kebetulan yang bagus,
setidaknya buat saya yang belakangan sedang jarang
membaca buku-buku agama.

Setelah membaca dan membedahnya di hadapan
teman-teman, hati kecil saya merasa malu sendiri.
Selama ini selalu ingin menjadi lebih baik dari
tahun-tahun kemarin, tapi kadang kita lupa
mendefinisikan, kebaikan macam apa yang kita inginkan.
Betul kata teman saya saat mereply tulisan NCB tentang
resolusi 2008 lalu.
"Yang nomor satu ngga jelas Vit, nggak ada
ukurannya.bla bla bla.." (Thanks mbak Clara!) Memang
sih saya tidak membuatnya secara detil karena tidak
sungguh-sungguh memikirkan ke-shalihan macam apa yang
diinginkan (duuuh..). Bahkan ketika kita ingin
disayangi Tuhan, supaya doa-doa dan keinginan
dikabulkan, bagaimana caranya agar disayangi saja kita
malas memikirkannya lebih lanjut.
"Pokoknya gue pengen lebih baik." habis
perkara.hehehe.

Akhirnya, resolusi 2008 yang dibuat dalam rangka
mengejar target setoran ke teman, harus direvisi lagi
(Resolusi 1429 H, edisi revisi :). Kali ini serius.
Walah..membuat resolusi aja udah nggak sukses, gimana
ngejalaninnya yak :p Yah, tapi nggak ada kata
terlambat dan tetap harus semangat! Buku itu
menginspirasi saya untuk memikirkan dan merencanakan
dengan serius apa yang harus diubah tahun ini.
Hiks.ternyata, buanyaaak..

Selamat Tahun Baru 1429 H buat teman-teman yang muslim
(sorry telat banged) :)

Have a nice day!

__
Looking for last minute shopping deals? 
Find them fast with Yahoo! Search. http://tools.

search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

 



Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-01-06 Terurut Topik Adji Pratomo
lagi banyak undangan maksi ya tante...
lagi banyak undan
On 1/7/08, vivi fajar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   hehe..mbak vit, bisa nggak kita sering2 maksi
> enak,...banyak,..gratis dan tetep langsing???...*_*
>
> --- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED] > wrote:
> >
> > Have a nice day!
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> __
> > Looking for last minute shopping deals?
> > Find them fast with Yahoo! Search.
> >
> http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
> >
>
> __
> Looking for last minute shopping deals?
> Find them fast with Yahoo! Search.
> http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
>  
>



-- 
regards,
Adji Pratomo
KPP Pratama Jakarta Kelapa Gading


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-01-06 Terurut Topik vivi fajar
hehe..mbak vit, bisa nggak kita sering2 maksi
enak,...banyak,..gratis dan tetep langsing???...*_*

--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Lunch time adalah waktu yang dinanti-nanti. Nggak di
> kantor, nggak di luar kantor. Saat makan siang jadi
> moment yang menyenangkan. Lebih menyenangkan lagi
> kalau ada yang nraktir. Wuiih…
> Sudahkah makan siang hari ini? Buat yang puasa senin
> kamis, jelas kudu menahan diri karena perut juga
> sudah
> mulai kruyukan. Tapi buat yang sudah sejak pagi tadi
> mikir-mikir mau makan apa, pastinya udah cabut dari
> jam 12an tadi, bahkan mungkin kurang ya..:)
> 
> Paling seneng rasanya kalau ada yang nelpon ngajakin
> makan siang ke luar. Nggak perlu jauh-jauh sih,
> paling
> tidak pokoknya keluar kantor lah. Kalau pun
> ditraktir,
> nggak perlu mahal-mahal, wong cuma dibayarin minum
> doang juga udah seneng. Nah soal ini ada juga yang
> pake sistem gantian. Hari ini A yang bayar, besoknya
> B. Tapi nggak sedikit juga yang BS-BS. Sebenarnya
> bawa
> bekal makanan juga asyik kok. Nggak perlu
> susah-susah
> keluar cari makan, duduk manis di meja sambil
> sesekali
> buka email or chatting juga seru.
> 
> Sebagian kantor ada juga yang menyediakan makan
> siang
> buat karyawannya. Dulu di kantor saya juga begitu,
> kebijakan baru mengubah kebiasaan yang udah puluhan
> tahun itu. Kini kami ‘cukup’ diberi uang makan saja.
> Alhamdulillah, masih bisa makan. Dari berita di
> teve,
> terutama dari tempat yang kena bencana banjir,
> ribuan
> orang berebut makanan dan sembako. Banyak para
> lansia
> yang ikut berdesakan. Duh, selalu miris nonton
> berita
> sekarang.
> 
> Belakangan, tiap berangkat kerja saya juga masih
> melihat antrian panjang para ibu di depan depot
> minyak
> tanah. Demi kelangsungan hidup hari ini, para ibu
> benar-benar berjuang untuk keluarga. Saya suka
> mikir,
> kalau minyak habis padahal makanan belum matang
> gimana
> ya?
> 
> Susahnya cari makan pernah saya rasakan pas ke Hanoi
> kemarin. Meski bisa saja menyantap sandwich atau pho
> yang banyak dijual, tapi tetep nggak sreg juga. Mbak
> Clara juga gitu, nggak pede menyantap dagingnya
> (daging babi dan doggie sangat umum di sana).
> Apalagi
> tersiar kabar bahwa Hanoi sedang ada wabah kolera.
> Kami harus makin hati-hati. Dan herannya, mencari
> penjual makanan di sana tidak segampang di sini.
> Orang-orang di sana pada nggak doyan makan apa ya?
> Sepertinya para perempuan Vietnam nggak segembul
> perempuan di sini hehehe *peace..*. Nggak suka
> jajan,
> ngemil atau apa lah. Beda banget, di sini di setiap
> sudut selalu ada toko atau warung sekedar menjual
> minum, biscuit dan lain-lain.
> 
> Menyadari itu nggak heran perempuan, baik gadis
> maupun
> ibu-ibu, di sana langsing-langsing. Sebelas dari
> sepuluh perempuan Hanoi dijamin langsing. Apalagi
> pakaian tradisional mereka (Ao Dai- semacam tunik)
> memiliki potongan yang membuat mereka semakin
> keliatan
> slim. So guys, buat yang belum menikah dan
> menginginkan perempuan tinggi, putih, langsing dan
> berambut panjang serta lurus….gadis Vietnam-lah
> jawabannya…hehehe.
> 
> Have a nice day!
>   
> 
> 
> 
>  
>

> Looking for last minute shopping deals?  
> Find them fast with Yahoo! Search. 
>
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
> 



  

Looking for last minute shopping deals?  
Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping


--
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED] 
mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-01-06 Terurut Topik boy eliza
Lho, kok malah promosiin cewek Vietnam sih, mbak? Mbo' diri sendiri dulu, 
hehehehe


Quote :

So guys, buat yang belum menikah dan
 menginginkan perempuan tinggi, putih, langsing dan
 berambut panjang serta lurus….gadis Vietnam-lah
 jawabannya…hehehe.
 
 Have a nice day!

   
-
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2008-01-03 Terurut Topik vivi fajar
hehe..resolusi saya nyemangatin mbak vita ada
deh...kalo mbak vita rajin nyoba resep..ntar kan
tinggal minta diundang buat nyicipin...kalo mbak vit
tambah baek hati..adek2 kelas macem saya ini juga yang
bakal dapet 'pulung'nya...kalo mbak vit bisa buat buku
baru..kan saya bisa ikutan terinspirasi
ide2nya...haha..semacam resolusinya kaum oportunist...
Btw,ssttt...mbak vit uda baca komen nya mas Apip
:)...have a nice day to you too...

--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Resolusi 2008
> 
> Setelah melalui pemikiran yang panjang di malam
> menjelang tanggal 1 Januari yang dingin dan
> berangin,
> berikut ini beberapa dari sekian yang sepertinya
> pantas dipublikasikan  (wuiih…). So silakan dibaca
> siapa tahu bisa memberikan inspirasi ;)
> 1.Lebih shalihah, alias lebih taat menjalankan
> perintah dan menjauhi larangan-Nya. Ikhlas dan nggak
> melulu maen itung-itungan pahala, apalagi beramal
> supaya impas dengan perbuatan buruk yang
> dilakukan…wah, gawat nih. Kadang melakukan kebaikan
> hanya sekedar membayar keburukan. Boro-boro impas,
> yang ada tetep tekor kali..:(
> 
> 2.Menyenangkan hati orang tua, adik-adik, nenek,
> om,
> tante, tetangga, teman, masyarakat, nusa, bangsa
> dan…lho…ini mah bukan resolusi jadinya :D Ya
> pokoknya
> lebih baik hati gitu deh…hihihi
> 
> 3.Bikin buku baru, setelah rada mutung akibat
> pembatalan penerbitan secara sepihak tahun kemarin.
> So
> tahun ini para penggemar saya bisa terobati
> kangennya…(h, sapa emangnya situ??)
> 
> 4.Lebih banyak mengunjungi dan bersilaturahmi. Kata
> orang tua ini bisa membuka pintu jodoh…secara
> semakin
> banyak ketemu orang kan semakin besar peluang
> itu…wiiih, bukannya tiap hari lewat stasiun kereta
> dan
> ketemu beribu-ribu orang yak…;p
> 
> 5.Ikutan (lagi) berbagai training untuk mengasah
> keterampilan…kelas memasak mungkin, secara menurut
> penerawangan zodiak :), jodoh saya kemungkinan besar
> bisa ditemukan di kelas memasak (sumber dari majalah
> Femina) Waduh, yang bener aja, kenapa bukan di kelas
> Training IT seperti “Bagaimana Caranya Website
> buatan
> teman Running di komputer Anda”, kursus bahasa
> inggris
> dengan native speaker, kursus kepribadian atau…kelas
> “Bagaimana Menjinakkan Kucing yang Masih Liar”.
> Kenapa
> kelas MEMASAK sih?? Di rumah nantinya tidak
> membutuhkan dua orang chef kan? Cukup satu, dan itu
> biarlah saya…heran deh tu ramalan :D
> 
> 6.Memborong (dan memraktekan) buku masakan dari
> seri
> dapur majalah F, apalagi kalau diskon 50% seperti
> saat
> Indonesia Book Fair kemarin (sayang cuma beli satu
> bundel). Gampang-gampang lho resepnya dan mudah
> diikuti dengan tingkat kesulitan: mudah, sedang,
> sulit
> dan sangat sulit, - jadi kita bisa siap-siap.
> Masakannya pun enak-enak. Kelihatan tuh dari
> foto-fotonya. Resep mana saja yang sudah pernah saya
> praktekan? hehehe..baru satu sih. Resep membuat
> Rendang. Hasilnya enak, tapi nggak berasa rendang
> Padang, melainkan Jawa karena improvisasi, saya
> tambahkan sedikit gula :) Rasanya lebih enak lho…
> yah
> kalau mau yang Padang beneran mah, beli aja…:))
> 
> 7.Exercise…exercise…exercise… hm, olah raga apa ya
> enaknya? Aerobik, sulit cari tempat yang khusus
> perempuan di daerah sekitar rumah (kalau pake vcd
> nggak seruu). Jogging? Sejak tidak tinggal di
> kawasan
> UI, Depok, nggak punya partner.. jogging sendirian
> nggak seru, alih-alih keluar sehabis subuh buat
> joging, eh nanti dikejar anjing…atau orang
> jahat…huaaa.. renang, Judo, atau yoga! Yoga aja
> kali.
> Gampang, tinggal beli dvd-nya (atau pinjem), duduk
> bersila..beres deh..
> ;;))
> 
> Have a nice day!
>   
> 
> 
> 
>  
>

> Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
> http://www.yahoo.com/r/hs
> 



  

Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 



--
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED] 
mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-12-18 Terurut Topik vivi fajar
Pik,..frustasi yaaa kesian...actually gw juga sih
Setuju ma pendapat lo...Indonesia 'cuma' butuh
pemimpin..
Bangsa kita tu 'pemalu', (ato pura2 nggak tau)alias
sulit ngaku kalo masalah terbesar kita tuh sebenarnya
krisis kepemimpinan..lack of leadership
Nggak tau ya,..tiap kali ada orang 'besar' yang ngaku
dirinya pantas memimpin..pada kenyataannya juga nggak
bisa bertindak layaknya pemimpin...
Kadang gw kangen Pak Harto (salah satu yg tangan besi
tu pik),..ato Pak Karno (walo pun cuma kenal dari
buku2 sejarah)...ato kalo mau lebih dalem..'Baginda
Rasulullah'..yang citra kepemimpinannya tu masih
berbekas..walopun sebagai manusia beliau2 itu juga
meninggalkan 'luka politik dan kemanusiaan' (kecuali
tentu saja Rasulullah)

Kalo Pemimpin itu lahir dari sebuah proses..mestinya
sekarang ini ada yang salah dengan bangsa kita..kita
udah melewati banyak peristiwa penting..naik turun
dalam kehidupan bernegara.pernah menjadi ('fenomena
ekonomi dunia ketiga'...'pernah jadi negara 'ampir'
termiskin di asia...')..trus kok ya nggak lahir2 juga
dari 'sekumpulan manusia2 pemikir dan pintar ' di atas
sana..yang graduated to be a leader..

Nggak keliatan kali ya..ato malu2 bin takut2 nggak mo
ambil risiko bantu mberesin bangsa ini

Kita cuma bisa bedoa (mean it loh) trus berusaha
paling nggak mraktekin konsep kepemimpinan yang baik
(da training n short course nya nih...Bang Komar Ibnu
Mikam kaya'nya piawai kalo njelasin ini) di lingkungan
terdekat kita...tempat kerja..dan yg terpenting
keluarga kecil kita Pik (Penting:..secara para ayah
adalah kepala keluarga ===> pemimpin kelas satu di
rumah),..biar suatu hari (semoga nggak lama lagi) dari
basis2 keluarga2 yang kuat lahir pemimpin2 yang kuat
juga, Amiin.

(PS: Cobain yok...mulai dari 'mimpin' diri sendiri
consistently  biar istiqomah menjalani segala hal yang
baik)

--- OpiK <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Indonesia dah kalah segala-galanya.. ekonomi jalan
> ditempat, olah raga malah
> mundur
> Heran, reformasi koq malah bikin bangsa ini mundur
> yak?
> kalo ini ongkos yg harus dibayar untuk sebuah kata
> "reformasi", mending gak
> usah deh.. sampe kapan ini bakal berhenti juga gak
> ada yg tau
> Indonesia butuh pemimpin yg tegas, bahkan kalo perlu
> bertangan besi
> 2 minggu lalu sempet jalan2 ke Beijing (tentunya
> dibiayain sponsor), WOW
> China berkembang sangat pesat, padahal kalo boleh
> dibilang, mereka baru
> menjalankan "pembangunan" 15 tahun terakhir ajah,
> tapi hasilnya, Luar Biasa!
> Itu semua karena mereka menjalankan semua aturan
> dengan taat. coba
> melanggar, sadis hukumannya. coba-coba korupsi, gak
> cuma pelakukanya yg
> dihukum, tapi satu keluarga ikut dibantai. kalo dah
> gitu, gak ada yg berani
> korupsi.
> Beda bangat ma Indonesia. Katanya negara terkorup,
> tapi hampir gak ada
> koruptor yg dihukum. Dan satu lagi, menjelang pemilu
> (2009) gini, bakal
> banyak orang2 yg di panggil ke mabes polri buat
> "diperiksa". padahal cuma
> mau tau berapa setorannya buat pemilu... cabe deh!!!
> 
> 
> On 12/18/07, vivi fajar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >   Betul mbak Vit,..Vietnam mang udah 'ninggalin'
> > Indonesia di ajang Sea Games
> > kmaren...hiks..menyedihkan...
> >
> >
> > --- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]
> > wrote:
> >
> > > Hai guys, apa kabar?
> > > Lama juga nggak nulis NCB. Sebagian besar karena
> > > beberapa waktu yang lalu koneksi internet di
> kantor
> > > sempet putus-putus. Herannya itu Cuma terjadi di
> > > siang hari. Kadang pagi dan sore-nya bisa sangat
> > > lancar. Nggak tau kenapa. Begitu koneksi bagus,
> ni
> > > komputer PC saya, nggak bisa reply maupun send
> > > message di Yahoo. Weleh, untuk masalah yang satu
> ini
> > > pun tidak bisa saya atasi sendiri.
> > >
> > > Seminggu kemarin juga tidak sempat menulis
> maupun
> > > mengirim NCB. Padahal sehari saja tidak menulis,
> > > saya bisa sakaw...hehehe. Sebagai gantinya saya
> > > mencoba mencatat dan 'merekam' apa saja yang
> kelak
> > > bisa jadi bahan tulisan. Bisa menuliskan apa
> yang
> > > dilihat, didengar dan diamati selama tujuh hari
> > > berada di kota negaranya Ho Chi Minh, Bapak
> Revolusi
> > > rakyat Vietnam yang pertama kali denger namanya
> > > waktu belajar sejarah dunia jaman SMA.
> > >
> > > Lagi-lagi keberangkatan kesana dibiayai kantor,
> > > kalau biaya sendiri mana sanggup, secara butuh
> uang
> > > berjuta-juta gitu loh. Kalau keseringan juga
> nggak
> > > enak, kesannya kok memanfaatkan kantor banget.
> Tapi
> > > yah, mau dibilang apa kalau pada akhirnya harus
> > > berangkat...*huuu* Sebagai kompensasi rasa nggak
> > > enak saya, mau nggak mau kudu nurut begitu
> diminta
> > > nyiapin bahan-bahan buat presentasi padahal
> tinggal
> > > 2 hari lagi menjelang keberangkatan. Untung full
> > > proposal-nya udah ada. Tinggal copy paste
> aja
> > > Kami berangkat memang atas nama tim yang akan
> > > menjadi host pada acara selanjutnya di Bali
> tahun
> > > 2008 nanti. Nama acaranya adalah: International
> > > Conference on Asian Digital 

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-12-18 Terurut Topik OpiK
Indonesia dah kalah segala-galanya.. ekonomi jalan ditempat, olah raga malah
mundur
Heran, reformasi koq malah bikin bangsa ini mundur yak?
kalo ini ongkos yg harus dibayar untuk sebuah kata "reformasi", mending gak
usah deh.. sampe kapan ini bakal berhenti juga gak ada yg tau
Indonesia butuh pemimpin yg tegas, bahkan kalo perlu bertangan besi
2 minggu lalu sempet jalan2 ke Beijing (tentunya dibiayain sponsor), WOW
China berkembang sangat pesat, padahal kalo boleh dibilang, mereka baru
menjalankan "pembangunan" 15 tahun terakhir ajah, tapi hasilnya, Luar Biasa!
Itu semua karena mereka menjalankan semua aturan dengan taat. coba
melanggar, sadis hukumannya. coba-coba korupsi, gak cuma pelakukanya yg
dihukum, tapi satu keluarga ikut dibantai. kalo dah gitu, gak ada yg berani
korupsi.
Beda bangat ma Indonesia. Katanya negara terkorup, tapi hampir gak ada
koruptor yg dihukum. Dan satu lagi, menjelang pemilu (2009) gini, bakal
banyak orang2 yg di panggil ke mabes polri buat "diperiksa". padahal cuma
mau tau berapa setorannya buat pemilu... cabe deh!!!


On 12/18/07, vivi fajar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Betul mbak Vit,..Vietnam mang udah 'ninggalin'
> Indonesia di ajang Sea Games
> kmaren...hiks..menyedihkan...
>
>
> --- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED] > wrote:
>
> > Hai guys, apa kabar?
> > Lama juga nggak nulis NCB. Sebagian besar karena
> > beberapa waktu yang lalu koneksi internet di kantor
> > sempet putus-putus. Herannya itu Cuma terjadi di
> > siang hari. Kadang pagi dan sore-nya bisa sangat
> > lancar. Nggak tau kenapa. Begitu koneksi bagus, ni
> > komputer PC saya, nggak bisa reply maupun send
> > message di Yahoo. Weleh, untuk masalah yang satu ini
> > pun tidak bisa saya atasi sendiri.
> >
> > Seminggu kemarin juga tidak sempat menulis maupun
> > mengirim NCB. Padahal sehari saja tidak menulis,
> > saya bisa sakaw...hehehe. Sebagai gantinya saya
> > mencoba mencatat dan 'merekam' apa saja yang kelak
> > bisa jadi bahan tulisan. Bisa menuliskan apa yang
> > dilihat, didengar dan diamati selama tujuh hari
> > berada di kota negaranya Ho Chi Minh, Bapak Revolusi
> > rakyat Vietnam yang pertama kali denger namanya
> > waktu belajar sejarah dunia jaman SMA.
> >
> > Lagi-lagi keberangkatan kesana dibiayai kantor,
> > kalau biaya sendiri mana sanggup, secara butuh uang
> > berjuta-juta gitu loh. Kalau keseringan juga nggak
> > enak, kesannya kok memanfaatkan kantor banget. Tapi
> > yah, mau dibilang apa kalau pada akhirnya harus
> > berangkat...*huuu* Sebagai kompensasi rasa nggak
> > enak saya, mau nggak mau kudu nurut begitu diminta
> > nyiapin bahan-bahan buat presentasi padahal tinggal
> > 2 hari lagi menjelang keberangkatan. Untung full
> > proposal-nya udah ada. Tinggal copy paste aja
> > Kami berangkat memang atas nama tim yang akan
> > menjadi host pada acara selanjutnya di Bali tahun
> > 2008 nanti. Nama acaranya adalah: International
> > Conference on Asian Digital Library (ICADL). Jadi
> > apa saya di situ, hehehe..jadi anak bawang yang
> > ikut-ikutan ngerecokin dan siap diperintah ini itu
> > sama para bos. Asyiiik..bisa ngamatin macam-macam
> > orang (dari berbagai negara) dan sumber berharga
> > untuk bahan tulisan NCB..*teupteup*
> >
> > Menjelang keberangkatan ke Hanoi kemarin, sempat
> > terlintas bahwa saya akan melihat kota tua yang
> > mungkin, sendikit menyeramkan. Apalagi dengar-dengar
> > di sana sedang musim dingin. Lengkaplah sudah
> > bayangan tentang kota tua yang dingin. Dan dugaan
> > itu tidak jauh meleset rupanya. Banyak bangunan tua
> > peninggalan perancis (dulu Vietnam pernah dijajah
> > Perancis) yang masih utuh dan dipertahankan.
> > Sebagian terawat sebagian tak terawat. Yang tak
> > terawat ini lho yang sedikit menyeramkan (ditambah
> > 'asesori' pohon-pohon tua dengan akar
> > berjuntai-juntai, lampu temaram, anjing berkeliaran,
> > serta aroma hio yang khas...wuiiih syereeem). Tapi,
> > begitu hari menjadi cerah, Hanoi kelihatan cantik.
> > Bangunan-bangunan tuanya juga tidak sedikit kok yang
> > sudah dicat warna kuning tua. Jadi kelihatan
> > mentereng. Tidak kalah ngejrengya dengan bendera
> > Vietnam yang berwarna dasar merah.
> >
> > Yang mengagumkan adalah, masyarakat Vietnam kini
> > sedang bangkit. Kabar itu terbukti dari begitu
> > banyak forum internasional diselenggarakan di sana.
> > Setahu saya saja sudah ada empat sampai lima orang
> > Indonesia ke Hanoi untuk mengikuti acara yang
> > berbeda-beda. Dalam perjalanan kami juga bertemu
> > dengan orang dari Singapura yang sempat menceritakan
> > bahwa kini 20% mahasiswa di National Univeristy of
> > Singapura (NUS) berasal dari Vietnam. Konon,
> > pemerintah Vietnam memberikan dukungan penuh bagi
> > siapa saja yang ingin kuliah di luar Negara-nya
> > dalam bentuk bantuan dana yang dapat dibayar kelak
> > jika mereka sudah lulus. Hebat ya...
> >
> > Karena itu, pernah ada yang berkata, "kalau
> > Vietnam bertahan dengan kegigihannya untuk maju dari
> > sekarang sampai nanti, nggak heran 

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-12-17 Terurut Topik vivi fajar
Betul mbak Vit,..Vietnam mang udah 'ninggalin'
Indonesia di ajang Sea Games
kmaren...hiks..menyedihkan...

--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Hai guys, apa kabar?
>   Lama juga nggak nulis NCB. Sebagian besar karena
> beberapa waktu yang lalu koneksi internet di kantor
> sempet putus-putus. Herannya itu Cuma terjadi di
> siang hari. Kadang pagi dan sore-nya bisa sangat
> lancar. Nggak tau kenapa. Begitu koneksi bagus, ni
> komputer PC saya, nggak bisa reply maupun send
> message di Yahoo. Weleh, untuk masalah yang satu ini
> pun tidak bisa saya atasi sendiri. 
>
>   Seminggu kemarin juga tidak sempat menulis maupun
> mengirim NCB. Padahal sehari saja tidak menulis,
> saya bisa sakaw...hehehe. Sebagai gantinya saya
> mencoba mencatat dan ’merekam’ apa saja yang kelak
> bisa jadi bahan tulisan. Bisa menuliskan apa yang
> dilihat, didengar dan diamati selama tujuh hari
> berada di kota negaranya Ho Chi Minh, Bapak Revolusi
> rakyat Vietnam yang pertama kali denger namanya
> waktu belajar sejarah dunia jaman SMA.
>
>   Lagi-lagi keberangkatan kesana dibiayai kantor,
> kalau biaya sendiri mana sanggup, secara butuh uang
> berjuta-juta gitu loh. Kalau keseringan juga nggak
> enak, kesannya kok memanfaatkan kantor banget. Tapi
> yah, mau dibilang apa kalau pada akhirnya harus
> berangkat...*huuu* Sebagai kompensasi rasa nggak
> enak saya, mau nggak mau kudu nurut begitu diminta
> nyiapin bahan-bahan buat presentasi padahal tinggal
> 2 hari lagi menjelang keberangkatan. Untung full
> proposal-nya udah ada. Tinggal copy paste aja
> Kami berangkat memang atas nama tim yang akan
> menjadi host pada acara selanjutnya di Bali tahun
> 2008 nanti. Nama acaranya adalah: International
> Conference on Asian Digital Library (ICADL). Jadi
> apa saya di situ, hehehe..jadi anak bawang yang
> ikut-ikutan ngerecokin dan siap diperintah ini itu
> sama para bos. Asyiiik..bisa ngamatin macam-macam
> orang (dari berbagai negara) dan sumber berharga
> untuk bahan tulisan NCB..*teupteup*
>
>   Menjelang keberangkatan ke Hanoi kemarin, sempat
> terlintas bahwa saya akan melihat kota tua yang
> mungkin, sendikit menyeramkan. Apalagi dengar-dengar
> di sana sedang musim dingin. Lengkaplah sudah
> bayangan tentang kota tua yang dingin. Dan dugaan
> itu tidak jauh meleset rupanya. Banyak bangunan tua
> peninggalan perancis (dulu Vietnam pernah dijajah
> Perancis) yang masih utuh dan dipertahankan.
> Sebagian terawat sebagian tak terawat. Yang tak
> terawat ini lho yang sedikit menyeramkan (ditambah
> ’asesori’ pohon-pohon tua dengan akar
> berjuntai-juntai, lampu temaram, anjing berkeliaran,
> serta aroma hio yang khas...wuiiih syereeem). Tapi,
> begitu hari menjadi cerah, Hanoi kelihatan cantik.
> Bangunan-bangunan tuanya juga tidak sedikit kok yang
> sudah dicat warna kuning tua. Jadi kelihatan
> mentereng. Tidak kalah ngejrengya dengan bendera
> Vietnam yang berwarna dasar merah.
>
>   Yang mengagumkan adalah, masyarakat Vietnam kini
> sedang bangkit. Kabar itu terbukti dari begitu
> banyak forum internasional diselenggarakan di sana.
> Setahu saya saja sudah ada empat sampai lima orang
> Indonesia ke Hanoi untuk mengikuti acara yang
> berbeda-beda. Dalam perjalanan kami juga bertemu
> dengan orang dari Singapura yang sempat menceritakan
> bahwa kini 20% mahasiswa di National Univeristy of
> Singapura (NUS) berasal dari Vietnam. Konon,
> pemerintah Vietnam memberikan dukungan penuh bagi
> siapa saja yang ingin kuliah di luar Negara-nya
> dalam bentuk bantuan dana yang dapat dibayar kelak
> jika mereka sudah lulus. Hebat ya... 
>
>   Karena itu, pernah ada yang berkata, ”kalau
> Vietnam bertahan dengan kegigihannya untuk maju dari
> sekarang  sampai nanti, nggak heran kalau dalam
> waktu dekat dia bisa meninggalkan Indonesia,
> Filipina, Thailand..bahkan Malaysia...” Let’s see...
>
>   Have a nice day!
>
>
> 
>
> -
> Looking for last minute shopping deals?  Find them
> fast with Yahoo! Search.



  

Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs


--
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED] 
mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
   

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-12-03 Terurut Topik evie chaeruni
Ada lagi Vit tukang bunga keliling disini, tiap hari lewat bisa 3-4 orang. Eh 
tapi itu tukang bunga apa tukang kembang ya ? Beda ga ya ?
Trus kalo nyebrang ga usah nunggu lampu merah.Ga usah pake traffic light 
aja kali ya...! Toch percuma juga kan ya ga ada gunanya donk.


- Original Message 
From: Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]; Jip 92 <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; 
[email protected]
Sent: Tuesday, December 4, 2007 1:02:56 PM
Subject: [sma1bks] Noon Coffee Break


Apa yang terbayang ketika disebutkan kota Vietnam?
Teman di kantor saya langsung menyebutkan caping, topi
berbentuk kerucut dari anyaman tikar atau bambu. Ada
juga yang menyebutkan tentara vietkong, sepeda, sawah,
bahkan ramboo. Atau ada yang masih inget dengan
bintang 21 jump street, Dustin Nguyen yang duet dengan
Jhonny Deep? Film jaman SMA yang diputer tiap sore di
RCTI kalo nggak salah. Dustin Nguyen ini Vietnamese,
suka aja liat wajah Asianya dibanding Jhonny Deep.

Ibukota Vietnam adalah Hanoi. Ha artinya Sungai, Noi
artinya dalam, jadi maksudnya mungkin Hanoi itu adalah
kota di dalam sungai atau kota yang punya sungai yang
dalam….??? Wah nggak tau persis deh. Karena ada lagi
daerah wisata yang namanya Ha Long. Jangan-jangan itu
artinya sungai yang sangat panjang…hehehe. Ha Long ini
sih merupakan laut. Uniknya ada ribuan pulau-pulau
kecil yang bertebaran di sana. Menurut buku pinter di
internet, jumlahnya mencapai 1600 pulau. Hmm, lumayan
kali kalo buat berperau motor, bisa meliak-liuk,
mengitari pulau-pulau itu. Halong bay ini merupakan
Unesco World Heritage Center, karena merupakan salah
satu situs berharga di dunia.

Sebenernya yang paling menarik adalah, di sana banyak
penjual bunga keliling pake sepeda. Bunganya
macam-macam, termasuk bunga Lotus (di sini mana ada
tukang bunga keliling..;p) . Dan juga, Hanoi ini meski
ibukota Negara, tapi dia tidak lantas memermak dirinya
menjadi kembarannya New York (hihi, jauh banget dah..)
alias mengubah dirinya jadi kota besar seperti
keiinginan Jakarta, Kuala Lumpur ataupun Manila. Hanoi
adalah ibukota bersahaja yang tetap mempertahankan
sudut-sudut kotanya yang eksotis, toko-toko
tradisionalnya yang ramai juga termasuk jalan-jalannya
yang semrawut.

Bicara soal jalanannya, seorang pelancong di blog-nya
memberi tips: jangan pernah menunggu jalanan sepi
untuk menyeberang, apalagi menunggu lampu menyala
merah agar semua kendaraan berhenti karena di Hanoi,
pengguna jalan nyaris tidak memperhatikan rambu-rambu
lalu lintas itu semua! So, kalo mau nyeberang, jalan
aja dengan pedenya menembus mobil, motor dan sepeda
yang campur aduk di jalan raya. Weleh, perlu dibuktiin
nih...

Have a nice day!

 _ _ _ _ _ _
Looking for last minute shopping deals? 
Find them fast with Yahoo! Search. http://tools. search.yahoo. com/newsearch/ 
category. php?category= shopping




  

Be a better sports nut!  Let your teams follow you 
with Yahoo Mobile. Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/sports;_ylt=At9_qDKvtAbMuh1G1SQtBI7ntAcJ

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-11-28 Terurut Topik yossi suryosumirat
setuju.
kata temen : kalo ga ada tantangan/masalah otak gw
jadi tumpul nich... jadi kalo masalah 1 dah beres
(bisa didelegasikan) dia nyari masalah baru (tentu nya
dengan perhitungan)
"apa2 yang baik menurut kita belum tentu baik menurut
Allah, tapi apa2 yang baik menurut Allah dah pasti
akan baik menurut kita (mesti harus menunggu karna
kita ga tau kedepannya, jadi berpikirlah positif)...



--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   
> Sebenarnya tidak ada persoalan yang dapat mengganggu
> hidup kita, yang ada adalah kita terganggu dengan
> cara
> pandang kita sendiri. Kalimat ini pernah saya
> temukan
> di salah satu buku di jajaran koleksi lantai 3.
> Aslinya sih dalam bahasa inggris, tapi saya lebih
> bisa
> mengingatnya dalam bahasa Indonesia. Buku itu bukan
> buku psikologi apalagi buku yang berbau-bau
> spiritual.
> Tapi itu dari buku yang berbicara tentang bisnis.
> 
> Setiap harinya persoalan memang selalu datang silih
> berganti. “Kalau nggak mau punya persoalan, itu
> tandanya udah bosan idup,” kata dosen saya yang
> Ph.D,
> saat masih kuliah dulu, sambil terkekeh ‘sinis’
> meledek mahasiswanya yang pusing dengan penelitian
> untuk tesis.
> 
> Lain waktu, seorang teman senior juga pernah
> menasehati, “punya persoalan itu artinya kita masih
> dikasih rizki.” Weleh, setali tiga uang ini sih.
> Alias
> sama aja, orang kalau sudah terputus rejekinya
> artinya
> udah selesai umurnya alias mati. Tapi siapa sih yang
> senang dikasih persoalan?
> 
> Persoalan itu berat entengnya tergantung cara
> pandang.
> Seperti rasa senang dan sedih, juga tergantung cara
> pandang. Kita pasti seneng dong dapet bonus puluhan
> jeti di akhir tahun tapi kalau kemudian ternyata
> uang
> itu dipakai untuk mengobati penyakit parah yang
> tiba-tiba muncul, akhirnya bukannya happy malah
> sedih.
> Atau kita sedih banget kena PHK, tapi kalau kemudian
> karena PHK itu kita dapet pekerjaan yang jauuh lebih
> baik, PHK seharusnya bikin happy.
> 
> Jatuh cinta juga bisa bikin orang bahagia dan
> berbunga-bunga, tapi kalau pada akhirnya kemudian
> kita
> ternyata jadi broken heart, gagal hidup bersama
> dengan
> orang yang kita cintai, jatuh cinta jadi sama sekali
> nggak bikin bahagia.
> 
> Demikian sebaliknya, broken heart bikin nangis
> bombay
> berkepanjangan. Tapi kalau kemudian setelah putus
> kita
> bertemu dengan soulmate yang sesungguhnya dan
> ternyata
> jauh lebih keren (hehehe), broken heart tentu jadi
> bikin happy.
> 
> Wah andai kita bisa tahu apa yang terjadi kemudian,
> pastinya semua rasa jadi begitu relatif ya. Atau
> jangan-jangan hidup jadi tidak semenarik yang ada
> sekarang. Jangan-jangan rahasia-rahasia di masa
> depan
> itu yang sebenarnya bikin manusia terus berusaha,
> berharap bahkan juga putus asa.
> 
> Tapi masalahnya, siapa yang tahu kejadian kemudian
> ya.
> Kalau masih dalam hitungan hari sih masih berasa,
> kalau ternyata jeda waktunya tahunan, tidak semua
> orang nyadar dengan rentetan peristiwa yang
> sebenarnya
> ada benang merahnya itu. Paling cuma mengandalkan
> feeling yang nggak jarang sering meleset. Tapi
> konon,
> orang yang dekat dengan Tuhan-Nya memiliki bashirah,
> atau mata hati, yang seolah-olah bisa melihat banyak
> hal di depan nanti (tapi bukan paranormal loh ya..).
> Dan dengan bashirah itu ikut menuntun langkahnya
> selama menghadapi semua persoalan di dunia ini.
> Wuaah…mau banget deh.
> 
> 
> Have a nice Wednesday :)
> 
> 
> 
> 
>  
>

> Be a better pen pal. 
> Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See
> how.  http://overview.mail.yahoo.com/
> 



  

Be a better pen pal. 
Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.  
http://overview.mail.yahoo.com/


--
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED] 
mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-09-23 Terurut Topik boy eliza
Iya ya enak buat mahasiswa, kalo kerja boleh juga nyambi browsing & chat :D

"Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:   
  RAMADHAN DAN TI
   
  Dalam tulisan tentang keutamaan Ramadhan dan hal-hal apa saja yang sebaiknya 
lakukan, salah satunya adalah meringankan pekerjaan orang lain (orang yang 
membantu pekerjaan kita). Tapi masalahnya Ramadhan tahun ini ada di bulan yang 
cukup sibuk, jadi hampir mustahil meringankan pekerjaan orang karena justru 
sedang deadline-deadline-nya (hihi apa sih..). Semuanya malah harus kerja 
keras, bahkan diuber-uber kerjaan..(kerjaannya lagi kurang kerjaan sampe 
nguber-ngiber kita..*ngaco.mode.on ;)  
   
  Jadi meski jam kerja dikurangi dikit, karena para bos berbaik hati sekaligus 
mempraktekan amalan di atas – meringankan pekerjaan orang lain *positif 
thinking mode on* tapi yang namanya kerjaan nggak berkurang tuh. Justru karena 
pulang satu jam lebih awal dari biasanya, kerjaan jadi harus dipadatkan. But, 
no problemo. Buat yang pekerjaannya sudah menggunakan teknologi khususnya TI, 
pekerjaan bisa cepat diselesaikan. Selain tentu saja tetap semangat karena 
dipenghujung Ramadhan, iming-iming THR di depan mata hehehe...
   
  Gara-gara puasa juga, jadi berbaik hati nih... nggak kasih banyak tugas dan 
peer ke mahasiswa. Maksudnya sih biar pada menggunakan waktu buat ibadah, bukan 
buat bikin tugas. Tapi bukan mahasiswa namanya kalau nggak nawar. Udah dikasih 
ringan, tetep minta yang gampang-gampang. Welehkagak pada tahu kalo jaman 
gue kuliah jauh lebih susah dari sekarang..hehehe. Secara dulu kan internet 
belom seperti sekarang. Nyari bahan masih harus berkutat di perpustakaan, 
diantara rak-rak buku. Kalau sekarang, tinggal buka google, beres deh. Dan 
karena internet pula, dosen sering dibuat tercengang. Ternyata mahasiswa 
sekarang cukup kreatif lho. Apalagi buat mereka yang nggak gatek. Coba deh 
minta mereka bikin presentasi suatu masalah dan mempresentasikan di depan 
kelas. Dosen  kalah deh...:) (apalagi dosen yang gatek ;) karena mahasiswa bisa 
mengumpulkan begitu banyak bahan sekaligus membuat presentasi yang menarik.
   
  Hmm, ternyata teknologi itu, memang memudahkan berbagai macam pekerjaan ya... 
dalam waktu singkat banyak hal bisa diselesaikan karena kita kini tidak perlu 
jalan kesana-kemari sekedar mengumpulkan informasi dan bahan-bahan yang 
dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Cukup duduk di belakang komputer yang 
punya akses internet. Beres deh...hehehe.
   
  So guysHappy Ramadhan dan tetap terus mempelajari teknologi baru ya!









-
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.  
 
   

   
-
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, 
photos & more. 

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-09-23 Terurut Topik Wishnu Sidharta
Hiks, di YM sekarang dapurnya 2 om, khusus smansasi91 sama lintas angkatan. 
nanti setelah Reuni91 kita gabung lagi deh. Sementara yang khusus smansasi91 
sedang koordinasi buat reuni, jadi belum sempat banyak YM-an di lintas angkatan.
   
  Di kantor sekarang malah sampe pagi koq .

kurniawan iswanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  "coba lagi" "jangan menyerah" "coba terus" dah kayak tulisan di balik 
tutup botol Nu Green Tea hehehe
nagihnya ke siapa neh? salah siapa coba menghilang dari dunia per-YM-an plus 
gak bisa dikontak, tau-tau sekarang muncul lagi hehehehe dah jarang di kantor 
sampe tengah malem ya pak? 

  On 9/20/07, Wishnu Sidharta <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Kayaknya dah denger 2 kali omongan ini deh..., dulu di YM sekarang di milis 
hehehe
  Yah, emang gitu ngumpulin orang banyak, kadang banyak kecewanya dari pada 
senengnya, cuma kalo taon ini mau dicoba lagi ya gak ada salahnya kan..., good 
luck deh... 
   
  Sama satu lagi nih, nagih janji taon lalu yang katanya mo ketemu pas libur 
lebaran di Bekasi, masih berani ketemu setelah jarang YM-an ?
  hehehe, Fear Factor Mode ON ! 

kurniawan iswanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  jadi inget waktu itu ada temen ngajakin buber di rumahnya dan gw diminta 
bantuan ngehubungin anak2 kelas. telpon2in dengan sedikit paksaan dan ancaman 
hehehe, akhirnya didapatlah orang-orang yg berjanji bisa dateng ke acara 
bubernya. pas hari H, tiba-tiba semua ngebatalin janji, semudah itu. kayak gak 
bisa ngerasain kerepotan orang yg dah siap menjamu teman2nya buka puasa. 


  On 9/20/07, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED] > wrote: 
  Hai guys…
  Saya sedang mengikuti diskusi di dua milis yang temanya sama persis: acara 
buka puasa bersama (buber). Dua milis ini sama-sama milis alumni. Bedanya, di 
milis alumni yang satunya, diskusi kapan dan dimana acara bukber udah jadi tema 
klasik yang berulang terus setiap tahun dan seringnya nggak ada 
realisasinya….hehehe. Terutama dua tahun terakhir ini. Nggak tau kenapa ya, 
bulan puasa bikin kita jadi kangen temen-temen dan pengen buka puasa bareng. 
   
  Tapi seiring waktu, makin kesini temen-temen makin banyak yang sibuk. 
Nyocokin jadwal susahnya minta ampun. Belakangan jadi Cuma itu-itu aja yang 
dateng. Bahkan lama-lama jadi nggak pake janjian-janjian segala. Telpon, 
langsung jalan. Cuman kalo gitu nggak banyak yang bisa ikutan. Tapi masih 
mending daripada enggak ketemuan sama sekali kan ya. Soalnya ketemuan secara 
rutin, minimal setahun sekali penting banget buat menjaga tali silaturahmi dan 
pertemanan di antara kita. Biar hidup nggak garing, boring dan akhirnya pusing 
:) 
   
  Pertemanan itu nggak dateng dari langit. Harus diciptakan, diusahakan, dan 
mungkin untuk semua itu butuh pengorbanan. Tapi masalahnya sekarang bukannya 
nggak mau berkorban. Ada hal lain yang nggak bisa ditinggal. Pekerjaan, 
keluarga, atau…lokasi yang sulit ditempuh. Apalagi yang namanya buka puasa kan 
nggak bisa ditunda, kudu tepat waktu. Padahal jalan-jalan di jabodetabek 
sekarang ini mana ada sih yang nggak macet? Akhirnya, memang harus banyak 
kompromi, dikusi dan lama-lama karena sering nggak terealisasi, jadi basi. 
   
  So guys, yuk kita kompromi dan diskusi (dan jangan ngerasa basi). Kalo 
akhirnya nggak ada titik temu yang memuaskan semua pihak ya harus ada yang 
mengalah. Dan kalau kemudian ada beberapa teman yang akhirnya tidak hadir tentu 
bukannya dia tidak ingin silaturahmi, ketemuan dan bukan juga ngambek. Tapi 
pasti ada alasannya. Yang penting acara silaturahmi dan kumpul-kumpul tetep 
bisa jalan.
   
   
  Met Buber ya!








  
  
-
  Check out the hottest 2008 models today at Yahoo! Autos.   
  








-- 
Kurniawan I
Kanwil DJP Kaltim
www.kur-kur.co.nr   



  
  
-
  Building a website is a piece of cake. 
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.  
  








-- 
Kurniawan I
Kanwil DJP Kaltim
www.kur-kur.co.nr   

 

   
-
Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
 Play Sims Stories at Yahoo! Games. 

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-09-19 Terurut Topik kurniawan iswanto
"coba lagi" "jangan menyerah" "coba terus" dah kayak tulisan di balik tutup
botol Nu Green Tea hehehe
nagihnya ke siapa neh? salah siapa coba menghilang dari dunia per-YM-an plus
gak bisa dikontak, tau-tau sekarang muncul lagi hehehehe dah jarang di
kantor sampe tengah malem ya pak?

On 9/20/07, Wishnu Sidharta <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Kayaknya dah denger 2 kali omongan ini deh..., dulu di YM sekarang di
> milis hehehe
> Yah, emang gitu ngumpulin orang banyak, kadang banyak kecewanya dari pada
> senengnya, cuma kalo taon ini mau dicoba lagi ya gak ada salahnya kan...,
> good luck deh...
>
> Sama satu lagi nih, nagih janji taon lalu yang katanya mo ketemu pas libur
> lebaran di Bekasi, masih berani ketemu setelah jarang YM-an ?
> hehehe, Fear Factor Mode ON !
>
> *kurniawan iswanto <[EMAIL PROTECTED]>* wrote:
>
>  jadi inget waktu itu ada temen ngajakin buber di rumahnya dan gw diminta
> bantuan ngehubungin anak2 kelas. telpon2in dengan sedikit paksaan dan
> ancaman hehehe, akhirnya didapatlah orang-orang yg berjanji bisa dateng ke
> acara bubernya. pas hari H, tiba-tiba semua ngebatalin janji, semudah itu.
> kayak gak bisa ngerasain kerepotan orang yg dah siap menjamu teman2nya buka
> puasa.
>
>
> On 9/20/07, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >Hai guys…
> > Saya sedang mengikuti diskusi di dua milis yang temanya sama persis:
> > acara buka puasa bersama (buber). Dua milis ini sama-sama milis alumni.
> > Bedanya, di milis alumni yang satunya, diskusi kapan dan dimana acara bukber
> > udah jadi tema klasik yang berulang terus setiap tahun dan seringnya nggak
> > ada realisasinya….hehehe. Terutama dua tahun terakhir ini. Nggak tau kenapa
> > ya, bulan puasa bikin kita jadi kangen temen-temen dan pengen buka puasa
> > bareng.
> >
> > Tapi seiring waktu, makin kesini temen-temen makin banyak yang sibuk.
> > Nyocokin jadwal susahnya minta ampun. Belakangan jadi Cuma itu-itu aja yang
> > dateng. Bahkan lama-lama jadi nggak pake janjian-janjian segala. Telpon,
> > langsung jalan. Cuman kalo gitu nggak banyak yang bisa ikutan. Tapi masih
> > mending daripada enggak ketemuan sama sekali kan ya. Soalnya ketemuan secara
> > rutin, minimal setahun sekali penting banget buat menjaga tali silaturahmi
> > dan pertemanan di antara kita. Biar hidup nggak garing, boring dan akhirnya
> > pusing :)
> >
> > Pertemanan itu nggak dateng dari langit. Harus diciptakan, diusahakan,
> > dan mungkin untuk semua itu butuh pengorbanan. Tapi masalahnya sekarang
> > bukannya nggak mau berkorban. Ada hal lain yang nggak bisa ditinggal.
> > Pekerjaan, keluarga, atau…lokasi yang sulit ditempuh. Apalagi yang namanya
> > buka puasa kan nggak bisa ditunda, kudu tepat waktu. Padahal jalan-jalan di
> > jabodetabek sekarang ini mana ada sih yang nggak macet? Akhirnya, memang
> > harus banyak kompromi, dikusi dan lama-lama karena sering nggak terealisasi,
> > jadi basi.
> >
> > So guys, yuk kita kompromi dan diskusi (dan jangan ngerasa basi). Kalo
> > akhirnya nggak ada titik temu yang memuaskan semua pihak ya harus ada yang
> > mengalah. Dan kalau kemudian ada beberapa teman yang akhirnya tidak hadir
> > tentu bukannya dia tidak ingin silaturahmi, ketemuan dan bukan juga ngambek.
> > Tapi pasti ada alasannya. Yang penting acara silaturahmi dan kumpul-kumpul
> > tetep bisa jalan.
> >
> >
> > Met Buber ya!
> >  --
> > Check out
> > the
> > hottest 2008 models today at Yahoo! Autos.
> >
>
>
>
> --
> Kurniawan I
> Kanwil DJP Kaltim
> www.kur-kur.co.nr
>
>
> --
> Building a website is a piece of cake.
> Yahoo! Small Business gives you all the tools to get 
> online.
>
>  
>



-- 
Kurniawan I
Kanwil DJP Kaltim
www.kur-kur.co.nr


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-09-19 Terurut Topik Wishnu Sidharta
Kayaknya dah denger 2 kali omongan ini deh..., dulu di YM sekarang di milis 
hehehe
  Yah, emang gitu ngumpulin orang banyak, kadang banyak kecewanya dari pada 
senengnya, cuma kalo taon ini mau dicoba lagi ya gak ada salahnya kan..., good 
luck deh...
   
  Sama satu lagi nih, nagih janji taon lalu yang katanya mo ketemu pas libur 
lebaran di Bekasi, masih berani ketemu setelah jarang YM-an ?
  hehehe, Fear Factor Mode ON !

kurniawan iswanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  jadi inget waktu itu ada temen ngajakin buber di rumahnya dan gw 
diminta bantuan ngehubungin anak2 kelas. telpon2in dengan sedikit paksaan dan 
ancaman hehehe, akhirnya didapatlah orang-orang yg berjanji bisa dateng ke 
acara bubernya. pas hari H, tiba-tiba semua ngebatalin janji, semudah itu. 
kayak gak bisa ngerasain kerepotan orang yg dah siap menjamu teman2nya buka 
puasa. 


  On 9/20/07, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Hai guys…
  Saya sedang mengikuti diskusi di dua milis yang temanya sama persis: acara 
buka puasa bersama (buber). Dua milis ini sama-sama milis alumni. Bedanya, di 
milis alumni yang satunya, diskusi kapan dan dimana acara bukber udah jadi tema 
klasik yang berulang terus setiap tahun dan seringnya nggak ada 
realisasinya….hehehe. Terutama dua tahun terakhir ini. Nggak tau kenapa ya, 
bulan puasa bikin kita jadi kangen temen-temen dan pengen buka puasa bareng. 
   
  Tapi seiring waktu, makin kesini temen-temen makin banyak yang sibuk. 
Nyocokin jadwal susahnya minta ampun. Belakangan jadi Cuma itu-itu aja yang 
dateng. Bahkan lama-lama jadi nggak pake janjian-janjian segala. Telpon, 
langsung jalan. Cuman kalo gitu nggak banyak yang bisa ikutan. Tapi masih 
mending daripada enggak ketemuan sama sekali kan ya. Soalnya ketemuan secara 
rutin, minimal setahun sekali penting banget buat menjaga tali silaturahmi dan 
pertemanan di antara kita. Biar hidup nggak garing, boring dan akhirnya pusing 
:) 
   
  Pertemanan itu nggak dateng dari langit. Harus diciptakan, diusahakan, dan 
mungkin untuk semua itu butuh pengorbanan. Tapi masalahnya sekarang bukannya 
nggak mau berkorban. Ada hal lain yang nggak bisa ditinggal. Pekerjaan, 
keluarga, atau…lokasi yang sulit ditempuh. Apalagi yang namanya buka puasa kan 
nggak bisa ditunda, kudu tepat waktu. Padahal jalan-jalan di jabodetabek 
sekarang ini mana ada sih yang nggak macet? Akhirnya, memang harus banyak 
kompromi, dikusi dan lama-lama karena sering nggak terealisasi, jadi basi. 
   
  So guys, yuk kita kompromi dan diskusi (dan jangan ngerasa basi). Kalo 
akhirnya nggak ada titik temu yang memuaskan semua pihak ya harus ada yang 
mengalah. Dan kalau kemudian ada beberapa teman yang akhirnya tidak hadir tentu 
bukannya dia tidak ingin silaturahmi, ketemuan dan bukan juga ngambek. Tapi 
pasti ada alasannya. Yang penting acara silaturahmi dan kumpul-kumpul tetep 
bisa jalan.
   
   
  Met Buber ya!








  
  
-
  Check out the hottest 2008 models today at Yahoo! Autos.   
  








-- 
Kurniawan I
Kanwil DJP Kaltim
www.kur-kur.co.nr   

 

   
-
Building a website is a piece of cake. 
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-09-19 Terurut Topik kurniawan iswanto
jadi inget waktu itu ada temen ngajakin buber di rumahnya dan gw diminta
bantuan ngehubungin anak2 kelas. telpon2in dengan sedikit paksaan dan
ancaman hehehe, akhirnya didapatlah orang-orang yg berjanji bisa dateng ke
acara bubernya. pas hari H, tiba-tiba semua ngebatalin janji, semudah itu.
kayak gak bisa ngerasain kerepotan orang yg dah siap menjamu teman2nya buka
puasa.


On 9/20/07, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Hai guys…
> Saya sedang mengikuti diskusi di dua milis yang temanya sama persis: acara
> buka puasa bersama (buber). Dua milis ini sama-sama milis alumni. Bedanya,
> di milis alumni yang satunya, diskusi kapan dan dimana acara bukber udah
> jadi tema klasik yang berulang terus setiap tahun dan seringnya nggak ada
> realisasinya….hehehe. Terutama dua tahun terakhir ini. Nggak tau kenapa ya,
> bulan puasa bikin kita jadi kangen temen-temen dan pengen buka puasa bareng.
>
> Tapi seiring waktu, makin kesini temen-temen makin banyak yang sibuk.
> Nyocokin jadwal susahnya minta ampun. Belakangan jadi Cuma itu-itu aja yang
> dateng. Bahkan lama-lama jadi nggak pake janjian-janjian segala. Telpon,
> langsung jalan. Cuman kalo gitu nggak banyak yang bisa ikutan. Tapi masih
> mending daripada enggak ketemuan sama sekali kan ya. Soalnya ketemuan secara
> rutin, minimal setahun sekali penting banget buat menjaga tali silaturahmi
> dan pertemanan di antara kita. Biar hidup nggak garing, boring dan akhirnya
> pusing :)
>
> Pertemanan itu nggak dateng dari langit. Harus diciptakan, diusahakan, dan
> mungkin untuk semua itu butuh pengorbanan. Tapi masalahnya sekarang bukannya
> nggak mau berkorban. Ada hal lain yang nggak bisa ditinggal. Pekerjaan,
> keluarga, atau…lokasi yang sulit ditempuh. Apalagi yang namanya buka puasa
> kan nggak bisa ditunda, kudu tepat waktu. Padahal jalan-jalan di jabodetabek
> sekarang ini mana ada sih yang nggak macet? Akhirnya, memang harus banyak
> kompromi, dikusi dan lama-lama karena sering nggak terealisasi, jadi basi.
>
> So guys, yuk kita kompromi dan diskusi (dan jangan ngerasa basi). Kalo
> akhirnya nggak ada titik temu yang memuaskan semua pihak ya harus ada yang
> mengalah. Dan kalau kemudian ada beberapa teman yang akhirnya tidak hadir
> tentu bukannya dia tidak ingin silaturahmi, ketemuan dan bukan juga ngambek.
> Tapi pasti ada alasannya. Yang penting acara silaturahmi dan kumpul-kumpul
> tetep bisa jalan.
>
>
> Met Buber ya!
>
> --
> Check out
> the
>  hottest 2008 models today at Yahoo! Autos.
>
>  
>



-- 
Kurniawan I
Kanwil DJP Kaltim
www.kur-kur.co.nr


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-09-13 Terurut Topik Taura
test aja nih,
  kemarin bbrp kali ngirim nge-reply tuisan Wishnu kok gak muncul ya ?
  coba ngereply tulisan ini.
   
  TfR

"Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Pagi awal Ramadhan ini jalanan kelihatan lebih 
lengang? Atau sayanya yang kepagian kali ya. Tapi enggak kok, tetep jam 
setengah enam dari rumah. Beruntung dapet mobil yang lewat tol Cikunir. Waktu 
tempuh Bekasi-Depok jadi jauh lebih singkat. Makanya pagi-pagi udah sampe 
kantor. Alhamdulillah... masih merasakan dinginnya udara dan embun 
pagi*hehehe..kok jadi romantis gini yak. (soalnya kalo macet, sampe kantor 
matahari udah tinggi..:)
  
  Sejak dibukanya pintu tol Cikunir, warga Bekasi yang kerja di wilayah Depok, 
Lenteng Agung, Lebak Bulus, Pondok Indah sampe terus ke BSD sana, boleh 
bersorak girang. Soalnya selama ini kan nggak ada alternatif jalan lain kecuali 
bermacet-macet ria di kawasan UKI-Cawang. Belum di pintu tol Jatibening ke arah 
Jakarta. Kendaraan benar-benar Cuma bisa merayap. Tapi sekarang, tol baru ini 
benar-benar tol namanya. Biar pun tarif tol naik, tapi kalau selancar tol 
Cikunir sih, nggak masyalah...hehehe wong yang bayar tol juga pak supir kok :) 
Tadi pagi aja, saking longgarnya tu jalan, pak supir suka pindah-pindah jalur 
seenaknya. Sempet bikin jantung deg-degan. 
  
  Berkenaan dengan dibukanya tol Cikunir, sebagian kecil warga Bekasi 
bergembira. Tapi tentu tidak bagi warga Bengkulu (dan Sumatera secara umum) 
yang sejak tadi malam sampai tadi pagi masih diuji dengan musibah gempa. 
Sesampainya di rumah kemarin dikejutkan dengan berita gempa. Bahkan orang-orang 
yang berkantor di lantai atas gedung bertingkat ikut panik. Pastinya lah... 
Bencana gempa yang berulang-ulang terjadi di negeri ini cukup membuat hampir 
semua kita ’trauma’. Ya Allah, moga-moga banyak hikmah yang dapat kita ambil. 
Dan semoga Kau lapangkan hati saudara-saudara kami yang masih diuji dengan 
berbagai cobaan. Sehingga Ramadhan ini tetap terasa indah dan sejuk. Sesejuk 
udara dan embun pagi tadiAmiiin.
  
  








-
  Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, 
news, photos more.   

 

   
-
Luggage? GPS? Comic books? 
Check out fitting  gifts for grads at Yahoo! Search.

RE: RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-08-01 Terurut Topik munajat arief
Temen2!,

pernah jalan2 liat Ex pabrik Tongyang dibekasi timur?, mengenaskan benget!,
jalannya sudah hancur, puluhan pedagang gulung tikar, ratusan tukang ojek
juga kehilangan langgananya, malah kabarnya ribuan buruh pabrik sepatu
Reebok ini, yang notabene sebagai warga Kota Bekasi, sudah 8 bulan terakhir
belum dibayar pesangonnya & tidak jelas nasibnya pula (bayangin jika kita
jadi mereka),...INI salah siapa ya??!!.

 

bestregards

 

  _  

From: harry muryanto [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Wednesday, August 01, 2007 5:54 PM
To: [email protected]
Subject: RE: RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

 

hehehe.. pemanasan menjelang pilkada bekasi kali ya ... 

kabarnya pilkada bekasi dilangsungkan awal tahun 2008.

[EMAIL PROTECTED] wrote:

Halah..la wong yang pilkada nya wong Jakarta. wong bekasi kok ikutan
repot...

Thank you & Best regards, 
  
Vanda Vandhana 
Senior Sales Engineer 
PT Almega Sejahtera Jakarta 
Mitra Sunter Boulevard Blok A1-2 
Jakarta 14350 
Phone : 62-21-65833731/32 
mobile:  0816-1822155 


  _  


From: ACHMAD SUTRIADI [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, 31 July, 2007 3:20 PM
To: [email protected]
Subject: Re: RE: [sma1bks] Noon Coffee Break


waa waa 

kayaknya dari orang berdasi sampai yang cuma beralas kaki tahu kalo dalam
pilkada harus milih SATU Pasang (sudah otomatis dong Gubernur dan Wakil
Gubernur),

keknya gak ada deh yang berfikir cuma milih Gubernurnya doang, kecuali gak
pernah baca koran : )

Justru kalo milihnya DUA Pasang Urusan pasti bakal RUNYAM

kalo yang satu bilang "jakarta bebas macet", itu sih masih mending daripada
dua orang yang selalu bicara dibalik tokoh dan pejabat...

Pak RT pernah bilang:

"aduh kalo anak papa hanya bisa mengandalkan nama Papa sebagai pejabat serta
harta Papa, keDEPANnya mau JADI APA ??"

: )


--- Original Message ---
Sender : Tapson Manik (JA/EID)<[EMAIL PROTECTED]>
[EMAIL PROTECTED]
Date : Jul 31, 2007 16:39
Title : RE: [sma1bks] Noon Coffee Break





Wah, kalau pilih SATU itu tidak baik. berarti dia gak mau mengakui existensi
pasangannya (dalam hal ini wakilnya). Harus DUA dong. Warga perlu
diingatkan, agar pilih yang DUA (cagub dan cawagub), jangan yang SATU aja.
Ber DUA selalu lebih baik daripada hanya sendiri. 

Ber DUA bergandeng tangan, untuk membenahi kota Jakarta. 

Yang satu bilang "Jakarta bebas macet", wah . ketahuan banget itu hanya
ngumbar janji. Mending yang realistis ajalah, misalnya, "Kalau saya terpilih
jadi Gubernur DKI, saya akan bekerja sama dengan pemda Bekasi agar
jalan-jalan yang rusak di Bekasi bisa diperbaiki. Lihat aja, pondok Gede dan
sekitarnya, Jalan-jalan di Bekasi, semuanya pada rusak tuch."



  _  


From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
ACHMAD SUTRIADI
Sent: Tuesday, July 31, 2007 12:20 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [sma1bks] Noon Coffee Break


Disudut Pos Siskamling 

Mak Yos:

"udah berapa kali liat di TV, geli juga kalo melihat gaya bicaranya FOKE
cs...

"Saya didukung Bapak Presiden SBY, didukung oleh Ibu Megawati, didukung oleh
Gus Dur, Pak Amien Rais, de el el"

Kenapa gak sekalian aja bilang didukung Encang Harto juga dapat dukungan
Cang Karno lewat mimpi

 Kan hebat, Cagub Didukung oleh presiden dan mantan presiden...

jadi jualan nama yaa Gak berani apa berdiri gak dipegangin??"

tukang sayur depan rumah jadi ikutan bicara:

"wah itu sih yang keren para pendukungnya... bukan orang yang
didukungnya..."

Pak hansip di Pos Ronda juga ikutan:

"Wah keren juga ya... bisa menyatukan "Para Pemimpin Bangsa", cuma gara2
seorang FOKE Para Pemimpin Bangsa yang biasanya sentil2an jadi akur"

dan si mince pemilik salon pun angkat bicara:

"aihh.  itu sih gak gentle ah... masa make-make nama orang... pantas aje
doi gak mau lepas baju pemda"

Pak RT pun menengahi

"sudah... sudah..., kalo kalian sudah bisa menilai bagaimana karakter para
cagub kita, sekarang tinggal kalian yang memilih...

jadi jangan hilangkan hak pilih kalian... apalagi sampai diambil sama calo
politik... sayang kan...

Jangan sampai penyesalan terlambat... jangan sampai cuma gerutu sana gerutu
sini tapi gak bisa apa-apa..."

"Kalo kalian emang pengen JAKARTA Benar2 Berubah lebih baik Ini saatnya
untuk berjuang menjadikan Jakarta lebih baik..."

setelah mendengar orasi ringan Pak RT, warga pun kembali ke aktivitasnya
masing2...

dalam hati mereka sudah mantap mereka sudah mendapatkan SATU Pilihan
dan bertekan akan mencoblos SATU pilihan cagub mereka dalam PILKADA
nanti

 Peace ahh...



--- Original Message ---
Sender : Lusiana M. Hevita<[EMAIL PROTECTED]>
Date : Jul 31, 2007 13:10
Title : [sma1bks] Noon Coffee Break





MENJELANG PILKADA JAKARTA 

? Untuk pembenahan Jakarta, serahkan pada AHLINYA? kata spanduk kubu Fauzi
Bowo (Foke). 

?Jakarta butuh gubernur bar

RE: RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-08-01 Terurut Topik harry muryanto
hehehe.. pemanasan menjelang pilkada bekasi kali ya ... 
  kabarnya pilkada bekasi dilangsungkan awal tahun 2008.

[EMAIL PROTECTED] wrote:
  Halah….la wong yang pilkada nya wong Jakarta… wong bekasi kok 
ikutan repot…..
  
Thank you & Best regards, 
  
Vanda Vandhana 
Senior Sales Engineer 
PT Almega Sejahtera Jakarta 
Mitra Sunter Boulevard Blok A1-2 
Jakarta 14350 
Phone : 62-21-65833731/32 
mobile:  0816-1822155 

  
-
  
  From: ACHMAD SUTRIADI [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, 31 July, 2007 3:20 PM
To: [email protected]
Subject: Re: RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

  

waa waa 
  
  kayaknya dari orang berdasi sampai yang cuma beralas kaki tahu kalo dalam 
pilkada harus milih SATU Pasang (sudah otomatis dong Gubernur dan Wakil 
Gubernur),
  keknya gak ada deh yang berfikir cuma milih Gubernurnya doang, kecuali gak 
pernah baca koran : )
  
  Justru kalo milihnya DUA Pasang Urusan pasti bakal RUNYAM
  
  kalo yang satu bilang "jakarta bebas macet", itu sih masih mending daripada 
dua orang yang selalu bicara dibalik tokoh dan pejabat...
  
  Pak RT pernah bilang:
  "aduh kalo anak papa hanya bisa mengandalkan nama Papa sebagai pejabat serta 
harta Papa, keDEPANnya mau JADI APA ??"
  
  : )
  
--- Original Message ---
Sender : Tapson Manik (JA/EID)<[EMAIL PROTECTED]> [EMAIL PROTECTED]
Date : Jul 31, 2007 16:39
Title : RE: [sma1bks] Noon Coffee Break



  Wah, kalau pilih SATU itu tidak baik. berarti dia gak mau mengakui 
existensi pasangannya (dalam hal ini wakilnya). Harus DUA dong. Warga perlu 
diingatkan, agar pilih yang DUA (cagub dan cawagub), jangan yang SATU aja. Ber 
DUA selalu lebih baik daripada hanya sendiri. 
  Ber DUA bergandeng tangan, untuk membenahi kota Jakarta. 
  

Yang satu bilang "Jakarta bebas macet", wah . ketahuan banget itu hanya 
ngumbar janji. Mending yang realistis ajalah, misalnya, "Kalau saya terpilih 
jadi Gubernur DKI, saya akan bekerja sama dengan pemda Bekasi agar jalan-jalan 
yang rusak di Bekasi bisa diperbaiki. Lihat aja, pondok Gede dan sekitarnya, 
Jalan-jalan di Bekasi, semuanya pada rusak tuch."

  

-
  
  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of ACHMAD 
SUTRIADI
Sent: Tuesday, July 31, 2007 12:20 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

Disudut Pos Siskamling 
  
  Mak Yos:
  "udah berapa kali liat di TV, geli juga kalo melihat gaya bicaranya FOKE cs...
  "Saya didukung Bapak Presiden SBY, didukung oleh Ibu Megawati, didukung oleh 
Gus Dur, Pak Amien Rais, de el el"
  Kenapa gak sekalian aja bilang didukung Encang Harto juga dapat dukungan 
Cang Karno lewat mimpi
   Kan hebat, Cagub Didukung oleh presiden dan mantan presiden...
  jadi jualan nama yaa Gak berani apa berdiri gak dipegangin??"
  
  tukang sayur depan rumah jadi ikutan bicara:
  "wah itu sih yang keren para pendukungnya... bukan orang yang didukungnya..."
  
  Pak hansip di Pos Ronda juga ikutan:
  "Wah keren juga ya... bisa menyatukan "Para Pemimpin Bangsa", cuma gara2  
seorang FOKE Para Pemimpin Bangsa yang biasanya sentil2an jadi akur"
  
  dan si mince pemilik salon pun angkat bicara:
  "aihh.  itu sih gak gentle ah... masa make-make nama orang... pantas aje 
doi gak mau lepas baju pemda"
  
  Pak RT pun menengahi
  "sudah... sudah..., kalo kalian sudah bisa menilai bagaimana karakter para 
cagub kita, sekarang tinggal kalian yang memilih...
  jadi jangan hilangkan hak pilih kalian... apalagi sampai diambil sama calo 
politik... sayang kan...
  Jangan sampai penyesalan terlambat... jangan sampai cuma gerutu sana gerutu 
sini tapi gak bisa apa-apa..."
  "Kalo kalian emang pengen JAKARTA Benar2 Berubah lebih baik Ini saatnya 
untuk berjuang menjadikan Jakarta lebih baik..."
  
  
  setelah mendengar orasi ringan Pak RT, warga pun kembali ke aktivitasnya 
masing2...
  dalam hati mereka sudah mantap mereka sudah mendapatkan SATU Pilihan 
dan bertekan akan mencoblos SATU pilihan cagub mereka dalam PILKADA nanti
  
  
   Peace ahh...
  
  

--- Original Message ---
Sender : Lusiana M. Hevita<[EMAIL PROTECTED]>
Date : Jul 31, 2007 13:10
Title : [sma1bks] Noon Coffee Break



MENJELANG PILKADA JAKARTA 
  ? Untuk pembenahan Jakarta, serahkan pada AHLINYA? kata spanduk kubu Fauzi 
Bowo (Foke). 
  ?Jakarta butuh gubernur baru, bukan ?STAF AHLI?  baru :p? jawab spanduk kubu 
Adang-Dani. (hehehe..lucu juga ?jawabannya?.) 
  ?Berjuang dalam keberagaman? (FOke) 
  ?Pok ame-ame belalang kupu-kupu, biar dikeroyok rame-rama tetap PILIH NOMOR 
1? (Adang-Dani)

   

  
  

 






  Achmad Sutriadi 
  
  Strategy and Planning Procurement
  OMS Division
  PT Samsung Electronics Indonesia   

RE: RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-07-31 Terurut Topik munajat arief
Ada pantun nih:

YANG BERKOKOK ITU AYAM JANTAN

 

YANG DIKEROYOK ITU JAGOAN!!!

 

Mari kita berSATU!!

 

  _  

From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, July 31, 2007 3:33 PM
To: [email protected]
Subject: RE: RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

 

Halah..la wong yang pilkada nya wong Jakarta. wong bekasi kok ikutan
repot...

 

Thank you & Best regards, 
  
Vanda Vandhana 
Senior Sales Engineer 
PT Almega Sejahtera Jakarta 
Mitra Sunter Boulevard Blok A1-2 
Jakarta 14350 
Phone : 62-21-65833731/32 
mobile:  0816-1822155 

  _  

From: ACHMAD SUTRIADI [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, 31 July, 2007 3:20 PM
To: [email protected]
Subject: Re: RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

 


waa waa 

 

kayaknya dari orang berdasi sampai yang cuma beralas kaki tahu kalo dalam
pilkada harus milih SATU Pasang (sudah otomatis dong Gubernur dan Wakil
Gubernur),

keknya gak ada deh yang berfikir cuma milih Gubernurnya doang, kecuali gak
pernah baca koran : )

 

Justru kalo milihnya DUA Pasang Urusan pasti bakal RUNYAM

 

kalo yang satu bilang "jakarta bebas macet", itu sih masih mending daripada
dua orang yang selalu bicara dibalik tokoh dan pejabat...

 

Pak RT pernah bilang:

"aduh kalo anak papa hanya bisa mengandalkan nama Papa sebagai pejabat serta
harta Papa, keDEPANnya mau JADI APA ??"

 

: )


--- Original Message ---
Sender : Tapson Manik (JA/EID)<[EMAIL PROTECTED]>
[EMAIL PROTECTED]
Date : Jul 31, 2007 16:39
Title : RE: [sma1bks] Noon Coffee Break





Wah, kalau pilih SATU itu tidak baik. berarti dia gak mau mengakui existensi
pasangannya (dalam hal ini wakilnya). Harus DUA dong. Warga perlu
diingatkan, agar pilih yang DUA (cagub dan cawagub), jangan yang SATU aja.
Ber DUA selalu lebih baik daripada hanya sendiri. 

Ber DUA bergandeng tangan, untuk membenahi kota Jakarta. 

 

Yang satu bilang "Jakarta bebas macet", wah . ketahuan banget itu hanya
ngumbar janji. Mending yang realistis ajalah, misalnya, "Kalau saya terpilih
jadi Gubernur DKI, saya akan bekerja sama dengan pemda Bekasi agar
jalan-jalan yang rusak di Bekasi bisa diperbaiki. Lihat aja, pondok Gede dan
sekitarnya, Jalan-jalan di Bekasi, semuanya pada rusak tuch."

 

  _  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
ACHMAD SUTRIADI
Sent: Tuesday, July 31, 2007 12:20 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [sma1bks] Noon Coffee Break


Disudut Pos Siskamling 

 

Mak Yos:

"udah berapa kali liat di TV, geli juga kalo melihat gaya bicaranya FOKE
cs...

"Saya didukung Bapak Presiden SBY, didukung oleh Ibu Megawati, didukung oleh
Gus Dur, Pak Amien Rais, de el el"

Kenapa gak sekalian aja bilang didukung Encang Harto juga dapat dukungan
Cang Karno lewat mimpi

 Kan hebat, Cagub Didukung oleh presiden dan mantan presiden...

jadi jualan nama yaa Gak berani apa berdiri gak dipegangin??"

 

tukang sayur depan rumah jadi ikutan bicara:

"wah itu sih yang keren para pendukungnya... bukan orang yang
didukungnya..."

 

Pak hansip di Pos Ronda juga ikutan:

"Wah keren juga ya... bisa menyatukan "Para Pemimpin Bangsa", cuma gara2
seorang FOKE Para Pemimpin Bangsa yang biasanya sentil2an jadi akur"

 

dan si mince pemilik salon pun angkat bicara:

"aihh.  itu sih gak gentle ah... masa make-make nama orang... pantas aje
doi gak mau lepas baju pemda"

 

Pak RT pun menengahi

"sudah... sudah..., kalo kalian sudah bisa menilai bagaimana karakter para
cagub kita, sekarang tinggal kalian yang memilih...

jadi jangan hilangkan hak pilih kalian... apalagi sampai diambil sama calo
politik... sayang kan...

Jangan sampai penyesalan terlambat... jangan sampai cuma gerutu sana gerutu
sini tapi gak bisa apa-apa..."

"Kalo kalian emang pengen JAKARTA Benar2 Berubah lebih baik Ini saatnya
untuk berjuang menjadikan Jakarta lebih baik..."

 

 

setelah mendengar orasi ringan Pak RT, warga pun kembali ke aktivitasnya
masing2...

dalam hati mereka sudah mantap mereka sudah mendapatkan SATU Pilihan
dan bertekan akan mencoblos SATU pilihan cagub mereka dalam PILKADA
nanti

 

 

 Peace ahh...

 



--- Original Message ---
Sender : Lusiana M. Hevita<[EMAIL PROTECTED]>
Date : Jul 31, 2007 13:10
Title : [sma1bks] Noon Coffee Break





MENJELANG PILKADA JAKARTA 

? Untuk pembenahan Jakarta, serahkan pada AHLINYA? kata spanduk kubu Fauzi
Bowo (Foke). 

?Jakarta butuh gubernur baru, bukan ?STAF AHLI?  baru :p? jawab spanduk kubu
Adang-Dani. (hehehe..lucu juga ?jawabannya?.) 

?Berjuang dalam keberagaman? (FOke) 

?Pok ame-ame belalang kupu-kupu, biar dikeroyok rame-rama tetap PILIH NOMOR
1? (Adang-Dani)

http://us.rd.yahoo.com/evt=48251/*http:/smallbusiness.yahoo.com/webhosting/
?p=PASSPORTPLUS>  the tools to get online. 

/!BODY> 

  

 

 

  
 

Achmad Sutriadi 

 

Strategy and Planning

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-07-31 Terurut Topik Dicky Kurniawan
Kenapa orang Bekasi juga ikut repot??
Karena:
1. Sebagian besar orang Bekasi menggantungkan hidupnya pada Jakarta, lengkap 
dengan status sebagai penyumbang macet. Tidak percaya?? Lihat Kalimalang pada 
pagi hari, bisa dipastikan ribuan motor melewati jalan itu berebut untuk sampai 
di tempat kerjanya yang di Jakarta. Atau malah di tol, yang mobilnya keliatan 
banyak padahal penumpangnya cuma satu. Jadi kalo mo bebas macet, harusnya 
kampanyenya orang Bekasi dilarang menaiki kendaraan pribadi saat berangkat 
kerja mungkin bisa jadi solusi...hehehe
2. Persoalan Bantar Gebang. Mestinya sebagai warga kota tetangga kita gerah 
juga, karena Bekasi menjadi terkenal karena TPA Bantar Gebang, lengkap dengan 
penderitaan dan juga "semerbak" bau yang menyengat. Sebagian besar penduduk 
Jakarta membuang sampahnya ke Bekasi. Jadi mestinya ada juga kali ya..calon 
gubernur yang kampanyenya tidak akan buang sampah ke Bantar Gebang lagi...
Atau pilkada Bekasi akan begitu calon walikotanya: Melarang Jakarta buang 
sampah ke Bantar Gebang...

 
It's only a transition...

Dicky Kurniawan
News Camera Person
NEWS DIVISION
PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV)
Gd. Trans TV 3rd Fl.
Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A
Jakarta Selatan 12790
+628174964705
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
omongkosongku.blogspot.com  
 



- Original Message 
From: Tapson Manik (JA/EID) <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, July 31, 2007 2:39:56 PM
Subject: RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

Wah, kalau pilih SATU itu tidak baik. berarti dia gak mau mengakui existensi 
pasangannya (dalam hal ini wakilnya). Harus DUA dong. Warga perlu diingatkan, 
agar pilih yang DUA (cagub dan cawagub), jangan yang SATU aja. Ber DUA selalu 
lebih baik daripada hanya sendiri.
Ber DUA bergandeng tangan, untuk membenahi kota Jakarta.
 
Yang satu bilang "Jakarta bebas macet", wah . ketahuan banget itu hanya 
ngumbar janji. Mending yang realistis ajalah, misalnya, "Kalau saya terpilih 
jadi Gubernur DKI, saya akan bekerja sama dengan pemda Bekasi agar jalan-jalan 
yang rusak di Bekasi bisa diperbaiki. Lihat aja, pondok Gede dan sekitarnya, 
Jalan-jalan di Bekasi, semuanya pada rusak tuch."




From: [EMAIL PROTECTED] .com [mailto:sma1bks@ yahoogroups. com] On Behalf Of 
ACHMAD SUTRIADI
Sent: Tuesday, July 31, 2007 12:20 PM
To: [EMAIL PROTECTED] .com
Subject: Re: [sma1bks] Noon Coffee Break



Disudut Pos Siskamling.. .. 
 
Mak Yos:
"udah berapa kali liat di TV, geli juga kalo melihat gaya bicaranya FOKE cs...
"Saya didukung Bapak Presiden SBY, didukung oleh Ibu Megawati, didukung oleh 
Gus Dur, Pak Amien Rais, de el el"
Kenapa gak sekalian aja bilang didukung Encang Harto juga dapat dukungan 
Cang Karno lewat mimpi
 Kan hebat, Cagub Didukung oleh presiden dan mantan presiden...
jadi jualan nama yaa Gak berani apa berdiri gak dipegangin?? "
 
tukang sayur depan rumah jadi ikutan bicara:
"wah itu sih yang keren para pendukungnya. .. bukan orang yang didukungnya. .."
 
Pak hansip di Pos Ronda juga ikutan:
"Wah keren juga ya... bisa menyatukan "Para Pemimpin Bangsa", cuma gara2  
seorang FOKE Para Pemimpin Bangsa yang biasanya sentil2an jadi akur"
 
dan si mince pemilik salon pun angkat bicara:
"aihh.  itu sih gak gentle ah... masa make-make nama orang... pantas aje 
doi gak mau lepas baju pemda"
 
Pak RT pun menengahi
"sudah... sudah..., kalo kalian sudah bisa menilai bagaimana karakter para 
cagub kita, sekarang tinggal kalian yang memilih...
jadi jangan hilangkan hak pilih kalian... apalagi sampai diambil sama calo 
politik... sayang kan...
Jangan sampai penyesalan terlambat... jangan sampai cuma gerutu sana gerutu 
sini tapi gak bisa apa-apa..."
"Kalo kalian emang pengen JAKARTA Benar2 Berubah lebih baik Ini saatnya 
untuk berjuang menjadikan Jakarta lebih baik..."
 
 
setelah mendengar orasi ringan Pak RT, warga pun kembali ke aktivitasnya 
masing2...
dalam hati mereka sudah mantap mereka sudah mendapatkan SATU Pilihan 
dan bertekan akan mencoblos SATU pilihan cagub mereka dalam PILKADA nanti
 
 
 Peace ahh...
 


--- Original Message ---
Sender : Lusiana M. Hevita<[EMAIL PROTECTED] com>
Date : Jul 31, 2007 13:10
Title : [sma1bks] Noon Coffee Break


MENJELANG PILKADA JAKARTA 
? Untuk pembenahan Jakarta , serahkan pada AHLINYA? kata spanduk kubu Fauzi 
Bowo (Foke). 
? Jakarta butuh gubernur baru, bukan ?STAF AHLI?  baru :p? jawab spanduk kubu 
Adang-Dani. (hehehe..lucu juga ?jawabannya? .) 
?Berjuang dalam keberagaman? (FOke) 
?Pok ame-ame belalang kupu-kupu, biar dikeroyok rame-rama tetap PILIH NOMOR 1? 
(Adang-Dani)
 
  
 
 
  
 
Achmad Sutriadi 
 
Strategy and Planning Procurement
OMS Division
PT Samsung Electronics Indonesia   
 
 
 
 
 



   

Pinpoint customers who are looking for what you sell. 
http://searchmarketing.yahoo.com/

RE: RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-07-31 Terurut Topik vanda.vandhana
Halah..la wong yang pilkada nya wong Jakarta. wong bekasi kok ikutan
repot...

 

Thank you & Best regards, 
  
Vanda Vandhana 
Senior Sales Engineer 
PT Almega Sejahtera Jakarta 
Mitra Sunter Boulevard Blok A1-2 
Jakarta 14350 
Phone : 62-21-65833731/32 
mobile:  0816-1822155 

  _  

From: ACHMAD SUTRIADI [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, 31 July, 2007 3:20 PM
To: [email protected]
Subject: Re: RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

 


waa waa 

 

kayaknya dari orang berdasi sampai yang cuma beralas kaki tahu kalo dalam
pilkada harus milih SATU Pasang (sudah otomatis dong Gubernur dan Wakil
Gubernur),

keknya gak ada deh yang berfikir cuma milih Gubernurnya doang, kecuali gak
pernah baca koran : )

 

Justru kalo milihnya DUA Pasang Urusan pasti bakal RUNYAM

 

kalo yang satu bilang "jakarta bebas macet", itu sih masih mending daripada
dua orang yang selalu bicara dibalik tokoh dan pejabat...

 

Pak RT pernah bilang:

"aduh kalo anak papa hanya bisa mengandalkan nama Papa sebagai pejabat serta
harta Papa, keDEPANnya mau JADI APA ??"

 

: )


--- Original Message ---
Sender : Tapson Manik (JA/EID)<[EMAIL PROTECTED]>
[EMAIL PROTECTED]
Date : Jul 31, 2007 16:39
Title : RE: [sma1bks] Noon Coffee Break




Wah, kalau pilih SATU itu tidak baik. berarti dia gak mau mengakui existensi
pasangannya (dalam hal ini wakilnya). Harus DUA dong. Warga perlu
diingatkan, agar pilih yang DUA (cagub dan cawagub), jangan yang SATU aja.
Ber DUA selalu lebih baik daripada hanya sendiri. 

Ber DUA bergandeng tangan, untuk membenahi kota Jakarta. 

 

Yang satu bilang "Jakarta bebas macet", wah . ketahuan banget itu hanya
ngumbar janji. Mending yang realistis ajalah, misalnya, "Kalau saya terpilih
jadi Gubernur DKI, saya akan bekerja sama dengan pemda Bekasi agar
jalan-jalan yang rusak di Bekasi bisa diperbaiki. Lihat aja, pondok Gede dan
sekitarnya, Jalan-jalan di Bekasi, semuanya pada rusak tuch."

 

  _  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
ACHMAD SUTRIADI
Sent: Tuesday, July 31, 2007 12:20 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [sma1bks] Noon Coffee Break


Disudut Pos Siskamling 

 

Mak Yos:

"udah berapa kali liat di TV, geli juga kalo melihat gaya bicaranya FOKE
cs...

"Saya didukung Bapak Presiden SBY, didukung oleh Ibu Megawati, didukung oleh
Gus Dur, Pak Amien Rais, de el el"

Kenapa gak sekalian aja bilang didukung Encang Harto juga dapat dukungan
Cang Karno lewat mimpi

 Kan hebat, Cagub Didukung oleh presiden dan mantan presiden...

jadi jualan nama yaa Gak berani apa berdiri gak dipegangin??"

 

tukang sayur depan rumah jadi ikutan bicara:

"wah itu sih yang keren para pendukungnya... bukan orang yang
didukungnya..."

 

Pak hansip di Pos Ronda juga ikutan:

"Wah keren juga ya... bisa menyatukan "Para Pemimpin Bangsa", cuma gara2
seorang FOKE Para Pemimpin Bangsa yang biasanya sentil2an jadi akur"

 

dan si mince pemilik salon pun angkat bicara:

"aihh.  itu sih gak gentle ah... masa make-make nama orang... pantas aje
doi gak mau lepas baju pemda"

 

Pak RT pun menengahi

"sudah... sudah..., kalo kalian sudah bisa menilai bagaimana karakter para
cagub kita, sekarang tinggal kalian yang memilih...

jadi jangan hilangkan hak pilih kalian... apalagi sampai diambil sama calo
politik... sayang kan...

Jangan sampai penyesalan terlambat... jangan sampai cuma gerutu sana gerutu
sini tapi gak bisa apa-apa..."

"Kalo kalian emang pengen JAKARTA Benar2 Berubah lebih baik Ini saatnya
untuk berjuang menjadikan Jakarta lebih baik..."

 

 

setelah mendengar orasi ringan Pak RT, warga pun kembali ke aktivitasnya
masing2...

dalam hati mereka sudah mantap mereka sudah mendapatkan SATU Pilihan
dan bertekan akan mencoblos SATU pilihan cagub mereka dalam PILKADA
nanti

 

 

 Peace ahh...

 



--- Original Message ---
Sender : Lusiana M. Hevita<[EMAIL PROTECTED]>
Date : Jul 31, 2007 13:10
Title : [sma1bks] Noon Coffee Break




MENJELANG PILKADA JAKARTA 

? Untuk pembenahan Jakarta, serahkan pada AHLINYA? kata spanduk kubu Fauzi
Bowo (Foke). 

?Jakarta butuh gubernur baru, bukan ?STAF AHLI?  baru :p? jawab spanduk kubu
Adang-Dani. (hehehe..lucu juga ?jawabannya?.) 

?Berjuang dalam keberagaman? (FOke) 

?Pok ame-ame belalang kupu-kupu, biar dikeroyok rame-rama tetap PILIH NOMOR
1? (Adang-Dani)

http://us.rd.yahoo.com/evt=48251/*http:/smallbusiness.yahoo.com/webhosting/
?p=PASSPORTPLUS>  the tools to get online. 

/!BODY> 

  

 

 

  
 

Achmad Sutriadi 

 

Strategy and Planning Procurement

OMS Division

PT Samsung Electronics Indonesia   

 

 

 

 

 

/!BODY> 

 

 

 

  
 

Achmad Sutriadi 

 

Strategy and Planning Procurement

OMS Division

PT Samsung Electronics Indonesia   

 

 

 

 

 

 



RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-07-31 Terurut Topik Tapson Manik (JA/EID)
Wah, kalau pilih SATU itu tidak baik. berarti dia gak mau mengakui
existensi pasangannya (dalam hal ini wakilnya). Harus DUA dong. Warga
perlu diingatkan, agar pilih yang DUA (cagub dan cawagub), jangan yang
SATU aja. Ber DUA selalu lebih baik daripada hanya sendiri.
Ber DUA bergandeng tangan, untuk membenahi kota Jakarta.
 
Yang satu bilang "Jakarta bebas macet", wah . ketahuan banget itu
hanya ngumbar janji. Mending yang realistis ajalah, misalnya, "Kalau
saya terpilih jadi Gubernur DKI, saya akan bekerja sama dengan pemda
Bekasi agar jalan-jalan yang rusak di Bekasi bisa diperbaiki. Lihat aja,
pondok Gede dan sekitarnya, Jalan-jalan di Bekasi, semuanya pada rusak
tuch."



From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of ACHMAD SUTRIADI
Sent: Tuesday, July 31, 2007 12:20 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [sma1bks] Noon Coffee Break




Disudut Pos Siskamling 

 

Mak Yos:

"udah berapa kali liat di TV, geli juga kalo melihat gaya bicaranya FOKE
cs...

"Saya didukung Bapak Presiden SBY, didukung oleh Ibu Megawati, didukung
oleh Gus Dur, Pak Amien Rais, de el el"

Kenapa gak sekalian aja bilang didukung Encang Harto juga dapat
dukungan Cang Karno lewat mimpi

 Kan hebat, Cagub Didukung oleh presiden dan mantan presiden...

jadi jualan nama yaa Gak berani apa berdiri gak dipegangin??"

 

tukang sayur depan rumah jadi ikutan bicara:

"wah itu sih yang keren para pendukungnya... bukan orang yang
didukungnya..."

 

Pak hansip di Pos Ronda juga ikutan:

"Wah keren juga ya... bisa menyatukan "Para Pemimpin Bangsa", cuma gara2
seorang FOKE Para Pemimpin Bangsa yang biasanya sentil2an jadi akur"

 

dan si mince pemilik salon pun angkat bicara:

"aihh.  itu sih gak gentle ah... masa make-make nama orang... pantas
aje doi gak mau lepas baju pemda"

 

Pak RT pun menengahi

"sudah... sudah..., kalo kalian sudah bisa menilai bagaimana karakter
para cagub kita, sekarang tinggal kalian yang memilih...

jadi jangan hilangkan hak pilih kalian... apalagi sampai diambil sama
calo politik... sayang kan...

Jangan sampai penyesalan terlambat... jangan sampai cuma gerutu sana
gerutu sini tapi gak bisa apa-apa..."

"Kalo kalian emang pengen JAKARTA Benar2 Berubah lebih baik Ini
saatnya untuk berjuang menjadikan Jakarta lebih baik..."

 

 

setelah mendengar orasi ringan Pak RT, warga pun kembali ke aktivitasnya
masing2...

dalam hati mereka sudah mantap mereka sudah mendapatkan SATU
Pilihan dan bertekan akan mencoblos SATU pilihan cagub mereka dalam
PILKADA nanti

 

 

 Peace ahh...

 



--- Original Message ---
Sender : Lusiana M. Hevita<[EMAIL PROTECTED]>
Date : Jul 31, 2007 13:10
Title : [sma1bks] Noon Coffee Break



MENJELANG PILKADA JAKARTA 

? Untuk pembenahan Jakarta, serahkan pada AHLINYA? kata spanduk kubu
Fauzi Bowo (Foke). 

?Jakarta butuh gubernur baru, bukan ?STAF AHLI?  baru :p? jawab spanduk
kubu Adang-Dani. (hehehe..lucu juga ?jawabannya?.) 

?Berjuang dalam keberagaman? (FOke) 

?Pok ame-ame belalang kupu-kupu, biar dikeroyok rame-rama tetap PILIH
NOMOR 1? (Adang-Dani)

http://us.rd.yahoo.com/evt=48251/*http://smallbusiness.yahoo.com/webhos
ting/?p=PASSPORTPLUS>  

/!BODY> 

  

 

 

  
 

Achmad Sutriadi 

 

Strategy and Planning Procurement

OMS Division

PT Samsung Electronics Indonesia   

 

 

 

 

 

 


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-07-30 Terurut Topik ACHMAD SUTRIADI
Title: Samsung Enterprise Portal mySingle



Disudut Pos Siskamling 
Mak Yos:
"udah berapa kali liat di TV, geli juga kalo melihat gaya bicaranya FOKE cs...
"Saya didukung Bapak Presiden SBY, didukung oleh Ibu Megawati, didukung 
oleh Gus Dur, Pak Amien Rais, de el el"
Kenapa gak sekalian aja bilang didukung Encang Harto juga dapat 
dukungan Cang Karno lewat mimpi
 Kan hebat, Cagub Didukung oleh presiden dan mantan presiden...jadi 
jualan nama yaa Gak berani apa berdiri gak dipegangin??"
 
tukang sayur depan rumah jadi ikutan bicara:
"wah itu sih yang keren para pendukungnya... bukan orang yang didukungnya..."
 
Pak hansip di Pos Ronda juga ikutan:
"Wah keren juga ya... bisa menyatukan "Para Pemimpin Bangsa", 
cuma gara2  seorang FOKE Para Pemimpin Bangsa yang biasanya sentil2an jadi 
akur"
 
dan si mince pemilik salon pun angkat bicara:
"aihh.  itu sih gak gentle ah... masa make-make nama orang... 
pantas aje doi gak mau lepas baju pemda"
 
Pak RT pun menengahi
"sudah... sudah..., kalo kalian sudah bisa menilai bagaimana karakter 
para cagub kita, sekarang tinggal kalian yang memilih...
jadi jangan hilangkan hak pilih kalian... apalagi sampai diambil sama calo 
politik... sayang kan...
Jangan sampai penyesalan terlambat... jangan sampai cuma gerutu sana gerutu 
sini tapi gak bisa apa-apa..."
"Kalo kalian emang pengen JAKARTA Benar2 Berubah lebih baik Ini 
saatnya untuk berjuang menjadikan Jakarta lebih baik..."
 
 
setelah mendengar orasi ringan Pak RT, warga pun kembali 
ke aktivitasnya masing2...
dalam hati mereka sudah mantap mereka sudah mendapatkan 
SATU Pilihan dan bertekan akan mencoblos SATU pilihan cagub mereka dalam 
PILKADA nanti
 
 
 Peace ahh...
 
--- Original Message ---Sender : Lusiana M. Hevita<[EMAIL PROTECTED]>Date   : Jul 31, 2007 13:10Title  : [sma1bks] Noon Coffee Break








  MENJELANG PILKADA JAKARTA
 
? Untuk pembenahan Jakarta, serahkan pada AHLINYA? kata spanduk kubu Fauzi Bowo (Foke).
?Jakarta butuh gubernur baru, bukan ?STAF AHLI?  baru :p? jawab spanduk kubu Adang-Dani. (hehehe..lucu juga ?jawabannya?.)
?Berjuang dalam keberagaman? (FOke)
?Pok ame-ame belalang kupu-kupu, biar dikeroyok rame-rama tetap PILIH NOMOR 1? (Adang-Dani)  Jakarta bisa nggak macet beneran, masuk MURI tuh ;)   
Lalu di depan pasar Induk..
?Bangkitlah pasarku, sejahteralah pedagang!? (Foke) ? hmm, maksudnya???
Di jembatan penyebrangan?
?Lagu lama dibuang, lagu baru pilih Adang.?  - weleh, pemilihan gubernur jadi semacam kompetisi cipta lagu?
 B)
 
Ada lagi yang rada nyentil..
?Banyak partai = Banyak kepentingan = Banyak tagihan ? Ooooh serm? (Adang-Dani)
?Coblos di kumisnya!? (Foke)
 
Kubu Foke, penuh ?warna? dan simbol partai yang mendukungnya.
Kubu Adang-Dani ?miskin? warna dan simbol partai pendukungnya (tapi langkahnya strategis juga begitu didukung mantan calon gubernur independen Sarwono serta ?keluarga besar? Bajaj Bajuri. Bisa jadi
 pemilihan rektor UI ? hmm, selaku wakil gubernur atau dalam rangka kampanye ya? Teman-teman di UI kasak-kusuk begitu ?ujug-ujug? ngeliat Foke di jajaran hadirin pemilihan rektor. ?Kok ada Foke  Ah, UI tu kawasan ?netral? Pak?hehehe..)
 
Kayaknya, secara kasat mata dan dari spanduk-spanduk yang menyerbu Jakarta, hampir dapat dipastikan Foke-lah juaranya. Wakil Bapak Sutiyoso itu bukan orang baru. Namun, memang akan mencengangkan kalau ternyata pasangan Adang-Dani yang menang. Kecuali kalau masyarakat Jakarta memang menginginkan sesuatu yang mencengangkan itu?hehehe. Kita lihat saja
 hasil tanggal 8 Agustus nanti..
 
Peace...
   (tulisan ini dibuat dalam rangka menyambut Pilkada Jakarta, dari seorang warga Bekasi hihihi...) 
  Building a website is a piece of cake. Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.
  






   
   

Achmad 
Sutriadi

 
Strategy 
and Planning Procurement
OMS 
Division
PT 
Samsung Electronics Indonesia   
 








 
   
__._,_.___





--
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.].


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-07-26 Terurut Topik vivi fajar
Bahagia ya mbak Lus,..kita masih bisa bertemu orang2
yang tulus..
Saya pribadi sering mendapatkan perlakuan tulus dari
orang2 sekitar saya yang herannya rata-rata justru
adalah 'orang-orang biasa' (saya sungkan kalo' harus
bilang 'orang kecil'..u know what i mean lah)

Suami saya sering berkata.."perbuatan yang baik yang
dilakukan tanpa berpikir panjang, itulah 'akhlakul
karimah', sebaliknya perbuatan baik yang dilakukan
'setelah pikir-pikir' itu sama dengan perhitungan
untung rugi"

Buat kebanyakan orang, setiap perbuatan mesti
dipertimbangkan 'untung-rugi'nya..itu sebabnya jarang
banget kita melihat atau mendapat perlakuan 'tulus'
setiap ketulusan cuma bisa datang dari hati yang
bersih..hati orang-orang yang berakhlakul karimah..
dan pengalaman saya, mereka itu kebanyakan adalah
'orang-orang sederhana'..bukan 'orang2 yang banyak
pikiran ' seperti kita...haha

--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   Sore itu, dalam perjalanan menuju
> stasiun Manggarai, seorang bapak tua tertidur
> kelelahan. Badannya kurus, bajunya kelihatan lusuh.
> Rambut yang sepertinya lama tidak ketemu pisau cukur
> itu, menyembul di sela-sela topi yang tak kalah
> lusuh dengan pakaiannya. Saya perhatikan sesekali ia
> terbangun, lalu menatap lelaki yang berdiri tepat di
> depannya. Saya pikir lelaki itu teman sebayanya.
> Dari belakang sama kurus dan sama lusuh, bahkan
> keduanya memakai topi yang nyaris sama. Tapi begitu
> mendekat, ya ampun, laki-laki ini adalah seorang
> anak! Pasti anak bapak tua yang tertidur itu.
> Keduanya tampak akrab, karena ketika sesekali
> terbangun, bapak tua itu menyentuh baju anaknya,
> bahkan menengadah menatapnya. Tatapan sayang seorang
> bapak kepada anaknya saya rasa. Begitu tulus, begitu
> sederhana.
> 
> 
>  
>   Saya sendiri tanpa sadar jadi terus memperhatikan
> mereka. Kebetulan saya berdiri di samping, agak ke
> belakang anak lelaki itu. Ketika kereta sedikit
> berguncang, saya membetulkan letak tas yang melorot
> dari pundak. Tas besar dan lumayan berat. Tiba-tiba,
> saat saya dan bapak tua itu bertemu pandang, tepat
> ketika saya tampak kerepotan dengan tas besar ini
> dan si bapak terbangun lagi karena guncangan kereta,
> ia menawarkan duduk ke saya! Spontan saya
> mengucapkan terima kasih sekaligus menolaknya.
> Sepertinya bapak itu jauh lebih butuh istirahat di
> banding saya (padahal cape juga sih pulang kerja…).
> Bapak itu dalam kantuknya tersenyum ke saya, lalu
> melanjutkan tidur.
>
>   Sebenarnya di samping bapak tua itu duduk
> bapak-bapak yang lain yang postur tubuhnya jauh
> lebih besar, lebih gemuk dan ‘lebih makmur’(juga
> lebih keren). Tapi hanya bapak tua itu saja yang
> menawari saya duduk. Bapak tua yang penampilannya
> lebih mirip pemulung (dugaan kuat, dia memang
> pemulung, diliat dari ciri-cirinya: kurus, lusuh,
> pake topi kumal, bawa karung ;) Mungkinkah sikapnya
> ini yang disebut Inner beauty? Tampang boleh lusuh
> dan tidak enak dilihat, tapi ketampanan yang
> terpancar dari hati yang baik, siapa yang bisa
> menutupi? ;)
>
>   Happy Friday!
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>
> -
> Building a website is a piece of cake. 
> Yahoo! Small Business gives you all the tools to get
online.



   

Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing.
http://new.toolbar.yahoo.com/toolbar/features/mail/index.php


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-07-17 Terurut Topik raden roro
iya,
  sedih bgt...
  temen sy kemaren ga jd ambil pmdk d unbraw gr2 kpentog biaya... *sigh*

"Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kalau hari ini adalah hari pertama masuk sekolah, 
ada lho sekolahan yang sama sekali nggak ngikutin jadwal pada umumnya. Bahkan 
kapan mau belajar juga terserah muridnya, mau pagi, siang, sore atau malem. 
Nah, adik saya ini ngakunya (Cuma ngaku-aku aja) kepala sekolah di sana (kalo 
dia kepala sekolah, menterinya Bu Butet Manurung ;). DI ‘sekolah alam’ 
pedalaman Bukit Duabelas, Jambi. Udah hampir dua bulan dia di sana. Dan setelah 
sekian lama nggak ada kabar, baru beberapa hari yang lalu dia menelepon. 
Bukannya cerita kabar atau gimana eh malah Cuma bilang minta dikirimin software 
buat ngedit film (lha jadi guru apa syuting neh?? ;).
  
  Memang ya, nggak semua anak bangsa ini bisa mengecap pendidikan formal. Masuk 
sekolah, berseragam, bersepatu, membawa tas dan buku-buku. DI kota besar, para 
siswa dari keluarga mampu bahkan udah bisa bawa HP bahkan laptop. Eleuh…eleuh… 
Pendidikan bagi sebagian orang jadi ‘barang’ mewah. Beberapa kali berita di 
teve menyorot anak-anak kurang beruntung yang tidak bisa sekolah atau 
meneruskan sekolah. Ada yang terpaksa putus di tengah jalan. Nggak punya duit, 
karena pendidikan di negeri ini masih mahal. Nggak tega lihat anak-anak itu 
bercucuran air mata saking masih pengen sekolah. Alhamdulillah, kite-kite udah 
lewat masanya, tinggal anak cucu. Moga-moga bisa terus sekolah dan belajar 
sampai setinggi-tingginya. Amiiin.
  
  Have a nice day!









-
  Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect. Join Yahoo!'s user panel 
and lay it on us.   

 

 
-
Expecting? Get great news right away with email Auto-Check.
Try the Yahoo! Mail Beta.

RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-06-29 Terurut Topik Wishnu Sidharta
Kata lo Metromini Van..., lo reka ulang dong kejadiannya, supaya yang lain bisa 
lebih ati-ati kalo ada kejadian awal seperti yang lo alami.
   
  Gw tambahin ya Vit...
   
  Jangan pernah tangan kanan kiri menenteng sesuatu, usahakan meskipun berat 
konsentrasikan disatu tangan saja, minimal bisa cepat reaksi kalo ada "gesekan" 
ganjil dari arah belakang.
   
  Biasanya mereka lebih dari satu dan pasti mereka mengepung mangsa, jangan 
terpancing meladeni salah satu mereka. Biasanya mereka membuat ulah untuk 
membuat kita lengah dan biasanya mereka beroperasi di pintu yang pasti penuh 
kalo di angkutan umum.
   
  Ini pengalaman gw naik AC63 (Bekasi-Ps.Baru) hari Jum'at di depan Istiqlal. 
Pasti macet kalo hari Jum'at tuh, ya Shalat Jum'at, ya kebaktian di Katedral. 
Kebetulan gw mau turun buat Shalat Jum'at di Istiqlal, tangan kanan kiri gw 
bawa kerjaan kantor. Modus operandi mereka adalah salah satu diantara mereka 
(sebelah kiri gw) sempoyongan sambil mengumpat ke sopir "sialan, nge-gas gak 
bilang-bilang", untung gw waktu itu "nyadar" kalo mobil lagi keadaan berhenti 
dan gak mungkin juga kalo bis itu jalan dia sendiri yang sempoyongan, gw pasti 
juga. Begitu gw liat kantong baju sebelah kanan, salah seorang dari mereka yang 
disebelah kanan gw lagi coba ngerogoh buat "nyikat" HP yang kebeneran gw taruh 
disitu. Terpaksa gw bilang "Lo jangan coba-coba ye" dan gw diem aja gak jadi 
turun sampe sekitar 1 menitan sampe akhirnya mereka bilang, "udah bang, turun 
deh !". Untung aja ketauan dan "misi" mereka gagal.
  Mereka ber-5 dan semuanya menggunakan pakaian seperti orang mau Shalat 
Jum'at, pake sarung dan kopiah putih !.
   
  Salam
   
  Wishnu'91


vanda <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Pengalaman saya sih bukan kecopetan tapi dirampok di mobil bis. 
Just be aware lah….
  
Thank you & Best regards,
  
  Vanda Vandhana
  
  PT Almega Sejahtara Jakarta
  Mitra Sunter Boulevard Block A1-2
  Jakarta 14350
  Phone : 62-21-65833731/32
  mobile:  0816-1822155

  
-
  
  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Lusiana 
M. Hevita
Sent: Wednesday, 27 June, 2007 1:52 PM
To: [EMAIL PROTECTED]; Jip 92; [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
Subject: [sma1bks] Noon Coffee Break

  
Siapa yang belom pernah kecopetan ngacung!

Sebagai warga ibu kota (dan sekitarnya), fenomena tukang copet memang sudah 
tidak asing lagi. Apalagi buat pengguna angkutan umum macam kereta, bus, atau 
angkot (dan Mushola?!). Ada aja cerita kecopetan tiap harinya. Liat berita di 
koran. Meski pelaku kalau ketahuan bisa babak belur dipukulin masa, herannya 
yang namanya copet, kok ya tetap ada sepanjang jaman. (kapan ya negara kita 
bebas dari copet? ;)



Berikut ini tips yang bisa diikuti untuk menghindarkan diri dari ulah jail 
tukang copet dan rampok.

  
   Jangan naik angkutan umum yang sepi penumpang, apalagi kalo malem (rawan 
dideketin copet)

  
   Jangan bawa barang berharga ke mana-mana, kalau tidak kepepet

  
   Jangan simpan semua uang (dan kartu-kartu penting) di satu tempat (dompet).

  
   Jangan ngelamun selama dalam perjalanan 

  
   Simpan dan letakkan tas dalam posisi di depan, jadi selalu dalam pengawasan 
kita.


   Waspada selalu dengan orang-orang di sekitar kita.
  
   lain-lain… (ada yang mau nambahin?)

So guys, meski kecopetan itu musibah dan musibah itu takdir, tapi kalau 
kita bisa lebih waspada dan berhati-hati kenapa tidak? Jadi WASPADALAH! 
*gayabangNapi;)*





Ps. Buat yang abis kehilangan tas kerjanya. (Sabar ya, Lulu :)








-
  
  TV dinner still cooling?
Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.




  

 

   
-
Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing. 

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-06-27 Terurut Topik Lulu Olivia
buat Arifa.. thanks ya
itu dia.. I'm not alone.. gw yakin itu.. tq ya
cuma emang mash agak "blank" aja..
jadi gak tau harus mulai dr mana..
mungkin emang perlu waktu aja..

Have a nice day..

  - Original Message - 
  From: Arifa Murti Untoro 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, June 28, 2007 1:00 AM
  Subject: Re: [sma1bks] Noon Coffee Break



  You are not alone, Lu...
  Gw juga pernah kehilangan tas n isinya. Mana waktu lagi kenceng2nya bikin 
skripsi and semua disket data + ketikan skripsi ada di tas itu. Rasanya lebih 
daripada permen Nano2. Sempet "blank" musti mulai ngapain selama beberapa hari. 
Tapi, setelah diikhlaskan ya...jadi bikin gw lebih "aware" sama lingkungan 
sekitar -terutama di perjalanan-.


  - Original Message 
  From: Lulu Olivia <[EMAIL PROTECTED]>
  To: [email protected]
  Sent: Wednesday, June 27, 2007 2:32:02 PM
  Subject: Re: [sma1bks] Noon Coffee Break



  mba Lusi.. thanks..
  bener bgt.. intinya WASPADA !!!
  naek angkot pernah ktm org macem2..yg pny niat jahat..
  yaa.. yg pura2 muntah.. yg bw kantong kresek item..
  yang bawa tas ransel.. ato pura2 bw burung..
  udh sering ketemu.. n alhamdulillah gak pernah kena..
  e.. giliran Mushola.. rumah Allah.. tempat yg nyaman
  e.. lupa.. gak kepikiran kalo harus bener2 WASPADA juga..

  thanks tips nya.. 
  tp..skrg jd trauma mau sholat di MM ni.. huhuhu
  pengen jg si.. mancing lg.. dg cara yg sama.. siapa tau ketauan pelakunya
  kata org2 yg disana.. kejadian ini sering loh !! .. jd HATI-HATI yaa..
  aku sp gak kepengen lg.. beli HP yg keren2 .. huhuuhu
  ya sudah la.. sabar.. sabar.. ini pelajaran ..

  TQ semua ya..


- Original Message - 
From: Lusiana M. Hevita 
To: [EMAIL PROTECTED] ps.com ; Jip 92 ; [EMAIL PROTECTED] .com ; [EMAIL 
PROTECTED] .com 
Sent: Wednesday, June 27, 2007 1:52 PM
Subject: [sma1bks] Noon Coffee Break



Siapa yang belom pernah kecopetan ngacung!
Sebagai warga ibu kota (dan sekitarnya), fenomena tukang copet memang sudah 
tidak asing lagi. Apalagi buat pengguna angkutan umum macam kereta, bus, atau 
angkot (dan Mushola?!). Ada aja cerita kecopetan tiap harinya. Liat berita di 
koran. Meski pelaku kalau ketahuan bisa babak belur dipukulin masa, herannya 
yang namanya copet, kok ya tetap ada sepanjang jaman. (kapan ya negara kita 
bebas dari copet? ;)
Berikut ini tips yang bisa diikuti untuk menghindarkan diri dari ulah jail 
tukang copet dan rampok.
  a.. Jangan naik angkutan umum yang sepi penumpang, apalagi kalo malem 
(rawan dideketin copet)
  b.. Jangan bawa barang berharga ke mana-mana, kalau tidak kepepet
  c.. Jangan simpan semua uang (dan kartu-kartu penting) di satu tempat 
(dompet).
  d.. Jangan ngelamun selama dalam perjalanan 
  e.. Simpan dan letakkan tas dalam posisi di depan, jadi selalu dalam 
pengawasan kita.
  f.. Waspada selalu dengan orang-orang di sekitar kita. 
  g.. lain-lain… (ada yang mau nambahin?)
So guys, meski kecopetan itu musibah dan musibah itu takdir, tapi kalau 
kita bisa lebih waspada dan berhati-hati kenapa tidak? Jadi WASPADALAH! 
*gayabangNapi; )*
Ps. Buat yang abis kehilangan tas kerjanya. (Sabar ya, Lulu :)



TV dinner still cooling?
Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV. 





--
  Don't be flakey. Get Yahoo! Mail for Mobile and 
  always stay connected to friends.

   

RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-06-27 Terurut Topik vanda
Pengalaman saya sih bukan kecopetan tapi dirampok di mobil bis. Just be
aware lah..

 

Thank you & Best regards,

 

Vanda Vandhana

 

PT Almega Sejahtara Jakarta

Mitra Sunter Boulevard Block A1-2

Jakarta 14350

Phone : 62-21-65833731/32

mobile:  0816-1822155

  _  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Lusiana M. Hevita
Sent: Wednesday, 27 June, 2007 1:52 PM
To: [EMAIL PROTECTED]; Jip 92; [EMAIL PROTECTED];
[email protected]
Subject: [sma1bks] Noon Coffee Break

 

Siapa yang belom pernah kecopetan ngacung!

Sebagai warga ibu kota (dan sekitarnya), fenomena tukang copet memang sudah
tidak asing lagi. Apalagi buat pengguna angkutan umum macam kereta, bus,
atau angkot (dan Mushola?!). Ada aja cerita kecopetan tiap harinya. Liat
berita di koran. Meski pelaku kalau ketahuan bisa babak belur dipukulin
masa, herannya yang namanya copet, kok ya tetap ada sepanjang jaman. (kapan
ya negara kita bebas dari copet? ;)

 

Berikut ini tips yang bisa diikuti untuk menghindarkan diri dari ulah jail
tukang copet dan rampok.

*   Jangan naik angkutan umum yang sepi penumpang, apalagi kalo malem
(rawan dideketin copet)

*   Jangan bawa barang berharga ke mana-mana, kalau tidak kepepet

*   Jangan simpan semua uang (dan kartu-kartu penting) di satu tempat
(dompet).

*   Jangan ngelamun selama dalam perjalanan 

*   Simpan dan letakkan tas dalam posisi di depan, jadi selalu dalam
pengawasan kita.

*   Waspada selalu dengan orang-orang di sekitar kita.

*   lain-lain. (ada yang mau nambahin?)

So guys, meski kecopetan itu musibah dan musibah itu takdir, tapi kalau kita
bisa lebih waspada dan berhati-hati kenapa tidak? Jadi WASPADALAH!
*gayabangNapi;)*

 

 

Ps. Buat yang abis kehilangan tas kerjanya. (Sabar ya, Lulu :)

 

 

  

  _  

TV dinner still cooling?
Check out 
"Tonight's Picks" on Yahoo! TV.

 



Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-06-27 Terurut Topik Arifa Murti Untoro
You are not alone, Lu...
Gw juga pernah kehilangan tas n isinya. Mana waktu lagi kenceng2nya bikin 
skripsi and semua disket data + ketikan skripsi ada di tas itu. Rasanya lebih 
daripada permen Nano2. Sempet "blank" musti mulai ngapain selama beberapa hari. 
Tapi, setelah diikhlaskan ya...jadi bikin gw lebih "aware" sama lingkungan 
sekitar -terutama di perjalanan-.

- Original Message 
From: Lulu Olivia <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, June 27, 2007 2:32:02 PM
Subject: Re: [sma1bks] Noon Coffee Break









  







mba Lusi.. thanks..

bener bgt.. intinya WASPADA !!!

naek angkot pernah ktm org macem2..yg pny niat 
jahat..

yaa.. yg pura2 muntah.. yg bw kantong kresek 
item..

yang bawa tas ransel.. ato pura2 bw burung..

udh sering ketemu.. n alhamdulillah gak pernah 
kena..

e.. giliran Mushola.. rumah Allah.. tempat yg 
nyaman

e.. lupa.. gak kepikiran kalo harus bener2 WASPADA 
juga..

 

thanks tips nya.. 

tp..skrg jd trauma mau sholat di MM ni.. huhuhu

pengen jg si.. mancing lg.. dg cara yg sama.. siapa tau 
ketauan pelakunya

kata org2 yg disana.. kejadian ini sering loh !! .. jd 
HATI-HATI yaa..

aku sp gak kepengen lg.. beli HP yg keren2 .. 
huhuuhu

ya sudah la.. sabar.. sabar.. ini pelajaran ..

 

TQ semua ya..

 

 


  - Original Message - 

  From: 
  Lusiana M. 
  Hevita 

  To: [EMAIL PROTECTED] ps.com ; Jip 92 ; 
  [EMAIL PROTECTED] .com ; [EMAIL PROTECTED] .com 

  Sent: Wednesday, June 27, 2007 1:52 
  PM

  Subject: [sma1bks] Noon Coffee 
Break

  


  
  
  

  Siapa yang belom 
  pernah kecopetan ngacung!

  Sebagai warga ibu 
  kota (dan sekitarnya), fenomena tukang copet memang 
  sudah tidak asing lagi. Apalagi buat pengguna angkutan umum macam kereta, 
bus, 
  atau angkot (dan Mushola?!). Ada aja cerita kecopetan 
  tiap harinya. Liat berita di koran. Meski pelaku kalau ketahuan bisa babak 
  belur dipukulin masa, herannya yang namanya copet, kok ya tetap ada sepanjang 
  jaman. (kapan ya negara kita bebas dari copet? ;)

  
 
  Berikut ini tips yang 
  bisa diikuti untuk menghindarkan diri dari ulah jail tukang copet dan 
  rampok.

  

Jangan naik 
angkutan umum yang sepi penumpang, apalagi kalo malem (rawan dideketin 
copet)


Jangan bawa barang 
berharga ke mana-mana, kalau tidak kepepet


Jangan simpan semua 
uang (dan kartu-kartu penting) di satu tempat (dompet).


Jangan ngelamun 
selama dalam perjalanan 


Simpan dan letakkan 
tas dalam posisi di depan, jadi selalu dalam pengawasan kita.

Waspada selalu 
dengan orang-orang di sekitar kita. 

lain-lain… (ada 
yang mau nambahin?)

  So guys, meski 
  kecopetan itu musibah dan musibah itu takdir, tapi kalau kita bisa lebih 
  waspada dan berhati-hati kenapa tidak? Jadi WASPADALAH! 
  *gayabangNapi; )*

  
 
  
 
  Ps. Buat yang abis 
  kehilangan tas kerjanya. (Sabar ya, Lulu :)

  
 
  

 
  
  

  TV dinner still cooling?
Check out 
  "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.
  




  
















 

Don't pick lemons.
See all the new 2007 cars at Yahoo! Autos.
http://autos.yahoo.com/new_cars.html 

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break--edisi dapur gw

2007-06-27 Terurut Topik vivi fajar
ktawa dulu ah,...hahahaha
dapur gw mah tempat ter 'cozy' di dunia
(versi gw tentu aja, mbak)
berantakan ??? tentu aja
campur2 isinya..mulai dari piring-gelas-wajan dan
teman-temannya, roti, brownies bikinan sendiri,..macem
sayur n hidangan hasil uji coba resep, sampe buku2
bacaan macem Bobo-nya anak gw sampe' Musashi -nya
misua yang ikutan mejeng di lemari buku pas dipojokan
dapur...
ihihihi..
harap maklumdapur tu jadi tempat favorit buat
ngumpul keluarga ,...mulai dari acara makan (formally)
sampe' bincang2 setelahnya..bahkan kalo ada tamu yang
kesasar masuk dapur gw,...betahan lama tu nggak bisa
keluar..alias betah..(ato shock ya?..haha)
nah kalo dapur model gini...kira2 orangnya macam mana
mbak? 
--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   “Dapurmu adalah kepribadianmu.” – My
> Mom :)
>
>   Nggak ada ujan nggak ada angin tau-tau minggu lalu
> nyokap nyeletuk sederet 'kata-kata mutiara' yang
> bikin saya keingetan terus. Gara-garanya sebenernya
> karena saat itu untuk yang kesekian kali nyokap
> mengepel lantai dapur. Ada kali yang ketiga atau
> keempat kali dalam sehari. Dan nyokap tetap
> melakukannya dengan semangat :D
>
>   Nyokap emang ibu rumah tangga sejati yang hobi
> bebenah rumah, terutama bagian dapur. Walau dapur
> kami sangat sederhana, tetapi nyokap selalu berusaha
> membuatnya untuk tetap kinclong setiap saat. Nggak
> pagi, siang, sore bahkan malem. Habis cuci piring
> harus dipastikan semuanya kembali dalam keadaan
> kering. Habis masak apalagi. Jangan sampe menyisakan
> percikan minyak bekas menggoreng, baik di dinding
> maupun lantai. Weleh..
>
>   “Kalau mau liat yang punya rumah jorok atau
> enggak, liat dapur sama kamar mandinya,” kata nyokap
> lagi. Yah, itu sih emang semua orang juga tau. Tapi
> kalau kata-kata dapurmu adalah kepribadianmu,
> kayaknya Cuma dianut sama nyokap gue doang
> deh…hehehe. Tapi kali aja bisa jadi ide cemerlang
> nulis buku soal dapur dan kepribadian ya. Hihi, kali
> aja emang bener. Dapur kayak gini, berarti
> pemiliknya orangnya begini. Dapur begitu, beda
> lagi…. Hmm, seru juga tuh ;p
>
>   So guys, kayak apa dapur kalian? ;)
>
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>   
> -
> Looking for earth-friendly autos? 
>  Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos'
> Green Center.  



   

Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! 
FareChase.
http://farechase.yahoo.com/


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-06-27 Terurut Topik Lulu Olivia
mba Lusi.. thanks..
bener bgt.. intinya WASPADA !!!
naek angkot pernah ktm org macem2..yg pny niat jahat..
yaa.. yg pura2 muntah.. yg bw kantong kresek item..
yang bawa tas ransel.. ato pura2 bw burung..
udh sering ketemu.. n alhamdulillah gak pernah kena..
e.. giliran Mushola.. rumah Allah.. tempat yg nyaman
e.. lupa.. gak kepikiran kalo harus bener2 WASPADA juga..

thanks tips nya.. 
tp..skrg jd trauma mau sholat di MM ni.. huhuhu
pengen jg si.. mancing lg.. dg cara yg sama.. siapa tau ketauan pelakunya
kata org2 yg disana.. kejadian ini sering loh !! .. jd HATI-HATI yaa..
aku sp gak kepengen lg.. beli HP yg keren2 .. huhuuhu
ya sudah la.. sabar.. sabar.. ini pelajaran ..

TQ semua ya..


  - Original Message - 
  From: Lusiana M. Hevita 
  To: [EMAIL PROTECTED] ; Jip 92 ; [EMAIL PROTECTED] ; [email protected] 
  Sent: Wednesday, June 27, 2007 1:52 PM
  Subject: [sma1bks] Noon Coffee Break



  Siapa yang belom pernah kecopetan ngacung!
  Sebagai warga ibu kota (dan sekitarnya), fenomena tukang copet memang sudah 
tidak asing lagi. Apalagi buat pengguna angkutan umum macam kereta, bus, atau 
angkot (dan Mushola?!). Ada aja cerita kecopetan tiap harinya. Liat berita di 
koran. Meski pelaku kalau ketahuan bisa babak belur dipukulin masa, herannya 
yang namanya copet, kok ya tetap ada sepanjang jaman. (kapan ya negara kita 
bebas dari copet? ;)

  Berikut ini tips yang bisa diikuti untuk menghindarkan diri dari ulah jail 
tukang copet dan rampok.
a.. Jangan naik angkutan umum yang sepi penumpang, apalagi kalo malem 
(rawan dideketin copet)
b.. Jangan bawa barang berharga ke mana-mana, kalau tidak kepepet
c.. Jangan simpan semua uang (dan kartu-kartu penting) di satu tempat 
(dompet).
d.. Jangan ngelamun selama dalam perjalanan 
e.. Simpan dan letakkan tas dalam posisi di depan, jadi selalu dalam 
pengawasan kita.
f.. Waspada selalu dengan orang-orang di sekitar kita. 
g.. lain-lain. (ada yang mau nambahin?)
  So guys, meski kecopetan itu musibah dan musibah itu takdir, tapi kalau kita 
bisa lebih waspada dan berhati-hati kenapa tidak? Jadi WASPADALAH! 
*gayabangNapi;)*


  Ps. Buat yang abis kehilangan tas kerjanya. (Sabar ya, Lulu :)




--
  TV dinner still cooling?
  Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.

   

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-06-24 Terurut Topik vivi fajar
amin...P tambahin ah,...
Saya pernah baca , suatu kali , salah satu artikelnya
Jack Welch mantan petinggi GE tentang 'managing quite'
(lupa judulnya)...bahwa seseorang itu baru layak
dikatakan pemimpin (leader) bila ia tidak lagi pelit
berbagi 'ilmu' ato 'isi kepala' nya pada orang lain...
Karena, menurut Welch, the leader is someone who
inspiring not just giving many instructions to his/her
people...

Jadi,..kalo ada orang yang ngaku2 'orang besar' palagi
'leader' tapi pelit berbagi ilmusama aja 'boong
gede' ya mbak?

--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   Hai guys, apa kabar? udah pada kangen
> kah dengan NCB-kyu..hehehe.
>
>   Minggu lalu tak ada satu tulisan NCB pun berhasil
> saya tulis. Soalnya lagi ada kesempatan bagus nih,
> ‘magang’ dengan dosen saya yang Ph.D.(Bpk. Putu
> Laxman Pendit) karena kebetulan dia sedang ada di
> Indonesia. Wah, jarang-jarang kan? Apalagi, dia ini
> termasuk seorang pengajar yang langka. Tidak hanya
> piawai mengajar, tapi juga mendidik, meneliti,
> sekaligus ‘kolega’ (hihi ngaku2 kolega) yang bisa
> berbicara berbagai hal dan kita bisa belajar banyak
> darinya. Tidak Cuma persoalan akademis, tetapi juga
> persoalan-persoalan kehidupan. Wuih!
>
>   “Pak Putu ini seperti spons, bisa menyerap
> berbagai hal. Itu terjadi karena dia orang yang
> sangat sensitif…” tutur Mbak Debby, senior saya di
> kampus, saat break makan siang dan Pak Putu baru
> saja beranjak pergi dari meja kami. Lalu keluarlah
> macem-macem penilaian positif dari mata kami
> masing-masing. Ya, seorang yang pintar, sekaligus
> sensitif dan juga senang berbagi, semakin digali,
> semakin banyak ilmu yang keluar. Pak Putu bukan
> orang yang pelit, semua mahasiswa dan koleganya tahu
> itu. Coba aja deh, minta semua isi laptop-nya yang
> berisi file-file ‘isi’ kepalannya di copy ke laptop
> or hardisk kita, dia pasti nggak keberatan.
> Sepertinya dia malah senang kalau orang lain juga
> memiliki pemikiran seperti dia, apalagi kalau bisa
> mengembangkan lagi. 
>
>   Saya jadi ingat, ustadz pernah menerangkan salah
> satu ayat di dalam Al-Quran. Di situ Allah
> mengibaratkan orang beriman seperti tanah yang
> gembur. Meski sedikit saja diberi air hujan, tanah
> itu kan semakin gembur dan subur. Berbeda dengan
> orang yang tidak beriman yang diibaratkan seperti
> tanah yang kering keras, meski diberi air hujan
> sebanyak-banyaknya, air itu tidak bisa menyuburkan.
>
>   Ah, andai kita juga bisa jadi jiwa-jiwa yang
> ‘subur’ itu. Meski kita Cuma punya sedikit ilmu,
> tapi dari sedikit itu bisa memberikan kebaikan
> bahkan bisa dimanfaatkan oleh banyak orang. Tapi
> kenyataannya, susah banget menerapkan ini di dunia
> kerja yang penuh dengan persaingan ya. Kita
> cenderung jadi orang yang pelit, malas berbagi
> karena, “enak aja Cuma nanya doang, nggak gampang
> gitu lo belajar kayak beginian…masak lo Cuma mau
> enaknya aja…” persis seperti yang dikeluhkan salah
> satu mahasiswa saya, Friska, yang semester ini
> magang (PKL),
>   “Ibu, orang dikantor nggak ada yang mau ngajarin.
> Mereka bilang, “elo mikir sendiri, gimana cara
> ngerjainnya, gue nggak ada waktu…. Padahal mereka
> malah ngobrol sama temennya, gimana mau sharing
> knowledge…”
>
>   Hmm, perlu banyak belajar lagi ke Pak Putu nih,
> bahwa berbagi ilmu nggak akan mengurangi ilmu yang
> kita punya, dan meski orang mengambil semua ilmu
> kita, tetap percaya diri karena masih begitu banyak
> ilmu lain yang bisa kita pelajari, dan seterusnya.
> Atau seperti filsuf di masa Yunani, Sokrates, bahwa
> seorang yang berilmu (ilmuwan) bertugas membantu
> membidani lahirnya ilmu pengetahuan dari orang lain.
> Lagi pula, bukankah menyembunyikan ilmu dilarang
> oleh agama, seperti dalam salah satu hadist Nabi?
>
>   Selamat berbagi ilmu!
>
>
>
>
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> -
> Expecting? Get great news right away with email
> Auto-Check.
> Try the Yahoo! Mail Beta.



   

Boardwalk for $500? In 2007? Ha! Play Monopoly Here and Now (it's updated for 
today's economy) at Yahoo! Games.
http://get.games.yahoo.com/proddesc?gamekey=monopolyherenow  


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-06-24 Terurut Topik vivi fajar
amin...P tambahin ah,...
Saya pernah baca , suatu kali , salah satu artikelnya
Jack Welch mantan petinggi GE tentang 'managing quite'
(lupa judulnya)...bahwa seseorang itu baru layak
dikatakan pemimpin (leader) bila ia tidak lagi pelit
berbagi 'ilmu' ato 'isi kepala' nya pada orang lain...
Karena, menurut Welch, the leader is someone who
inspiring not just giving many instructions to his/her
people...

Jadi,..kalo ada orang yang ngaku2 'orang besar' palagi
'leader' tapi pelit berbagi ilmusama aja 'boong
gede' ya mbak?

--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   Hai guys, apa kabar? udah pada kangen
> kah dengan NCB-kyu..hehehe.
>
>   Minggu lalu tak ada satu tulisan NCB pun berhasil
> saya tulis. Soalnya lagi ada kesempatan bagus nih,
> ‘magang’ dengan dosen saya yang Ph.D.(Bpk. Putu
> Laxman Pendit) karena kebetulan dia sedang ada di
> Indonesia. Wah, jarang-jarang kan? Apalagi, dia ini
> termasuk seorang pengajar yang langka. Tidak hanya
> piawai mengajar, tapi juga mendidik, meneliti,
> sekaligus ‘kolega’ (hihi ngaku2 kolega) yang bisa
> berbicara berbagai hal dan kita bisa belajar banyak
> darinya. Tidak Cuma persoalan akademis, tetapi juga
> persoalan-persoalan kehidupan. Wuih!
>
>   “Pak Putu ini seperti spons, bisa menyerap
> berbagai hal. Itu terjadi karena dia orang yang
> sangat sensitif…” tutur Mbak Debby, senior saya di
> kampus, saat break makan siang dan Pak Putu baru
> saja beranjak pergi dari meja kami. Lalu keluarlah
> macem-macem penilaian positif dari mata kami
> masing-masing. Ya, seorang yang pintar, sekaligus
> sensitif dan juga senang berbagi, semakin digali,
> semakin banyak ilmu yang keluar. Pak Putu bukan
> orang yang pelit, semua mahasiswa dan koleganya tahu
> itu. Coba aja deh, minta semua isi laptop-nya yang
> berisi file-file ‘isi’ kepalannya di copy ke laptop
> or hardisk kita, dia pasti nggak keberatan.
> Sepertinya dia malah senang kalau orang lain juga
> memiliki pemikiran seperti dia, apalagi kalau bisa
> mengembangkan lagi. 
>
>   Saya jadi ingat, ustadz pernah menerangkan salah
> satu ayat di dalam Al-Quran. Di situ Allah
> mengibaratkan orang beriman seperti tanah yang
> gembur. Meski sedikit saja diberi air hujan, tanah
> itu kan semakin gembur dan subur. Berbeda dengan
> orang yang tidak beriman yang diibaratkan seperti
> tanah yang kering keras, meski diberi air hujan
> sebanyak-banyaknya, air itu tidak bisa menyuburkan.
>
>   Ah, andai kita juga bisa jadi jiwa-jiwa yang
> ‘subur’ itu. Meski kita Cuma punya sedikit ilmu,
> tapi dari sedikit itu bisa memberikan kebaikan
> bahkan bisa dimanfaatkan oleh banyak orang. Tapi
> kenyataannya, susah banget menerapkan ini di dunia
> kerja yang penuh dengan persaingan ya. Kita
> cenderung jadi orang yang pelit, malas berbagi
> karena, “enak aja Cuma nanya doang, nggak gampang
> gitu lo belajar kayak beginian…masak lo Cuma mau
> enaknya aja…” persis seperti yang dikeluhkan salah
> satu mahasiswa saya, Friska, yang semester ini
> magang (PKL),
>   “Ibu, orang dikantor nggak ada yang mau ngajarin.
> Mereka bilang, “elo mikir sendiri, gimana cara
> ngerjainnya, gue nggak ada waktu…. Padahal mereka
> malah ngobrol sama temennya, gimana mau sharing
> knowledge…”
>
>   Hmm, perlu banyak belajar lagi ke Pak Putu nih,
> bahwa berbagi ilmu nggak akan mengurangi ilmu yang
> kita punya, dan meski orang mengambil semua ilmu
> kita, tetap percaya diri karena masih begitu banyak
> ilmu lain yang bisa kita pelajari, dan seterusnya.
> Atau seperti filsuf di masa Yunani, Sokrates, bahwa
> seorang yang berilmu (ilmuwan) bertugas membantu
> membidani lahirnya ilmu pengetahuan dari orang lain.
> Lagi pula, bukankah menyembunyikan ilmu dilarang
> oleh agama, seperti dalam salah satu hadist Nabi?
>
>   Selamat berbagi ilmu!
>
>
>
>
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> -
> Expecting? Get great news right away with email
> Auto-Check.
> Try the Yahoo! Mail Beta.



   

Need a vacation? Get great deals
to amazing places on Yahoo! Travel.
http://travel.yahoo.com/


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-06-19 Terurut Topik vivi fajar
sss...mbak vit,..
tenang aja,...saya nggak percaya kok...:)
--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   “To me faith means not worrying.”
> 
>  John Dewey
> 
> 
>   Change is everybody’s business.
>   Perubahan sering kali membawa kekhawatiran. Tapi,
> mana ada sih di dunia ini yang tidak mengalami
> perubahan? Tidak ada yang tetap didunia ini, semua
> berubah.  Saya punya sahabat yang tidak suka dengan
> perubahan. Dia menginginkan semua yang telah
> dimiliki akan demikian terus apa adanya. Tapi mana
> mungkin? 
>
>   Banyak sekali buku-buku yang membahas tentang
> perubahan, perubahan dalam berbagai konteks dan
> gradasi. Bagi para pelaku bisnis, kepekaan mereka
> terhadap perubahan biasanya berbanding lurus dengan
> kesuksesan. Siapapun yang cepat tanggap terhadap
> perubahan, ia akan segera menjadi leader.
> Perencanaan bisnis biasanya juga sarat dengan
> prediksi-prediksi apa yang terjadi dimasa mendatang
> (business forecasting). Namun, dibalik semua
> perubahan yang terjadi tetap ada satu hal yang harus
> ada dan kita pertahankan, yaitu kepercayaan.
>
>   Tidak mudah memang membangun kepercayaan, karena
> kepercayaan kadang diperoleh dari proses yang
> panjang. Kepercayaan juga muncul dan semakin kuat
> melalui serangkaian ujian. Kepercayaan juga bisa
> menjadi semacam ‘frame’ yang menjadi filter terhadap
> hal-hal yang datang dari luar. Kepercayaan kita pada
> Allah, bahwa Ia Maha Pengasih dan Penyayang akan
> membawa kita untuk tenang menghadapi segala ujian,
> karena kepercayaan itu hanya akan ‘menyimpan’
> hal-hal positif di dalam diri kita dan mengabaikan
> hal-hal yang negatif.
>
>   Sebagai contoh, misalnya kita percaya akan A. Maka
> hal-hal yang mendukung A akan ‘masuk’ ke dalam
> pikiran kita, dan hal-hal yang tidak mendukung A
> atau kontra akan terabaikan. Ingat ya, terabaikan
> kan bukan berarti hal-hal yang kontra tidak ada lho.
> Dengan demikian keyakinan kita pada A akan semakin
> kuat.
>
>   Ini penting ketika kita sedang mengejar sebuah
> cita-cita. Misalnya kita yakin bahwa suatu saat kita
> bisa mencapai apa yang kita cita-cita, maka pada
> saat yang sama kita memasukkan semua hal dari luar
> diri kita yang bisa men-support cita-cita itu, dan
> hal-hal yang kontradiktif akan dengan sendirinya
> tersingkir.
>
>   Nah guys, kalau kita yakin dan percaya dengan apa
> yang kita lakukan, seberat apapun ujian yang datang
> menghadang, sedikit pun tidak akan membuat kita
> khawatir. So, hidup akan lebih ringan dan dijamin
> jauh dari stress…hehehe.
>
>   Have a lovely weekend!
>
>ps. pssst...jangan percaya sama tulisan di atas
> ;p 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> -
> Now that's room service! Choose from over 150,000
> hotels 
> in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your
fit.



  

Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect.  Join Yahoo!'s user panel 
and lay it on us. http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7 



--
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED] 
mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-06-12 Terurut Topik Tapson Manik \(JA/EID\)
Saya teringat kepada seorang Penulis yang hanya mengecap pendidikan
sampai kelas III SD, bernama Ellen Gould White (thn 1827 - 1915). Beliau
sempat menulis puluhan bahkan mungkin ratusan judul buku termasuk
buku-buku kesehatan seperti Ministry of healing, counsels on diet and
food, "Mind, Character and Personality". Di akhir tahun 1880-an Dia
memformulasikan pola hidup sehat itu dapat dicapai dengan formula "NEW
START".
 
N for Nutrition (gizi)
E for Exercise (Olah raga)
W for Water (air)
 
S for Sun shine (Sinar matahari)
T for Temperance (bertarak, pengendalian diri)
A for Air (Udara)
R for Rest (Istirahat), dan yang terakhir
T for Trust in God (Percaya kepada Allah SWT)
 
Oh ya dalam bukunya Counsels on Diet and food, dia menyatakan "cheese
never be introduced to your stomach". Maaf bagi yang suka makan keju
atau kalau ada yang bekerja di pabrik keju, jangan marah ya, ini bukan
pendapat pribadiku lho, tapi hanya mengutip dari buku tersebut.
 
Terus suatu kali ketika seorang dr. ahli bedah jantung dari RSCM,
bernama dr. Tagor Tambunan (ini kesaksian beliau sendiri yang saya
dengar langsung dari dia), ketika dia menyampaikan satu makalah di
sebuah simposium di luar negri, beliau menyatakan dalam makalah tersebut
bahwa memakan daging merupakan penyebab kanker usus, para prof. yang
hadir pada waktu itu mempertanyakan kutipan dari buku karangan professor
siapa itu, dan lulusan dari universitas mana? Ketika beliau menjawab di
kutip dari buka Counsels on diet and food, terbitan tahun 1800-an oleh
seorang yang hanya kelas III SD, para hadirin ada yang tertawa ngeledek,
tapi banyak juga yang terkagum-kagum karena toch dunia kedokteran dewasa
ini telah membuktikannya.
 
Rgds,
Tapson
 
 



From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of Lusiana M. Hevita
Sent: Wednesday, June 13, 2007 12:05 PM
To: [EMAIL PROTECTED]; Jip 92; [EMAIL PROTECTED];
[email protected]
Subject: [sma1bks] Noon Coffee Break



AN APPLE A DAY KEEPS THE DOCTOR AWAY  (Part 2)
Masih tentang pembicaraan yang kemarin, ternyata saya dapat banyak
reply...*horeee* senangnya. Dan beberapa akan di share di sini, siapa
tahu bermanfaat.
Reply pertama, dari teman di kantor. Teman saya itu menginformasikan
bahwa cara makan buah yang tepat adalah ketika perut kosong. So, semua
kebaikan buah bisa diserap dengan baik dibanding ketika sebelumnya perut
sudah diisi makanan. Dan bener lho...sebutir apel bisa menahan rasa
lapar (dan kantuk) sampe jam makan siang (mungkin karena kandungan
seratnya yang tinggi ya..)
Reply dari teman saya ini juga menginformasikan bahwa seorang dokter
dari FKUI (hiks sayang namanya lupa), mempraktekan pola hidup sehat
dengan buah dan sayur plus sedikit protein sehingga hasilnya diusia
kepala 8 (DELAPAN!) beliau masih kelihatan bugar. Waaah...pengen. Siapa
sih yang tidak ingin sehat dan bugar. Dan siapa yang tidak ingin umur
panjang tanpa sakit-sakitan.
So, kalau pengen sepuluh, dua puluh, tiga puluh bahkah empat puluh tahun
ke depan kita bisa tetep sehat, tetep cantik, bugar dan nggak
sakit-sakitan dari sekarang sudah harus membiasakan pola hidup sehat.
Diantaranya adalah dengan makan makanan sehat, berpikir positif, olah
raga, menghilangkan rasa iri dengki dan sakit hati, dan tetap baca NCB
huehehehe;)
Ok guys, met makan sehat. Jangan lupa sayur dan buah ya.. *iya nek..*



Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels 
in 45,000 destinations on Yahoo! Travel
  to
find your fit. 

 


RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-06-12 Terurut Topik Tapson Manik \(JA/EID\)
Wah... telat dikit nich kebiasaan makan apel nya. tapi gak apa-apa,
better late than never.
 
Sebenarnya thn 90, saya sudah baca phrase "An apple a day will keep a
doctor away" dalam buku "Juice Therapy", karangan Dr. R.A. Nainggolan.
Sayangnya gak praktekin.
 
Miendha, boleh dong bawa apple nya lebih banyak, bagi-bagi saya satu,
ntar setiap akhir pekan aku kasih duitnya buat beli apple yang banyak.
 
Terimakasih ya Miendha atas kesediaannya. (Yakin banget ya).
 
Regards,
Tapson
 



From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of miendha risfianthi
Sent: Tuesday, June 12, 2007 2:21 PM
To: [email protected]
Subject: Hal: [sma1bks] Noon Coffee Break



Ihihihi...baca NCB ini sambil senyum2 sendiri gw, 'cause udah sebulan
belakangan ini gw selalu mengkonsumsi apel di pagi hari untuk sarapan.
Ternyata khasiatnya bener2 hebat, sebab yg gw rasain selain bisa nahan
rasa lapar lebih lama, bisa juga membuat badan kita lebih "fresh".
Malahan gw pernah baca disalah satu majalah kesehatan kalo apel itu
lebih efektif menahan rasa ngantuk dibanding secangkir kopi di pagi hari
disamping pastinya lebih sehat juga. Trus ditambah lagi dari buku "food
combining"-nya mbak Andang Gunawan jg dijelaskan kalo sarapan pagi makan
buah justru lebih sehat dan sesuai dengan kebutuhan tubuh kita di pagi
hari.  So, "an apple day" itu gw banget...
 
 
Regards,
-miendha-


 
- Pesan Asli 
Dari: Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [EMAIL PROTECTED]; Jip 92 <[EMAIL PROTECTED]>;
[EMAIL PROTECTED]; [email protected]
Terkirim: Selasa, 12 Juni, 2007 12:15:07
Topik: [sma1bks] Noon Coffee Break



AN APPLE A DAY KEEPS THE DOCTOR AWAY!
 
Masih ingat tulisan NCB yang menyoal pangan fungsional. Kenalan baik
saya, Mbak Ari, doktor yang baru balik dari Kanada tahun lalu, selama
kurang lebih 45 menit pernah men-tetir soal ini (di halte pula sambil
nunggu bis ;-). Kesimpulannya, kita sebaiknya tahu manfaat dan fungsi
dari setiap potong makanan yang masuk ke dalam perut. Wuah...keren
banget ya kalau bisa. Secara sumber penyakit kan konon 'bersumber' dari
perut.
 
Memang sih, cara gampang memperoleh semua kebaikan makanan adalah dengan
mengkonsumsi food supplement. Dengan sekali 'ceglug' beres deh. Tapi
butuh modal guede untuk memperoleh 'sekedar' anti oksidan, mineral,
vitamin cs, immunoglobulin dll. Padahal semua itu kan sebenarnya ada
terkandung dalam berbagai jenis makanan baik sayur, buah maupun susu
hewan di sekeliling kita.
 
Dan ternyata, makanan sehat itu nggak butuh biaya tinggi lho. Dalam
salah satu artikel yang pernah saya baca, penyakit, terutama jantung,
hipertensi, diabetes, obesitas dan sejenisnya justru banyak mengancam
keluarga yang secara ekonomi mapan. Karena, orang yang banyak duit
cenderung bisa makan 'apa saja' alias banyak pilihan kali ya. Sementara,
keluarga yang ekonominya 'pas' cenderung lebih efisien memilih makanan.
Paling enggak cukup dengan nasi, sayur dan satu macam lauk sederhana. 
 
Tapi sebenarnya, keluarga dengan ekonomi mapan kan bisa juga hidup lebih
sehat jika memilih makanan yang kaya nutrisi. Buktinya, sayur mayur
organik harganya selangit. Belum buah-buahan kualitas yang terbaik.
Hanya memang, godaan buat makan 'enak' dan cepat, mengalahkan semua itu
di atas. Jadilah tetep makan 'junk food' meski tau sih sayur mayur dan
buah itu bikin sehat hehehe...
 
Belakangan ini ada beberapa teman di kantor yang selalu berbekal buah
apel yang sudah rapi dikupas dan dipotong kecil-kecil. Apel ini
pengganti cemilan kayaknya. Wuih, sehat sekali. Setelah mengintip
beberapa situs yang membahas soal ini, jadi tahu lebih banyak bahwa an
apple a day sudah jadi kunci sukses untuk sehat dan jauh dari berbagai
penyakit selama bertahun-tahun, karena kandungan nutrisi buah apel.
So... ada yang mau meniru?
 
Have a nice day!
 
 
 



Got a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.
  





Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia
  yang
baru! 

 


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-06-07 Terurut Topik raden roro
wukukuk...
betul itu mba..
nulis itu mengasikkan...
hehehe
--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   Waw, sudah jam 11.30! Saya belum
> menulis NCB nih…:)
>
>   Seperti halnya membaca buku, menulis itu juga
> candu. Persis seperti postingan salah satu anggota
> milis beberapa waktu lalu, “menulis adalah candu…” 
> Sebelumnya, ‘dosen’ menulis saya juga mengatakan hal
> yang sama, “menulis bisa bikin kita kecanduan,
> apalagi setelah tahu begitu banyak hal yang bisa
> dituliskan, dihubung-hubungan dan dikait-kaitkan.”
>
>   Teman saya, Sonny, bahkan menerbitkan newsletter
> bulanan sendiri. Namanya Zone Pawoko. Edisi terakhir
> nomor 17 (bulan Juni ini 18 kali ya, Son ;),
> tebalnya 16 halaman. Hal yang hampir sama juga
> dilakukan oleh Jack Rizali, pencetus, pendiri
> sekaligus ketua Komunitas Anti Malas di kampusnya.
> Seperti halnya Sonny, Jack pun memperbanyak
> tulisannya dan menyebarluaskan ke siapa pun yang
> mau. Sementara saya menulis NCB, teman saya Mardi
> menulis MDD (Morning Dew Drop), Mbak Clara menulis
> “Coffee Break” di milis teman-teman
> ‘sekampungnya’…hehehe kalo ga salah namanya milis
> Batak cyber ya, Mbak? ;) Dan terbuktilah, menulis
> memang CANDU!
>
>   Kenapa menulis bisa jadi candu ya?
>
>   Yang jelas, ketika menulis kita seperti memiliki
> ‘ruang’, dan di sana kita menjadi diri sendiri.
> Menyenangkan dan nyaman rasanya berada di ‘tempat’
> yang membuat kita merasa tenang dan bebas melakukan
> apapun. Konsep ini digunakan oleh Howard Schultz
> untuk mengembangkan Starbuck. Dia menciptakan sebuah
> kedai kopi sebagai tempat untuk bersosialisasi,
> bersantai, membaca – pendek kata – tempat orang bisa
> “duduk tenang dan menjadi diri sendiri.” Dengan
> begitu Starbuck berharap para pelanggan bisa
> berlama-lama dan betah di kedai kopinya. 
>
>   So, kesimpulannya menulis itu memang candu dan
> ngopi pun bisa juga jadi candu…*hihi..ngaco mode on*
> nggak sih, Cuma mau bilang kalau penulis NCB
> berharap, para pembaca bisa bersantai, mengendurkan
> kening yang berkerut….- duduk tenang dan menjadi
> diri sendiri - seperti sedang menikmati kopi saat
> membaca NCB…hehehe.. ada rasa Latte, Frappuccino,
> mocha, expresso… atau kopi tubruk :)) 
>
>   Have a nice day!
>
>
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>
> -
> Boardwalk for $500? In 2007? Ha! 
> Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's
> economy) at Yahoo! Games.



 

Looking for earth-friendly autos? 
Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.
http://autos.yahoo.com/green_center/


--
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED] 
mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: feMale only ;)

2007-06-03 Terurut Topik vivi fajar
jadi pengen komen,..rada telat siy...biarin tapi...
buat gw: high heels is ok asal nggak bikin rame  or
'tabaruj' hehehe...kadang pletok2 suaranya itu loh...
bikin banyak mata ngikutin..kalo uda gitu...nggak cuma
soal tukang urut kali yang dipikirin...soal 'obat
hati' n 'obat mata' orang yang ngliatin juga kudu
diperhatiin...(terutama kaum adam niy...) ...sapa
tau suara sepatu kita bikin gimana gitu:)
--- Sri Wahyuningsih <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> hehehe cewek emang rada2 ribet, palagi kl untuk
> urusan penampilan. COntohnya ya itu, ngebela2in kaki
> pegel pake high heels demi menambah PD (hehehe gw jg
> gitu kok). 
>
>   Contoh lain, ngebela2in jerawat dipencet2,
> kebayang dong sakitnya... (baca : facial) demi
> ngedapetin muka yg licin kayak porselen (hehehe
> lagi2 gw jg gitu, tp tetep aja muka gak kinclong!)
> dan masih banyak lah contoh2 laen. 
>
>   Tapi jg salah...ada juga loh cowok yg ribet sama
> hal2 beginian, hayo ngakcuma sayangnya cowok
> gak bisa pake high heels kali yee hehehe
>
>   Tetep nulis NCB mba !!! 
>
>   NCB maniac
>   Ichi/sos1-93
> 
> raden roro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> wah...high heels
>   seneng sih pakenya,
>   abis kaki jadi keliatan rada kerenan dikit...
>   tapi,
>   kapok juga kemaren seharian pake high heels buat
> malam pelepasan sma di bandung...
>   aduh mak,
>   my kaki jadi pegel semua...
>   tapi kebayar sih sama pujian...
>   "kakinya jadi keliatan ramping yah..."
>   hehehehe
> 
> Nurina Tri Cahyanti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   I love high heels !
> Tapi emang kudu cari yang bagus biar masuk kategori
> seharian hehehe..
> 
> Kata Oprah merk Cole Haan bagus.. karena
> perpaduan teknologi kenyamanan NIKE yang terkenal dg
> sepatu olahraganya, plus estetika dari sepatu high
> heels.
> 
> Tapi pasti mahal deh harganya :((
> (yang mau ngadoin ini ke gw, boleh kok
> hihihihi.warnanya item aja - halah...teteppp
>  siapa juga yg mau ngebeliin wakakakakakk)
> 
> 
> "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  
> 
> HIGH HEELS DAN TUKANG URUT
>   Kenapa ada tukang urut? Karena ada high heels.
> Kenapa ada high heels? Karena ada tukang
> urut…*halah*
>   High heels konon bisa bikin semua perempuan
> keliatan anggun dan semampai, selain juga…dewasa dan
> seksi (hmmm). Tapi saya mengalami betapa tidak
> enaknya pake high heels. Apalagi kalo makenya sambil
> keseleo, nggak enak banget :p (hihi ini mah bukan
> salah high heels-nya, tapi emang orangnya yang jalan
> nggak ati-ati).
>   Bos yang dulu, selalu pake high heels. Kami biasa
> mendengar langkah-langkah beliau yang ke sana
> kemari. Kalau sudah begitu, anak buah jadi bisa
> siap-siap, pura-pura sibuk kerja kalau langkah
> sepatunya datang mendekat hehehe. Saya sendiri punya
> sih beberapa sepatu high heels, dipakai untuk
> saat-saat tertentu aja. Maksud pake itu supaya
> keliatan rada ‘wibawa’ dikit lah (dan tua-an dikit
> :), masak pake sepatu teplek-teplek. Apalagi kalo
> kebetulan ada tamu dari luar, or pejabat or bos-bos,
> biar gayaan dikit gitu ;) Jadi high heels bisa
> dibilang semacam…benda yang menunjukkan status,
> selera/gaya hidup, fashion? *Wah, soal ini bisa
> nanya Mbak Okky Asokawati :)*
>   Tapi, soal memilih sepatu yanga akan kita pakai
> memang sebaiknya tidak main-main Dari buku yang
> pernah saya baca, katanya sepatu bisa menentukan
> kesuksesan seseorang. Di buku itu dijelaskan kalau
> misalnya kita memakai sepatu yang tidak nyaman
> (karena ukurannya, bahan, dll yang kurang tepat),
> kemudian harus berdiri presentasi di depan, akan
> sangat mengganggu karena akibat nyeri di kaki
> presentasi kita jadi tidak maksimal. Demikian juga,
> hampir semua aktivitas kita – apapun itu – akan
> sangat terganggu kalau kaki kitanyeri, ngilu, panas,
> gara-gara sepatu. Memang sih, meskipun ‘cuma’ di
> kaki, tapi kalau kita salah pilih ukuran, percaya
> deh…masih mendingan nyeker hehehe… 
>   Dalam acara talk show-nya, Oprah bahkan pernah
> menggolongan sepatu menjadi sepatu 30 menit, sepatu
> 1 jam, sepatu 2 jam, atau sepatu sepanjang hari.
> Jadi, ada sepatu yang nyaman di kaki setengah jam
> saja, ada yang satu jam, ada yang tahan dipakai
> selama dua jam, sampai sepatu yang nyaman di kaki
> seharian. Biasanya sih semakin cantik tu sepatu,
> semakin pendek kenyamanan pemakaiannya. Herannya,
> kite para perempuan nape hobi ye pake sepatu model
> begitu. Padahal, bisa aja kita memilih sepatu kets
> yang jauh lebih nyaman dipakai daripada sepatu high
> heels.
>   Sayangnya, oke tidaknya penampilan sangat didukung
> oleh pemilihan sepatunya. Coba bayangkan kalau baju
> dan dandanan sudah rapi, tapi sepatunya sama sekali
> nggak tepat modelnya…langsung turun deh penilaian.
> Tapi, ketika kita berdandan biasa aja, lalu
> mengenakan sepatu yang tepat dan ‘matching’, akan
> kelihatan jauh lebih keren.
>Nah, sekarang pilih mana? Fungsi atau gaya? Keren
> atau nyaman? Hihihi, maunya semuanya ya… Sepatu yang
> 

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-05-28 Terurut Topik Arifa Murti Untoro
Buku terakhir yang saya baca itu kalo gak salah yang diangkat dari film-nya 
Robin Williams. Judulnya "Dead Poets Society". Lumayan bagus lho, krn pas 
ngebacanya jadi spt liat filmnya. Btw, Pesta Buku Jakarta u/ tgl 2-10 juni 
nanti tempatnya dimana, mbak Lusi?

- Original Message 
From: Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]; Jip 92 <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; 
[email protected]
Sent: Monday, May 28, 2007 2:16:09 PM
Subject: [sma1bks] Noon Coffee Break









  




  BIBLIOTHERAPY
   
  Guys, apa bacaan yang kalian sukai? Fiksi atau non fiksi? Artikel ilmiah, 
atau feature? Dari artikel yang saya baca, buku bisa buat terapi lho. Terapi 
kali ini, tidak hanya berfungsi untuk menghibur’hati yang luka’ dengan 
cerita-cerita seru dan lucu saja. Tapi buku bisa membantu pembacanya, untuk 
lebih terampil bergaul dalam kehidupan sosial. Dengan kata lain, buku ‘..could 
help enhance your social skill!”
   
  Buku yang dimaksud kali ini adalah buku fiksi, atau kita mengenalnya dengan 
buku cerita. Dari artikel di Journal of Research in Personality, para peneliti 
bidang psikologi di Universitas Toronto menemukan bahwa orang yang sering 
membaca fiksi memiliki kemampuan bersosialisasi yang tinggi daripada orang yang 
jarang membaca fiksi. Orang yang sering membaca fiksi lebih memiliki kesempatan 
mempelajari karakter-karakter manusia dan hubungannya dengan situasi yang 
diciptakan dalam fiksi, yang itu – tentu saja – tidak jauh berbeda dengan fakta 
dalam kehidupan. Dengan demikian pembaca dapat mengambil ‘informasi’ tentang 
bagaimana sebuah interpersonal relationship bekerja. 
   
  Tapi, kayaknya tidak semua buku fiksi bisa ‘mencerdaskan’ seperti yang 
diungkapkan di atas. Banyak juga buku fiksi yang tidak ‘memberikan’ apa-apa, 
bahkan kita cenderung males bacanya. Namun, buku fiksi yang dimaksud dalam 
penelitian tersebut sepertinya buku fiksi yang kualitasnya bagus. Meski agak 
sulit kita mencarinya, tapi buku macam ini jumlahnya tidak sedikit kok. Salah 
satu contoh bagus untuk buku macam ini adalah buku berjudul Kite Runner. Di 
Pameran buku awal tahun lalu, buku Best Seller ini udah masuk ke dalam kategori 
buku yang didiskon gede di stand Mizan. Coba deh cari, mumpung tanggal 2-10 
Juni ini akan ada Pesta Buku Jakarta.
   
  Have a nice day!
   
   







 
  
Choose the right car based on your needs.  
Check out Yahoo! Autos new Car Finder tool.



  
















  
Fussy?
 Opinionated? Impossible to please? Perfect.  Join Yahoo!'s user panel and lay 
it on us. http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7 


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: feMale only ;)

2007-05-24 Terurut Topik Sri Wahyuningsih
hehehe cewek emang rada2 ribet, palagi kl untuk urusan penampilan. COntohnya ya 
itu, ngebela2in kaki pegel pake high heels demi menambah PD (hehehe gw jg gitu 
kok). 
   
  Contoh lain, ngebela2in jerawat dipencet2, kebayang dong sakitnya... (baca : 
facial) demi ngedapetin muka yg licin kayak porselen (hehehe lagi2 gw jg gitu, 
tp tetep aja muka gak kinclong!) dan masih banyak lah contoh2 laen. 
   
  Tapi jg salah...ada juga loh cowok yg ribet sama hal2 beginian, hayo 
ngakcuma sayangnya cowok gak bisa pake high heels kali yee hehehe
   
  Tetep nulis NCB mba !!! 
   
  NCB maniac
  Ichi/sos1-93

raden roro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
wah...high heels
  seneng sih pakenya,
  abis kaki jadi keliatan rada kerenan dikit...
  tapi,
  kapok juga kemaren seharian pake high heels buat malam pelepasan sma di 
bandung...
  aduh mak,
  my kaki jadi pegel semua...
  tapi kebayar sih sama pujian...
  "kakinya jadi keliatan ramping yah..."
  hehehehe

Nurina Tri Cahyanti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  I love high heels !
Tapi emang kudu cari yang bagus biar masuk kategori seharian hehehe..

Kata Oprah merk Cole Haan bagus.. karena perpaduan teknologi kenyamanan 
NIKE yang terkenal dg sepatu olahraganya, plus estetika dari sepatu high heels.

Tapi pasti mahal deh harganya :((
(yang mau ngadoin ini ke gw, boleh kok hihihihi.warnanya item aja - 
halah...teteppp  siapa juga yg mau ngebeliin wakakakakakk)


"Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:   
HIGH HEELS DAN TUKANG URUT
  Kenapa ada tukang urut? Karena ada high heels. Kenapa ada high heels? Karena 
ada tukang urut…*halah*
  High heels konon bisa bikin semua perempuan keliatan anggun dan semampai, 
selain juga…dewasa dan seksi (hmmm). Tapi saya mengalami betapa tidak enaknya 
pake high heels. Apalagi kalo makenya sambil keseleo, nggak enak banget :p 
(hihi ini mah bukan salah high heels-nya, tapi emang orangnya yang jalan nggak 
ati-ati).
  Bos yang dulu, selalu pake high heels. Kami biasa mendengar langkah-langkah 
beliau yang ke sana kemari. Kalau sudah begitu, anak buah jadi bisa siap-siap, 
pura-pura sibuk kerja kalau langkah sepatunya datang mendekat hehehe. Saya 
sendiri punya sih beberapa sepatu high heels, dipakai untuk saat-saat tertentu 
aja. Maksud pake itu supaya keliatan rada ‘wibawa’ dikit lah (dan tua-an dikit 
:), masak pake sepatu teplek-teplek. Apalagi kalo kebetulan ada tamu dari luar, 
or pejabat or bos-bos, biar gayaan dikit gitu ;) Jadi high heels bisa dibilang 
semacam…benda yang menunjukkan status, selera/gaya hidup, fashion? *Wah, soal 
ini bisa nanya Mbak Okky Asokawati :)*
  Tapi, soal memilih sepatu yanga akan kita pakai memang sebaiknya tidak 
main-main Dari buku yang pernah saya baca, katanya sepatu bisa menentukan 
kesuksesan seseorang. Di buku itu dijelaskan kalau misalnya kita memakai sepatu 
yang tidak nyaman (karena ukurannya, bahan, dll yang kurang tepat), kemudian 
harus berdiri presentasi di depan, akan sangat mengganggu karena akibat nyeri 
di kaki presentasi kita jadi tidak maksimal. Demikian juga, hampir semua 
aktivitas kita – apapun itu – akan sangat terganggu kalau kaki kitanyeri, 
ngilu, panas, gara-gara sepatu. Memang sih, meskipun ‘cuma’ di kaki, tapi kalau 
kita salah pilih ukuran, percaya deh…masih mendingan nyeker hehehe… 
  Dalam acara talk show-nya, Oprah bahkan pernah menggolongan sepatu menjadi 
sepatu 30 menit, sepatu 1 jam, sepatu 2 jam, atau sepatu sepanjang hari. Jadi, 
ada sepatu yang nyaman di kaki setengah jam saja, ada yang satu jam, ada yang 
tahan dipakai selama dua jam, sampai sepatu yang nyaman di kaki seharian. 
Biasanya sih semakin cantik tu sepatu, semakin pendek kenyamanan pemakaiannya. 
Herannya, kite para perempuan nape hobi ye pake sepatu model begitu. Padahal, 
bisa aja kita memilih sepatu kets yang jauh lebih nyaman dipakai daripada 
sepatu high heels.
  Sayangnya, oke tidaknya penampilan sangat didukung oleh pemilihan sepatunya. 
Coba bayangkan kalau baju dan dandanan sudah rapi, tapi sepatunya sama sekali 
nggak tepat modelnya…langsung turun deh penilaian. Tapi, ketika kita berdandan 
biasa aja, lalu mengenakan sepatu yang tepat dan ‘matching’, akan kelihatan 
jauh lebih keren.
   Nah, sekarang pilih mana? Fungsi atau gaya? Keren atau nyaman? Hihihi, 
maunya semuanya ya… Sepatu yang memiliki semua kriteria di atas bukannya nggak 
ada, tapi butuh merogoh kantong lebih dalam untuk bisa memilikinya. Harganya 
bisa untuk membayar tukang urut berkali-kali tuh ;)
  Selamat memilih sepatu!







  
  
-
  Sick sense of humor? Visit Yahoo! TV's Comedy with an Edge to see what's on, 
when.   




http://kahianchi.blogspot.com/



  Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 




-
  It's here! Your new message!
Get new email alerts with the free Yahoo! Toolbar.  

 

   
-

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: feMale only ;)

2007-05-24 Terurut Topik raden roro
wah...high heels
  seneng sih pakenya,
  abis kaki jadi keliatan rada kerenan dikit...
  tapi,
  kapok juga kemaren seharian pake high heels buat malam pelepasan sma di 
bandung...
  aduh mak,
  my kaki jadi pegel semua...
  tapi kebayar sih sama pujian...
  "kakinya jadi keliatan ramping yah..."
  hehehehe

Nurina Tri Cahyanti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  I love high heels !
Tapi emang kudu cari yang bagus biar masuk kategori seharian hehehe..

Kata Oprah merk Cole Haan bagus.. karena perpaduan teknologi kenyamanan 
NIKE yang terkenal dg sepatu olahraganya, plus estetika dari sepatu high heels.

Tapi pasti mahal deh harganya :((
(yang mau ngadoin ini ke gw, boleh kok hihihihi.warnanya item aja - 
halah...teteppp  siapa juga yg mau ngebeliin wakakakakakk)


"Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  
HIGH HEELS DAN TUKANG URUT
  Kenapa ada tukang urut? Karena ada high heels. Kenapa ada high heels? Karena 
ada tukang urut…*halah*
  High heels konon bisa bikin semua perempuan keliatan anggun dan semampai, 
selain juga…dewasa dan seksi (hmmm). Tapi saya mengalami betapa tidak enaknya 
pake high heels. Apalagi kalo makenya sambil keseleo, nggak enak banget :p 
(hihi ini mah bukan salah high heels-nya, tapi emang orangnya yang jalan nggak 
ati-ati).
  Bos yang dulu, selalu pake high heels. Kami biasa mendengar langkah-langkah 
beliau yang ke sana kemari. Kalau sudah begitu, anak buah jadi bisa siap-siap, 
pura-pura sibuk kerja kalau langkah sepatunya datang mendekat hehehe. Saya 
sendiri punya sih beberapa sepatu high heels, dipakai untuk saat-saat tertentu 
aja. Maksud pake itu supaya keliatan rada ‘wibawa’ dikit lah (dan tua-an dikit 
:), masak pake sepatu teplek-teplek. Apalagi kalo kebetulan ada tamu dari luar, 
or pejabat or bos-bos, biar gayaan dikit gitu ;) Jadi high heels bisa dibilang 
semacam…benda yang menunjukkan status, selera/gaya hidup, fashion? *Wah, soal 
ini bisa nanya Mbak Okky Asokawati :)*
  Tapi, soal memilih sepatu yanga akan kita pakai memang sebaiknya tidak 
main-main Dari buku yang pernah saya baca, katanya sepatu bisa menentukan 
kesuksesan seseorang. Di buku itu dijelaskan kalau misalnya kita memakai sepatu 
yang tidak nyaman (karena ukurannya, bahan, dll yang kurang tepat), kemudian 
harus berdiri presentasi di depan, akan sangat mengganggu karena akibat nyeri 
di kaki presentasi kita jadi tidak maksimal. Demikian juga, hampir semua 
aktivitas kita – apapun itu – akan sangat terganggu kalau kaki kitanyeri, 
ngilu, panas, gara-gara sepatu. Memang sih, meskipun ‘cuma’ di kaki, tapi kalau 
kita salah pilih ukuran, percaya deh…masih mendingan nyeker hehehe… 
  Dalam acara talk show-nya, Oprah bahkan pernah menggolongan sepatu menjadi 
sepatu 30 menit, sepatu 1 jam, sepatu 2 jam, atau sepatu sepanjang hari. Jadi, 
ada sepatu yang nyaman di kaki setengah jam saja, ada yang satu jam, ada yang 
tahan dipakai selama dua jam, sampai sepatu yang nyaman di kaki seharian. 
Biasanya sih semakin cantik tu sepatu, semakin pendek kenyamanan pemakaiannya. 
Herannya, kite para perempuan nape hobi ye pake sepatu model begitu. Padahal, 
bisa aja kita memilih sepatu kets yang jauh lebih nyaman dipakai daripada 
sepatu high heels.
  Sayangnya, oke tidaknya penampilan sangat didukung oleh pemilihan sepatunya. 
Coba bayangkan kalau baju dan dandanan sudah rapi, tapi sepatunya sama sekali 
nggak tepat modelnya…langsung turun deh penilaian. Tapi, ketika kita berdandan 
biasa aja, lalu mengenakan sepatu yang tepat dan ‘matching’, akan kelihatan 
jauh lebih keren.
   Nah, sekarang pilih mana? Fungsi atau gaya? Keren atau nyaman? Hihihi, 
maunya semuanya ya… Sepatu yang memiliki semua kriteria di atas bukannya nggak 
ada, tapi butuh merogoh kantong lebih dalam untuk bisa memilikinya. Harganya 
bisa untuk membayar tukang urut berkali-kali tuh ;)
  Selamat memilih sepatu!







  
  
-
  Sick sense of humor? Visit Yahoo! TV's Comedy with an Edge to see what's on, 
when.   




http://kahianchi.blogspot.com/



  Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

 

 
-
It's here! Your new message!
Get new email alerts with the free Yahoo! Toolbar.

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break: feMale only ;)

2007-05-23 Terurut Topik Nurina Tri Cahyanti
I love high heels !
Tapi emang kudu cari yang bagus biar masuk kategori seharian hehehe..

Kata Oprah merk Cole Haan bagus.. karena perpaduan teknologi kenyamanan 
NIKE yang terkenal dg sepatu olahraganya, plus estetika dari sepatu high heels.

Tapi pasti mahal deh harganya :((
(yang mau ngadoin ini ke gw, boleh kok hihihihi.warnanya item aja - 
halah...teteppp  siapa juga yg mau ngebeliin wakakakakakk)


"Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  
HIGH HEELS DAN TUKANG URUT
Kenapa ada tukang urut? Karena ada high heels. Kenapa ada high heels? 
Karena ada tukang urut…*halah*
High heels konon bisa bikin semua perempuan keliatan anggun dan semampai, 
selain juga…dewasa dan seksi (hmmm). Tapi saya mengalami betapa tidak enaknya 
pake high heels. Apalagi kalo makenya sambil keseleo, nggak enak banget :p 
(hihi ini mah bukan salah high heels-nya, tapi emang orangnya yang jalan nggak 
ati-ati).
Bos yang dulu, selalu pake high heels. Kami biasa mendengar langkah-langkah 
beliau yang ke sana kemari. Kalau sudah begitu, anak buah jadi bisa siap-siap, 
pura-pura sibuk kerja kalau langkah sepatunya datang mendekat hehehe. Saya 
sendiri punya sih  beberapa sepatu high heels, dipakai untuk saat-saat tertentu 
aja. Maksud pake itu supaya keliatan rada ‘wibawa’ dikit lah (dan tua-an dikit 
:), masak pake sepatu teplek-teplek. Apalagi kalo kebetulan ada tamu dari luar, 
or pejabat or bos-bos, biar gayaan dikit gitu ;) Jadi high heels bisa dibilang 
semacam…benda yang menunjukkan status, selera/gaya hidup, fashion? *Wah, soal 
ini bisa nanya Mbak Okky Asokawati :)*
Tapi, soal memilih sepatu yanga akan kita pakai memang sebaiknya tidak 
main-main Dari buku yang pernah saya baca, katanya sepatu bisa menentukan 
kesuksesan seseorang. Di buku itu dijelaskan kalau misalnya kita memakai sepatu 
yang tidak nyaman (karena ukurannya, bahan, dll yang kurang tepat), kemudian 
harus berdiri presentasi di depan, akan sangat mengganggu karena akibat nyeri 
di kaki presentasi kita jadi tidak maksimal. Demikian juga, hampir semua 
aktivitas kita – apapun itu  – akan sangat terganggu kalau kaki kitanyeri, 
ngilu, panas, gara-gara sepatu. Memang sih, meskipun ‘cuma’ di kaki, tapi kalau 
kita salah pilih ukuran, percaya deh…masih mendingan nyeker hehehe… 
Dalam acara talk show-nya, Oprah bahkan pernah menggolongan sepatu menjadi 
sepatu 30 menit, sepatu 1 jam, sepatu 2 jam, atau sepatu sepanjang hari. Jadi, 
ada sepatu yang nyaman di kaki setengah jam saja, ada yang satu jam, ada yang 
tahan dipakai selama dua jam, sampai sepatu yang nyaman di kaki seharian. 
Biasanya sih semakin cantik tu sepatu, semakin pendek kenyamanan pemakaiannya. 
Herannya, kite para perempuan nape hobi ye pake sepatu model begitu. Padahal, 
bisa aja kita memilih sepatu kets yang jauh lebih nyaman dipakai daripada 
sepatu high heels.
Sayangnya, oke tidaknya penampilan sangat didukung oleh pemilihan 
sepatunya. Coba bayangkan kalau baju dan dandanan sudah rapi, tapi sepatunya 
sama  sekali nggak tepat modelnya…langsung turun deh penilaian. Tapi, ketika 
kita berdandan biasa aja, lalu mengenakan sepatu yang tepat dan ‘matching’, 
akan kelihatan jauh lebih keren.
 Nah, sekarang pilih mana? Fungsi atau gaya? Keren atau nyaman? Hihihi, 
maunya semuanya ya… Sepatu yang memiliki semua kriteria di atas bukannya nggak 
ada, tapi butuh merogoh kantong lebih dalam untuk bisa memilikinya. Harganya 
bisa untuk membayar tukang urut berkali-kali tuh ;)
  Selamat memilih sepatu!







 

-
Sick sense of humor? Visit Yahoo! TV's  Comedy with an Edge to see what's on, 
when.
 
   


  http://kahianchi.blogspot.com/




 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break=>have nice long2 wiken

2007-05-16 Terurut Topik OpiK

bwa kak kak kak
koq ngelirik, gak mlotot ajeh.. hehehe
Milan Vs Liverpool, gue netral aje, yg lebih baik yg bakal menang
tapi sebelon di athens, ada laga yg bakalan sangat seru di new wembley, dan
loe pasti tau yg gue dukung :p


On 5/16/07, Adji Pratomo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


  mumpung topiknya olahraga
minggu ini futsal rutin libur dulu ya
EO nya lg sibuk dgn dunia nya sendiri
demi masa depan...

met long wiken ya guys..

met menanti the real final in athens juga
*ngelirik opikk




.







--
OpiK
http://taufiek.wordpress.com


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break=>have nice long2 wiken

2007-05-15 Terurut Topik Adji Pratomo

mumpung topiknya olahraga
minggu ini futsal rutin libur dulu ya
EO nya lg sibuk dgn dunia nya sendiri
demi masa depan...

met long wiken ya guys..

met menanti the real final in athens juga
*ngelirik opikk



On 5/16/07, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


  Long weekend, time to exercise!

Guys, kapan terakhir berolah raga? Kemarin seorang teman mengajak saya
main badminton di belakang gedung kantor (sore, pulang kerja). Dan hari rabu
ini jadwalnya tenis di lapangan tenis deket-deket sini juga. Weleh, masih
lemes gini kayaknya belum saatnya kembali berolah raga *halah* Pertama dan
terakhir saya mainin bola dengan raket besar bin berat itu beberapa tahun
yang lalu. Saat bersama teman-teman menyewa vila di puncak selama beberapa
hari dan kebetulan ada fasilitas tenisnya.

Pengalaman menyenangkan dan seru abis. Sepertinya berliter-liter keringat
keluar (dan badan pegal-pegal semua :(. Main tenis cukup bikin ketagihan
lho. Sayangnya begitu kembali ke 'kehidupan normal', agak susah mem-follow
up-i olah raga ini. Karena tidak seperti main badminton yang bisa di mana
aja (net-nya pager juga masih oke :D) main tenis butuh lapangan yang luas.
Kalau enggak bola bisa nyasar ke kaca jendela tetangga kan? Hehehe..

Olah raga yang jauh lebih murah sebenarnya banyak. Salah satunya joging.
Paling enak joging itu pagi-pagi. Udara masih segar. Tapi kalo di kompleks
perumahan, saya suka khawatir, takut dikejar anjing hehehe. Waktu berkunjung
ke NTU, Fajar, kenalan selama ada di sana (yang juga pemenang olimpiade
fisika) bercerita kalau kebiasaan di kampusnya adalah joging malam/dini
hari. Jadi mereka punya kebiasaan ngampus siang-siang, 'nongkrong' di kampus
sampai malam, begitu pulang ke asrama sekalian joging.

Ternyata olah raga malam (joging) manfaatnya juga banyak. Tante yang biasa
mengajar erobik dulu juga pernah menjelaskan kelebihan olah raga malam
dibanding pagi/siang. Apa itu, udah lupa pokoknya bagus aja…:-)

Sayangnya, meski tahu manfaatnya besar, olah raga masih belum jadi
kegiatan yang kita disiplinkan ya. Nyokap sih bilang kalau ngepel, nyuci,
dan kegiatan lain sama aja kayak olah raga. Hehehe, itu sih bisa-bisanya dia
aja…. Ya, soalnya beda lah. Aktivitas (meski nguras tenaga) beda sama olah
raga. Olah raga itu harus diniatin katanya. Gerakannya lebih 'serius'. Harus
ada otot-otot yang di tarik, penguatan sendi, dan pernapasan yang teratur.
Lha kalo ngepel, gimana ngatur pernapasannya? :D


Have a nice exercise and lovely long weekend ya!


fyi. berjalan kaki 30 menit setiap hari (tidak peduli gimana caranya,
pokoknya 30 menit) ternyata menurut artikel majalah RD, bisa mengurangi
ancaman serangan jantung sebanyak 30% lho..

--
Ready for the edge of your seat? Check out tonight's top 
pickson Yahoo! TV.

 





--
regards,


"adjie"


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-05-11 Terurut Topik Lulu Olivia
pendek.. tapi ngEna yach..
thanks.. ampe tersentuh niihh... huhuhu
tp.. berat teorinya.. sometimes the closed door give a glory memory.. gmn dong 
? - hehehe


  - Original Message - 
  From: Adji Pratomo 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, May 11, 2007 1:36 PM
  Subject: Re: [sma1bks] Noon Coffee Break


  NCB terpendek yg pernah gw baca neh..
  hehehe.,,,



  On 5/11/07, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 

(Hey you) DON'T BE SAD!


"When one door of happiness closes, another opens; but often we look so 
long at the closed door that we do not see the one which has been opened for us"

"Happiness is not a matter of events. It depends on the tides of mind."

"Change the way you feel, by changing the way you think" 

"Our greatest glory is not in never falling, but in raising everytime we 
fall."


*sedih mode on* 
thanks to Mbak Ari atas kutipan-kutipan di atas…


Have a lovely weekend!



Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, 
news, photos more. 





  -- 
  regards,


  "adjie" 

   

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-05-10 Terurut Topik Adji Pratomo

NCB terpendek yg pernah gw baca neh..
hehehe.,,,

On 5/11/07, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


  (Hey you) DON'T BE SAD!


"When one door of happiness closes, another opens; but often we look so
long at the closed door that we do not see the one which has been opened for
us"

"Happiness is not a matter of events. It depends on the tides of mind."

"Change the way you feel, by changing the way you think"

"Our greatest glory is not in never falling, but in raising everytime we
fall."


*sedih mode on*
thanks to Mbak Ari atas kutipan-kutipan di atas…


Have a lovely weekend!

--
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your 
pocket:mail,
 news, photos more.

 





--
regards,


"adjie"


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-03-27 Terurut Topik Adji Pratomo

fyi
Lusia P itu angkatan 94
kalo Lusiana M Hevita itu 92
(kalo ga salah loh)

lanjuttt YM
hehehhe

On 3/28/07, rahma lestari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


  Lisia pansilwati ama lusiana m. hevita satu orang bukan ya??

*"Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]>* wrote:

*LEVERAGE*

*"If you are smart enough in leveraging, you can produce in one year,
something that normally done in one decade."* – John Livingstone
 Saya suka sekali dengan tulisan Sonny Vinn di majalah Investor. Sama
sukanya dengan membaca tulisan Bondan Winarno di Swa, atau Putut Wijanarko,
Kafi Kurnia, Karni Ilyas, hihihi…*maruck.com*  Saya yakin, kita pasti
punya favorit masing-masing. Tapi bener deh, membaca tulisan-tulisan mereka
tuh mencerahkan. Dan yang baru aja saya baca di Investor tulisan dari Sonny
Vinn judulnya "The Power of Leverage."

Berangkat dari pemikiran bahwa, tidak semua hal yang kita inginkan di
dunia ini dapat kita wujudkan sendiri, Sonny Vinn mengungkap soal leverage.
Leverage adalah kemampuan untuk menggunakan sumber daya di luar diri kita.
Baik itu berupa tool (alat) maupun bantuan orang lain. Dengan external
resource tersebut, bukan cuman keinginan kita saja yang tercapai, tapi juga
bisa tercapai lebih cepat. Bahkan, menurut penulis, bisa memberikan
inovasi-inovasi yang memberikan hasil lebih tinggi daripada yang kita
harapkan!
 Menggunakan sumber daya di luar diri kita ini bukan berarti memanipulasi
atau memanfaatkan pihak lain lho ya. Tapi bagaimana kita bisa bekerja sama
satu sama lain yang keuntungannya dimanfaatkan bersama. Wuiih. Beberapa
leverage yang bisa kita gunakan yaitu:

   1. Idea. Nggak ada salahnya mencari ide-ide dari orang lain. Ide-ide
   segar itu bisa diperoleh di mana saja. Dan jaman sekarang, kalau masih ada
   yang 'ngomel' ide-nya di curi sih jadul. Hihihi.. maksudnya, jaman sekarang
   kan orang sudah mulai berpikir untuk sukses bersama, nggak Cuma untuk diri
   sendiri doang. Buka deh blog orang-orang, atau milis-milis. Orang sudah
   banyak bersikap terbuka, bahkan untuk ide-ide baru yang dia peroleh. So
   nggak ada salahnya kan?
   2. Time. Ini sih senjata para 'bos'. Tapi nggak ada salahnya kita
   juga belajar, membagi-bagi 'wilayah' kerja (pendelegasian tugas) supaya
   hal-hal yang tidak kita kuasai bener bisa dikerjakan orang lain, kita
   tinggal mengasah hal-hal yang kita ahli saja. Dijamin pekerjaan makin
   ringan. Misalnya saya, sering bermasalah dengan komputer. Daripada
   ngotak-ngatik nggak bener juga, mendingan 'ask the audience' or 'call a
   friend' kan? Hehehehe…ngeles ;)
   3. Network. Nah kan, balik ke network terus neh… tapi memang sih,
   jaman sekarang tanpa punya network, ke laut aja deh…hihihi (padahal dakyu ga
   bisa berenang…hiks).
   4. Experience. Cara terbaik meminimalisasi kegagalan dalam setiap
   usaha yang kita lakukan adalah belajar dari pengalaman orang lain. So, tanpa
   trial and error berkepanjangan, kita udah bisa dapet seabrek kiat, tips,
   langkah-langkah, dll dari orang yang pengalaman….sedp.

So guys, jangan pernah gengsi meminta bantuan orang lain, selagi sama-sama
menguntungkan kenapa tidak. Siapa tahu mimpi yang makan waktu puluhan tahun
bisa cepat terwujud hanya setahun kalau kita benar-benar bisa melakukan
'leveraging'. Yuuuk… mari ;)
 --
We won't tell. Get more on shows you hate to 
love
(and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures 
list.


--
No need to miss a message. Get email on-the-go

with Yahoo! Mail for Mobile. Get 
started.

 





--
regards,


"adjie"


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-03-27 Terurut Topik rahma lestari
Lisia pansilwati ama lusiana m. hevita satu orang bukan ya??

"Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  LEVERAGE
   
  “If you are smart enough in leveraging, you can produce in one year, 
something that normally done in one decade.” – John Livingstone
  
  Saya suka sekali dengan tulisan Sonny Vinn di majalah Investor. Sama sukanya 
dengan membaca tulisan Bondan Winarno di Swa, atau Putut Wijanarko, Kafi 
Kurnia, Karni Ilyas, hihihi…*maruck.com*  Saya yakin, kita pasti punya favorit 
masing-masing. Tapi bener deh, membaca tulisan-tulisan mereka tuh mencerahkan. 
Dan yang baru aja saya baca di Investor tulisan dari Sonny Vinn judulnya “The 
Power of Leverage.”
   
  Berangkat dari pemikiran bahwa, tidak semua hal yang kita inginkan di dunia 
ini dapat kita wujudkan sendiri, Sonny Vinn mengungkap soal leverage. Leverage 
adalah kemampuan untuk menggunakan sumber daya di luar diri kita. Baik itu 
berupa tool (alat) maupun bantuan orang lain. Dengan external resource 
tersebut, bukan cuman keinginan kita saja yang tercapai, tapi juga bisa 
tercapai lebih cepat. Bahkan, menurut penulis, bisa memberikan inovasi-inovasi 
yang memberikan hasil lebih tinggi daripada yang kita harapkan!
  
  Menggunakan sumber daya di luar diri kita ini bukan berarti memanipulasi atau 
memanfaatkan pihak lain lho ya. Tapi bagaimana kita bisa bekerja sama satu sama 
lain yang keuntungannya dimanfaatkan bersama. Wuiih. Beberapa leverage yang 
bisa kita gunakan yaitu:

   Idea. Nggak ada salahnya mencari ide-ide dari orang lain. Ide-ide segar itu 
bisa diperoleh di mana saja. Dan jaman sekarang, kalau masih ada yang ‘ngomel’ 
ide-nya di curi sih jadul. Hihihi.. maksudnya, jaman sekarang kan orang sudah 
mulai berpikir untuk sukses bersama, nggak Cuma untuk diri sendiri doang. Buka 
deh blog orang-orang, atau milis-milis. Orang sudah banyak bersikap terbuka, 
bahkan untuk ide-ide baru yang dia peroleh. So nggak ada salahnya kan?  
   Time. Ini sih senjata para ‘bos’. Tapi nggak ada salahnya kita juga belajar, 
membagi-bagi ‘wilayah’ kerja (pendelegasian tugas) supaya hal-hal yang tidak 
kita kuasai bener bisa dikerjakan orang lain, kita tinggal mengasah hal-hal 
yang kita ahli saja. Dijamin pekerjaan makin ringan. Misalnya saya, sering 
bermasalah dengan komputer. Daripada ngotak-ngatik nggak bener juga, mendingan 
‘ask the audience’ or ‘call a friend’ kan? Hehehehe…ngeles ;)  
   Network. Nah kan, balik ke network terus neh… tapi memang sih, jaman 
sekarang tanpa punya network, ke laut aja deh…hihihi (padahal dakyu ga bisa 
berenang…hiks).  
   Experience. Cara terbaik meminimalisasi kegagalan dalam setiap usaha yang 
kita lakukan adalah belajar dari pengalaman orang lain. So, tanpa trial and 
error berkepanjangan, kita udah bisa dapet seabrek kiat, tips, langkah-langkah, 
dll dari orang yang pengalaman….sedp.
  So guys, jangan pernah gengsi meminta bantuan orang lain, selagi sama-sama 
menguntungkan kenapa tidak. Siapa tahu mimpi yang makan waktu puluhan tahun 
bisa cepat terwujud hanya setahun kalau kita benar-benar bisa melakukan 
‘leveraging’. Yuuuk… mari ;)






-
  We won't tell. Get more on shows you hate to love
(and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list.  

 

 
-
No need to miss a message. Get email on-the-go 
with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.

Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-03-22 Terurut Topik Adji Pratomo

tess aja
*ngelirik ke bang wisnu

mungkin dia bisa jadi bahan percobaan elo , Ma
hiihhiihhi


On 3/23/07, rahma lestari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:



Gimana kalau sebaliknya? Apa ini bisa diterpkan untuk laki2 :D
*"Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]>* wrote:

  *BUKAN *MITOS MERAYU PEREMPUAN ;)
 Hai guys, apa kabar?
Semoga sehat selalu, secara semakin hari cuaca semakin tidak menentu.
Cuaca di luar sana dan di dalam hati ini *halah apaan sih?* Sebelum
ditagih-tagih terus sama para fans NCB, pembaca setia di manapun berada dan
siapa saja *lirikkanankiri*, dakyu akan meneruskan dongeng tentang perempuan
*ehem*. Pada penagih cerita ini ketahuan dong, lagi pada usaha. Yah boleh
lah semoga kiat-kiat berikut ini tidak menyesatkan hehehehe…
 Mendekati perempuan itu kuncinya adalah, dekati hatinya. Nah pada bapak
pasti udah lebih jago dong soal ini ;) tapi sebenarnya tulisan ini sama
sekali tidak selalu ditujukan bagi rekans yang masih men-jomblo. Dalam
keadaan dan situasi apapun tetap relevan kok. Misalnya, bagaimana mendekati
hati klien perempuan yang terlanjur sakit hati karena kecewa dan produk atau
service yang kita berikan. Atau untuk teman-teman sekantor yang sedang kena
masalah. Yah, bisa untuk siapa aja, yang berjenis kelamin perempuan.
 Tapi sebenarnya, bukan perempuan aja kok (ada pembaca yang protes kalau
masalah mendekati hati relevan  ke siapa aja ;). So seterah deh… Yang
jelas, apapun masalahnya, cara merayu yang paling efektif adalah mendekati
hatinya. Nah persoalnya jadi nggak sepele nih, secara mendekati hati adalah
perkara yang gampang-gampang susah. Kadang butuh pengamatan, penyelidikan,
penelitian, survey…yaaa gitu deh, untuk mempelajari orang yang ingin kita
dekati hatinya. Jadi butuh kesabaran, kecermatan dan sensivitas yang tinggi
(ck..ck..ck susah amat yak). Misalnya, orang yang ingin kita dekati ini
pecinta kucing. Nah sebelum PDKT, pelajari dulu deh segala seluk beluk
kucing. Tapi jangan main 'nyelonong' aja, tanpa strategi yang pas, yang ada
bukannya tertarik malah kite jadi ilfil hehehe…
 Terus, dengan menghargai hal-hal yang terpenting dalam hidup si perempuan
yang ingin kita dekati ini, dijamin pasti bikin hati berbunga-bunga. Maklum
lah, tidak banyak kan orang menaruh perhatian pada orang lain sampai ke
hal-hal yang sangat penting ini. Biasanya sih, hal seperti ini agak susah
tahunya. Bener-bener butuh kesabaran dan sensitivitas. Misalnya si cewek ini
peka dengan orang miskin dan suka bersedekah. Lalu tiba-tiba kalian ajak
ngobrol tentang masalah ini bahkan begitu ada pengemis langsung merogoh
kocek untuk sedekah, wuaaah dijamin hati si cewek akan luluh.;)
 Hal-hal yang menyentuh hati lainnya kemungkinan banyak beredar di seputar
kebaikan hati dan budi pekerti. Perempuan mana sih yang tidak suka melihat
ada laki-laki yang hatinya baik, suka menolong, dan tidak sombong…qeqeqeqqe.
Apalagi, kebaikan itu tidak Cuma ke dia sendiri, tapi juga ke banyak orang.
Para perempuan kalau liat ada pria yang bisa bersikap baik dengan banyak
orang, dia akan yakin bahwa pria ini juga akan bersikap baik ke ortunya,
adiknya, kakaknya, paman, bibi, nenek, kakek, sahabatnya,
tetangga….hihihi..sekampung deh. Yah, perlu para pria ketahui bahwa dalam
berkehidupan sosial, perempuan relatif punya banyak orang yang penting bagi
dirinya. So kalau perempuan merasa yakin bahwa pria ini bisa menerima
lingkungan sosialnya, maka… secara tidak langsung, dia juga bisa menerima
kehadiran pria ini dalam hidupnya…..wuih.

Ok guys, happy weekend and… see you! ;))
 --
Expecting? Get great news right away with email 
Auto-Check.
Try the Yahoo! Mail 
Beta.


--
No need to miss a message. Get email on-the-go

with Yahoo! Mail for Mobile. Get 
started.

 





--
regards,


"adjie"


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-03-22 Terurut Topik rahma lestari

Gimana kalau sebaliknya? Apa ini bisa diterpkan untuk laki2 :D
"Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:   BUKAN 
MITOS MERAYU PEREMPUAN ;)
  
  Hai guys, apa kabar?
  Semoga sehat selalu, secara semakin hari cuaca semakin tidak menentu. Cuaca 
di luar sana dan di dalam hati ini *halah apaan sih?* Sebelum ditagih-tagih 
terus sama para fans NCB, pembaca setia di manapun berada dan siapa saja 
*lirikkanankiri*, dakyu akan meneruskan dongeng tentang perempuan *ehem*. Pada 
penagih cerita ini ketahuan dong, lagi pada usaha. Yah boleh lah semoga 
kiat-kiat berikut ini tidak menyesatkan hehehehe… 
  
  Mendekati perempuan itu kuncinya adalah, dekati hatinya. Nah pada bapak pasti 
udah lebih jago dong soal ini ;) tapi sebenarnya tulisan ini sama sekali tidak 
selalu ditujukan bagi rekans yang masih men-jomblo. Dalam keadaan dan situasi 
apapun tetap relevan kok. Misalnya, bagaimana mendekati hati klien perempuan 
yang terlanjur sakit hati karena kecewa dan produk atau service yang kita 
berikan. Atau untuk teman-teman sekantor yang sedang kena masalah. Yah, bisa 
untuk siapa aja, yang berjenis kelamin perempuan.
  
  Tapi sebenarnya, bukan perempuan aja kok (ada pembaca yang protes kalau 
masalah mendekati hati relevan  ke siapa aja ;). So seterah deh… Yang jelas, 
apapun masalahnya, cara merayu yang paling efektif adalah mendekati hatinya. 
Nah persoalnya jadi nggak sepele nih, secara mendekati hati adalah perkara yang 
gampang-gampang susah. Kadang butuh pengamatan, penyelidikan, penelitian, 
survey…yaaa gitu deh, untuk mempelajari orang yang ingin kita dekati hatinya. 
Jadi butuh kesabaran, kecermatan dan sensivitas yang tinggi (ck..ck..ck susah 
amat yak). Misalnya, orang yang ingin kita dekati ini pecinta kucing. Nah 
sebelum PDKT, pelajari dulu deh segala seluk beluk kucing. Tapi jangan main 
‘nyelonong’ aja, tanpa strategi yang pas, yang ada bukannya tertarik malah kite 
jadi ilfil hehehe…
  
  Terus, dengan menghargai hal-hal yang terpenting dalam hidup si perempuan 
yang ingin kita dekati ini, dijamin pasti bikin hati berbunga-bunga. Maklum 
lah, tidak banyak kan orang menaruh perhatian pada orang lain sampai ke hal-hal 
yang sangat penting ini. Biasanya sih, hal seperti ini agak susah tahunya. 
Bener-bener butuh kesabaran dan sensitivitas. Misalnya si cewek ini peka dengan 
orang miskin dan suka bersedekah. Lalu tiba-tiba kalian ajak ngobrol tentang 
masalah ini bahkan begitu ada pengemis langsung merogoh kocek untuk sedekah, 
wuaaah dijamin hati si cewek akan luluh.;)
  
  Hal-hal yang menyentuh hati lainnya kemungkinan banyak beredar di seputar 
kebaikan hati dan budi pekerti. Perempuan mana sih yang tidak suka melihat ada 
laki-laki yang hatinya baik, suka menolong, dan tidak sombong…qeqeqeqqe. 
Apalagi, kebaikan itu tidak Cuma ke dia sendiri, tapi juga ke banyak orang. 
Para perempuan kalau liat ada pria yang bisa bersikap baik dengan banyak orang, 
dia akan yakin bahwa pria ini juga akan bersikap baik ke ortunya, adiknya, 
kakaknya, paman, bibi, nenek, kakek, sahabatnya, tetangga….hihihi..sekampung 
deh. Yah, perlu para pria ketahui bahwa dalam berkehidupan sosial, perempuan 
relatif punya banyak orang yang penting bagi dirinya. So kalau perempuan merasa 
yakin bahwa pria ini bisa menerima lingkungan sosialnya, maka… secara tidak 
langsung, dia juga bisa menerima kehadiran pria ini dalam hidupnya…..wuih. 
   
  Ok guys, happy weekend and… see you! ;))
  








-
  Expecting? Get great news right away with email Auto-Check.
Try the Yahoo! Mail Beta.  

 

 
-
No need to miss a message. Get email on-the-go 
with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.

RE: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-03-19 Terurut Topik vanda
Ngomongin masalah PARE, enaknya di masak pake teri enak tenan.

 

Best regards,

Vanda

  _  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Lusiana M. Hevita
Sent: Tuesday, 20 March, 2007 12:13 PM
To: [EMAIL PROTECTED]; Jip 92; [EMAIL PROTECTED];
[email protected]
Subject: [sma1bks] Noon Coffee Break

 

YOU ARE WHAT YOU EAT

 

Makan siang apa hari ini?

Sempet sarapan?

Lebih suka mana? Air putih, susu, teh, kopi, soft drink, atau jus?

Pilih daging, ikan, tahu, atau tempe?

Bagaimana dengan buah-buahan? Ada di setiap menu harian?

Hehehe.apapun makanan yang dipilih, kata Mbak Ari, teman saya yang 'Ph.D'
bidang Biokimia, sebaiknya kita tahu apa fungsi dan pengaruhnya untuk tubuh
kita.

"Pangan fungsional," katanya. Maksudnya adalah, dari setiap jenis makanan
atau minuman yang masuk ke perut kita, kita tahu manfaatnya untuk tubuh apa
sih?

 

Contohnya Pare (bitter melon). Pare ini menurut penelitian di luar sono,
diantaranya (DIANTARANYA LHO, BERARTI MASIH BANYAK YANG LAIN) memiliki
fungsi untuk memperbaiki kemampuan sel tubuh menyerap glukosa termasuk juga
mengeluarkannya dari lever selain juga memacu sekresi insulin. So, baik buat
penderita diabetes level dua karena menurunkan gula darah. Meski rasanya
pahit minta ampun, tapi karena kita tahu ternyata manfaatnya luar biasa buat
tubuh, kita akan termotivasi untuk memakannya. Itu baru satu jenis, PARE.
Padahal sayuran dan buah-buahan dan segala macam bahan makanan jumlahnya
masih buanyak sekali, ribuan, yang kalau dibahas satu-satu nggak bakalan
cukup disini (dan lagian saya juga nggak tau semuanya hehehe). 

 

"Itu kan mbak Ari, orang kimia, kita yang awam mana tau sampe sejauh itu?"
kata saya.

"Cukup tahu secara umum tiap jenis makanan yang kita makanan, dan
mempelajari nama-nama asing yang perlu diwaspadai di setiap kemasan makanan,
kayaknya sudah cukup."

Hmm, tidak sesulit yang kita bayangkan dunk, boleh juga nih dimulai.

 

Yuuk guys, nggak ada salahnya kita memulai dan aware dengan setiap potong
makanan yang masuk ke tubuh kita. Lagi pula, kata mbak Ari nih, bedakan
antara umur kita dan umur biologis. Beda lho. Jangan sampai usia biologis
kita 40an atau 50an, padahal umur kita baru 30an atau bahkan 20an..hwa..
Jangan ah penyakitan di usia muda dan tua sebelum waktunya, ok? ;)

 

 

 

 

  

  _  

Now that's room service! Choose
  from
over 150,000 hotels 
in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.

 



Re: [sma1bks] Noon Coffee Break

2007-03-19 Terurut Topik Adji Pratomo

menu pagi = jus + roti
siang =rawon
sore= blom kpikiran

tanyain mbak ari itu mbak
sehat ga menu ku hari ini

hhehehehee

On 3/20/07, Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


  YOU ARE WHAT YOU EAT

Makan siang apa hari ini?
Sempet sarapan?
Lebih suka mana? Air putih, susu, teh, kopi, soft drink, atau jus?
Pilih daging, ikan, tahu, atau tempe?
Bagaimana dengan buah-buahan? Ada di setiap menu harian?
Hehehe…apapun makanan yang dipilih, kata Mbak Ari, teman saya yang 'Ph.D'
bidang Biokimia, sebaiknya kita tahu apa fungsi dan pengaruhnya untuk tubuh
ki





--
regards,


"adjie"


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break -- setuju mbak vit...

2007-03-14 Terurut Topik vivi fajar
iya ney ...
there's something missing
you know lahthats different side of me...
(qeqeqe)
--- Adji Pratomo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> kynya slaen membaca skilas,
> ada kebiasaan rutin harian yg ga diungkap disini deh
> apakah itu???
> 
> 
> salam brisik!!
> salam skype
> 
> 
> On 3/13/07, vivi fajar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >   Setuju mbak,
> > saya punya kebiasaan "membaca sekilas" yang rutin
> > sejak masih di sekolah menengah dulu,...nggak
> > banyak-banyak dan yang topiknya nggak
> > ru
> >
> 
> 
> "adjie"
> 



 

8:00? 8:25? 8:40? Find a flick in no time 
with the Yahoo! Search movie showtime shortcut.
http://tools.search.yahoo.com/shortcuts/#news


Re: [sma1bks] Noon Coffee Break -- setuju mbak vit...

2007-03-14 Terurut Topik Adji Pratomo

kynya slaen membaca skilas,
ada kebiasaan rutin harian yg ga diungkap disini deh
apakah itu???


salam brisik!!
salam skype


On 3/13/07, vivi fajar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


  Setuju mbak,
saya punya kebiasaan "membaca sekilas" yang rutin
sejak masih di sekolah menengah dulu,...nggak
banyak-banyak dan yang topiknya nggak
ru




"adjie"


  1   2   >