spoke  

[spoke] STOP KUNJUNGAN KE ACEH

Andreas Budi Prasetyo
Sun, 02 Jan 2005 19:55:51 -0800

 
Subject: [gparkit] STOP KUNJUNGAN KE ACEH

Senin, 3 Januari 2005, 00:00 WIB -Berita Tim AirPutih-
Himbauan: Aceh Butuh Makanan, Obat, dan Relawan, Bukan Pejabat dan
Selebritis... STOP KUNJUNGAN KE ACEH

Setelah sekian hari tim AirPutih tiba di Aceh, ada beberapa kenyataan
kontradiktif yang dilaporkan oleh rekan-rekan kami disana. Laporan Tim
kami di lapangan (baca : Relawan Elite, Relawan Politis) mengemukakan
kondisi yang sangat disayangkan itu terjadi di lapangan. Kunjungan
pejabat tinggi telah mendistorsi kegiatan penanganan pasca bencana.
Bagaimana tiba-tiba beberapa ruas jalan didatangi puluhan truk dengan
ratusan pekerja membersihkan puing-puing dan mayat-mayat. Setelah
ditilik ternyata akan ada pejabat tinggi akan melewati jalan itu.
Bagaimana pula kehadiran pesawat rombongan pejabat tinggi telah
mengalihkan banyak perhatian dan tenaga yang lebih mendesak untuk
menangani para korban yang tengah berjuang keras menyambung kehidupan.

Tak hanya itu, yang juga patut disayangkan adalah kelompok relawan yang
hadir di lokasi namun kontribusinya tidak sekapasitas semestinya relawan
lakukan. Relawan tipe ini, menurut laporan Tim AirPutih, lebih sibuk
dengan kamera digital jepret sana jepret sini. Kami sangat berharap
relawan yang akan datang ke Aceh telah siap dan memahami sepenuhnya
kerja kemanusiaan. Oleh karena masih amat banyak pekerjaan yang masih
harus dikerjakan dibanding sekedar hadir namun tak banyak nyata
berkontribusi.

Sementara menurut hemat kami masih banyak kawan-kawan yang lebih siap
memanggul tugas kemanusiaan. Kalau diri Anda masuk dalam kategori yang
tanggung ini kebih baik berikan kesempatan kepada teman-teman yang lebih
mampu. Sebab antrian relawan dan barang-barang berupa obat-obatan
menumpuk tak terangkut oleh sebab terbatasnya transportasi ke lokasi.

Dalam laporan rekan kami (Alfian Hamzah - Pena Indonesia) yang berjalan
kaki dari Banda Aceh menuju Meulaboh, masih sangat banyak daerah-daerah
yang belum tersentuh sedikitpun oleh bantuan (baca:
Kecamatan Teunom Belum Tersentuh Bantuan).

Bukan hanya Banda Aceh semata yang terkena musibah. Tetapi terdapat
puluhan lokasi di Nanggroe Aceh Darussalam yang tertimpa bencana. Dan
mereka juga butuh bantuan!

Banyak rekan relawan yang kesulitan datang ke Aceh. Banyak bantuan yang
tidak tersalurkan ke daerah-daerah tempat bencana. Alat transportasi
menjadi benda yang langka dan sulit ditemukan. Namun tiba-tiba menjadi
lengkap ketika bapak-bapak pejabat kami datang. Jalan yang akan
dikunjungi tiba-tiba menjadi bersih. Mohon, pola-pola warisan masa lalu
seperti ini tidak direkaulang lagi!

Jadi tolong bapak pejabat,
Cukuplah berangkat ke Aceh. Presiden kita sudah memposisikan Menko Kesra
di sana. Tidak perlu lagi pejabat datang, karena hanya pejabat daerah
akan memanipulasi pandangan anda. Karena keberangkatan bapak-bapak telah
mengurangi jatah rekan-rekan relawan yang akan berangkat.

Aceh butuh alat transportasi untuk mendistribusikan makanan,
obat-obatan, dan relawan. Jangan biarkan kami malu karena Relawan
Internasional lebih tahu bagaimana membantu bencana daripada kita bangsa
Indonesia Lihatlah, masyarakat Maluku bingung bagaimana mendistribusikan
bantuan Lihatlah, ratusan relawan terbengkalai tak bisa membantu
Lihatlah, puluhan ribu masyarakat Simeuleu butuh bantuan

Kepada rekan-rekan relawan,
Aceh bukan tempat wisata. Bukan tempat berlibur. Tolong, pastikan
kedatangan Anda tidak akan menyusahkan, dan memang akan membantu Aceh
butuh orang-orang yang memiliki dorongan yang kuat, dan memiliki tujuan
yang jelas. Mengangkat mayat, menguburkannya, membersihkan kota dari
kotoran dan penyakit, mengobati yang sakit, mendistribusikan makanan.
Aceh bukan tempat hanya untuk mengambil foto, dan pulang dengan dada
terbusung "Aku relawan Aceh!"

Rekan-rekan media,
Ayo, jangan jadikan Aceh hanya sebagai panggung sinetron.
Informasikan yang sebenarnya. Aceh itu luas, masih banyak kondisi yang
perlu diinformasikan Rakyat Aceh bukan Objek, tapi Subjek!

Dan rekan-rekan industri,
Ayo, berhenti berbisnis sesaat untuk sebuah daerah musibah tidak akan
membuat miskin jangan kita purukkan mereka dengan berjualan kebutuhan
mereka dan bukan kunjungan para direktur yang dibutuhkan tapi tolong
sediakan mereka fasilitas agar mereka tidak semakin hancur


Jakarta, 2 Januari 2004
Indonesia Setengah Tiang
Tim AirPutih
 


 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/spoke/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/