At 18:42 +0700 3/15/05, Dudi Gurnadi wrote:
> >Kalo saya jadi inget sama slashdot.org pak Budi....>Setiap tulisan yang dikirim sama seseorang (siapapun orangnya), >biasanya diakhir tulisan pasti ada banner/iklan walaupun cuman 1 >iklan. Tapi herannya kenapa slashdot banyak yang mau ngirimin tulisan >ya? padahal udah jelas-jelas ada bannernya.
dari sisi estetis, sedikit dan enak dilihat?
Iya, jelas.... tapi inti permasalahannya kan tetap iklan?, berapapun jumlahnya tetap aja adalah iklan. Dan iklan itu jelas ditujukan pembacanya.
Maksud saya, slashdot pun yang (mungkin) menjadi acuan buat kalangan techie dan banyak yang menyumbang tulisan juga ada iklannya. Lha terus masa detik harus gak ada iklannya?
BTW, sebenernya permasalahan awalnya ini adalah karena 'jumlah iklan' di detikinet atau karena 'posting penulis kok disertai iklan' ?
wah, soal ini toh. saya nggak ikutan diskusi dari mula, meskipun baca thread-nya. jadi saya sendiri no comment soal pertanyaan di atas. tapi dari saya pribadi, untuk buka detik pun males karena dari sisi estetis sendiri, kok banyak kerlap-kerlip gitu ya, jadinya saya buka lewat filter RSS aja.
-- I solemnly swear that I'm up to no good http://data.startrek.or.id http://kiozk.com
