Zaki Akhmad wrote:
> Achmad Husni Thamrin wrote:
> > Ya tuh.
> > Aksen New Zealand juga katanya sulit dimengerti.
>
> Ini diskusi bahasa-nya, ke arah aksen atau ke arah tulisan ya? Atau
> akhirnya divergen menuju ke satu titik juga?
>

Tadinya sich Aksen/Percakapan.

Btw, kalau saya boleh kasih rating secara "general" dimana 1 adalah
worst dan 5 terbaik.

Untuk aksen/percakapan:
India: 4
Indonesia:2 1/2
China/Jepang: 2

Kalau untuk pekerjaan hitech, yang dibutuhkan hanya di level 2 saja
(understandable) sedangkan untuk call center memang butuh level 3 atau
level 4 minimum.

Kalau untuk tulisan seperti grammar dkk, engineer Indonesia juga
tulisanya rata2 di level 3 , alias lebih dari cukup untuk keperluan
kerja IT. Kalau saya baca baca blogsnya orang Indonesia yg berbahasa
Inggris --seperti rekan Fatih -- saking bagusnya saya gak percaya kalau
itu tulisan org indonesia.

Dalam kata lain, hampir gak ada masalah bahasa dalam hal engineer IT
Indonesia bersaing secara global.



-mcp


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena Anda tergabung pada grup Grup Google 
"teknologia" grup.
 To post to this group, send email to [email protected]
 Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
 Untuk pilihan lainnya, lihat grup ini pada 
http://groups.google.com/group/teknologia
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke