On 10/13/06, Anthony Fajri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Coba ditulis referensi majalahnya. Setahu saya hubungan pekerjaan medis antara US dan India sejauh ini baru tahap analisis data.
Misalnya hasil rontgen dikirim ke India, lalu diagnosa dikirim kembali ke US.
Kalo orangnya sampe harus dikirim langsung, tetep aja mahal.
Lebih enak kalo di kirim ke Thailand, bisa sambil jalan-jalan.
--enda Kmaren aku baca majalah (lupa judulnya), ada cerita sebuah perusahaan yang mulai mengirim karyawannya untuk berobat di India, karena ada pertimbangan efisiensi biaya.
Ternyata segitu-nya hubungan amerika dan india, ato jangan2 HRD perusahaan itu dari India :)
sebenarnya bisa diterapkan di indonesia. kalo sakit dan mesti rawat inap, mendingan rawat inap-nya jangan di jakarta. Soalnya dengan biaya yang sama, kalo di jakarta cuman dapet kelas 3, di Jogja bisa dapet VVIP.
ops sorry kalo tidak berhubungan dengan teknologi, cuman kmaren inget ajah kalo milis ini sering ngomongin "india-isasi" di amerika.
Coba ditulis referensi majalahnya. Setahu saya hubungan pekerjaan medis antara US dan India sejauh ini baru tahap analisis data.
Misalnya hasil rontgen dikirim ke India, lalu diagnosa dikirim kembali ke US.
Kalo orangnya sampe harus dikirim langsung, tetep aja mahal.
Lebih enak kalo di kirim ke Thailand, bisa sambil jalan-jalan.
Visit my blog
http://enda.goblogmedia.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
http://teknoblogia.blogspot.com/2005/02/tata-tertib-milis-v15.html
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
