tqn  

Re: [tqn] CAHAYA LANGIT: TADINYA SAYA INGIN MEMBERI HAPE INI

susilo hadiwandowo
Sun, 29 Nov 2009 18:03:41 -0800

Subhanallah,
yang saya tangkap dari sharing ustadz Bobby sama sekali bukan menyamakan Hakim, 
seorang anak muda yang sangat istimewa ini dengan nabi Ibrahim. 
Tangkaplah spirit menolong, menyisihkan rezeki dari Allah yang sudah diterima 
mas Hakim untuk membantu saudaranya yang sedang membutuhkan, niatnya untuk 
berbagi yang luar biasa dari seorang Hakim di-tengah2 zaman egois dan hedonis 
saat ini.
Selamat mas Hakim.....
Ustadz Bobby, terimakasih oleh2 penyentil hatinya, kami selalu menunggu cerita 
selanjutnya.....
Mari saling genggam tangan dan hati dengan semangat cinta dan saling 
mengisi.....

Joko

--- On Wed, 11/25/09, is fattah <isfat...@gmail.com> wrote:

From: is fattah <isfat...@gmail.com>
Subject: Re: [tqn] CAHAYA LANGIT: TADINYA SAYA INGIN MEMBERI HAPE INI
To: tqn@yahoogroups.com
Date: Wednesday, November 25, 2009, 11:48 PM







 



  


    
      
      
      salam,

Suatu pengorbanan yg sangat baik yg dilakukan seoarang 'hakim',... 
Tetapi utk menyamakan dg pengorbanan Nabi Ibrahim AS ? Menurut sejarah Ibrahim 
ktika dibakar diusia kisaran 16th, ktika dia memperoleh putera (Ismail) di usia 
hampir 100th (sumber buku: Ibrahim Khalilullah) .

Ada jarak yg panjang dalam memaknai 'pengorbanan' yg dilakukan Ibrahim AS, dan 
belumlah pada tempatnya menjadikan setara dg yg dilakukan Hakim. Begitu 
besarnya 'kurban' yg dilakukan Ibrahim sehingga perlu dia mengkaji lagi 
perintah Allah (diriwayatkan turunnya perintah sampai bbrp kali) sampai 
akhirnya Beliau melaksanakan perintah Allah.

Tidak bisa kita menyamakan pengorbanan dg bgitu mudah, tanpa kita memhami makna 
hakiki dari pengorbanan itu sendiri.
Dalam masa perjuangan Islam, Abubakar menyumbang seluruh hartanya utk Islam, 
bagi Abu Bakar, cukuplah "Allah dan RasulNya"...

Bgitu juga dengan umar yang menyumbangkan 1/2 dari hartanya sementara dia 
menanggung sitri dan anak2nya...
Usman bin Affan dg 300 ekor untanya...

Ada nilai2 ruhani yg harus diperhitungkan ktika kita mencoba memahami pelajaran 
yg diambil dari kisah2 para Rasul dan Nabi, dan juga para Khalifah... dengan 
melihat secara keseluruhan, sehingga tidak sepotong2 informasi yg kita dapat.

Sehingga ktika kita mengucapkan sesuatu yang mengatasnamakan Islam (yg suatu 
hari Allah akan mempertanyakan terhadap semua yg kita lakukan), maka kita akan 
cenderung lebih berhati2 lagi dalam mem fatwa kan suatu kejadian.


Semoga Allah mengampuni kita semua...

wassalam