Newsmaster
Sun, 06 Feb 2005 23:20:32 -0800
Capex" Indosat Lebih dari 700 Juta Dollar Jakarta, Kompas - Belanja modal (capital expenditure/capex) Indosat untuk tahun 2005 diperkirakan lebih dari capex tahun lalu yang besarnya 700 juta dollar AS.
"Kebutuhan capex tahun ini lebih dari 700 juta dollar AS. Sebanyak 80 persen capex tersebut digunakan untuk pengembangan seluler dan sisanya untuk pengembangan teknologi informasi serta untuk operasi lainnya," kata Wakil Direktur Utama Indosat Ng Eng Ho di Jakarta, Rabu (2/2), di sela-sela peluncuran logo baru Indosat berupa tiga elips membentuk bunga berwarna merah, kuning, dan biru yang membentuk bintang di tengahnya. Pendapatan dari seluler telah menjadi penyumbang dengan porsi terbesar dari pendapatan keseluruhan Indosat. "Kami telah mengubah bisnis kami dari sambungan telepon jarak jauh menjadi bisnis seluler," kata Ng Eng Ho lagi. Indosat juga mungkin akan mengeluarkan obligasi atau meminjam ke bank untuk memenuhi kebutuhan capex tersebut, tetapi belum ada kepastian kapan dan berapa nilai pengeluaran obligasi tersebut. Ng Eng Ho juga mengatakan bahwa Indosat pada tahun ini juga akan mengeluarkan produk-produk baru. Namun, dia tidak mau memerinci produk baru dari sektor apa yang akan dikeluarkan Indosat. Dia hanya mengatakan siap berkompetisi dengan perusahaan telekomunikasi yang lainnya. Menyoal masalah Telekom Malaysia yang telah membeli sebagian saham perusahaan seluler Excelcomindo, Ng Eng Ho mengatakan bahwa Temasek juga memiliki saham di Telekom Malaysia sebesar lima persen. "Kalau ada kebutuhan kerja sama dengan Excelcom tentu bisa saja, tetapi kami akan tetap berkompetisi di pasar. Sejauh ini, kami juga tidak ada niat untuk mengundang investor lain di Indosat," kata Ng Eng Ho. Telekom Malaysia Berhad melalui anak perusahaan yang khusus bergerak di bidang investasi internasional, TM International Ltd, telah menyelesaikan akuisisi atas sebagian saham perusahaan seluler PT Excelcomindo Pratama dengan total transaksi akuisisi 27,3 persen. Excelcomindo menduduki peringkat ketiga operator seluler di Indonesia setelah Telkomsel dan Indosat. Kesepakatan interkoneksi Sementara itu, Direktur Telekomunikasi Tetap dan Midi Indosat Wahyu Wijayadi mengatakan, mengenai masalah interkoneksi telah ada kemajuan dengan telah dicapainya kesepakatan dengan Telkom. "Sudah ada kemajuan yang berarti, sejauh ini sudah ada kesepakatan bahwa ada dua area yang sudah dapat dibuka termasuk juga angka-angkanya," ujar Wahyu tanpa memerinci daerah mana saja yang telah disepakati dengan Telkom. Wahyu menambahkan, soal aturan pemerintah mengenai kode akses, Indosat sebagai operator telepon akan mematuhi aturan pemerintah tersebut. "Pada intinya, sebagai operator, Indosat akan tunduk dan comply terhadap aturan tersebut," katanya.(joe) -- Selamat tahun baru Imlek 2556. Gong Xi Fat Choy!. Visit our website at http://www.warnet2000.net Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/warnet2000/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/