*PENCAK SILAT* >> >>Satu ketika teman saya pulang kerja, tapi ia salah >>memasukkan nomor alarm karena lupa. Tiba-tiba polisi >>datang, karena nomor yang dimasukkan salah maka alarm >>secara otomatis langsung terhubung ke 911. >> >>Polisi bertanya dari mobilnya sambil senapan diarahkan >>kepada teman saya, katanya, "Where do you come from, >>Sir?" >> >>Teman saya menjawab, "Indonesia Sir!" >> >>Kebetulan si polisi ini waktu ia dinas di California >>sempat belajar pencak silat sama orang indonesia. >>Kemudian polisi ini bertanya, "Do you know pencak >>silat?" >> >>"Yes, Sir!" teman saya menjawab sambil ketakutan, >>"PANCASILA: Satu, Ketuhanan Yang Mahaesa, Dua .... >>(dst.)" >> >> >> *>>BEDA* >> >>Tiga cowok temen kuliah ketemu di sebuah cafe. >> >>Bejo : Eh, Blo, kalo gak salah dulu kamu pacaran sama >>Dewi. Kenapa gak jadi menikah? >> >>Tablo : Ortuku nggak setuju. Beda agama. Eh, kamu sama >>Cintya, gimana? >> >>Bejo : Ortuku gak setuju. Beda etnik. >> >>Temen ketiga, Jeko diam. Tablo dan Bejo menatapnya. >>Berdua tanya, "Eh, Ko, gimana hubunganmu sama Karen >>Katanya bubar juga, kenapa? >> >>Jeko menarik napas : beda kelamin...! >> >> >> *>>LOGIKA* >> >>Di sebuah sekolah dasar, suatu saat seorang guru >>bertanya pada salah satu muridnya: >> >>Bu Guru : "Hei Udin tolong jawab pertanyaan ibu >>yaach..., Kalo ada 5 ekor burung di jendela, kemudian >>ditembak satu, berapa yang masih tertinggal??????" >> >>Udin : "Habis dong Bu, kan lainnya pada terbang" >> >>Bu Guru : "Salah, harusnya dijawab masih tinggal 4 >>ekor, tapi saya seneng kok cara kamu berpikir....." >> >>Di saat yang lain Udin balik bertanya pada Bu Guru. >> >>Udin : "Bu Guru tolong jawab pertanyaan saya...Kalo >>ada tiga orang cewek, masing-masing membawa es krim, >>cewek pertama makan es krim dengan menggenggam >>contongnya, yang kedua dengan menjilati es krim >>tersebut, yang ketiga langsung mengulumnya, Manakah >>diantara cewek itu yang sudah menikah?" >> >>Bu Guru : "Haaahhhh ..... pasti yang makannya dengan >>mengulum langsung yaaaa" >> >>Udin : "Salah..... harusnya dijawab yang sudah pake >>cincin kawin, tapi saya senang lihat cara berpikir Bu >>Guru" >> >>Bu Guru : [EMAIL PROTECTED] >> >> >> *>>DUNGU* >> >>Diruang kuliah, seorang dosen senior sedang memarahi >>mahasiswanya: >> >>"menjawab saja tidak becus, eh malah bercanda dan >>ngobrol seenaknnya. Skarang sia-sia disini, yang >>merasa dungu BERDIRI !!!! " sang dosen membentak. >> >>Beberapa menit suasana hening. TIba-tiba dari bangku >>belakang seorang mahasiswa berdiri. >> >>" Jadi kamu yakin betul, kamulah si dungu itu ??? " >> >>" Bukan begitu pak, saya cuma tidak tega melihat Bapak >>berdiri sendiri." >> >> >> *>>ISTRI LEGISLATIF YANG SETIA* >> >>Ada seorang anggota legislatif yg sangat makmur sedang >>santai menikmati sore di rumah mewah mereka yang baru. >>Kemudian terjadilah percakapan yang mengerikan ini. >> >>Istri (I): Pa, apa benar kamu nggak pernah selingkuh >>atau tidur dengan wanita lain? ceritakan saja, aku >>nggak marah kok. Kan bagaimanapun semua itu telah >>berlalu. >> >>Suami (S) : sumpah, nggak pernah ma, lalu kalo kamu >>apa pernah, ma? >> >>I : sebenarnya pernah sih, tapi kamu jangan marah ya. >>Inget nggak waktu kamu dulu pulang dengan loyo karena >>lamaran kerjamu ke perusahaan itu ditolak dan besoknya >>tiba tiba kamu dipanggil masuk kerja? Saya datangi >>bossmu di kantor dan saya memuaskan dia. >> >>S : (sambil menelan liur) eh.. masa cuma itu, ada >>nggak yang lain? >> >>I : masih ada juga sih, waktu dulu kamu mengajukan >>kenaikan gaji dan ditolak namun kemudian dinaikkan dua >>kali lipat, malam itu saya datangi rumah bossmu dan >>saya kenyangkan dia semalam suntuk. >> >>S : (gluk..) trus cuma itu? >> >>I : sebenarnya sih ada lagi, tapi terpaksa, habis >>gimana lagi. Masih ingat nggak waktu itu kamu >>mengikuti pemungutan suara untuk calon legislatif dan >>masih kurang 150 suara lagi untuk menang? >> >>S : (braaaak .....) pingsan. >> >> >> *>>KISAH BOS DAN PIZZA BOY* >> >>Seorang bos di sebuah perusahaan besar tiba-tiba >>melakukan inspeksi mendadak ke pabriknya untuk melihat >>kinerja para karyawannya. Di pabrik keempat, ia >>menemukan seorang pria muda yang tengah bersandar di >>dekat pintu, nampaknya ia tengah bersantai. Semua >>pekerja yang ada diruangan itu tengah sibuk bekerja, >>kecuali dirinya. >> >>Si bos segera menghampir pemuda tersebut dan bertanya, >>"Berapa gajimu seminggu?" >> >>Dengan sedikir terkejut, pemuda itu melihat ke arah si >>bos dan berkata, "Hmmmm sekitar 100.000 per minggu, >>kenapa memangnya?" >> >>Si bos mengeluarkan dompetnya dan mengambil dua lembar >>uang 100 ribu-an. Ia mengulurkannya pada si pemuda, >>"Ini gajimu untuk dua minggu dan cepat pergi dari >>sana. Aku tak mau melihatmu lagi." >> >>Dengan keterkejutan luarbiasa dan juga takut, si >>pemuda segera meninggalkan tempat tersebut tanpa >>banyak bicara. >> >>Lalu dengan muka berwibawa si bos melihat para stafnya >>yang sedari tadi memperhatikan adegan itu. >> >>"Adakah yang tahu, dari divisi manakah pemuda pemalas >>tersebut," tanyanya. Suana menjadi hening sampai >>akhirnya seorang staf menjawab dengan sedikit >>ketakutan, "Ia tak bekerja disini. Ia adalah pengantar >>pizza dari yang mengatar pesanan personalia." >> >> >> *>>SEPULUHAN* >> >>Seorang pria merasa tidak enak badan. Ia mengunjungi >>seorang dokter untuk pemeriksaan menyeluruh. >> >>Setelah pria tersebut menunggu agak lama, dokter itu >>keluar sambil membawa hasil pemeriksaan. >> >>Dokter : "Maaf saya harus mengatakan hal yang sangat >>buruk kepada Bapak" >> >>Pria : "Kenapa Dok ?" >> >>Dokter : "Keadaan anda sedang sekarat. Hidup anda >>tinggal sebentar lagi..." >> >>Pria : "Masih berapa lama lagi Dok ?" >> >>Dokter : "Sepuluh." >> >>Pria : "Sepuluh apa Dok ? Sepuluh tahun, sepuluh bulan >>atau sepuluh minggu?" >> >>Dokter : "Sembilan...." >> >>Pria : "Haaaaaaaaaaaa......." >> >>Dokter : "Delapan.... Tujuh .. Enam .." >> >> >> *>>TENGGELAM* >> >>Suatu hari seorang penyelam sedang melihat-lihat >>terumbu karang pada kedalaman 8 meter. Tiba-tiba ia >>melihat seseorang berada disampingnya. Ia terkejut >>karena orang tersebut nggak memakai peralatan selam. >> >>Penyelam lalu turun lagi sampai ke kedalaman 15 meter. >>Ia terkejut melihat orang yang tadi disebelahnya >>menyusulnya. Penyelam turun lagi, sampe 25 >>meter...cing eh..orang yang tadi turut ngikutin sampe >>di 25 meter. >> >>Penyelam makin heran, dan ia mendekati orang tersebut >>sambil memberikan white board dengan pensil 2 B -nya >>dengan tulisan: " Hebat bener kamu...gimana caranya >>sampe ke kedalaman begini tanpa memakai alat selam?" >> >>Orang itu mengambil white boardnya dan menulis: " Gua >>tenggelam, Goblok!"
[image: ole0.bmp] --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "aga-madjid" Google Groups. Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected] Untuk bergabung dengan grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di http://groups.google.co.id/group/aga-madjid?hl=id -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
<<inline: ole0.bmp>>
