Dodol lo udah bangun
habis ON*** ga keluar2 dari kamar mandi
ga bisa berdiri yach
banyakan sich lo

  ----- Original Message ----- 
  From: - dolly - 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, October 30, 2008 3:44 PM
  Subject: ~ aga ~ Re: JERUK SEUPIL


  Duh ayank jadi terharu nih selalu mengingat diriku si apel segar..

  xixixi.. muach muach diudel bawa'an dikid.. JJ

   


------------------------------------------------------------------------------

  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of It@
  Sent: 30 Oktober 2008 15:38
  To: [email protected]
  Subject: ~ aga ~ Re: JERUK SEUPIL

   

  hehehhehehhe....................oh iya.......ingetnya apel mulu...

  heehhee......

   

  Pada tanggal 30/10/08, pita <[EMAIL PROTECTED]> menulis: 

  Ta,

  Bukan segede apel tapi jeeyuuuk....hehehe

    ----- Original Message ----- 

    From: It@ 

    To: [email protected] 

    Sent: Thursday, October 30, 2008 3:20 PM

    Subject: ~ aga ~ Re: JERUK SEUPIL


     

    seetttt..........................kalo upilnya segede apel idungnya segede 
apa ya???

    hahaahhaha.........

     

    Pada tanggal 30/10/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> menulis: 


    upilnya bang virdi ajah tuh.... 




          Zee <[EMAIL PROTECTED]> 
          Sent by: [email protected] 

          30/10/2008 15:11 

                Please respond to
                [email protected]
               

         To
               Aga Group <[email protected]> 
               
                cc
                
               
                Subject
               ~ aga ~ JERUK SEUPIL
               

           

                 
                
               

          
         





                Jeruk Seupil 
                Di dekat rumah Gus Dur ada seorang ibu yang terkenal pelit. 
Setiap mo' beli sesuatu, nawarnya kelewatan banget. Suatu kali Gus Dur 
kebetulan mo' beli jeruk dan kebetulan juga dua ketemu ibu pelit tadi di tempat 
tukang jualan jeruk.

                Ketika itu si ibu pelit itu hendak membeli jeruk bareng Gus Dur.

                Ibu Pelit: Jeruk ini satunya berapa?

                Tukang Jeruk: Seribuan bu.

                Ibu Pelit: (Si Ibu kumat pelitnya) Masa Jeruk seupil gini mahal 
banget, seratusan deh ibu ambil banyak.

                Gus Dur: (Kesel ngelihat ibu pelit tadi) Eh bu, saya berani 
bayar sepuluh ribu kalau upil ibu segede gini.

                Ibu Pelit: ....??? 
               

         



    <br



  





**** PT MULIA INDUSTRINDO TBK *****


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "aga-madjid" Google
Groups.
Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke
[email protected]
Untuk bergabung dengan grup ini, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED]
Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di
http://groups.google.co.id/group/aga-madjid?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke