Seperti biasa yg nggak suka tinggal delete ajah....

> Rekan-rekan sekalian,  
> 
> Berikut ini saya postingkan artikel Gali Kata Alkitab
> dengan judul: "Khawatir” 
> 
> Harap artikel ini menjadi berkat bagi kita sekalian.  
> 
> Artikel ini dan artikel sejenis dapat Anda akses di
> alamat berikut ini:  
> 
> http://herysa.blog.friendster.com/
>  
> 
> Tuhan Yesus memberkati.  
> 
>    
> 
> Salam,  
> 
> herysa  
> 
>    
> 
> Gali Kata Alkitab 
> 
> Rubrik  ini menyediakan artikel yang berisi makna
> suatu kata dalam Alkitab yang diteliti dengan menggali akar
> kata dalam bahasa
> Ibrani Kuno. Artikel yang dimuat di rubrik ini merupakan
> pengembangan dari
> artikel pendek dalam "Pelayanan via SMS" yang
> disebarkan setiap hari
> Rabu dengan rubrik "Gali Kata Alkitab" dari
> telepon selular
> nomor  085294397157 atas nama Hery Setyo
> Adi. Sedangkan rubrik “Gali Kata Alkitab” –yang
> disebarkan melalui e-mail ini
> -- mempostingkan satu artikel seminggu sekali setiap hari
> Kamis. Artikel yang
> sama disebarkan juga melalui
> http://herysa.blogs.friendster.com/gali_kata.
> Harap artikel-artikel ini menjadi berkat bagi kita semua.
> Tuhan Yesus
> memberkati. 
> 
> Pelayanan via E-mail  
> 
> Edisi 38: Kamis, 27 Nopember 2008 
> 
> Khawatir 
> 
> Kata “khawatir”
> merupakan padanan dari kata Ibrani da’ag
> (kata ini disusun dari huruf-huruf dan tanda vokal Ibrani:
> dalet dagesh
> lene-qames-alef-patah-gimel), yang diturunkan dari akar
> kata induk dg (dalet-gimel). Sebagaimana sejarah
> huruf Ibrani modern yang pada awalnya berasal dari
> huruf-gambar, huruf “dalet”
> berupa gambar pintu tenda dan huruf “gimel” berupa
> gambar kaki. Gabungan gambar
> “dalet-gimel” berarti “gerakan kaki maju-mundur”. 
> 
> Sebagaimana yang kita
> kenal di zaman modern, pintu dipakai sebagai tempat jalan
> keluar-masuk
> rumah.  Pada zaman Ibrani kuno, rumah
> mereka tidak permanen, melainkan berupa tenda. Pintu tenda
> berupa tabir
> (gorden) yang menggantung di atas jalan keluar-masuk tenda.
> Pada waktu siang
> gorden itu ada kalanya digulung ke atas, dan ada kalanya
> dibiarkan menggantung.
> Pada saat seseorang keluar tenda, ia akan melewati gorden
> yang menggantung
> tersebut, sehingga gorden akan terdorong ke depan. Ketika
> orang itu telah
> melewatinya, maka gorden kembali ke belakang. Gorden
> bergerak maju dan mundur
> ketika seseorang melewatinya. 
> 
> Orang Ibrani
> menggambarkan keadaan seseorang yang khawatir 
> seperti gorden yang bergerak maju mundur itu. Seseorang
> yang khawatir,ia
> melangkahkan kakinya maju-mundur. Ia tidak mantap dalam
> melangkah. Ia mau
> bergerak maju, tapi karena sesuatu hal, ia mundur lagi.  
> 
> Orang yang Mengandalkan Tuhan tidak Khawatir 
> 
> Yeremia 17:5-8 mencatat
> tentang dua macam orang, yaitu orang yang mengandalkan
> manusia dan orang yang
> mengandalkan Tuhan. Orang yang mengandalkan manusia sama
> dengan orang yang mengandalkan
> kekuatannya sendiri dan yang hatinya menjauh dari Tuhan.
> Dia adalah orang
> terkutuk,  (bandingkan ayat 5). Orang
> seperti itu diumpamakan seperti semak bulus di padang 
> belantara, di tanah angus di padang gurun, di
> negeri padang 
> asin yang tidak berpenduduk (ayat 6). 
> 
> Keadaan
> orang yang mengandalkan manusia tersebut dilawankan dengan
> orang yang
> mengandalkan Tuhan.  Orang yang
> mengandalkan Tuhan adalah orang yang menaruh harapannya
> kepada Tuhan (ayat 7).
> Orang semacam ini diberkati Tuhan. Ia diumpamakan seperti
> pohon
> yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke
> tepi batang air, dan
> yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya
> tetap hijau, yang
> tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti
> menghasilkan buah
> (ayat 8). 
> 
> Rasa khawatir, yang
> digambarkan orang Ibrani kuno seperti “gerakan kaki
> maju-mundur”, tidak terjadi
> pada orang yang mengandalkan Tuhan. Sekalipun ia hidup pada
> masa paceklik atau
> ekonomi dunia yang sedang tergoncang seperti sekarang ini,
> ia tetap dapat melangkahkan
> kaki dengan mantap dan tidak ragu-ragu.  
> 
>  (Artikel ini ditulis oleh Hery Setyo Adi, yang
> menggunakan berbagai
> sumber sebagai bahan rujukan) 
> 
>    
> 
> 
> 
> 
>       


      

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "aga-madjid" Google
Groups.
Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke
[email protected]
Untuk bergabung dengan grup ini, kirim email ke
[email protected]
Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke
[email protected]
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke