*Bus AKAP Dilarang Keluar Pintu Tol Halim dan Cililitan Minggu 26 April
2009, Jam: 6:56:00 JAKARTA (Pos Kota) – Mulai Senin (27/4), Dinas
Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melarang seluruh bus AKAP keluar melalui
pintu tol Cililitan dan Halim.

Dengan aturan baru ini seluruh awak bus AKAP, tidak ada lagi memiliki alasan
untuk berhenti bahkan melintas di kawasan UKI Cawang. Rambu larangan mulai
dipasang Sabtu (25/4), dan polisi akan lebih leluasa untuk menilang bis yang
mencoba melewati jalan itu, setelah rambu larangan dipasang.

Pintu tol Halim dan Cililitan adalah akses bis AKAP untuk menaikkan dan
menurunkan penumpang di sekitar UKI Cawang. Bis AKAP dari jalur Pantura atau
Bekasi, biasanya akan menurunkan atau menaikkan penumpang di Pintu Tol Halim
sebelum mencapai terminal tujuan. Sementara bus AKAP dari Bandung atau
Sukabumi dari Tol Jagorawi biasa keluar-masuk pintu tol Cililitan.

Dishub DKI sebetulnya selama ini sudah melakukan tindakan tegas terhadap
awak bis AKAP yang biasa keluar melalui pintu tol Cililitan dan Halim. Namun
tidak adanya rambu larangan lewat, menjadi pembenaran buat awak bis untuk
tetap melintas di sana.

MENCARI ALASAN
Wakil Kepala Dishub DKI, Reza Hasyim, membenarkan larangan melintas bagi
seluruh bis AKAP di Kawasan UKI Cawang mulai diberlakukan Senin (27/4).
“Tujuannya, mengurangi kemacetan di sekitar kawasan Cawang-UKI. Kami sudah
pasang rambu dilarang keluar bagi bis AKAP. Jadi tidak ada alasan untuk
melanggar," tegasnya.

Sebelum ada rambu banyak bis AKAP menganggap petugas Dishub seenaknya saja
melakukan penilangan. Padahal, peraturan ini sudah disosialisasikan sejak
lama. Bahkan ada yang mengganggap, petugas Dishub yang berjaga di sekitar
Makodam Jaya selalu mencari alasan untuk menilang angkutan umum. "Sekarang
sudah ada rambu, jadi polisi juga bisa melakukan penindakan," ungkapnya.

Reza berharap seluruh pengurus bis AKAP agar mensosialisasikan larangan
melintas ini pada seluruh awak. Diimbau, para awak bus menyesuaikan rambu
lalu lintas yang terpasang dan petunjuk petugas di lapangan. (jhon/g) *Minggu
26 April 2009, Jam: 6:56:00 JAKARTA (Pos Kota) – Mulai Senin (27/4), Dinas
Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melarang seluruh bus AKAP keluar melalui
pintu tol Cililitan dan Halim.

Dengan aturan baru ini seluruh awak bus AKAP, tidak ada lagi memiliki alasan
untuk berhenti bahkan melintas di kawasan UKI Cawang. Rambu larangan mulai
dipasang Sabtu (25/4), dan polisi akan lebih leluasa untuk menilang bis yang
mencoba melewati jalan itu, setelah rambu larangan dipasang.

Pintu tol Halim dan Cililitan adalah akses bis AKAP untuk menaikkan dan
menurunkan penumpang di sekitar UKI Cawang. Bis AKAP dari jalur Pantura atau
Bekasi, biasanya akan menurunkan atau menaikkan penumpang di Pintu Tol Halim
sebelum mencapai terminal tujuan. Sementara bus AKAP dari Bandung atau
Sukabumi dari Tol Jagorawi biasa keluar-masuk pintu tol Cililitan.

Dishub DKI sebetulnya selama ini sudah melakukan tindakan tegas terhadap
awak bis AKAP yang biasa keluar melalui pintu tol Cililitan dan Halim. Namun
tidak adanya rambu larangan lewat, menjadi pembenaran buat awak bis untuk
tetap melintas di sana.

MENCARI ALASAN
Wakil Kepala Dishub DKI, Reza Hasyim, membenarkan larangan melintas bagi
seluruh bis AKAP di Kawasan UKI Cawang mulai diberlakukan Senin (27/4).
“Tujuannya, mengurangi kemacetan di sekitar kawasan Cawang-UKI. Kami sudah
pasang rambu dilarang keluar bagi bis AKAP. Jadi tidak ada alasan untuk
melanggar," tegasnya.

Sebelum ada rambu banyak bis AKAP menganggap petugas Dishub seenaknya saja
melakukan penilangan. Padahal, peraturan ini sudah disosialisasikan sejak
lama. Bahkan ada yang mengganggap, petugas Dishub yang berjaga di sekitar
Makodam Jaya selalu mencari alasan untuk menilang angkutan umum. "Sekarang
sudah ada rambu, jadi polisi juga bisa melakukan penindakan," ungkapnya.

Reza berharap seluruh pengurus bis AKAP agar mensosialisasikan larangan
melintas ini pada seluruh awak. Diimbau, para awak bus menyesuaikan rambu
lalu lintas yang terpasang dan petunjuk petugas di lapangan. (jhon/g)

-- 
*********************************************
Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist dari sumber terpercaya
http://reportermilist.multiply.com/
**********************************************
Reportermilist menerima penerbitan Iklan dengan tarif hanya Rp 20000/
5 hari kerja terbit dalam setiap Email berita yang dikirim oleh
reportermilist, bayangkan peluang yang murah dangan prospect yang
besar.. Berminat Hubungi [email protected]
=============================
(Iklan)Untuk Berita sekitar Banyumas Kunjungi situs www.Goleti.com
=============================
Search Engine Terpopuler Anak Bangsa
http://djitu.com
=============================
Kunjungan Kapal Perang TNI AL
Hari/tanggal : Minggu, 03 Mei 2009
Jam : 08.30 – 14.00
Tempat : Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok Jakarta
Acara : Kunjungan ke Kapal Laut TNI-AL
Kapasitas : Terbatas, maksimal 250 orang
Biaya : Rp 75.000 per orang. Ikka W. Widowati (021)-5260758 –
[email protected]
=============================

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke