Refleksi: hukum masih bisa menjadi pesanan di Negara ini
 Kepala Polri Bantah Istimewakan Putra Yudhoyono "Banyak calon legislator
lain bermasalah tak segera ditangani."

*JAKARTA* -- Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Bambang Hendarso
Danuri membantah jika kepolisian disebut mengistimewakan Edhie Baskoro, anak
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dalam kasus dugaan politik uang menjelang
pemilihan umum lalu. Menurut dia, kepolisian tidak akan membeda-bedakan
pengaduan dari publik.

"Kami sudah bertindak profesional sesuai prosedur. Kami pun memberi
pelayanan yang sama terhadap semua orang, *equality before the law*," kata
Bambang dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi Hukum Dewan Perwakilan
Rakyat di gedung MPR/DPR, kemarin.

Pada 9 April lalu, dua orang asal Ponorogo, Jawa Timur, melaporkan Edhie
Baskoro atas dugaan pemberian uang dalam kampanye politiknya. Namun, polisi
menyatakan tidak ditemukan politik uang. Lalu Edhie Baskoro, yang menjadi
calon legislator di Jawa Timur VII (Trenggalek, Pacitan, Ponorogo, Ngawi,
Magetan), melaporkan balik kedua orang tersebut dengan tuduhan pencemaran
nama baik.

Selanjutnya polisi menetapkan kedua pelapor itu sebagai tersangka pencemaran
nama baik. Alasannya, mereka terbukti telah menyudutkan Edhie Baskoro dengan
memberikan bukti-bukti foto pemberian uang yang merupakan hasil rekayasa.
Langkah polisi ini menuai pro dan kontra.

Dalam rapat, anggota Komisi Hukum DPR, Eva Kusuma Sundari, menyoroti masalah
itu. Menurut dia, polisi telah memberikan pelayanan "luar biasa" kepada anak
Yudhoyono itu. "Polisi sangat cepat dan tanggap untuk menangani kasus Edhie
Baskoro. Luar biasa penanganannya," kata dia, "sementara banyak calon
legislator lain bermasalah tetapi tidak ditangani segera."

Eva menambahkan, langkah polisi dalam menangani laporan Edhie juga telah
menimbulkan kecurigaan adanya keberpihakan polisi. "Sangat progresif
sekali," ujarnya.

Namun, Kepala Polri membantah dugaan itu. Menurut Bambang, kepolisian akan
tetap menjaga netralitas dalam menangani kasus pemilihan, baik pemilihan
legislatif maupun pemilihan presiden/wakil presiden.

Bambang menegaskan, posisi kepolisian dalam konteks pelaksanaan pemilu dan
penanganan aduan dugaan tindak pidana pemilu berada pada pihak yang netral.
"Sampai pilpres nanti, Polri tetap berusaha menjaga netralitas," ujarnya. *EKO
ARI WIBOWO | DWI WIYANA*
 **


-- 
*********************************************
Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist dari sumber terpercaya
http://reportermilist.multiply.com/
**********************************************
Reportermilist menerima penerbitan Iklan dengan tarif hanya Rp 20000/
5 hari kerja terbit dalam setiap Email berita yang dikirim oleh
reportermilist, bayangkan peluang yang murah dangan prospect yang
besar.. Berminat Hubungi [email protected]
=============================
(Iklan)Untuk Berita sekitar Banyumas Kunjungi situs www.Goleti.com
=============================
Search Engine Terpopuler Anak Bangsa
http://djitu.com
=============================
Kunjungan Kapal Perang TNI AL
Hari/tanggal : Minggu, 03 Mei 2009
Jam : 08.30 – 14.00
Tempat : Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok Jakarta
Acara : Kunjungan ke Kapal Laut TNI-AL
Kapasitas : Terbatas, maksimal 250 orang
Biaya : Rp 75.000 per orang. Ikka W. Widowati (021)-5260758 –
[email protected]
=============================

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke