Belanja Discount Pun Harus
Bayar<http://erwin-arianto.blogspot.com/2009/05/belanja-discount-pun-harus-bayar.html>
Belanja
memang merupakan hal yang menyenangkan terutama bagi kaum wanita, memang
wanita akan mudah tergiur dengan kata yang namanya Discount atau Promosi,
padahal banyak barang yang dibeli oleh mereka saat diskount itu kurang
bermanfaat bagi kehidupan mereka contoh kita akan membeli sebuah sepatu saat
discount padahal koleksi sepatu dirumah pastinya ada lebih dari 2 pasang,
lalu kenapa membeli? alasanya pertama karena adanya discount.

suatu yang ironis kita belanja saat discount, alasan yang masuk akal mumpung
lagi banjir diskon dan cuci gudang. Hati-hati, rayuan maut diskon bisa
membuat Anda lupa pada rencana keuangan. Bisa-bisa malah membuat Anda
kehabisan dana untuk tujuan masa depan yang justru lebih penting. Jangan
sampai inginnya lebih hemat malah tambah boros.

Banyak dari kita yang mengeluhkan kekurangan di paruh akhir setiap
bulannya,karenanya menentukan kemana uang hasil kerja keras sebulan yang
Anda hasilkan pergi, menjadi sangat penting dalam mengelola keuangan.
Penawaran diskount membuat rasional keungan kita terganggu, bukannya
mengatakan bahwa sebaiknya Anda tidak berbelanja pada saat pesta diskon.
Berbelanja pada saat diskon adalah ide yang baik, terutama bila Anda
mendapatkan apa yang dari awal Anda butuhkan dengan harga yang lebih
murah.Hanya saja, pastikan apa yang Anda beli memang dibutuhkan.

Pemborosan terjadi jika Anda mengeluarkan uang lebih dari anggarannya atau
mengeluarkan uang untuk sesuatu yang tidak ada dalam anggaran. Jadi, tidak
peduli apakah Anda belanja saat sale/diskount atau tidak, jika jumlah
belanjaan Anda membuat Anda overbudget, maka sale bukan lagi penghematan,
tetapi pemborosan.

Satu hal yang perlu kita sadari bahwa belanja murah sama tidak selalu sama
dengan belanja hemat Yang harus disadari adalah bahwa setiap kegiatan
belanja baik saat diskon maupun tidak diskon sama-sama mengeluarkan uang
dari dompet Anda. ingat untuk mendapatkan barang discount atau sale atau
cuci gudang anda harus merogoh kocek atau melakukan pengerbanan berupa
pengeluaran uang pribadi anda untuk mendapatkan barang-barang tersebut
bukan.

Hal yang anda harus ingat adalah apakah discount benar-benar discount atau
sale? pernah beberapa kali membeli suatu produk sale di pusat grousir/pasar
sualayan besar katanya sih sale tetapi seorang kawan mendapat barang
tersebut jauh lebih murah di pasar tradisional, maksud mau memberi tahu
barang bagus tapi murah, malah salah ternayta harga barang itu jauh lebih
murah ditempat yang berbeda jadi jangan percaya dengan dengan barang yang
murah disatu tempat, anda harus membandingkanya. contoh saya beli produk A
di pusat belanja Rp 6000 itu setelah di diskoun harga tersebut diskount= Rp.
5600 dipasar tradisional saya mendapat RP 5000, loh kok bisa harga
diskount/sale itu lebih mahal.

Hati-hati harga Psikologis, maksudnya apa ketika kita melihat sale/discount
kita swalayan/pusat perbelanjaan akan mencantumkan harga psikologis contoh
Rp.9900 atau Rp 9990, bagaimana anda membacanya apakah anda membaca Rp
9000-an jika iya anda mendapat penipuan secara psikologis loh kok ditipu,
coba amati dengan cermat Rp9900 lebih dekat kemana Rp9000-an atau Rp 10000,
kalau dari segi pembulatan ekonomi akan lebih dekat ke Rp 10000, tapi secara
psikologis kita akan membacanya Rp 9000-an bukan, jadi anda akan tertipu
bukan secara psikologis, dan secara rasional adakah kembali RP 100(untuk
Rp9900/ Rp 10(untuk Rp 9990). jawabanya tidak ada atau bahkan anda akan
mendapat kembalian permen. hehe, makanya hati-hati, jangan lagi tertipu
secara psikologi ya....

Atau adanya discount beli 2 bonus 1, ini juga anda harus hati-hati kenapa
hati-hati, saya pernah membeli suatu produk dengan promo beli 2 dapat 1,
dengan harga satuan Rp 3100/ satuan, di suatu tempat lain dalam periode yang
sama saya mendapat produk yang sama dengan harga Rp 2100/satuan jadi
ternyata harganya tidak mendapat diskount/sale loh kok bisa? coba kita
berhitung dalam promo beli 2 dapat 1 @Rp 3100/buah jadi dengan rumus
matematika berarti kita beli 3 buah barang dengan total harga Rp 6000 bukan
(2 x 3000=Rp.6300) sedang di toko lain saya mendapat harga Rp 2100/buah
kalau saya beli 3 buah dengan harga tersebut Rp 2100x3= Rp 6300 bukanya hal
ini sama saja tidak diskount/sale, wah ketipu lagi.

Hati-hati membaca presentasi Discount, banyak pusat perbelanjaan akan
menawarkan discount+discount tapi hati-hati discunt plus diskount tidak sama
dengan penjumlahan diskount loh, contoh di suatu pusat perbelanjaan
menawarkan diskount 30%+20% hal ini tidak selalu sama dengan diskount 50%
loh kok bisa beda, oke begini perhitunganya. Ketika kita mendapat diskount
30%+20% perhitunganya akan seperti ini, misal harga barang Rp 10000, kita
mendapat diskount 30%+20% ternyata harga yang kita dapat bukan Rp 5000 (Rp
10000#50%), tapi kita harus membayar Rp5600, loh kok bisa begini
perhitungnya pertama kita mendapat discount 30% dari 10000 (Rp 10000*30%)=Rp
7000 lalu kita mendapat discount tambahan sebanyak 20% dari Rp 7000 = Rp
5600, jadi pihak pembari discount memang tidak memberi diskount 50% murni
bukan.

Saya juga sedikit memberi belanja saat sale/diskount

Bagaimana menyiasati banjir diskon ini, agar rencana-rencana keuangan kita
tidak melenceng, namun tetap bisa menikmati acara berbelanja. Beberapa tip
belanja saat sale di bawah ini bisa menjadi semacam rambu-rambu untuk Anda.
# Rencanakan terlebih dahulu barang-barang apa saja yang ingin dibeli .
buatlah suatu catatan tertulis, karena bisa memudahkan Anda untuk
mengingatnya.. Kemudian cantumkan juga berapa anggaran yang bersedia Anda
keluarkan untuk masing-masing barang.
# Jangan bernafsu mengunjungi semua pusat perbelanjaan dan jangan pergi
berbelanja sebelum menetapkan tujuan. Pilihlah terlebih dulu tempat dimana
akan berbelanja. Dengan membatasi tujuan tempat belanjanya, bisa mengurangi
godaan lapar mata juga lebih menghemat waktu Anda.
# Santai saja, tidak perlu sekali lihat langsung beli. Jika punya cukup
waktu, Anda bisa melakukan survei harga dahulu antara toko yang satu dengan
yang lain. Siapa tahu toko lain lebih murah.
# Jika Anda termasuk orang yang sulit mengendalikan nafsu belanja, maka
meninggalkan kartu kredit di rumah saat berburu diskon merupakan tindakan
yang bijaksana . Sebagai gantinya Anda bisa membawa uang tunai secukupnya
atau membayar dengan kartu debet. Paling tidak Anda terpaksa berbelanja
sebatas tersedianya dana tunai saja.

Jangan mengira Anda benar-benar kebal terhadap rayuan diskon, Window
shopping di pusat perbelanjaan favorit Anda memang menyenangkan sekali. tapi
menjadi lebih pintar dalam belanja akan membuat anda menjadi smart shoper,
bukan Saleholic/Discountholic yang berbelanja tanpa strategi yang bagus..
selamat berbelanja.. hati-hati dengan pengeluaran anda, jaga kecukupan
kebutuhan anda untuk keuangan keluarga anda.

"Belanja diskon maupun tidak diskon sama-sama mengeluarkan uang dari dompet
Anda, Jadilah lebih bijak "

Depok 20 Mei 2009
erwin arianto
erwin-informasi.blogspot.com

-- 
Best Regard
Erwin Arianto,SE
エルイン アリアント (内部監査事務局)
-------------------------------------
SINCERITY, SPEED,  INOVATION & INDEPENDENCY
----------------------------------
Pengharapan itu sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita
yang telah dilabuhkan sampai kebelakang tabir.

- Terus mengharapkan yang terbaik, maka kita akan menghasilkan yang terbaik.
- Jangan bersungut-sungut tetapi mengucap syukurlah  senantiasa.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke