Wuiiihhh...sedikit kemajuan bangsa kita yang tercinta ini...
Mantaaaapppp. ...

UPV, Mobil Mikro Indonesia Seharga Rp 30 Juta








































JAKARTA, KOMPAS.com — Obsesi orang Indonesia membuat mobil dengan harga 
terjangkau masyarakat bawah ternyata tidak kalah gencar dengan Ratan Tata 
dari India yang telah membuat Tata Nano. Kalau Nano yang telah 
menghebohkan dunia dijual—dengan harga dasar 1 lakh atau 100.000 rupee—Rp 
21 juta, orang Indonesia ingin membuat mobil kecil alias microcar dengan 
target harga termahal Rp 30 juta.
Itulah yang disampaikan oleh Widya Aryadi, seorang dosen muda yang kreatif 
dan punya banyak penemuan otomotif dari Universitas Negeri Semarang 
(Unnes), Senin (18/5). Kini, berkoalisi dengan Anis Muhammad Mufid, ia 
mendirikan Arina Motors Development di Semarang, Jawa Tengah, untuk 
mewujudkan keinginannya, membuat microcar atau mobil mungil. Mobil yang 
lahir dari hasil benak dan kreativitas asli anak bangsa Indonesia.
Lebih Mungil. Lahirlah sebuah prototipe mobil mikro yang dirancang untuk 
orang kota. Widya menyebutnya UPV atau Urban Personal Vehicle. Dengan 
dukungan Pemda Jawa Tengah, mobil ini pun dipamerkan di ajang Pameran 
Produksi Indonesia (PPI) 2009 yang diselenggarakan Departemen 
Perindustrian, minggu lalu (13-17 Mei).
Ternyata, penampilan dan konsep yang ditawarkan Widya pada UPV ini menarik 
pengunjung. Buktinya, ia menerima pesanan dari luar. “Sebenarnya kami 
menerima pesan 300 unit dari Belanda. Namun, belum bisa dipenuhi karena 
keterbatasan kondisi saat ini,” ujar Anis.
Sementara itu, menurut Widya, beberapa pengusaha dari China penasaran 
melihat mobil ini. Pasalnya, "Di China, mobil kecil baru dalam bentuk tiga 
roda. Kalau kami sudah empat roda,” ucapnya. Di samping itu, desain mobil 
ini asli dan bukan ”copy paste”.
Dimensi mobil ini memang sangat mungil. Lebih mungil dari Nano yang 
memiliki panjang 3,1 meter. UPV ini berdimensi: panjang 2,05 meter, lebar 
1,15 meter, tinggi 1,6 meter, jarak sumbu roda 1,75 meter, dengan berat 
total prototipe 400 kg. “Kalau sudah jadi, targetnya 300 kg,” kata Widya.
Prototipe pertama menggunakan dua pintu samping berukuran besar. Ukuran 
lebar pintu ini 1,2 meter. Karena itu, ketika dibuka, seluruh interior 
terlihat jelas.
Irit. Sebagai alat transportasi kota pengganti sepeda motor, dengan 
menggunakan mesin Viar, 150 cc, SOHC, dan menghasilkan tenaga 9PS, menurut 
Widya, konsumsi bahan bakar UPV bisa mencapai 40 km per liter. “Orang  BBC 
bilang, mobil ini lebih irit dari sepeda motor,” ungkapnya mengutip 
komentar kru BBC tersebut. 
Hebatnya lagi, BBC membuat liputan khusus tentang mobil ini. Diceritakan, 
televisi Inggris tersebut telah mempersiapkan skenario sendiri, yaitu 
keluarga yang punya banyak anak tinggal di gang sempit.
“Nah, dengan menggunakan UPV, mereka naik ramai-ramai. Lebih aman 
dibandingkan berjejal naik sepeda motor,” ujarnya. Tepatnya, UPV ini 
memanusiakan manusia Indonesia yang hanya mampu membeli sepeda motor.
“Naik motor dengan anggota keluarga lain sangat berbahaya. Di samping itu, 
kalau hujan, harus mencari tempat berteduh. Dengan kendaraan seperti UPV 
ini, kondisi tersebut bisa dicegah. Lebih aman buat kebanyakan keluarga di 
Indonesia yang cuma mampu membeli sepeda motor,” ujarnya.
Dia menambahkan, jangan mengharapkan UPV seperti mobil-mobil yang ada di 
pasar Indonesia saat ini. “Itu buat mereka yang sudah mampu!” katanya.
Tes. Kendati masih tahap prototipe pertama, Widya sempat mengajak 
KOMPAS.com naik UPV ini sebagai penumpang untuk mencoba di sekitar arena 
Pekan Raya Jakarta. Ternyata, mobil ini bergerak dengan lincah dan cukup 
stabil.
Kenyamanan juga relatif baik. Hanya, tampak ia agak repot melakukan 
perpindahan gigi. Dasbor sangat sederhana dan diambil dari motor. 
Suspensi, pakai double wishbone yang dibuat sendiri dari pipa dan mencotek 
dari Mitsubishi Mini Colt.
Cukup menarik, dengan lebarnya hanya 1,2 meter, UPV begitu gampang 
melewati ruang sempit. Bahkan, ketika dinaikkan ke truk untuk kembali ke 
Semarang, mobil ini dengan mudah meluncur di teras gedung bari PRJ. 
Berarti, kemampuannya menyelusup sama seperti sepeda motor atau Bajaj roda 
tiga.
Kesimpulan. Interior cukup lega. Namun, tentu saja masih banyak 
kekurangan. Misalnya di depan penumpang depan. Kaki kurang bebas selonjor. 
Ternyata, tangki bensin berkapasitas 15 liter ditempatkan di sana. “Nanti 
dipindahkan,” ujarnya.
Kursi pun masih fibreglass, statis, dan tidak bisa disetel. Sistem kontrol 
di setir dan dasbor masih menggunakan sepeda motor ini. “Ini masih jauh 
dari kondisi standar yang ingin kami inginkan,” ungkap Widya lagi. Bodi 
mobil ini dibuat dari pelat 0,8 mm sehingga bobotnya jadi berat.
Versi kedua, yang sudah lebih baik dan akan dipamerkan di IIMS (Indonesia 
International Motor Show) Juli dan Agustus mendatang, bodinya dibuat dari 
fibreglass. Juga sudah dilengkapi pintu belakang atau ketiga. “Dengan cara 
demikian bisa digunakan untuk dagang,” harap Widya.

Akses email lebih cepat. 
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru 
yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis) 


__._,_.___
Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic 
Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar 

Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format 
to Traditional 
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe 
Recent Activity
 1
New Members
Visit Your Group 
Give Back
Yahoo! for Good
Get inspired
by a good cause.
Y! Toolbar
Get it Free!
easy 1-click access
to your groups.
Yahoo! Groups
Start a group
in 3 easy steps.
Connect with others.
.

__,_._,___

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke