Selera Makan Anak Terbentuk Sejak dalam Kandungan

Senin, 18 Mei 2009 | 18:03 WIB

KOMPAS.com - Kita tahu bahwa pilihan kita terhadap makanan diawali sejak
masih anak-anak. Namun setujukah Anda dengan pendapat bahwa apa yang kita
makan selama hamil atau menyusui dapat mempengaruhi pilihan makanan anak
setelah lahir?
Sering dikatakan bahwa makanan yang kita makan saat kecil akan menjadi
makanan kesukaan kita ketika dewasa. Studi menunjukkan bahwa wanita mampu
menularkan pilihan makanan yang disukainya ke anak-anak, baik yang masih
berada di dalam kandungan maupun yang sedang menyusu. Kondisi ini
membuat anak cenderung memilih makanan tertentu.
Monell Chemical Senses Center di Philadelphia melakukan salah satu studi
terbaiknya pada tahun 2000. Mereka mensurvei 46 wanita hamil, dan membaginya
dalam tiga kelompok berbeda. Satu grup mengonsumsi jus wortel selama
trimester terakhir dalam kehamilan mereka dan air putih selama menyusui;
grup yang lain minum air selama trimester akhir dan jus wortel selama
menyusui; sedangkan grup terakhir hanya meminum air putih sepanjang masa
tersebut.
Setelah anak-anak mereka lahir, para peneliti memberikan dua ramuan sereal,
satu dibuat dengan jus wortel, dan satu lagi dengan air putih. Peneliti
memonitor dan mengukur berapa banyak sereal yang dikonsumsi bayi, dan
merekam reaksi mereka. Bayi yang "menikmati" jus wortel saat menyusu atau
saat masih berada dalam kandungan memakan lebih banyak sereal dengan
rasa wortel, ketimbang bayi yang tidak merasakan jus wortel saat masih di
dalam kandungan atau menyusu. Ketika para peneliti memperhatikan ekspresi
para bayi, bayi yang hanya mengonsumsi air putih selama penelitian
berlangsung menampilkan ekspresi negatif saat diberi makan sereal rasa
wortel. Sedangkan bayi yang sudah mengenal rasa wortel akan menampilkan
ekspresi seperti biasanya.
Penelitian lain ternyata mendukung kesimpulan ini; mendapati bahwa selera
ternyata dapat disalurkan melalui plasenta ke janin atau melalui ASI kepada
bayi. Sebagai contoh, sebuah studi yang diadakan di Perancis mengindikasikan
bahwa anak-anak dari ibu yang mengonsumsi minuman rasa adas saat menyusui
tidak akan anti dengan rasa adas ketimbang anak-anak lain. Penelitian
sejenis juga menunjukkan bahwa rasa aromatik seperti bawang merah, bawang
putih, dan vanila, yang terkandung dalam ASI dapat memberikan kecenderungan
pada anak untuk menyukai cita rasa tersebut. Apa yang dimakan ibu dapat
mengalir ke ASI-nya selama maksimal 8 jam, jadi jika makanan ini dikonsumsi
secara rutin tentu pengaruhnya juga lebih besar.
Nah, sekarang Anda tak perlu heran mengapa Si Kecil juga menyukai,
misalnya, semua jenis ikan seperti Anda. Dengan demikian, seorang ibu
sebenarnya dapat membentuk anaknya untuk menyukai makanan sehat dan
menjauhkan mereka dari junk food. Setidaknya, secara teori. Sebuah studi
menunjukkan bahwa bayi yang mengonsumsi makanan padat dan menyusu tidak akan
makan buncis sampai sang ibu mulai memperkenalkan makanan tersebut pada menu
makan anaknya. Hal ini menunjukkan bahwa seorang ibu dapat membantu
memperkenalkan makanan yang "tidak enak" ke dalam menu makan anaknya. Dengan
sendirinya hal ini juga membenarkan istilah "makan untuk dua orang" ketika
porsi makan Anda bertambah ketika hamil.
Namun, para ibu juga dapat menimbulkan masalah kesehatan. Studi pada hewan
menunjukkan bahwa tikus banyak makan makanan yang tinggi kadar gula, garam,
dan lemak, selama bunting dan menyusui. Anak-anak tikus pun mempertajam
kecenderungan akan makanan yang berlemak, mengandung garam dan gula.
Makanan yang dikonsumsi ibu hamil dan menyusui dapat juga menimbulkan
variasi makanan yang disukai anak. Hal ini mungkin tidak akan menentukan
pola makannya sepanjang hidupnya, namun jika Anda ingin memiliki anak yang
tidak susah makan sayur, kini Anda tahu bagaimana caranya.



  **

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: clip_image002.jpg>>

Kirim email ke