loe napa pak erwin, lagi stress berat ya

2009/5/29 Erwin Arianto <[email protected]>

> Kita hidup di dunia, berawal dari sesosok bayi mungil yang lahir tanpa
> mengenakan apa-apa telanjang tanpa malu tak membawa apapun dalam kehidupan
> di dunia ini, dan nanti ketika Akhir hidup kita maka kita akan kembali ke
> asalnya tanpa membawa harta atau benda yang kita miliki di dunia. mengingat
> itu jadi bingung dan ingin menjalani hidup dalam jalan yang lurus tanpa
> terpeseona segala hiruk pikuk dan pesona dunia yang fana dan sementara.
>
> Dalam perjalanan hidup di dunia sebagian orang-orang  rela untuk meminum-
> minuman keras, mabuk, meninggalkan shalat, free seks, memakan daging yang
> haram, hanya untuk bisa diterima di lingkungannya, kaya dengan korupsi,
> mengambil hak-hjak orang lain . Agar menunjukkan diri yang toleran? berharap
> Semoga dalam perjalanan hidup ini masih bisa menjalani hidup yang lurus
> dalam menepis muslihat dunia yang sangat menggoda.
>
> kehidupan kita manusia memang terdapat bermacam-macam jalan. Jalan yang
> ditentukan sendiri oleh manusia berdasarkan keinginan dan tuntutan-tuntutan
> pribadi, jalan yang dilalui oleh masyarakat dan rakyat, jalan yang dilewati
> oleh orang-orang tua dan orang-orang bijak kita, jalan yang digariskan untuk
> masyarakat  dan penguasa , jalan kelezatan lahiriyah duniawi, atau jalan
> pengasingan diri dari segala bentuk aktifitas sosial. semua adalah pilihan
> kita untuk mengikutinya.
>
> mencoba menterjemahkan maksud dari jalan lurus adalah jalan tengah dan
> moderat. Jalan yang lurus berarti jalan kesimbangan dan kemoderatan di dalam
> segala urusan, dan keterjauhan dari segala bentuk ekstrimitas. Sebagian
> orang dalam menerima pokok-pokok keimanan, mengalami penyimpangan, sementara
> sebagian yang lain dalam amal perbuatan dan akhlak, dan yang lain
> menisbahkan segala perbuatan kepada Tuhan, sehingga menurut mereka manusia
> tak lagi memiliki kehendak atau peran dalam menentukan nasib sendiri;
> sedangkan orang lain ada pula yang menganggap dirinyalah yang menentukan
> segala urusan dan setiap pekerjaan, sehingga menurut mereka Tuhan tak lagi
> memiliki peran sama sekali dalam hal itu.
>
> Dalam hidup dan memilih jalan hidup juga dalam berusaha bertahan untuk
> tetap berada di atas jalan yang lurus, kita harus memohon pertolongan dari
> Tuhan. Karena kita selalu berada dalam ancaman kekeliruan dan ketersesatan.
> Dan jangan dikira bahwa jika selama ini kita tak pernah mengalami kesesatan
> dan penyimpangan lalu kita akan selamnya berada di atas jalan kehidupan yang
> lurus. Betapa banyak diantara kita, manusia, yang telah melewati sebagian
> umurnya dengan iman, namun ketika telah memperoleh kekayaan atau pengkat
> kedudukan, maka ia melupakan Tuhan.
>
> YA Tuhan ku, Tunjukan diri ini jalan yang lurus, walau seribu coba dan goda
> datang silih berganti beri petunjuk agar akhir hidup hamba menjadi baik,
> itulah salah satu doa yang selalu saya panjatkan setiap berdoa. ketika
> seorang berjalan dalam jalan  yang lurus akan datang seribu coba dan Godaan.
> Cobaan akan kesenangan dan kesusahaan, walau sebenarnya semua itu adalah
> semu.
>
> hal yang membuat kita menyimpang adalah sebuah kebohongan dan kecurangan.
> Kebohongan dan kecurangan seringkali berkaitan dengan ekonomi dan keuangan.
> Demi mendapatkan uanglah banyak orang sering bohong dan curang. Namun uang
> sangat dibutuhkan untuk dapat hidup dan memenuhi berbagai kebutuhan dan
> keinginan. Penulis Amsal ingin hidup jujur dan lurus karena itu dia tidak
> ingin kaya-raya secara cepa dan gampang, apalagi menghalalkan segala cara.
> Sebaliknya dia tidak mau berpura-pura tidak membutuhkan uang atau harta. Dia
> tidak mau “sok suci” mengatakan miskin itu indah dan bahagia. Kekayaan
> maupun kemiskinan sama-sama memiliki risiko dan bahaya bagi dirinya.
> Kekayaan bisa membuatnya menyangkal Allah sebaliknya kemiskinan bisa
> menggodanya mengambil apa yang bukan haknya. (Sebenarnya orang kaya pun bisa
> mencuri, dan orang miskin bisa juga bohong). Sebab itu dia mau hidup bahagia
> dengan menikmati apa yang menjadi hak, kebutuhan dan bagiannya saja. tapi
> hal ini adalah hanya satu dari seribu coba dan goda agar kita bisa menjalani
> jalan yang lurus.
>
>
> Oleh karena pengenalan jalan yang lurus adalah pekerjaan yang sulit, maka
> ayat selanjutnya mengajukan teladan-teladan bagi kita agar kita dapat
> mencontohi mereka dalam rangka menemukan jalan lurus ini. Juga orang-orang
> yang menyimpang dari jalan ini, agar kita jangan ikut tersesat seperti
> mereka. orang yang hidup jalan yang lurus akan hidup tenang walau datang
> coba dan goda.
>
> Ampunkanlah kami membangun kepribadian dan iman kami. Isilah dan penuhilah
> hati kami dengan nilai-nilai yang baik dan mulia. Berilah juga kami
> kejujuran dan keikhlasan. Berkatilah kami mengusahakan hidup yang sejahtera
> dengan cara-cara yang baik dan benar. Sebaliknya bantu kami tetap hidup
> benar dan baik sementara kami memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan dan
> keinginan kami. Biarlah nama Tuhan dipermuliakan melalui sikap dan gaya
> hidup kami.
>
> Yang mensyukuri (berterima kasih) akan rahmat-Nya ...... dan Dia memberinya
> petunjuk pada jalan lurus." (16:121)
>
> Depok 29 Mei 2009
> Erwin Arianto
>
> --
> Best Regard
> Erwin Arianto,SE
> エルイン アリアント (内部監査事務局)
> -------------------------------------
> SINCERITY, SPEED,  INOVATION & INDEPENDENCY
> ----------------------------------
> Pengharapan itu sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita
> yang telah dilabuhkan sampai kebelakang tabir.
>
> - Terus mengharapkan yang terbaik, maka kita akan menghasilkan yang
> terbaik.
> - Jangan bersungut-sungut tetapi mengucap syukurlah  senantiasa.
>
> >
>


-- 
bambang

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke