Reflksi: malingsia-malingsia... dasar negara maling,,,, [ Rabu, 03 Juni 2009 ] Kapal-Kapal Malaysia Sering Hilir Mudik di Wilayah RI *Sekadar Melintas karena Tidak Bisa Memutar*
*TARAKAN* - Berdasar pantauan awal KRI Hasanuddin-336 yang berpatroli di perairan Ambalat (Ambang Batas Laut), kapal-kapal Malaysia memang kerap memasuki wilayah Indonesia. Setidaknya, itulah laporan komandan KRI tersebut, Letkol Laut (P) Erwin S. Aldedharma. Meski begitu, papar Erwin, artinya bukan mereka sengaja melanggar wilayah Indonesia. Pasalnya, jika dilihat di peta, dari Pelabuhan Tawau, Malaysia, kalau mau keluar ke arah selatan, mau tidak mau mereka harus melewati wilayah Indonesia. "Sebab, garis perbatasannya memang seperti itu," tutur dia saat berlabuh di Tarakan untuk mengisi bahan bakar. Dulu, sebelum Sipadan-Ligitan ditetapkan oleh Mahkamah Internasional sebagai wilayah Malaysia (sewaktu masih milik Indonesia), garis perbatasan ditarik langsung dari Sebatik ke Sipadan-Ligitan. Sehingga, mereka tidak bisa melewati wilayah Indonesia. Namun, setelah Sipadan-Ligitan dinyatakan sebagai wilayah Malaysia, posisi garis batas agak ke bawah. Sehingga, ada celah untuk Malaysia melewati wilayah tersebut. "Kalau mereka melewati garis batas kita dengan tujuan normal, istilahnya di hukum laut ada lintas damai, lewat saja bukan masalah," ujarnya. Yang menjadi pertanyaan, sambung dia, tiba-tiba kapal Malaysia itu ada di sebelah selatan, dekat menara suar Karang Unarang dan Pulau Nunukan. "Itu perlu dipertanyakan. *Kok *bisa sampai sejauh itu?" ulasnya. Dikatakan, kalau kapal-kapal Malaysia tersebut berlayar dalam radius sekitar 1-2 mil di perbatasan, masih dianggap hal wajar. Sebab, itu memang sudah masuk jalur pelayaran. Yang menjadi masalah, justru mereka masuk ke wilayah Indonesia terlalu jauh. "Sebenarnya, kalau dikatakan sama sekali tidak mengizinkan kapal-kapal asing masuk ke negara kita, itu juga tidak benar. Sebab, aturan hukum laut memberikan izin kepada pengguna alur pelayaran untuk melewati jalur yang sudah ditentukan," jelasnya. TNI-AL sebagai pengaman laut hanya bisa melaksanakan perintah. Selama wilayah dinyatakan aman dan kondusif serta situasi terkendali, berarti tidak ada masalah. "Tugas kami mengantisipasi kalau ada kapal-kapal asing di posisi tertentu, tepatnya memastikan kepentingannya, tapi tidak sampai ke konflik. Tugas kami hanya mendekati dan mengusir mereka agar keluar dari wilayah itu," beber Erwin. Kondisi seperti itu, tambah Erwin, sudah lama terjadi. Malaysia pun jika diberi tahu dengan baik dan diarahkan untuk keluar selalu menurut. Bahkan, mereka tidak pernah membangkang atau melakukan kontak senjata. "Komunikasi yang dilakukan selama ini lewat radio jalur internasional," terangnya. Kejadian-kejadian seperti itu, tutur Erwin, perlu disikapi dengan serius dan tidak dianggap sepele. Sebab, dikhawatirkan, kasus tersebut akan menjadi seperti Sipadan dan Ligitan. Yakni, Indonesia akhirnya kalah karena kelihatan kurang memperhatikan kawasan pulau terluar atau perbatasan. "TNI-AL sudah berkomitmen tetap menghadirkan kapal-kapal tempur untuk pengawasan," tegas bapak beranak dua tersebut. Meski begitu, menurut dia, pengawasan memerlukan dukungan dan kerja sama dari instansi terkait. *(ddq/jpnn/ruk)* -- ********************************************* Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist dari sumber terpercaya http://reportermilist.multiply.com/ ********************************************** Reportermilist menerima penerbitan Iklan dengan tarif hanya Rp 20000/ 5 hari kerja terbit dalam setiap Email berita yang dikirim oleh reportermilist, bayangkan peluang murah dengan prospect yang besar, Berminat Hubungi [email protected] ============================= (Iklan)Untuk Berita sekitar Banyumas Kunjungi situs www.Goleti.com ============================= Search Engine Terpopuler Anak Bangsa http://djitu.com ============================= revolusi produk skuter matik Suzuki "Skydrive" hubungi Dieler Suzuki terdekat http://suzuki.co.id/ ============================ Space Iklan ============================= --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected] thanks for joinning this group. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
