bis tingkat msih ada gag yaa??? khan numpuk tuch.... weleh weleh...

  ----- Original Message ----- 
  From: Raden Mas Aryo Kendor 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, June 05, 2009 3:23 PM
  Subject: ~ aga ~ Re: CINTA BAGAI MENUNGGU BIS


  klo gitu gue cari bis gandeng ajah... kan lumayan tuh dapet 2 sekaligus 
kwakwkakwa...
    ----- Original Message ----- 
    From: Naya 
    To: [email protected] 
    Sent: Friday, June 05, 2009 3:20 PM
    Subject: ~ aga ~ CINTA BAGAI MENUNGGU BIS



    Cinta itu sama seperti orang yang menunggu bis. Sebuah bis datang, dan kamu 
bilang, "Wah.. terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh ! Aku 
tunggu bis berikutnya aja deh."

    Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan berkata, "Aduh bisnya 
kurang asik nih, nggak bagus lagi.. nggak mau ah.."

    Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat, tapi seakan-akan dia tidak 
melihatmu dan lewat begitu saja.

    Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu 
bilang, "Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku". Maka kamu membiarkan bis 
keempat itu pergi.

    Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke 
kantor.

    Ketika bis kelima datang, kamu sudah tak sabar, kamu langsung melompat 
masuk ke dalamnya. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah 
menaiki bis. Bis tersebut jurusannya bukan yang kamu tuju ! Dan kau baru sadar 
telah menyiakan waktumu sekian lama.

    Moral dari cerita ini: sering kali seseorang menunggu orang yang 
benar-benar 'ideal' untuk menjadi pasangan hidupnya. Padahal tidak ada orang 
yang 100% memenuhi keidealan kita. Dan kamu pun sekali-kali tidak akan pernah 
bisa menjadi 100% sesuai keinginan dia.

    Tidak ada salahnya memiliki 'persyaratan' untuk 'calon', tapi tidak ada 
salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita..

    Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju. Apabila ternyata 
memang tidak cocok, apa boleh buat.. tapi kamu masih bisa berteriak 'Kiri' ! 
dan keluar dengan sopan.

    Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu, semuanya bergantung 
pada keputusanmu. Daripada kita harus jalan kaki sendiri menuju kantormu, dalam 
arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.

    Cerita ini juga berarti, kalau kebetulan kamu menemukan bis yang kosong, 
kamu sukai dan bisa kamu percayai, dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu, kamu 
dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di depanmu, agar dia 
dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk ke dalamnya. Karena menemukan 
yang seperti itu adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti. 
Bagimu sendiri, dan bagi dia.

    Lalu bis seperti apa yang kamu tunggu?

     

     


    NOD32 3592 (20081106) Information __________

    This message was checked by NOD32 antivirus system.
    http://www.eset.com



  

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke