emang lo pikir pacaran seperti angkot, loe pacaran kali seperti angkot metro
mini atau becak oya atau delman, heheheheheh, angkot,...........
angkot.........!!!!!!!!.

Pada 5 Juni 2009 15:20, Naya <[email protected]> menulis:

>
>
> Cinta itu sama seperti orang yang menunggu bis. Sebuah bis datang, dan kamu
> bilang, "Wah.. terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh !
> Aku tunggu bis berikutnya aja deh."
>
> Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan berkata, "Aduh bisnya
> kurang asik nih, nggak bagus lagi.. nggak mau ah.."
>
> Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat, tapi seakan-akan dia tidak
> melihatmu dan lewat begitu saja.
>
> Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu
> bilang, "Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku". Maka kamu membiarkan bis
> keempat itu pergi.
>
> Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke
> kantor.
>
> Ketika bis kelima datang, kamu sudah tak sabar, kamu langsung melompat
> masuk ke dalamnya. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu
> salah menaiki bis. Bis tersebut jurusannya bukan yang kamu tuju ! Dan kau
> baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama.
>
> Moral dari cerita ini: sering kali seseorang menunggu orang yang
> benar-benar 'ideal' untuk menjadi pasangan hidupnya. Padahal tidak ada orang
> yang 100% memenuhi keidealan kita. Dan kamu pun sekali-kali tidak akan
> pernah bisa menjadi 100% sesuai keinginan dia.
>
> Tidak ada salahnya memiliki 'persyaratan' untuk 'calon', tapi tidak ada
> salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita..
>
> Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju. Apabila ternyata
> memang tidak cocok, apa boleh buat.. tapi kamu masih bisa berteriak 'Kiri' !
> dan keluar dengan sopan.
>
> Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu, semuanya bergantung
> pada keputusanmu. Daripada kita harus jalan kaki sendiri menuju kantormu,
> dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.
>
> Cerita ini juga berarti, kalau kebetulan kamu menemukan bis yang kosong,
> kamu sukai dan bisa kamu percayai, dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu,
> kamu dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di depanmu,
> agar dia dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk ke dalamnya. Karena
> menemukan yang seperti itu adalah suatu berkah yang sangat berharga dan
> sangat berarti. Bagimu sendiri, dan bagi dia.
>
> Lalu bis seperti apa yang kamu tunggu?
>
>
>
>
>
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke