yg email dibawah ini jadi2an jg gk ya :-P

Ratih hitaR wrote:
> Banyak jadi2an disini yaa, Rull..
>
> --- On *Mon, 6/15/09, [email protected] 
> /<[email protected]>/* wrote:
>
>
>     From: [email protected] <[email protected]>
>     Subject: ~ aga ~ Re: Beban Utang makin Berat
>     To: [email protected]
>     Date: Monday, June 15, 2009, 10:11 PM
>
>
>     Menurut Informasi yg gue dapet n gue terima...
>     Reporter Millist ini adalah Cewek alias perempuan.....
>     Mudah2an aja blom ganti kelamin or ganti nama asli nyaa.....xixixiixx
>     Masalah pengakuan n kebenarannya silahkan kita tunggu penjelasan n
>     klarifikasi dar "Reporte Millist".... :-)
>
>
>
>
>
>     *"Bona, Mirza Rotua" <[email protected]>*
>     Sent by: [email protected]
>     16/06/2009 08:45
>     Please respond to
>     [email protected]
>
>
>       
>     To
>       <[email protected]>
>     cc
>       
>     Subject
>       ~ aga ~ Re: Beban Utang makin Berat
>
>
>
>       
>
>
>
>
>
>
>     Om reporte, berita olah raga donk.. :D
>
>     -----Original Message-----
>     From: [email protected] [mailto:[email protected]]
>     On Behalf Of Reporter Milist
>     Sent: 16 Juni 2009 8:28
>     To: undisclosed-recipients
>     Subject: ~ aga ~ Beban Utang makin Berat
>
>     Beban Utang makin Berat
>
>     *
>     Dalam lima tahun terakhir utang meningkat rata-rata Rp80 triliun per
>     tahun
>     *
>
>     S IAPA pun yang terpilih menjadi Presiden RI periode 2009-2014 akan
>     menghadapi beban utang yang makin berat. Itu disebabkan utang jatuh
>     tempo pada periode tersebut mencapai Rp100 triliun
>     Ketua Divisi Jaringan dan Kampanye LSM Internasional untuk Pembangunan
>     Indonesia (INFID) Wahyu Susilo mengingatkan beban utang jatuh tempo
>     tersebut bakal mengancam target pembangunan milenium 2015. "Jangan
>     dikecilkan hanya dari turunnya rasio utang terhadap produk domestik
>     bruto (PDB), tapi juga beban yang harus ditanggung rakyat," kata
>     Wahyu,
>     akhir pekan lalu
>     Dalam berbagai kesempatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan
>     tim sukses capres SBY menyebutkan keberhasilan pemerintah dalam
>     menurunkan rasio utang luar negeri terhadap PDB, dari 54% pada 2004
>     menjadi 34% pada 2009
>     Penurunan rasio utang terhadap PDB sudah terjadi sejak era
>     pemerintahan
>     Presiden Megawati Soekarnoputri. Selama tiga tahun memerintah,
>     Mega juga
>     menurunkan rasio utang 20%. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan
>     pada
>     2001, saat Mega dilantik, rasio utang terhadap PDB 77%, dan pada 2004
>     turun menjadi 57%
>     Berbagai kalangan mengkritik pemerintah yang dalam lima tahun terakhir
>     menambah jumlah utang sebesar Rp392 triliun, dari Rp1.275 triliun pada
>     2004 menjadi Rp1.667 triliun pada 2009. Itu berarti meningkat
>     rata-rata
>     Rp80 triliun per tahun
>     Jumlah utang itu meliputi Rp747 triliun pinjaman luar negeri dan Rp920
>     triliun dalam bentuk surat berharga. "Kenaikannya mengalahkan ratarata
>     penambahan utang per tahun dari rezim Orde Baru yang mencapai Rp600
>     triliun selama 32 tahun berkuasa," kata pengamat ekonomi politik
>     Syamsul
>     Hadi dalam diskusi Utang dan Kedaulatan: Tantangan Capres-Cawapres
>     Mendatang, yang digelar Forum Inteligensia Bebas-LP3ES-PSIK
>     Universitas
>     Paramadina di Jakarta, kemarin
>     Bebani APBN Akibat besarnya tambahan utang tersebut, APBN 2009 harus
>     mengalokasikan dana sangat besar, yaitu Rp162 triliun, untuk
>     pembayaran
>     utang. Jumlah tersebut, papar Syamsul, jauh melampaui anggaran yang
>     langsung menyentuh kehidupan rakyat di antaranya Departemen Pertanian
>     yang hanya Rp8 triliun, Departemen Pendidikan (Rp62 triliun),
>     Departemen
>     Kesehatan (Rp20 triliun), dan Kementerian Lingkungan Hidup (Rp376
>     miliar)
>     Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan jatuh tempo utang masih
>     manageable. Ia juga menerangkan jumlah utang selama periode 2002-2007
>     rata-rata sama. "Utang SUN meningkat dua tahun terakhir karena ada
>     defi
>     sit lebih besar untuk counter cyclical akibat krisis global,"
>     papar Sri
>     Mulyani dalam konferensi pers, kemarin
>     Menkeu menyatakan pemerintah tetap tidak akan meminta penundaan atau
>     moratorium pembayaran utang kepada kreditur. Langkah itu akan membuat
>     rating RI jeblok menjadi selected default
>     Data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang menunjukkan porsi paling
>     besar untuk utang jatuh tempo adalah utang luar negeri. Untuk 2009
>     jumlahnya mencapai Rp64 triliun, 2010 sebesar Rp61 triliun, 2011 Rp54
>     triliun, 2012 Rp53 triliun, 2013 Rp55 triliun, dan 2014 Rp53 triliun
>     Adapun surat berharga negara yang jatuh tempo pada 2009 berjumlah Rp30
>     triliun, 2010 Rp49 triliun, 2011 Rp40 triliun, 2012 Rp54 triliun, 2013
>     Rp43 triliun, dan 2014 naik menjadi Rp57 triliun
>     Peneliti senior The Media Institute dan PSIK Universitas Paramadina
>     Herdi Sahrasad menyayangkan pemerintahan SBY selain menambah utang
>     sebesar Rp392 triliun juga melakukan pendekatan utang seperti pinjaman
>     siaga US$5 miliar dari berbagai sumber. (RR/Tup/Rin/X-10)
>
>     http://anax1a.pressmart.net/mediaindonesia/MI/MI/2009/06/15/ArticleHtmls
>     /15_06_2009_001_006.shtml?Mode=0
>
>     -- 
>     *********************************************
>     Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist dari sumber
>     terpercaya
>     http://reportermilist.multiply.com/
>     **********************************************
>     Reportermilist menerima penerbitan Iklan dengan tarif hanya Rp 20000/
>     5 hari kerja terbit dalam setiap Email berita yang dikirim oleh
>     reportermilist, bayangkan peluang  murah dengan prospect yang
>     besar, Berminat Hubungi [email protected]
>     =============================
>     (Iklan)Untuk Berita sekitar Banyumas Kunjungi situs www.Goleti.com
>     =============================
>     Search Engine Terpopuler Anak Bangsa
>     http://djitu.com
>     =============================
>     revolusi produk skuter matik Suzuki "Skydrive"
>     hubungi Dieler Suzuki terdekat
>     http://suzuki.co.id/
>     ============================
>     Space Iklan
>     =============================
>
>
>
>
>
>
>     *__________________________________________________________________*
>
>     */Think before you Print!  Do you really need to print this email?/*
>     *PACIFIC B* *R* *ANDS* * * /is an Environmental Endorsed Company./
>     
> ____________________________________________________________________________________________________________________
>
>
>
>     >


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke