Dari milis tetangga...





“Manohara” Diserbu Penggemar Ayam Goreng
By Republika Newsroom

Kisah duka Manohara, isteri Pangeran Tengku Muhammad Fahry dari Kesultanan 
Kelantan Malaysia yang berujung popularitas di tanah air juga merebak di 
Bandung dan sekitarnya termasuk Sumedang yang dikenal kota jajanan dan 
kuliner.Sebuah kedai makanan berlokasi di Jalan Angkrek no 13 Sumedang yang 
ikut menangguk kecipratan keuntungan hanya dengan menyediakan menu baru diberi 
nama “Ayam Goreng Manohara”, karena terus diserbu pembeli.

Subur Setio, pemilik kedai di sela-sela kesibukan melayani pembeli kepada 
ANTARA, Rabu mengaku mendapatkan omzet rata-rata Rp 2 juta per hari bersamaan 
tersedianya menu baru Manohara sejak sepekan belakangan.Kedai itu sendiri buka 
dalam sepekan setelah terinspirasi ketenaran nama Manohara yang hampir setiap 
hari ditayangkan seluruh stasiun televisi nasional dan media cetak.”Kedai ini 
tidak ada hubungannya dengan Manohara yang lagi top itu, tapi saya kira dia 
tidak ada masalah namanya saya pakai untuk kedai ayam goreng,” ucap Subur 
seadanya.

Kekhasan ayam goreng Manohara di Sumedang itu berupa potongan ayam disayat, 
ditusuk, dan diberi bumbu serundeng. Ide disayatnya ayam ini muncul dari kisah 
Manohara itu sendiri yang kerap disayat oleh suaminya. Setio yang awalnya 
merupakan pedagang emas ini telah berusaha untuk mempromosikan kedainya salah 
satunya dengan beriklan di salah satu televisi swasta.

Kedai buka dari pukul 14.00 dengan menu andalan “Ayam goreng Manohara atau 
sayat” yang dibandrol Rp.7000. Kedai ini banyak dikunjungi anak muda karena 
lokasinya dekat dengan kampus Universitas Sebelas April Sumedang. Faktor lokasi 
yang strategis ini membuat kedai ayam ini semakin ramai dikunjungi.

Ide penamaan tempat usaha dengan nama orang terkenal bukanlah hal baru. 
Sebelumnya banyak terjadi hal serupa yang dilakukan oleh orang-orang bisnis 
dalam menyiasati usaha mereka agar mendapat hasil yang memuaskan. Tak hanya 
nama orang terkenal yang jadi inspirasi, tetapi juga peristiwa yang terjadi dan 
cukup menghebohkan.

Sebut saja beberapa tahun ke belakang ketika di Aceh terjadi musibah tsunami, 
para pengusaha kerudung membuat kerudung yang disebut “kerudung tsunami” 
padahal bentuk kerudungnya tak jauh berbeda dengan kerudung langsung pakai yang 
sudah ada di pasaran. ant/kpo

Sumber: 
http://www.republika.co.id/berita/56893/Manohara_Diserbu_Penggemar_Ayam_Goreng


-- 

Recent Activity
        *  17
New MembersVisit Your Group 
Give Back
Yahoo! for Good
Get inspired
by a good cause.
Y! Toolbar
Get it Free!
easy 1-click access
to your groups.
Yahoo! Groups
Start a group
in 3 easy steps.
Connect with others.
. 

__,_._,___


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke