makasih infonya........................bermanfaat banget
  ----- Original Message ----- 
  From: mas ngabei 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, June 18, 2009 9:57 AM
  Subject: ~ aga ~ Sholat Tahajud Sebagai Terapi Berbagai Penyakit (Dimensi 
Psikoneuroimunologi sholat)


  Sholat Tahajud Sebagai Terapi Berbagai Penyakit (Dimensi Psikoneuroimunologi
  sholat)


  Taukah apa kita itu Psikoneuroimunologi?
  Tahukah juga bahwa ternyata sholat bisa menjadi terapi berbagai penyakit? Yah,
  bagi sebagian orang mungkin akan kaget dengan judul yang saya tulis. Namun,
  percayalah, bahwa ini memang benar adanya dan telah dibuktikan secara ilmiah
  efek sholat terhadap kesembuhan penyakit.

  Secara sederhana Psikoneuroimunologi dapat diartikan sebagai bentuk kekebalan
  tubuh yang didapat dari
  kondisi psikologi dan keadaan jiwa seseorang. Atau bisa juga diartikan sebagai
  hubungan antara keadaan otak/ saraf, pkisis dan kekebalan tubuh seseorang. 
Jadi,
  secara Psikoneuroimunologi kesehatan seseorang akan terganggu ketika ada
  gangguan pada aspek psikologis.

  WHO (World Health Organization) mendefinisikan sehat sebagai suatu keadaan
  sejahtera secara fisik, jiwa, sosial dan ekonomi. Sedangkan teori lama tentang
  timbulnya penyakit menyatakan bahwa suatu penyakit akan muncul jika terdapat
  gangguan pada salah satu atau lebih aspek dari segitiga berantai. Segitiga
  tersebut meliputi Host, agent dan environment yang bisa digambakan sebagai
  segitiga yang erdiri dari : host-Agent- environment

  Artinya seseorang akan sakit jika keadaan tubuh sedang ada gangguan, ada agen
  penyebab penyakit, atau/dan adanya lingkungan yang mendukung pada timbulnya
  penyakit. Teori lama ini kurang memperhatikan factor psikologi sebagai 
penyebab
  timbulnya penyakit. Berbeda dengan teori baru yang dikemukakan Prof. Dr. H.M
  Sholeh Drs.MPD.PNI dalam
  seminarnya di UNISULA (20 Desember 2008). Beliau menyebutkan bahwa etiologi
  (penyebab) timbulnya penyakit ada lima, yaitu: pola piker, pola makan, pola
  laku, pola lingkungan (missal radiasi), serta kehendak Alloh SWT. Beliau juga
  menyebutkan bahwa pada dasarnya sumber dari berbagai penyakit adalah factor
  ketidakikhlasan dan kesombongan
  yang bercokol di hati. Orang yang sombong, dengki dan tidak ikhlas cenderung
  lebih rentan terhadap stress. Sementara itu jika kita stress tubuh kita akan
  mengeluarkan Hormone cortisol, yaitu suatu hormone yang dihasilkan oleh cortex
  adrenal (suatu kelenjar yang berada di ginjal bagian atas) dan hanya akan 
keluar
  jika kita stress. Cortisol akan menyebabkan protein dari berbagai jaringan
  smidal otot dsb-kesuali protein pada hati- dilepaskan untuk kemudian diubah 
lagi
  menjadi glukosa. Cortisol yang meningkat menyebabkan penurunan sel-sel 
makrofag,
  basofil, ionofil dll dalam tubuh, dimana sel-sel tersebut pada dasarnya
  berfungsi `memakan` sel-sel abnormal dalam tubuh. Jika sel-sel tadi jumlahnya
  semain turun, maka diprediksi apa yang akan terjadi, yaitu peningkatan sel
  abnormal dalam tubuh yang manifestasi aikhirnya adalah akan timbul suatu
  penyakit. Secara ringkas, Ganner dalam BiokimiaHarper menyatakan bahwa 
kortisol
  menekan system imun (pertahanan tubuh) yang menyebabkan seseorang rentan
  terhadap penyakit.

  Psikoneuroimunologi Dari Segi Sains

  Modifikasi system imun pada saat stress Seperti yang telah dibahas di atas,
  bahwa ketika kita stress akan terjadi gangguan pada sel-sel tubuh kita, yang
  secara skematis bisa digambarkan sebagai berikut:

  Stress
  peningkatan hormone cortisol penurunan sel makrofag
  (pemakan sel-sel abnormal) peningkatan sel abnormal
  pertumbuhan myoplasma (tumor atau kanker) dan penurunan tingkat
  kekebalan

  Sekedar catatan, 1 sel makrofag akan memakan > 20 sel abnormal dalam
  tubuh. Ini berarti jika ada 10 saja sel makrofag yang turun, maka
  akan ada 200 sel abnormal yang muncul dalam tubuh kita. Perbandingan
  yang cukup tajam, bukan?

  Hubungan Kortisol dengan Tahajud

  Kortisol dikeluarkan oleh kelenjarnya secara periodic, sehingga membentuk 
suatu
  irama yang disebut sebagai `Irama sirkadian`. Kadar kortisol tertinggi dicapai
  setelah tengah malam (dini hari) hingga siang hari. Pertanyaannya adalah
  bagaimana cara kita menurunkan kadarnya secara umum sehingga kita sehat dengan
  kekebalan yang tinggi? Kuncinya adalah: Tahajud!

  Padasaat kita sholat tahajud, maka kita terbawa pada suatu kondisi emosional
  yang stabil. Kita akan lebih rileks dan kondisi psikologimenjadi lebih tenang.
  Penelitian yang dilakukan oleh Prof. Sholeh terhadap 41 responden siswa SMU
  Luqman Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya menunjukkan bahwa pada
  pengamal sholat tahaud, kadar hormone kortisol relative stabil dan relative
  lebih rendah. Ketika diuji kadar system imunnya, diperoleh hasil yang bermakna
  pada uji statistic dalam kelompok tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan
  bahwa sholat tahajud berpengaruh terhadap peningkatan respon ketahanan tubuh
  imunologik. Sholat tahajud yang dilaksanakan secara kontinyu (terus menerus/
  berkesinambungan), khusyuk dan ikhlas mampu menumbuhkan persepsi dan motivasi
  positive dan memperbaiki suatu mekanisme tubuh dalam mengatasi perubahan yang
  dihadapi atau beban
  yang diterima. Dengan sholat yang lama, maka sel makrofag mencapai maksimal 
dan
  akan memakan sel abnormal lebih banyak.

  Prof. Sholeh juga menyebutkan bahwa dengan sholat tahajud selama 2 bulan, akan
  menurunkan kadar kortisol, meningkatkan jumlah makrofag, basofil, ionofil dll,
  menurunkan jumlah sel abnormal dan akhirnya penyakit dapat sembuh. InsyaAlloh.

  Jadi, marilah bersama-sama menunaikan tahajud agar hidup kita bisa lebih 
sehat,
  baik lahir maupun batin. Ayo!


    CONFIDENTIALITY CAUTION: This message is intended only for the use of the 
individual or entity to whom it is addressed and contains information that is 
privileged and confidential. If you, the reader of this message, are not the 
intended recipient, you should not disseminate, distribute or copy this 
communication. If you have received this communication in error, please notify 
us immediately by return email and delete the original message. 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke