Usia Muda dan Gangguan Karir
Kategori Organisasi Industri
Oleh : Ubaydillah, AN
--------------------------------------------------------------------------
Jeff bekerja sebagai seorang konsultan IT di sebuah perusahaan yang
sangat ternama di Jakarta. Jeff adalah seorang professional berusia muda
berotak cemerlang dan menyandang gelar Magister dari sebuah Universitas
terkenal di USA. Setelah lulus ia langsung diterima bekerja di perusahaan
konsultan tersebut dan sudah dijalaninya selama 1 tahun. Hampir tidak ada
hambatan internal yang dialami Jeff dalam bekerja, kecuali masih adanya sikap
dari klien (terutama klien yang baru bertemu Jeff) yang seringkali menganggap
remeh dan selalu bertanya tentang usia Jeff. Hampir setiap kali ia bertemu
dengan para Top Manager (kebanyakan dari mereka sudah berusia senior) maka
kesan pertama yang diperoleh Jeff adalah bahwa mereka menganggap remeh dirinya
karena dinilai terlalu muda untuk bisa menjadi konsultan. Sikap yang menganggap
remeh tersebut baru berangsur-angsur hilang manakala mereka sudah mengetahui
siapa Jeff, bagaimana cara ia bekerja dan bagaimana hasil kerjanya. Kenyataan
ini tentu saja sangat menggangu Jeff, apalagi jika ia mengingat bahwa dalam
bekerja dirinya tidak pernah memandang usia karena baginya hanya ada dua
kategori yaitu orang yang tahu dan mampu bekerja dan orang yang tidak memiliki
pengetahuan dan tidak mampu bekerja. Selain itu ia merasa memiliki kemampuan
akademik yang sangat bagus, apalagi ia adalah lulusan dari sebuah universitas
terkenal di luar negeri.
Kejadian diatas mungkin sering dialami oleh para professional muda,
termasuk anda. Dalam kasus yang berbeda seringkali juga para professional muda
dianggap remeh oleh para rekan kerja mereka yang senior. Meski usia bukanlah
suatu faktor yang cukup relevan untuk menilai kemampuan seseorang, namun budaya
senioritas yang masih sangat melekat dalam masyarakat kita menyebabkan hal ini
sulit untuk dihilangkan.
Penilaian oleh para senior yang seringkali menganggap remeh professional
berusia muda akan bisa memberikan dampak yang sangat merugikan bagi sang
professional muda tersebut jika ia tidak menanganinya secara elegan. Kesalahan
dalam menyikapi dan menangani kondisi tersebut dapat berakibat gagalnya sang
professional muda memperoleh proyek yang diinginkan, tidak mendapat promosi,
bahkan bisa justru menjadi rival (lawan) bagi rekan kerjanya sendiri. Oleh
karena itu, demi menjaga kelanggengan karir anda, maka anda perlu melakukan
beberapa usaha untuk mengubah penilaian para professional senior atau pun rekan
kerja anda sehingga mereka menjadi "respect" (hormat) dan kagum karena di usia
yang masih muda anda telah mempelajari banyak hal dan kemampuan atau
ketrampilan anda sudah tidak kalah dengan mereka.
Bagaimana cara membuat mereka kagum dan menghormati anda? Beberapa cara
di bawah ini mungkin patut anda pertimbangkan:
Kenali Karir
Dalam memilih karir anda tentu harus yakin dengan pilihan tersebut. Oleh
karena itu anda harus mampu menyusun rencana karir yang jelas bagi anda
sendiri. Kenali berbagai hal yang bisa membantu anda dalam pengembangan karir.
Namun demikian anda perlu bersikap realistis dan tidak memasang target yang
muluk- muluk. Untuk memperoleh kredibilitas tidaklah berarti bahwa anda harus
menjadi seorang yang sempurna (perfect); karena tidak ada manusia yang
sempurna. Kredibilitas anda akan dinilai berdasarkan pada apa yang anda ketahui
dan apa yang tidak ada ketahui dan bagaimana anda menyikapi hal tersebut.
Dengan kata lain ada harus bersikap realistis untuk mau mengakui apa yang tidak
bisa anda kerjakan dan apa yang bisa anda kerjakan. Jika anda dapat
melakukannya maka orang lain (termasuk klien dan rekan kerja senior) pasti akan
menaruh "respect" dan percaya pada anda.
Ikuti Aturan
Dalam dunia kerja selalu ada aturan-aturan main yang berlaku baik secara
tertulis maupun tidak tertulis. Sebagai contoh sederhana adalah cara berpakaian
dan cara-cara berkomunikasi dengan sopan. Sehebat apapun anda atau seberapa
banyak pun gelar yang anda sandang, aturan atau norma-norma tersebut tidak
boleh anda abaikan. Anda harus belajar untuk menyesuaikan diri dengan budaya
yang ada dalam perusahaan. Jika anda yang kebetulan berusia muda mau mengikuti
aturan (cth: bisa berkomunikasi dengan baik dan memiliki cara berpakaian yang
pantas) maka gap antara senior dan junior akan dapat diminimalisasikan dengan
cepat.
Terus Belajar
Satu cara paling efektif menghilangkan kritik atau pun pandangan negatif
dari orang lain adalah dengan menunjukkan kinerja. Intinya adalah orang lain
jarang peduli bagaimana anda mengerjakan tugas atau pekerjaan yang diberikan,
tetapi yang menjadi pokok perhatian adalah apakah anda mampu mengerjakan tugas
dengan baik. Sekali orang yang mengkritik anda melihat bahwa anda melakukan
suatu pekerjaan atau tugas dengan sukses maka ia akan berhenti menganggap remeh
dan mengkritik anda. Oleh karena itu lakukan berbagai upaya untuk dapat
menunjukkan performa yang optimal. Lakukan semua pekerjaan sekecil apapun tugas
yang diberikan dan jangan takut untuk bertanya atau berbagi pengalaman atau
pengetahuan dengan orang lain. Teruslah membuka diri untuk menerima informasi
atau pengetahuan baru. Gunakan berbagai sarana ada untuk belajar dan
meningkatkan kemampuan anda.
Hargai Perbedaan
Tak bisa dipungkiri bahwa meskipun anda telah melakukan berbagai upaya
untuk menghilangkan gap antara senior dan junior, namun tetap saja masih ada
perbedaan-perbedaan. Dalam hal ini anda tidak perlu berkecil hati, sebab bisa
saja hal tersebut mungkin bukan disebabkan oleh anda melainkan memang sudah
menjadi karakteristik dari senior anda. Satu-satunya cara untuk membuat anda
tidak frustrasi adalah dengan mengakui adanya perbedaan tersebut dan
menunjukkan bahwa memang ada perbedaan cara dan gaya kerja antara anda yang
berusia muda dengan para senior anda yang berusia lebih tua. Sejauh tidak
menyalahi aturan yang berlaku maka kerjakan tugas-tugas yang menurut gaya anda
meskipun para senior anda tidak melakukannya. Hal ini kadang-kadang dipandang
perlu untuk memberikan penyegaran bagi perusahaan, terutama jika perusahaan
tersebut lebih banyak mempekerjakan pegawai yang berusia terbilang senior dan
masih memakai pola kerja lama. Selain itu anda pun wajib menghargai senior yang
memiliki perbedaan cara dan gaya kerja dengan anda karena hal ini akan turut
memperkaya wawasan anda.
Bersikap Rendah Hati
Dalam bekerja ada banyak kesempatan dimana kita dituntut untuk bersikap
rendah hati dengan mau berbagi atau mendelegasikan tugas-tugas kepada orang
lain, terutama untuk hal-hal yang bukan menjadi kompetensi kita. Pada saat anda
tahu bahwa ada orang lain yang lebih kompeten untuk mempresentasikan suatu
materi pada klien anda atau kepada atasan anda, maka tidak ada salahnya jika
anda memberikan kesempatan kepada rekan anda tersebut. Selain itu, anda pun
harus berani untuk menolak suatu tugas-tugas yang bukan menjadi kompetensi
anda.
Selain beberapa cara di atas, saya yakin masih ada cara-cara lain yang
bisa anda lakukan untuk menjaga kelanggengan karir anda. Akhir kata, usia hanya
akan menjadi hambatan karir jika anda membiarkannya. Namun seiring dengan
berjalannya waktu dan keberhasilan anda dalam menunjukkan kompetensi yang anda
miliki maka usia berapapun bukan masalah untuk meraih kesuksesan karir. Selamat
mencoba dan semoga bermanfaat. (jp)
__._,_.___ .
__,_._,___
CONFIDENTIALITY CAUTION: This message is intended only for the use of the
individual or entity to whom it is addressed and contains information that is
privileged and confidential. If you, the reader of this message, are not the
intended recipient, you should not disseminate, distribute or copy this
communication. If you have received this communication in error, please notify
us immediately by return email and delete the original message.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---