Ledakan Misterius di Bone Makan Korban Jiwa

 



Foto ASLI

 

Ledakan keras bagai petir di siang bolong yang terdengar Kamis 8 Oktober 2009 
di kawasan Teluk Bone, Kelurahan Palete, Bone, Sulawesi Selatan, makan korban 
jiwa. 

Seorang bocah perempuan berusia sembilan tahun tewas akibat ledakan tersebut. 
Cantika yang tinggal di daerah Palakka, Bone tewas karena kaget mendengar suara 
menggelegar yang diakibatkan benda misterius itu. 

Berdasarkan informasi dari seorang warga Bone, Adnan, mendengar ledakan keras, 
Cantika tiba-tiba kaget dan menangis sambil berlari. "Setelah itu dia terjatuh 
dan mendadak mukanya pucat dan demam seketika," kata dia, Jumat 9 Oktober 2009. 

Oleh orang tuanya, Cantika dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Bone, namun 
nyawanya tak tertolong. "Berdasarkan penuturan ayahnya, Kamsir, dia diketahui 
mengidap penyakit jantung bawaan," tambah Adnan. 

Dugaan sementara pihak rumah sakit, penyakit jantung Cantika kumat saat 
mendengar suara gemuruh. Cantika telah dimakamkan kemarin. 

Sementara, Juru Bicara Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat, Komisaris 
Besar Heri Subiansauri mengaku belum mendapat informasi soal jatuhnya korban 
jiwa akibat ledakan benda misterius kemarin. "Belkum ada infornasi seputar itu, 
saya coba cek ulang," kata dia, Jumat pagi. 

Warga Bone sempat panik karena mengira ledakan yang diikuti getaran adalah 
gempa bumi. Saat ledakan terjadi, sebuah benda terbakar dan mengeluarkan asap 
tampak jatuh dari langit.

Sampai saat ini sumber ledakan masih misterius, warga sempat mengira benda yang 
terbakar adalah pesawat atau meteor. Sementara, Lembaga Penerbangan dan 
Antariksa Nasional (LAPAN) menduga kuat benda yang meledak di langit Bone, 
Sulawesi Selatan adalah meteorit.

Karena dari pantauan LAPAN siang tadi, untuk sementara ini tidak ada benda 
buatan manusia yang jatuh, seperti sampah antariksa di sekitar Bone.

"Informasi sementara, tidak ada benda jatuh buatan manusia atau sampah 
antariksa yang melintas di sekitar Bone. Kalau betul bukan sampah, dugaan kuat 
meteorit," kata peneliti utama astronomi dan astrofisika LAPAN, Thomas 
Djamaluddin saat dihubungi, Kamis 8 Oktober 2009.

 




CONFIDENTIALITY CAUTION: This message is intended only for the use of the
individual or entity to whom it is addressed and contains information that is
privileged and confidential. If you, the reader of this message, are not the
intended recipient, you should not disseminate, distribute or copy this
communication. If you have received this communication in error, please notify
us immediately by return email and delete the original message.




--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: image003.jpg>>

Kirim email ke